[KaiNa Piece] Beautiful Goodbye?

jCxU3uH

© IMA 2015

Kim Jongin — Lee Hana

Please kindly read Lee Hana’s profile before read this story

©INDAYLee’s staffs 2015

October 7th, 2015

11.12 PM KST

Di sela-sela jadwal kesibukannya, Kai berkunjung ke apartemen Hana dan melihat keadaan gadisnya setelah dua minggu tidak bertemu. Ketika datang di jam sebelas malam, ia melihat Hana tengah tidur-tiduran di atas sofa sambil menonton televisi dengan I-pad di tangannya.

“Lee Hana!” seru Kai lalu menghempaskan tubuhnya di atas sofa, di dekat kaki Hana yang diluruskan di sofa.

Ck, kau mengganggu saja, Jong In,” Hana terpaksa melipat kakinya tanpa berniat bangkit dari posisi nyamannya dan kembali menonton televisi yang menayangkan siaran ulang Music Bank.

Kai mendengus pelan, menyadari Hana malah tidak mengacuhkan keberadaannya di sana. Ia melirik remote di atas meja ruang tengah lalu mengambilnya dengan cepat sambil menekan tombol power. Membuat Hana memekik dan mendelik ke arahnya.

Ya! Kenapa dimatikan, aish!” Hana bangkit dari posisi tidurnya sambil berusaha mengambil remote dari tangan Kai, namun tangan laki-laki itu jauh lebih tinggi dari posisi duduk mereka.

“Dengarkan dulu! Aku mau bertanya serius,” ucap Kai yang kemudian menghentikan tindakan brutal Hana yang berusaha merebut remote.

Hana duduk manis di samping Kai dengan kedua kaki menyilang di atas sofa menghadap lelaki itu. “Apa? Kenapa kau selalu datang ke sini dalam mode serius sih?”

“Karena ini H-2 konser di dome dan aku sedang panik,” Kai mengacak rambutnya sendiri lalu ikut menyilangkan kedua kakinya ke atas sofa menghadap Hana. Ia memiringkan kepalanya, balas menatap Hana sambil memperhatikan ekspresi polos gadis itu.

Hana balas memperhatikan setiap lekuk wajah Kai di hadapannya. Tidak ada yang berbeda sejak ia pertama kali mengenal Kai, sekarang lelaki itu hanya terlihat lebih dewasa, lebih berisi, dan wajahnya yang terdapat banyak bekas jerawat karena terlalu sering memakai make up. Mereka semakin jarang bertemu sejak EXO pindah dorm dan Kai yang tidak lagi di satu gedung apartemen yang sama dengannya. Lelaki itu kesulitan mencuri waktu untuk sekedar mengunjunginya.

“Jadi… Kau panik kenapa?” Hana akhirnya mengeluarkan suara setelah beberapa menit terjebak keheningan karena hanya saling menatap satu sama lain.

Kai menghela napas panjang seraya menundukkan kepala. “Aku harus menyiapkan lagu solo untuk konser nanti. Ottohke? Aku hanya punya waktu dua hari.”

“Tampilkan yang sudah-sudah, seperti Deep breath, atau dari teaser-teaser kalian ‘kan banyak. Kenapa masih tanya?” Hana menjawab dengan nada lurus dan wajah tanpa ekspresi yang membuat Kai gemas setengah mati.

Kai mencubit kedua pipi gadis itu dan menarik-nariknya dengan cukup kencang. “Supaya otakmu bisa lebih serius diajak diskusi.”

Kkaman! Lepaskan!” Hana merengek sambil memukul-mukul tangan Kai agar melepaskan cubitan –yang terasa ngilu di pipinya.

Terdengar suara tawa Kai sebelum menurunkan kembali tangannya dari pipi Hana dan beralih mengacak rambut gadis itu. Rasanya menyenangkan bisa menghabiskan waktu bersama Hana setelah melewati jadwal padat beberapa hari ini dan ia bahkan baru pulang dari acara radio bersama Guk Ju tadi. Dalam perjalanan pulang, Seung Hwan meneleponnya dan mengingatkannya tentang lagu solo untuk konser. Ia terlalu bersantai dan tidak peduli hingga lupa mempersiapkan lagu untuk solo.

“Aku mau bernyanyi di konser nanti,” ujar Kai tiba-tiba ketika Hana masih sibuk mengelus-elus pipi yang dicubit olehnya.

“Memangnya kau bisa nyanyi?” Hana terkekeh dan segera menutupi wajahnya dengan bantal sofa saat Kai membuat ancang-ancang untuk mencubitnya lagi.

Kai mendesis pelan. “Kau cari mati, ha? Bukannya membantu, malah mengejek pacar sendiri.”

“Aku tidak mengejek! Itu pertanyaan, kkaman. Memangnya kau bisa nyanyi?” Hana kembali mengulangi pertanyaan –sekaligus mengejek itu—dengan nada semanis mungkin dan senyum polos andalannya.

“Terserah kau saja, Lee Hana,” Kai memutar bola matanya lalu melipat tangan di depan dada. “Kau punya referensi lagu yang bagus? Yang genrenya cocok untuk dance juga.”

“Hei, Kim Jong In. Tadi kau memberikan rekomendasi lagu-lagu bagus di radio. Kenapa tidak pilih salah satu dari sana?” Hana menggeleng sambil berdecak pelan lalu membuka I-pad di tangannya, mencari-cari aplikasi notes. “Aku lupa lagu-lagu apa. Ayo sebutkan lagi.”

“Err, aku lupa. Coba kau cari di daum atau weibo, lagu-lagu apa yang kusebutkan di radio tadi,” balas Kai, mengabaikan tatapan membunuh dari Hana yang tertuju padanya.

Tangan Hana sibuk memainkan I-pad mencari daftar lagu yang disebutkan Kai dari radio, sementara Kai memainkan ponsel Hana yang tergeletak di atas meja. Diam-diam Kai membuka playlist di ponsel Hana lalu mendengus pelan ketika melihat lagu-lagu Jonghyun yang berada di sana. Baiklah, dalam urusan bernyanyi Kai memang masih –sangat jauh dari Jonghyun. Walaupun Jonghyun memenuhi playlist ponsel Hana, tetap ia yang memenuhi hati gadis itu.

“Kau tidak mungkin menyanyikan Hotshot, Brandy, The Weeknd, EXO apalagi, dan The Internet. Pilihannya hanya tinggal Bumkey, Toy, atau G.Soul. Menurutku sih, kau lebih cocok di My Everythingnya Bumkey atau Beautiful goodbyenya G.Soul,” papar Hana seraya mengangkat kepalanya dan memperhatikan Kai –yang malah bercermin menggunakan kamera ponselnya. “Jong In.”

“Aku mendengarkan, Han-ah. Lanjutkan saja,” Kai memperhatikan wajahnya dari dalam layar ponsel Hana lalu diam-diam mengambil foto selfie –dalam mode silent sementara Hana kembali berbicara di hadapannya.

“Kau mau genre yang bagaimana?” tanya Hana seraya mengambil ponselnya dari tanga lelaki itu.

Kai melipat tangan di depan dada, membuat pose mengusap dagu dengan ekspresi serius sambil memperhatikan wajah Hana. “Terserah, yang penting bisa dibuat koreografi juga. Menurutmu lebih bagus My everything atau Beautiful goodbye?”

Kening Hana mengernyit begitu mendengar pelafalan bahasa Inggris Kai yang selalu tidak fasih –walaupun sudah berkali-kali diajarkan olehnya. Hana menghela napas panjang hingga napasnya terhenti sejenak ketika sebuah ide tiba-tiba saja melintas di dalam kepalanya.

Beautiful goodbye? Genrenya R&B, banyak bahasa Inggrisnya juga jadi kau bisa sekalian belajar. Eotte?” tanya Hana sementara tangannya sibuk membuka browser dan mengetik judul Beautiful Goodbye di I-padnya. Hingga terdengar suara rengekan Kai –yang amat sangat mengganggu telinganya.

Ya~ wae~ Kenapa harus banyak bahasa Inggrisnya? Kalau lagu yang lain, bagaimana?” Kai menundukkan tubuhnya dan sedikit memiringkan kepala agar bisa melihat wajah Hana, namun ekspresi gadis itu tetap datar tanpa menjawab pertanyaannya. “Lee Hana.”

“Ini bagus, Jong In. Cha! Aku sudah membuka liriknya untukmu,” Hana membetulkan posisi duduknya hingga punggungnya bersandar pada sofa lalu mendekatkan diri pada Kai sambil menunjukkan layar I-padnya.

Kai ikut menurunkan kakinya dan bersandar di sofa –tepat di sebelah Hana seraya mengecek lirik yang ditampilkan oleh Hana. Gadis itu sekalian memutar lagu versi G.Soul sambil bersenandung pelan.

“Lagunya cocok untukmu, kkaman. Kau tidak percaya?” Hana menyerahkan I-pad di tangannya pada Kai lalu beranjak dari sofa menuju dapur.

Tangan Kai menerima I-pad itu lalu memandang punggung Hana yang menghilang ke dapur. Ia mengalihkan pandangannya kembali untuk membaca lirik dan bersenandung pelan mengikuti lagu kesukaannya akhir-akhir ini. Senyuman miring muncul di bibirnya, ia merasa pilihan Hana tidak buruk dan sepertinya ia akan mulai latihan nyanyi serta koreografi mulai besok.

Hana kembali ke ruang tengah membawa dua gelas es krim dan satu toples biskuit yang diletakkan di atas meja sebelum duduk di sebelah Kai lagi. “Bagaimana?”

Keurae, aku pakai lagu ini,” Kai meletakkan I-pad milik Hana di atas meja seraya mengambil gelas berisi ice cream miliknya. Ia melirik Hana melalui ujung matanya, gadis itu terlihat sibuk menghabiskan ice cream sambil menonton televisi –yang baru dinyalakan lagi dengan serius. “Han-ah.”

“Hm?” tanpa mengalihkan pandangannya dari televisi, Hana bergumam sambil tertawa pelan karena tingkah lucu Hyung Don dan Deff Con.

“Menurutmu… Beautiful Goodbye itu apa?” tanya Kai, berusaha membuat nada bicaranya seserius mungkin, namun Hana masih tetap fokus pada televisi.

“Lagunya G.Soul, kenapa masih tanya?” Hana menyuapkan es krim ke dalam mulutnya lagi ketika Kai menoyor kepalanya –dan membuatnya menoleh dengan cepat ke arah lelaki itu.

“Aku serius. Menurutmu arti dari Beautiful Goodbye itu apa?” Kai kembali memperjelas pertanyaannya sebelum Hana berteriak memprotes.

Hana mengendikkan bahu tak acuh. “Molla. Translate dari lirik lagunya saja, aku sedang malas berpikir.”

Neo jinjja, aish. Memangnya sejak kapan kau suka berpikir, ha?” tanya Kai seraya menyikut lengan Hana berkali-kali.

Keurae, aku serius,” Hana menegakkan duduknya lalu menoleh –lagi ke arah Kai setelah menelan es krim di dalam mulutnya. “Perpisahan yang indah?”

“-.-,” Kai memasang ekspresi datarnya dan Hana malah terkekeh geli karena itu. Ia heran kenapa seorang Lee Hana benar-benar menyebalkan dan bodoh di saat yang bersamaan.

Hana menempelkan sendoknya di ujung bibir, menatap Kai sambil berpikir serius –kali ini benar-benar serius—tentang pertanyaan lelaki itu. “Memangnya ada perpisahan yang indah? Menurutku setiap perpisahan itu menyedihkan. Ah, atau awalnya memang menyedihkan tapi sama-sama berakhir dengan bahagia karena perpisahan itu. Atau mungkin perpisahan setelah membuat banyak kenangan indah. Mungkin juga, saling melepaskan dan berpisah untuk menemukan yang lebih baik. Semuanya bisa jadi ‘Beautiful goodbye’ ‘kan? Tergantung situasi dan kondisinya.”

Daebak,” Kai berujar pelan, tidak sanggup berkata apa-apa lagi karena spekulasi Hana.

Hana mengangguk bangga seraya menepuk-nepuk puncak kepala Kai. “Kau harusnya bangga punya pacar pintar sepertiku.”

Suara tawa geli Kai terdengar, lelaki itu menyuapkan es krimnya ke dalam mulut Hana. “Eoh, kau sedikit lebih pintar sejak masuk kuliah.”

“Jadi maksudmu aku tidak pernah pintar selama ini?” Hana menaikkan sebelah alisnya dan memasang ekspresi kesal sambil mengalihkan perhatiannya kembali pada televisi.

Kai tertawa lagi lalu merangkul Hana dengan sebelah tangannya. “Apapun bentuknya perpisahan, tetap tidak ada yang indah menurutku. Semua yang berhubungan dengan perpisahan pasti menyedihkan. Kau sudah pernah merasakan perpisahan dan efek dari perpisahan selama ini, apa ada yang indah menurutmu?”

Hanya keheningan yang menjawab pertanyaan Kai. Hana meremas gelas berisi es krim miliknya seraya menundukkan kepala, tiba-tiba pikirannya dipenuhi pertanyaan-pertanyaan yang berantakan. “Tapi…. Perpisahan untuk kebaikan masing-masing, kenapa tidak?”

“Contohnya?” Kai menyandarkan kepalanya pada kepala Hana sambil mencubiti pipi chubby gadis itu.

“Kalau kita berpisah untuk melindungi karirmu dan melepaskanku dari ancaman paparazzi atau fans. Itu contohnya.”

Jawaban Hana membuat jantung Kai berdetak lebih cepat. Mulutnya terkunci rapat dan ia hanya bisa mengerjapkan kedua mata, mencoba menyadarkan dirinya sendiri bahwa Hana memang memberikan contoh yang tepat. Ia mengangkat kepala dan menoleh pada gadis di sampingnya, ia melihat Hana menghela napas panjang dan balas menatapnya.

Kenapa Kai mulai takut kehilangan Hana?

“Tapi aku benci perpisahan. Selama masih bisa bertahan dan tidak ada paksaan untuk berpisah, kenapa tidak?” Hana mengulas senyum simpul seraya mengendikkan bahu lalu menyisir rambut Kai ke belakang dengan jemarinya.

Hana pernah merasakan perpisahan sementara dengan Kai dua kali lalu mengalami efek dari perpisahan orangtuanya beberapa tahun silam. Dari semua yang pernah terjadi, Hana tidak pernah menganggap perpisahan adalah sebuah pilihan yang baik. Orang-orang selalu memilih berpisah jika tidak menemukan jalan keluar atas permasalahan dan menyakiti diri sendiri karena perpisahan itu. Tidak pernah ada perpisahan yang indah menurut Hana walaupun ia berspekulasi seperti tadi jika terjadi di hidupnya.

“Han-ah.”

“Hm?”

“Tidak ada laki-laki yang lebih keren dariku di kampusmu ‘kan?”

Pertanyaan aneh dari Kai membuat kening Hana berkerut. “Memangnya kenapa?”

“Jangan lihat laki-laki yang lebih keren dariku, ara?”

Mollayo~ng.”

“Lee Hana.”

.

.

.

“Iya, aku juga tidak mau.”

Joha. Boleh minta kiseu?”

“Tidak. Habiskan saja es krimmu sana.”

.

.

.

CUT


Ima’s Note :

I miss KaiNa :’)

Regards,

IMA♥

Advertisements

49 thoughts on “[KaiNa Piece] Beautiful Goodbye?

  1. Dira says:

    Wah pertama huuraayyy, kaina my favourite couple /love sign/ aku suka semua karya eonni, feelnya dapet banget, semangat eonni!!

  2. kyungsoo pacar says:

    UWAAAAA AKHIRNYA KAINA UPDATE JUGAA, LELAH HATI INI MENUNGGU WKWK
    Hana pinter ya sekarang “beautiful goodbye itu apa?” “laguna g.soul” IYAKALIIIII,
    next piece ditunggu ya kak ima, fighting{}

  3. H2 Hana says:

    unniiii akhirnya back di indaylee
    pas baca judulnya itu sempet bikin panik karna judulnya.tapiiii ternyata isinya so sweet banget deh,kaina sekarang lagi ademmm

  4. byunbaek says:

    KA IMAAAAAAA AKU KANGEN BANGET FF KAKA YG INI YAAMPUUUNNN SEKIAN ABAD(?) AKHIRNYA UPDATE JUGA YAAMPUUUUNNNNN… AKU GA MAU KOMEN TENTANG FFNYA AH AKU MAU KOMEN KLO AKU KANGEN KAINAAAAAAA JAN LAMA2 LAGI PLIS KAAA KU MOHON :’)

  5. sulastrikimjongin says:

    ngliat pict ama judulnya aja udah kagett :v
    ternyataa eh ternyata si Jongin nyari hana cuma buat rekomendasiin lagu apa yg bakal dia nyanyiin dikonser nanti hahaha … hanaJongnya makin cute aja hihi..
    Ditunggu nextnya yak IMA .. Yg hana udah denger kai nyanyi ‘Beautiful goodbye’ dikonser itu.. Buat hana klepek2 jong 😀 hahaha

  6. winnurma says:

    senengnya akhirnya kaina update
    kkk nunggunya tu eon greget bgt hehehe
    pertama liat judulnya kirain mau sedih sedih hehe trnyt nggak
    kgn moment moment mereka eon
    huhuhu

  7. zhafiraep01 says:

    Chooaaa ≧ω≦ KaiNa Piece emang daebak lahhh…
    Ff yg paling ditunggu deh ini, cepet2 new chap donggg ngga sabar pengen baca lagi baca lagi, kalo bisa kasih adegan sweetnya dong eonヾ(≧▽≦*)o
    Next part
    Ditunggu eon…
    Keep writing N Fightinggg….!!!! ~\(≧▽≦)/~

  8. LEEDAESHI says:

    Walaupun Jonghyun memenuhi playlist ponsel Hana, tetap ia yang memenuhi hati gadis itu.
    Ckckck kim jongin, udh makin menjadi2 ya tingkat kepercayaan dirinya 😂😂😂😂
    Boleh lah boleh.. Hahahahaha

  9. fzazhr29 says:

    akhirnya kaina update juga setelah sekian lama unn.aku kangen bgt sama kaina T_T
    update kilat ya kak buat selanjutnya aku tunggu~

  10. nandadisti says:

    aku juga kangen kakaaak
    kak, kenapa sih kalian jarang apdet? aku kan butuh refreshing kaaak
    kak, perpisahan yg indah itu saat si a hatus ngelepas si b, untuk kehidupan b yg lebih baik. indah kan?
    aku kira ini tentang kaina yg mau pisah tau kak. judulnya ambigu sih

  11. nadanada says:

    Aduuuuuhh kangeenn bgt sama kainaaa.
    Emangg gk pernah adaa perpisahan yg indah :’)
    Kakaaaaaa lebih sering update kainaany

    Mangaaat kaka 😀

  12. nadya says:

    Jongin minta cium melulu nih. Kasihan kan hana nya pasti malu bgt.
    Seneng bgt liat pertengkaran kecil mereka tapi jangan yang parah bgt.

  13. rosafebryana says:

    “boleh minta kiseu?”

    cute terang2an gak bisa ketebak emang kai<3<3

    keep writing eon! selalu ditunggu updatean kainanya!!

    jangan bosen2 buat update, masih banyak yang setia nunggu hehehe<3 fighting!

  14. Eunhonest says:

    simple tp kereen. aku pikir mau putus dilihat dr judulnya. kai makin lucu. tp jujur kaiii gue nggak suka sama rambut lo yg nyampir nyampir gitu. suka rambutnya waktu d teaser debut.

  15. natasya says:

    hmmm….dah lama tak jumpa..
    judulnya..kirain…sedih..trnyta eh trnyata.
    kangen deh sama critanya..tiap hari slalu buka blog ini …dn stelah penantian..akhirnya d update….
    ㅋㅋㅋ
    next …

  16. Ryeo Uci says:

    Haduuhh pas ngebaca judulnya udh ngebayangin yg nggak ngaak nih tentang kai dan hana berasa kyk mereka bakal berpisah
    Eehh tp pas baca isinya ternyata kai yg minta cariin lagu dr hana hahahaaa
    Tp judul lagunya sesuai bgt y sama kai..
    Yaah semoga aja isi lagu itu tidak terjadi sm kehidupan mereka

  17. mayleen says:

    Buat author maafkan aku karena aku suka gonta ganti idnamenya 😦
    Hamdallah banget kaina bisa update :)))))) baca judulnya udah deg2an takutnya kaya kemarin2 hmmmmm meskipun pendek tapi seriusan udah ngurangin rasa kangennya aku sama kaina meakipun sedikit sih berkurangnya jug *alay*
    Ditunggu kelanjutannya :)))))

  18. yantie says:

    Aaaaaaaaaa
    Kangen berat ama KaiNa,,dan moment mereka berdua selalu bikin ngiri,,bapeeerrr
    Hhhahaahaaahhhaaa

    Good job ktika Hana benar2 bisa mengartikan Beautiful goodbye,,, semoga mrka berdua gk akan pernah terpisahkan

  19. Princess Bikini Pink says:

    Ini yg aku suka dari ff KAINA karya kk selalu mengesankan (y) slalu dpet feelnya keeyyeeennn (y) :*

    yaa wlaupun KURANG PANJANG ckckck :v, tapi TOP BGT !!
    Ditunggu next partnya k..
    Fighting 😉

    Miss you so much KAINA :* :* :*

  20. Prihrtini khoirun n says:

    Duhhhh kaina lagii kangen deh. Pas buka websire ini terus baja judul nya udh deg deg an sendiri yamasa mau break lagi jangan dongg yaaaa. Hana makin dewasa yaa kai jugaa. Suka deh baca ya ngebanyangin aja gituu wkwk. Ditunggu lanjutannya eonni.
    Xoxo

  21. Exolines88 says:

    Sempet gamau baca gara gara tittle nyaaaa.. KANGEEEEEEEN SEKANGEN KANGENNYA KAINAAA SEMUA POST AN DI INDAY LEE JUGAAK.. Pasti semua kaka2 disini sibuk disekolah atau kampusnya yaa.. Semangat terus yaa! Jangan sampai berhenti nulis. Udah terlanjur banyak fans kaina, ka ima hehehe ditunggu terus update an nya!

  22. nayatiara says:

    hai kainaaa
    kangen bgt lo :’) hihihi
    judulnya tadi bikin kaget :’) i thought there will be another problem that they have to face, thank god its not huehehe
    thank you for the hard work, waiting for the next one

  23. lunara says:

    Aah it’s been a longtime…. udh lama bgt gak sempet baca kaina lagi hehe
    Btw jawaban hana bener jg sih rada jleb gimana gitu(?) Haha

  24. dyndrakm says:

    ASTAGAAAA UNTUNG AJAAA KIRAIN KAINA BAKAL KENAPA2 KALO LIAT JUDULNYA AJA… BIKIN PANIK AJA NIH KAKKKㅠㅠㅠㅠㅠㅠㅠㅠㅠㅠㅠ
    lega bgt ternyata itu judul lagu omgggg aku pasti bakal nangis kl ampe kaina break atau bahkan putusㅠ gk bisa bayangin deh ahhh.. trs kenapa dorm exo pindah ?? Kan jadi susah cari waktu buat ketemu…huuuu satu gedung aja jarang gmn kalo beda gedung kakkㅠㅠ

  25. syafirasl says:

    uwaa eonni…kangen banget sama ff buatanmu setelah setahun lebih ga buka…
    Ada berapa banyak yang terlewatkan ini,..
    Makin bagus ceritanya…feelnya dapet banget
    Tetep favorit dehh ini couple..
    Keep writing Fighting

  26. rahsarah says:

    aahaaaa hana jawabnya itu loohhh nyes bnget.. pokonya kalian harus bertahan ga mau tauu gue *maksa

    wkwkw ga di kasih cium sma hana

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s