.:JunHee Veiled:. Don’t Forget

dont forget

Don’t Forget || JunHee Universe, Romance, Angst || PG13 || Oneshot 

Oh Jaehee / OC || Kim Joonmyun / EXO Suho || Park Minkyu / OC || EXO Member || ETC

© neez

Saran kali ini, sambil dengerin lagu lawasnya Baek Ji Young – Don’t Forget, supaya feelnya makin dapet ^^ yang gak tau, itu tuh OST drama lawas IRIS 😀 suer lagunya enak!

 

We loved each other

Though, we’re parted now

Still, different places shared a single heaven

Please, don’t forget about me

EXO L dan para penikmat KPOP mungkin berpikir, Kim Jongin aka Kai adalah yang paling playboy diantara seluruh member EXO. Mereka juga mungkin berpikir, Sehun adalah player yang suka mempermainkan hati Noona-noona. Dan Baekhyun pasti member dengan mantan pacar terbanyak. Ada pula yang bilang Kim Jongdae aka Chen adalah mantan pacar member A Pink, atau Chanyeol terjebak cinta lokasi dengan banyak lawan mainnya dalam drama. Juga mantan kekasih Chanyeol yang cantik dalam MV SHINee Amigo, yang menjadi korban dari Chanyeol juga. Lain lagi, ada berita kalau Minseok pasti pandai melakukan skinship dengan kekasihnya, Zhang Yixing yang tidak bisa move on dari pacarnya selama enam tahun di Cina, hingga Huang Zitao yang digosipkan berpacaran dengan Miss A Jia.

   Berita mereka berpacaran begitu banyak diluar sana, meski semua hanya isapan jempol dan banyak yang ngawur dan tak berdasar. Tapi seorang leader EXO, hanya memiliki satu buah skandal, dan satu buah rumor.

   Berbeda dengan kenyataannya. Justru Suho lah yang kalau dihitung-hitung, mungkin jumlah mantan kekasihnya yang paling banyak diantara member EXO yang lainnya.

   Benar, ia memang lembut, ia memang baik. Mungkin itulah yang menyebabkan hubungannya tidak pernah bertahan lama, dengan siapa pun itu mantan kekasihnya. Ia terlalu baik, ia terlalu penurut, sehingga para wanita tidak terlalu menghargainya sebagai seorang kekasih. Dia selalu berulang kali mengatakan pada dirinya sendiri, untuk berhenti menjadi orang yang terlalu baik dan dipermainkan lagi oleh para wanita.

   Semua prediksi para penggemar, terkadang memang benar. Tapi dalam hal percintaan mereka sedikit salah. Kai bukan tipe yang punya banyak pacar, karena sejauh ini gadis yang pernah berstatus menjadi kekasihnya hanya dua orang. Satu, si mantan trainee, satunya lagi Hana, yang sudah menjadi kekasihnya selama tiga tahun ini. Begitu pula dengan Sehun, yang memang mengencani gadis yang lebih tua, tetapi tidak semua gadis yang dekat dengannya lebih tua. Dan begitu pula dengan rumor soal Suho yang ’pria lembut setia’ atau apa. Ya, Suho memang tipe laki-laki setia. Ia tidak akan menyelingkuhi kekasihnya, jika ia punya. Tetapi, ia bukan tipe lelaki macam Yixing, yang susah move on.

   Suho tidak merasa bahwa jika suatu hubungan itu berakhir, seseorang harus berlama-lama menahan diri untuk tidak menjalin hubungan lagi. Ia sangat menentang sikap itu. Jika memang wanita itu sudah bukan milik kita? Kita seharusnya move on dan segera mencari pengganti wanita tersebut sesegera mungkin. Itu prinsip Suho! Fans mungkin tidak tahu sikapnya yang satu ini. Karena jika ia berpisah dengan seorang wanita, ia akan segera mencari penggantinya. Membernya sering meledeknya sebagai seorang player karena hal itu, meski sebenarnya mereka tahu alasan Suho melakukannya benar.

   Dan kali ini tidak jauh berbeda dengan kisah-kisahnya di masa lalu. Jika Suho sedang patah hati, ia justru akan menjadi semakin positif (jika tidak mau disebut terlalu percaya diri), ia akan merasa bahwa dirinya adalah pria yang tampan, memiliki segalanya, dan wanita mana pun akan mau bersamanya, dan mantan kekasihnya bodoh telah meninggalkannya!

   Sebuah tindakan, yang sebetulnya, menunjukkan betapa rapuh dan polosnya dirinya. Membernya, terutama, tahu betul, bahwa sikap Suho yang seolah ’player’ ini justru bentuknya melawan dan pergi dari sakit hati yang ia rasakan. Mereka tidak melarangnya, atau memprotes sikapnya yang satu ini. Mereka hanya bisa mendukung apa yang leader mereka itu lakukan. Karena sebelumnya, mereka tidak begitu mengenal pacar-pacar Suho, yang waktu kencannya hanya dalam hitungan bulan saja.

Suho punya cara sendiri untuk mengatasi patah hati dan sakit hatinya. Dan seperti itulah, cara Suho untuk menyembuhkan dirinya dan move on. Dulu, ketika Suho berkencan dengan mantannya sebelum Jaehye (mantannya sebelum Jaehee), membernya sedikit memperingatkannya, bahwa jangan langsung berkencan begitu berpisah, karena bisa saja dia tidak begitu mengenal baik kekasihnya yang baru dan hanya membuatnya sebagai rebound saja. Dengan Jaehye, memang ia tidak lama berkencan, meski tetap berkesan dan tetap merasakan pedih akibat perpisahan. Ya, satu hal lagi, jika Suho sudah berkencan, ia akan seratus persen total dalam mendedikasikan dirinya untuk kekasihnya itu.

   Menurut membernya, itu pangkal masalah Suho. Karena ia terlalu mendedikasikan perasaannya pada kekasihnya yang mungkin baru ia kenal sebentar. Itulah yang menyebabkannya, begitu mengenal Jaehee, tidak mau langsung bilang pada membernya.

   Menurutnya, perasaan suka itu tidak bisa dicegah begitu saja. Ia baru sebentar putus, dan ia menyukai orang lain. Untuk apa ditunda-tunda? Itulah yang menyebabkannya langsung ’menembak’ Jaehee di tempat, ketika pertama kali mereka bertemu. Ia sendiri heran, dari semua mantan kekasihnya, tidak ada yang sifat dan wataknya mendekati seorang Oh Jaehee!

   Gadis itu angkuh, jutek, judes, dan satu hal yang paling tidak ia suka dari seorang wanita, tidak hormat pada orangtua dimiliki oleh Oh Jaehee. Tapi, begitu mengenalnya dan dapat melihat ke dalam hati gadis itu, rasanya Suho bisa mengerti kenapa ia tertarik pada gadis bernama Oh Jaehee. Pertama kali Joonmyun mengenalkannya pada membernya, adalah enam bulan setelah mereka berkencan. Dan membernya, jelas, langsung bisa menebak bahwa Jaehee adalah pengganti instan dari Jaehye dulu.

   Awalnya, member EXO berpikir, akan berapa lama lagi dengan gadis yang satu ini bertahan? Karena Suho tidak pernah berkencan lebih dari hitungan bulan. Namun, yang terjadi justru dengan Jaehee, hubungan percintaan Suho yang biasanya hanya singkat-singkat seperti mainan, berlangsung lama.

   Kali ini, member berhasil kenal dengan gadis yang menjadi kekasih dari Hyung mereka, cukup dekat, seperti dulu. Usia Jaehee, sama dengan usia Hyung mereka. Kedewasaan Jaehee, membuat member yang lebih muda merasa nyaman mendapatkan seorang kakak, bahkan kekasih para member juga, menjadi dekat dengan gadis itu, dan entah sejak kapan mereka menjadi layaknya keluarga.

   Menatap nanar ke luar jendela, saat van yang membawa EXO menuju tempat fan meeting Beijing. Jaehee, tidak lagi menghubunginya. Tak ada lagi teleponnya. Tak ada lagi pesan dan chat yang masuk ke dalam aplikasinya. Semua aplikasi chat Jaehee mendadak menghilang. Ya, mungkin Jaehee men-deactivate akun chat-nya sejak kejadian semalam.

   Entahlah dengan nomor teleponnya, apakah masih bisa dihubungi. Suho pun tidak mencobanya. Kini, apa yang ia kira ia inginkan, Jaehee melepaskannya, sudah tercapai.

sohu

Di upload Chanyeol tanggal 8 April 2015, tepat ketika Jaehee – Suho bubar XD

 

At the cold wind’s touch
The sound of your laughter
And your eyes where I was mirrored
Come back to me.
I weep and weep still more for loneliness.

   Ketika Jaehye pergi meninggalkannya tanpa sebab yang jelas, Joonmyun tidak merasa bersalah telah begitu saja mendekati gadis lain, dalam hal ini, Jaehee, dan langsung berkencan dengannya hanya sesaat setelah Jaehye meninggalkannya. Tapi kenapa kali ini, kenapa kali ini, tidak bisa?

   Banyak fans yang kerap menjodoh-jodohkannya dengan Red Velvet Irene. Lagipula gadis itu baik. Ia menghela napas, ya dia memang kerap menilai semua gadis itu baik, dan itu yang sering membawanya terjebak pada situasi yang kurang menguntungkan. Memejamkan matanya erat-erat, kenapa kali ini begitu berat? Tanyanya.

   Jaehee melukainya. Kau mencintainya!

   Jaehee berbohong padanya. Kau mencintainya!

   Jaehee menyakitinya, memegang hatinya, bisa berbuat sesukanya dengan hatinya, hingga suatu saat jika ia biarkan Jaehee terus menggenggam hatinya, lalu dihempas olehnya dengan dingin. Suho takut… ya, Suho takut ia tidak bisa memulihkan diri lagi. Ia takut kehilangan Jaehee jika ia sudah terlalu dalam mencintainya nanti.

   Dengan kata lain, lebih baik kehilangan sekarang sebelum terlalu dalam, daripada nanti.

   Namun—mengapa rasanya begitu sulit? Ia tidak bisa tidur nyenyak tanpa ada wajah Jaehee yang menatapnya nanar saat pertamakali melihatnya menggandeng gadis lain. Ia tidak bisa memejamkan mata tanpa melihat tetesan air mata Jaehee saat memohon padanya minta diberikan kesempatan untuk menjelaskan. Bahkan dalam tidurnya, Jaehee muncul dan muncul, menghantuinya dengan kata, ”Maaf… maaf… maaf…”

   Ia tidak pernah tahu kotak apa yang akan Jaehee berikan padanya. Ia hanya melihat member lain mendapatkan baju, tas, jaket, sepatu. Dan ia tidak pernah tahu apa isi kotak yang Jaehee hanyutkan di sungai. Ia tidak pernah tahu… dan mungkin ia takkan pernah tahu.

My lips was frozen,

So I couldn’t speak this words:

’We loved each other

Though we’re parted

Still different places shared single heaven

Please, don’t forget me~

*           *           *

Memeluk lututnya, duduk di beranda kamar apartemennya. Jaehee menyaksikan sendiri bagaimana bulan dan bintang menghilang digantikan oleh matahari. Ia tidak bisa tidur, dan ini sudah hari ketiga. Ia hanya bisa memejamkan mata, tetapi tidak beristirahat.

   Suaranya mulai menghilang, kulit wajahnya yang sensitif kembali dipenuhi jerawat kecil-kecil dan kusam, betapa pun ia sudah mencuci dan memberikannya krim perawatan dan minum air putih dengan teratur. Karena nutrisi kulit paling baik hanya istirahat cukup, dan itu tidak bisa ia dapatkan.

   Meraih ponselnya, ia mencari sebuah nama, yang sudah hampir berbulan-bulan tidak ia dengar suaranya.

   ”Yeoboseyo.”

   ”Eomma,” bisik Jaehee.

   ”Jaehee?! Tumben kau menghubungi Eomma… astaga, Eomma senang sekali! Bagaimana keadaanmu? Sehat? Oh iya, Appamu mau tanya soal kuliahmu… tapi, rasanya itu bisa kita bahas kapan-kapan, keurae? Lalu, pacarmu yang tampan itu bagaimana? Baik sekali dia memohon pada kami untuk membebaskanmu memilih cita-citamu…”

   Memejamkan matanya erat-erat. Apa lagi ini? Jadi, Suho lah yang memohon pada ibunya agar waktu itu ia dibolehkan tinggal sendiri dan tidak dikurung lagi? Menghela napas, membiarkan ibunya yang cerewet kembali mengoceh tentang bagaimana Suho mengajari dia dan ayahnya agar tidak membatasi Jaehee yang berkreasi, hingga berjanji… untuk menjaga Jaehee.

   ”…maka Eomma dan Appa setuju membebaskanmu, yang penting kau sarjana lah, Nak…”

   ”Eomma!” sedikit berseru, meski lemah, karena tubuhnya sudah semakin lemas. ”Aku mau memohon sesuatu…”

   ”Oh, apa?” ibunya terdengar benar-benar mendengarkan

   ”Bolehkah aku menerima tawaran Eomma waktu itu?”

   ”Tawaran yang mana?”

   ”Bekerja, di perusahaan Eomma…”

   ”Mwo? Kau tidak salah makan, Nak?” namun mendengar putrinya mendesis, sepertinya sang ibu mengerti bahwa anak semata wayangnya tidak dalam keadaan bercanda. ”Eomma punya banyak pekerjaan yang bisa kau kerjakan, kau mau yang mana, Nak? Tapi, kalau boleh Eomma tahu, kenapa kau mendadak ingin bekerja? Mainan kamera-kameramu itu kan menghasilkan banyak uang…”

   ”Geunyang…” Jaehee menggigit bibir, ”Aku… tidak bisa tidur lagi, Eomma.”

   Ibunya terdiam. Ia mendengarkan suara Jaehee dalam-dalam, dan ia tahu, jika Jaehee sudah meminta sesuatu, gadis itu pasti benar-benar membutuhkannya. Anaknya, ia tahu, takkan pernah meminta sesuatu yang tidak benar-benar ia butuhkan.

   ”Kau baik-baik saja, Nak? Kau mau kita menemui dokter Jung?”

   ”Ya, aku mau ke dokter… tapi, izinkan aku bekerja dulu, Eomma… barangkali kalau aku kelelahan… aku akan bisa tertidur.”

   Sorenya, pukul empat. Jaehee sedikit kaget melihat ibunya ikut datang menemaninya berkonsultasi dengan dokter pribadi dan dokter keluarga Oh. Dokter yang merupakan srigala berbulu domba, dimata Jaehee. Apa boleh buat, kali ini, rasanya ia benar-benar membutuhkan pertolongannya, karena ia sama sekali tidak ingin kembali ke masa-masa depresinya dulu.

   Ia tidak banyak bicara, hanya mengatakan ada beberapa hal yang membuatnya tidak bisa tidur, dan itu sudah berlangsung selama hampir satu minggu. Dokter Jung, tidak memaksanya untuk bercerita, melainkan langsung memberikannya obat-obat yang ia rasa perlu.

   ”Ini adalah obat tidur, aku tidak menyarankan kau mengonsumsinya setiap malam, Jaehee-ya…” Dokter Jung menatap Jaehee dalam. ”Hanya kalau kau benar-benar membutuhkannya, aku tidak mau kejadian beberapa tahun lalu terulang oke?” Jaehee mengangguk. ”Baiklah, Nyonya Oh, kalau ada keluhan kembali, segera bahwa Jaehee kesini.”

   Merasa kembali diperlakukan seperti pesakitan, Jaehee menatap dingin Dokter Jung sebelum mengajak ibunya keluar dari ruang praktek. Ibunya menatap putri semata wayangnya yang berjalan gontai disampingnya. Jaehee mulai kehilangan sedikit berat badannya, kantung hitam di matanya benar-benar membuatnya mirip zombie, Bahunya turun, dan langkahnya gontai.

   Mendadak ia merasa menyesal telah begitu tidak peduli pada putrinya satu-satunya ini. Ia tahu betul, betapa sulitnya dulu ia dan suaminya memiliki seorang putri sehingga mereka harus melakukan berbagai usaha untuk memiliki seorang anak. Dan kini, mengapa ketika mereka telah mendapatkan seorang putri, mereka tidak memperhatikannya? Ia bahkan tak tahu putrinya suka makan apa. Suka melakukan apa.

   Mungkin ia tahu siapa cinta pertama putrinya. Mungkin ia tahu siapa kekasih putrinya, tetapi bukan karena putrinya yang datang padanya bercerita dan berkeluh kesah. Melainkan dulu, dengan cara menemukan putrinya nyaris bunuh diri dan tenggelam dalam depresi. Dan menemukan putrinya berkencan dengan putra sahabatnya melalui foto-foto yang ia dapatkan dari televisi!

   Ia merasa, ia benar-benar bukan ibu yang baik.

   ”Jaehee-ya, mau minum kopi dulu, sebelum pulang?” tawarnya.

   Ia kaget melihat Jaehee mengangguk pada ajakannya, sedikit senang, dengan takut-takut, diraihnya tangan putrinya dan dibawanya memasuki Starbucks, yang ada di rumah sakit tersebut. ”Kau mau makan apa, Jaehee-ya?”

   ”Apa saja, yang ada cokelatnya, Eomma.”

   ”Minum?”

   ”Hmm… teh saja, english breakfast mint, ice~” tidak mau semakin tidak bisa tertidur karena kafein, Jaehee memilih teh, sementara ibunya memesan hot green tea latte, dan dua potong kue cokelat besar. Keduanya duduk di sudut ruangan, yang sedikit sepi dan lengang.

   Ditatapnya putrinya yang mengaduk minuman di hadapannya, dengan pandangan kosong. Entah kelelahan, atau ada masalah yang mengganggunya. Han Haejin, ibu dari Jaehee, atau lebih dikenal orang dengan Nyonya Oh, karena suaminya Oh Donghae, kini menatap putrinya itu lekat-lekat.

   ”Jaehee-ya,”

   ”Hmm?” gumam Jaehee.

   ”Kau pasti sedang ada masalah, kan?”

   Jaehee mendongak, menatap ibunya lekat-lekat dengan dua matanya yang sudah merah karena kelelahan.

   ”Yang dibutuhkan orang yang terkena masalah, bukan obat, bukan pula terapi, apalagi perawatan rumah sakit.” Ibunya menghela napas dalam-dalam dan tiba-tiba ia meraih tangan putrinya dan di genggamnya erat-erat, ”Orang yang terkena masalah membutuhkan orang untuk mendengarkan apa yang tengah ia lalui, untuk menjadi pendengar, yang meringankan beban.” Jaehee menatap ibunya, tetap tidak bergeming, ”Eomma, gagal menyadari hal itu ketika… ketika… kau dan Pirath dulu putus…” memejamkan matanya erat-erat mendengar nama itu, ”Eomma, minta maaf…”

   ”Eomma…” Jaehee sudah hendak memotong pembicaraan ibunya, tapi ibunya malah mengangkat tangan untuk menghentikannya.

   ”Tunggu! Eomma menyadarinya baru sekarang… kau tidak butuh obat, kau tidak butuh dokter, apalagi kau tidak butuh perawatan rumah sakit seperti yang Eomma dan Appa lakukan padamu dulu!” Haejin menatap putrinya sungguh-sungguh, ”Eomma sudah pernah melakukan kesalahan satu kali, dan Eomma tidak mau melakukannya sekali lagi. Eomma akan berusaha keras membuatmu melewatkan masa-masa sulit ini.”

   Jaehee terkekeh, geli mendengar ibunya, ”Eomma yakin?”

   ”Yakin!”

   ”Gomawo, Eomma.”

   ”Sekarang, coba ceritakan pada Eomma… memang kasus ini terakhir terjadi… saat… saat…”

   Menghembuskan napas, mendesah berat, Jaehee mengangguk, ”Ya, saat Pirath mengaku menghamili Sarah. Eomma benar…” Jaehee meletakkan gelas ice english breakfast tea with mint-nya, ”Sejak… mendapati sahabat baikku tidur dengan kekasihku,” kekehnya. Menghela napas, ”Eomma, kukira aku tidak bisa membicarakan masalah itu lagi, nyatanya bisa… aku bisa membicarakannya dengan lapang dada sekarang.”

   ”Sayang,” Haejin geleng-geleng, ”Kau tahu? Itu bukan salahmu kau tidak bisa membicarakannya… kalau Eomma jadi kau, astaga… mungkin Eomma bisa membunuh Pirath dan Sarah saat itu juga, begitu mereka mengakui kalau mereka punya affair. Sarah adalah sahabatmu! Dan yang lebih parah… Pirath…”

   ”Ne, sahabatku sejak kecil,” memejamkan matanya erat-erat. ”Keundae, Eomma… kurasa, aku terlalu berlebihan sekali waktu itu.” Ia menatap kosong ke arah piring kue cokelatnya yang belum tersentuh sama sekali, ”Aku… harusnya mendengarkan penjelasan mereka, kenapa mereka sampai melakukan hal itu… bukan menghakimi mereka sendiri.” Jaehee mengisak, dan membiarkan sebutir air mata mengaliri pipinya. Buru-buru diusapnya dengan punggung tangan, ”…aku hanya… fokus dengan sakit hatiku sendiri, tidak mau mendengarkan orang lain.”

   Ibunya menatapnya sedih, hatinya ikut sakit.

   ”Aku… belajar banyak, Eomma. Aku merasakan bagaimana… diperlakukan tidak adil. Aku… aku melakukan kesalahan… dan bagaimana orang… tidak mau mendengarkan penjelasanku… aku tahu rasanya sekarang, Eomma. Aku memang tidak adil pada Pirath dan Sarah.” Isak Jaehee lagi. Kini ibunya membelai-belai lengannya, kemudian berdiri, pindah duduk di sampingnya dan memeluknya erat-erat.

   Jujur, Jaehee sudah letih mengeluarkan air mata, tapi begitu sang ibu memeluknya, ia tak bisa menahan diri untuk tidak terisak, ”Aku merasakannya… aku merasakannya, Eomma~”

   ”Eomma… ikut menyesal dengan yang kau alami, Nak. Adakah cara untuk menghentikan sedihmu?”

   Jaehee menggeleng-geleng, ”Aku melakukan kesalahan besar, Eomma.”

   ”Apa itu?”

   ”Aku berbohong. Dan… dia kecewa padaku, aku mengecewakannya… aku mengkhianatinya, Eomma. Aku… pantas mendapatkan ini.” Isak Jaehee, ”Kini aku tahu rasanya, menyakiti tanpa berniat, melukai tanpa pernah ingin melakukannya seperti yang Pirath dulu katakan padaku… ia…”

   Haejin ikut terisak sambil memeluk erat putrinya, tidak bisa membayangkan apa yang sudah putrinya itu lalui. Mungkin, bagi sebagian besar orang, masalah cinta adalah masalah sepele. Ya, sepele, bagi orang-orang yang memiliki sahabat, keluarga, teman, yang bisa mendengarkan keluh kesah dan membantu putrinya melewati masalah itu. Tapi?

   Putrinya dulu sendirian, tak ada yang membimbingnya. Ia hanya punya dua orang sahabat, Pirath, teman kecilnya yang jadi kekasihnya. Lalu, Sarah, temannya sejak kuliah. Tapi yang terjadi keduanya menghancurkan hatinya, dan Jaehee sendirian menghadapinya. Tak ada dia dan Donghae yang siap memeluk dan menenangkannya, hingga gadis itu tidak bertindak ceroboh.

   Kali ini, putrinya mengatakan bahwa ia telah melakukan kesalahan. Dan mungkin dalam tahap hampir depresi. Namun Haejin dapat memastikan, kali ini, Jaehee takkan menghadapi segala masalahnya sendirian. Ada dia, ibunya!

   ”Apa… yang kau kecewakan itu… Suho?”

   Jaehee mengangguk, ”Mendengar Eomma bercerita tentangnya… ia laki-laki yang baik bukan? Aku mengkhianati kepercayaannya, Eomma. Aku anak yang jahat…” isak Jaehee lagi.

   ”Ani, ani…” melepaskan pelukannya, ibunya mengusap wajah Jaehee yang basah karena air mata dengan ibu jarinya, ia mendekatkan dahinya pada dahi putrinya, agar putrinya dapat melihat langsung sorot matanya, ”Dengar ya, kau Oh Jaehee, adalah putri terbaik Eomma dan Appamu. Manusia biasa berbuat salah, kau tidak akan melakukan sesuatu dengan niat jahat, Eomma percaya itu! Ara?”

   Jaehee mengangguk.

   ”Jadi, jangan anggap dirimu wanita jahat, oke Sayang?”

   ”Ne, Eomma~”

   ”Suho… pasti akan mengerti suatu hari nanti, seperti kau mengerti mengapa Pirath dan Sarah melakukan itu padamu.”

   Jaehee mengangguk.

   ”Jaehee-ya, apa kau mencintainya? Suho?”

   Mengusap matanya, Jaehee tersenyum, ”Ne, Eomma… aku mencintainya…”

   Haejin tersenyum kecil, ”Seperti kau mencintai Pirath dulu?”

   Jaehee terdiam, lalu memejamkan matanya, berusaha mengingat perasaan yang ia rasakan pada cinta pertama. Sahabatnya sejak memakai popok, belum bisa bicara, hingga mulai berkencan dengan liar di bangku SMP. Lalu Suho, yang ia kencani disaat ia masih ’rusak’ setelah patah hati dengan Pirath.

   ”Aku belum pernah mencintai laki-laki seperti mencintai Suho, Eomma,” setetes air mata kembali lolos, ”Karena… Suho menerimaku, disaat aku masih ’sakit’. Aku masih ’jatuh’… aku masih putri es…” kekehnya dengan linangan air mata. Mendadak ia ingat kata-kata Sujin tempo hari, ”Suho mengubahku dari putri es, menjadi Olaf.”

   Dan ibunya tertawa, ”Aigoooo putriku Olaf?” ia tahu kartun itu.

   ”Aku berhutang banyak pada Suho. Dia bahkan tidak tahu dia mendapatkan barang rusak dulu,” Jaehee menatap ke arah jendela, ”Dan aku mengecewakan dia yang mau denganku.”

   ”Eyy, jangan pesimis begitu, Sayang…” bujuk Haejin, ”Percayalah, akan ada kesempatan kau bisa menjelaskan salah pahammu, percayalah. Jika nanti kau dapat kesempatan kedua, pastikan tidak mengecewakannya lagi, oke?”

   Haejin pun, mendapatkan kesempatan kedua membangun hubungan baik dengan putrinya. Ya, ia takkan menyia-nyiakannya.

*           *           *

To : Sujinnie, Miho, Yuri

            Mulai besok aku bekerja. Kalian urus Lovelyixing. Aku mengandalkan kalian. EXO saranghaja!

   Duduk di penthouse Skyline Building. Gedung milik kedua orangtuanya, dimana pusat dari berbagai perusahaan yang dibawahi oleh Oh Donghae dan Han Haejin. Jaehee menatap ke arah lalu linta Seoul yang dipadati oleh mobil-mobil, motor, bis, dan berbagai kendaraan lain.

   Tok. Tok. Tok.

   ”Miss Oh.”

   Jaehee menoleh, sekertaris ibunya, Lee Hyun masuk sambil membungkuk. ”Saya membawa asisten baru Anda, Miss Oh.”

   ”Oh,” sedikit canggung, karena belum pernah menduduki jabatan macam ini seumur hidupnya, Jaehee berdeham dan tersenyum kecil. ”Persilakan dia masuk, Sekertaris Lee.”

   Dan masuklah seorang pria tampan yang membuat Jaehee sedikit terhenyak menatapnya. Pria ini, tinggi, berwajah model, tegap, suara sedalam suara Chanyeol, dan ia terlihat berwibawa. Tapi, rasanya Jaehee mengenal pria ini…

   ”Selamat pagi, Miss Oh. Saya… Park Minkyu, dan saya yang akan menjadi asisten Anda.”

   Demi Tuhan, kabur dari Jiho, bertemu Minkyu!

*           *           *

Minkyu tahu, perbuatan sahabatnya lah yang membuat Jaehee menjadi dingin kepadanya semenjak mengetahui bahwa dia adalah asisten Jaehee dalam pekerjaan ini. Tapi, dia kan disini profesional, tidak membawa-bawa masalah pribadi. Lagipula kan yang punya masalah Jaehee dan Jiho, kenapa jadi dia yang kena aksi diam bos barunya ini?

   Ya, Minkyu diterima bekerja di Skyline, Co. Ltd. Perusahaan besar dengan banyak anak perusahaan yang menggeluti banyak bidang, salah satunya Skyline Development. Anak perusahaan yang bergerak dalam bidang konstruksi. Setelah Minkyu lulus dari kuliahnya di jurusan teknik sipil, ia berharap segera mendapatkan pekerjaan. Dan tadi pagi, ia diberitahu bahwa ia langsung di promosikan menjadi asisten kepala pemasaran lapangan, karena pemasaran lapangan memiliki pemimpin baru.

   Ia tidak menyangka kalau pemimpinnya tak lain dan bukan adalah Oh Jaehee. Gadis yang dicintai mati-matian oleh sahabat karibnya, Lee Jiho. Gadis yang dianggap kakak oleh gadis yang ia cintai, Lee Hana. Bahkan gadis yang dianggap oleh ibu Hana sebagai putrinya sendiri.

   Dunia kenapa sempit sekali?

   ”Miss Oh,” Minkyu masuk ke dalam ruangan Jaehee setelah mengetuk pintunya, dan mendapatkan sorot mata dingin nan tajam itu menyambutnya. Astaga, selama ia mengenal gadis itu sejak ia tinggal di rumah Hana, tidak pernah sekali pun ia merasa gadis itu bisa semenakutkan ini. Tatapan dinginnya membuat orang ingin pulang dan berkurung saja. Ditambah dengan cat eye yang diaplikasikan pada mata gadis itu, semakin menambah tajam sorot matanya yang sudah dingin. Tapi, Minkyu kan bekerja. Ia harus bekerja! Masa ia mau kabur begitu saja karena Jaehee menatapnya sinis. ”Jadwal Anda besok,”

   Jaehee meraih iPad yang diserahkan oleh Minkyu dan memeriksanya, menghela napas dalam-dalam. ”Minkyu-ssi, bisa duduk dulu sebentar.”

   ”Ne,” terpaksa Minkyu duduk.

   ”Sejujurnya, aku tidak mengerti sedikit pun mengenai bangunan… aku hanya mengerti konsep mempromosikannya saja.” Jaehee mengatakan yang sejujur-jujurnya tentang apa yang ada di otaknya, ”Kudengar kau adalah lulusan teknik sipil, jadi… jelaskan!”

   Menghela napas, nada perintah dari Jaehee sangat tidak enak di dengar. Minkyu mulai menjelaskan perlahan-lahan, apa yang ia ketahui dengan bahasa yang sebisa mungkin mudah, agar Jaehee, yang tidak mengerti apa-apa bisa mengerti dengan apa yang ia jelaskan.

   ”Oh, begitu…” hanya bergumam sekenanya.

   ”Miss Oh,” Minkyu berdeham, lalu menggeleng, ”Ani, Jaehee-ssi. Saya disini Park Minkyu, bawahanmu. Bukan sahabat dari Lee Jiho! Bisakah Anda memperlakukan saya dengan profesional?” tanya Minkyu dengan serius tepat ke manik mata Jaehee yang berwarna cokelat kelam nyaris hitam.

   Sebenarnya sih dia takut, kalau dipecat. Tapi mau tak mau, dia tak mungkin bekerja dengan lingkungan begini, bukan?

   Jaehee balas menatapnya dalam-dalam, lalu kemudian, tanpa diduga, ia menunduk dan menghela napas. ”Kau benar, maafkan aku, Minkyu-ssi. Itu sangat, kekanakkan untukku. Rasanya tak pantas memimpin dengan sikap seperti ini, tidak profesional…”

   ”Eyy, jangan begitu, Jaehee-ssi, saya tidak bermaksud…”

   Jaehee tersenyum. Kali ini, manis sekali, hingga ia terlihat begitu anggun dalam balutan stelan kerjanya. ”Ani, memang benar. Minkyu-ssi, aku mohon bantuanmu… karena jelas aku kurang dalam bidang ini, juga dalam bidang menjadi pemimpin.”

   Dikatakan begitu, wajah Minkyu jadi pink.

   ”Aku tahu kau tidak begitu beda jauh denganku kan umurnya. Selain dalam hal pekerjaan, boleh aku memanggilmu, Oppa?”

   Tersenyum, Minkyu mengerti mengapa Jiho sahabatnya yang bodoh itu bisa jatuh cinta pada gadis ini. Ya, Jaehee mungkin memang memiliki sifat dingin yang buruk. Tapi dia jelas bukan gadis yang pendendam. ”Keurom. Kau kan sahabatnya Hana, kau adikku juga.”

   ”Oke, kalau begitu… Oppa, mau kau jelaskan padaku, igeu mwoya?” dengan frustasi Jaehee menunjuk peta di hadapannya. Terkekeh, Minkyu mulai menjelaskan lagi, kali ini dengan lebih kasual.

*           *           *

12 April 2015

SM COEX Atrium

EXO Fansign

Member EXO tiba di basement gedun SM Coex Atrium. Hari ini adalah hari pertama mereka melakukan fansign album EXODUS di Korea Selatan, setelah sebelumnya mereka melakukan fansign di Beijing, Cina. Mereka tiba bersama-sama menggunakan van sebelum masuk ke dalam ruang ganti yang disediakan.

   ”Dalam waktu setengah jam, akan dimulai. Kalian bisa istirahat lebih dahulu sekarang.” Ucap Manajer pada mereka. Kelelahan, setelah tampil di Inkigayo, kedelapan member EXO yang hadir langsung saja membuat diri mereka senyaman mungkin di ruang ganti yang tidak terlalu besar, tapi mewah tersebut.

   Melepaskan fedora hitamnya, Suho meluruskan kakinya dan mengeluarkan ponselnya dari dalam sakunya. Kini, hari-harinya, tidak diisi lagi oleh chat-chat dari Jaehee. Demi Tuhan, dia harus mulai berhenti memikirkan gadis itu! Mengusap wajahnya dengan kasar, ia menekan ikon KakaoTalk dan membuka pesan dari Joohyun.

   Irene, calon kekasihnya. Dia bahkan masih heran, kenapa sampai saat ini masih belum juga meminta gadis itu untuk menjadi kekasihnya. Irene, bekerja di bidang yang sama dengannya. Mereka kerap bertemu di acara musik, di SM, dimana-mana. Tapi kenapa masih sesulit ini untuk mengajaknya menjalin hubungan?

   Karena layar LCD ponselnya, background KakaoTalk-nya, background Line, dan semua media sosial tersembunyinya, masih wajah gadis yang sama. Wajah gadis yang setiap ia pejamkan matanya terus ada disana. Tidak mau pergi, betapa pun bibirnya dan hatinya berkeras mengusirnya.

   ”Annyeonghaseyo.”

   Kedelapan member EXO, para staff Manajer menoleh, melihat seorang pria paruh baya dengan stelan jas masuk. ”Maaf mengganggu, kami dari pihak developer SM COEX Atrium, Skyline.”

   ”Ah ya, ada yang bisa kami bantu?” tanya Manajer EXO yang duduk paling dekat dengan pintu.

   ”Maaf, jika berkenan… dari perusahaan kami, sedang melakukan inspeksi, apakah gedung ini berfungsi sesuai dengan permintaan perusahaan SM Entertainment. Kebetulan, Kepala Promosi kami datang kesini. Apakah Anda sekalian berkenan untuk bertemu sebentar dengan kami?”

   ”Tentu, tentu, silakan… EXO bersedia menjadi perwakilan SM Entertainment,” sahut Suho langsung. Ia melirik membernya, dengan sorot matanya memberikan perintah agar membernya merapikan diri untuk menyambut orang penting yang membangun gedung milik perusahaan mereka ini.

   Suho memimpin ketujuh temannya berdiri setelah memastikan diri mereka serapi mungkin. Dan pintu itu terbuka, pertama-tama beberapa orang dengan stelan jas hitam masuk, hingga dua orang terakhir, yang membuat mata member EXO terbelalak kaget. Apalagi Suho dan Kai, mungkin.

   Jaehee, yang mengenakan Reiss Shola, camel coloured bandage dress, dengan ankle boot berwarna senada dari Christian Loubotin. Bersama Park Minkyu yang mengekori di belakangnya, membawa sebuah iPad.

   Jaehee tersenyum formal, membungkuk. ”Annyeonghaseyo, Oh Jaehee-imnida. Kami dari Skyline. Maaf meminta waktu kalian semua…”

   Kedelapan member EXO di hadapannya menelan ludah gugup. Jaehee yang ada di hadapan mereka, bukan Jaehee yang mereka temui beberapa hari yang lalu. Yang mengenakan kaus longgar dengan bahu hobi turun, disertai celana super pendek. Meski ia masih mengenakan sepatu yang bermodel sama. Senyumnya, suaranya, cara bicaranya.

   Ini bukan Jaehee Noona mereka.

   ”Minkyu-ssi, tolong catat apa yang mereka katakan mengenai COEX Atrium. Suho-ssi, Anda sebagai salah satu leader dari grup yang dimiliki oleh klien kami SM Entertainment…”

   Ketujuh member EXO buru-buru menoleh pada leader mereka, yang berdiri paling ujung.

   ”Apa yang bisa Anda katakan mengenai SM COEX Atrium yang kami kembangkan?”

   Minkyu siap dengan iPad-nya.

   Pulih dari shock, Suho menghela napas dalam-dalam, sebelum menjawab, ”Gedung yang perusahaan Anda bangun sangat indah, sangat berkelas, jelas pas sebagai gedung yang dirancang untuk mengembangkan apa yang sudah dimiliki SM Entertainment. Saya pribadi, juga mewakili EXO… mewakili SM Entertainment menyukainya.” Jawabnya. Ia kemudian menarik napas dalam-dalam sebelum menatap dalam ke mata Jaehee, ”Meski gedung ini terkesan indah, lalu… mewah, dan megah… tapi, gedung ini belum hidup.” Bisiknya.

   Alis Chanyeol terangkat, Xiumin mengernyit, Sehun menoleh. Apa yang leader mereka katakan?

   ”Baik kalau begitu, silakan yang ingin ambil gambar ruangan ganti. Oh ya, yang lain, apa ada keluhan mengenai kamar ganti? Apa ada yang kurang?”

   Ketujuh member hanya menggeleng, tak berani mengeluarkan sepatah kata pun. ”Jinjjayo? Tenang saja, kami menerima kritik. Kami harus menerima masukan demi pembangunan yang lebih baik.”

   Ketujuh member EXO kembali menggeleng.

   ”Miss Oh, sudah selesai.” Ucap salah seorang pegawainya.

   Minkyu mendekat pada Jaehee, ”Semua sudah dicatat, Miss Oh, ada lagi yang dibutuhkan?”

   ”Selanjutnya kita inspeksi kemana?” tanya Jaehee pada Minkyu.

   ”Bagian teater, Miss Oh.”

   ”Baiklah,” Jaehee tersenyum formal, lagi. Kedelapan member EXO di hadapannya itu kini menatapnya nanar, termasuk Joonmyun. Ia membungkuk ringan, ”Terima kasih atas waktunya, EXO.” Minkyu menunjukkan jalan, dan Jaehee mendahului seluruh staffnya keluar dari dalam ruangan itu dengan kepala di tegakkan.

   Dia benar-benar tidak lagi dikenali. Dengan gaun mahal, sepatu mewah, perhiasan yang tak pernah ia kenakan sebelumnya, bahkan make up yang lebih berat daripada biasanya. Sepertinya, Oh Jaehee, sudah mati sejak pergi meninggalkan tempat mereka berpesta.

   Noona mereka sudah tak ada.

   Digantikan Oh Jaehee bussiness woman yang dingin, angkuh, anggun, dan berkelas dan tak teraih.

   ”EXO, waktunya ke acara fansign.” Ucap Manajer mereka pelan. Kedelapan member menghela napas dan kembali bersiap.

   Begitu keluar dan berjalan menuju salah satu teater kecil tempat di selenggarakannya acara, Suho bisa melihat sekelebat ke arah Jaehee. Ia sedang menuju teater hologram EXO, bersama para pegawai dan Minkyu yang terus berada disisinya.

   Minkyu? Bukankah… Jiho?

   Saat tadi Jaehee menatapnya, mengajaknya bicara. Suho sesak, sesak yang tak tergantikan. Sesak yang sudah ia rasakan namun tak pernah ia gubris. Jaehee menatap ke dalam matanya, tatapannya kosong. Seolah mata itu tak lagi bernyawa, suaranya dingin kering, seolah datang dari jauh.

   Jaehee, mungkin sudah melupakannya. Dan bayangan Jaehee yang menangis memohon, hingga wajah Jaehee yang terkejut melihatnya membawa Irene kembali masuk ke dalam pikirannya. Namun, bayang-bayang itu semakin mengabur, digantikan sosok dingin Jaehee yang tadi.

The one who turned aside clutching her heart
as she sent you away,
do you maybe realize
that was none other than me?

 

   Kini, Suho tahu jawabannya kenapa ia masih sulit meminta Irene menjadi kekasihnya. Meski ia tahu gadis itu akan menjawab ’ya’ kapan pun ia memintanya. Karena hatinya masih disana. Bukan hati Jaehee yang masih adanya, melainkan hatinya! Hatinya yang menolak kembali! Ia tahu ia yang mendorong Jaehee, ia yang mengusir gadis itu jauh-jauh hingga ia berubah menjadi tidak dikenali seperti ini.

Since that was so, give me your love.
Still, different places share a single heaven,
Please some day come back to me.

 

   Menoleh ketika hampir menghilang di balik pintu yang membawanya ke dalam ruangan yang sudah dipenuhi sorak sorai EXO L, Suho masih berharap untuk terakhir kali, ia bisa melihat Jaehee. Dan gadis itu menoleh, kemudian membungkukkan kepalanya dengan senyuman formal, sebelum kembali menatap ke depan dan masuk ke dalam ruangan lain, disaat dirinya juga sudah menghilang di balik ruangan fansign.

We’ve loved each other
Though we’re parting now.
Still, different places share a single heaven
Please don’t forget me~

-keutt-

halooooo~

inget banget kemaren abis publish tengah malem, banyak yang ngechat, baik di grup maupun pribadi, pada galau katanya… hueeee makasih yang udah mau baca, udah mau ikutan galau, sampe ngechat minta JunHee balikkan 😥 gak nyangka bakalan banyak supporter kayak begini T___T makasih banyak, makasih banyak. Kalo mau JunHee balikkan, bilang sama Papa Chuo ya, kan dia yang gak mau dengerin Jaehee hiks hiks

Oh iya di part ini akhirnya ketahuan kan siapa mantan pacar Jaehee, dan diapain si Jaehee sampe pernah depresi? Semoga jawabannya memuaskan kalian semua. Oh ya pada mau liat foto Pirath?? Mantan pacar Jaehee yang cetar? #halah oke ini dia….

0bc981234ef403137ad3b02681be308e

Gak kalah dong badannya sama Suho?? HUAHAHAHAHAHAHA XD Nanti Pirath akan nongol lagi dengan masa lalunya sama Jaehee. Gimana udah liat mantan Jaehee, masih mau Jaehee sama Suho gak kira-kira? Apa suruh cari lagi yang lebih HAWT? Atau mungkin sama Minkyu??? LOLOLOL

Advertisements

43 thoughts on “.:JunHee Veiled:. Don’t Forget

  1. ohsandal says:

    kok ngerasa lebih kuat perasaan member exo kehilangan noona mereka. yaelah minkyu pake nyelip, sama aja kayak jiho kkk pirath cakep tapi ngehamilin sahabat pacar sendiri gg cakep :p ini jaehee pensiun jadi master yixing? giliran ortu jarhee lebih terbuka, apalagi mamanya ufah suka suho eh malah putus. seperti kata mama jaehee semoga ada kesempat kedua. kayak mama jaehee dapat kesempatan ngedampingin jaehee. mungkin jaehee juga ngasih kesempatan buat pirath jelasin yang terjadi dimasa lalu dan saat itu kesempatan jaehee dari suho juga ada. tapi jaehee masih mau kan balikan sama suho? /ini bagian galau berkepanjangan/ makasih udah update

  2. LeeDaeShi says:

    Kak nisyaaaaaa. Pas liat genrenya masih angst kan aku udh nebak bakalan galau bgt. Dan iyaaaaa kan kesel kesel kesel bukan sama kak nisya bukan sama ff nya tapi kesel sama keadaan junhee yg malah makin parah.
    Mulai banyak yg terkuak ya di masa lalu jaehee.
    Aku pas baca nama Pirath lgsg melek mata. Pirath Nitipaisalkul mantan ttm-an ku? Mike D Angelo bapaknya si Maxwell? Dan jawabannya lgsg aku dapetin wktu keluar nama Sara. Huaaaaaaa jd makin galau kan, udh galau karna junhee ditambah galau krna inget lg gimana sakit hatiku yg patah benanah bedarah pasca MDA publikasikan kl dia hamilin sara yg ujung2nya nongol deh si maxwell 😷😷😷
    Balik lagi ke junhee, ga habis2 ya kaknisya mengaduk2 perasaan readers dengan kesuksesan maksimal. Galau again and again and again pokoknya kak.
    Apalagi pasca jaehee jd business woman, jaehee noona nya exo udh berganti jd miss Oh perwakilan dari Skyline. Woaaaaaa, jaehee yg lama telah kembali.
    Kan kan kan akhirnya malah suho yg kemakan kelakuan sendiri. Kl udh kayak skrg cuma bs ngarep yg ga tau apa bs diharapin lagi, apa bs diulang lagi kayak dlu kan? Makanya jgn suka bgt deh ngelakuin tanpa mikir panjang. Walaupun ya memang sih bs dimaklumi, namanya manusia yg lumrah kl dia berusaha ‘nyelamatin’ dirinya dari rasa sakit dgn menggunakan defense mechanism yaitu cari pelampiasan (bener ga nih pemilihan katanya) yaitu ke irene.
    Tp 1 hal yg jd hikmah berharga buat jaehee. Eh 2 hal deh, dia bs baikan sama ibunya, dan dia bs sembuh serta berani melihat masa lalunya tanpa menghindar terus menerus.
    Fighting buat junhee, buat kaknisya khususnya.. Semangat terus ya kak.
    Buat skripsinya, buat ff nya juga. Semua deh pkoknya. XOXO

  3. baekmyeons says:

    Tuh kan angel oppa yang galau. Lagian sok2 putus ama jaehee trs pedekate ama irene. Giliran jaeheeny udah mup on baru deh kerasa..
    Move on nya jaehee keren jdi berubah seratus delapanpuluh derajat gitu smpe2 anak exo pada shock begitu liat noona nya berubah
    Eitss pirath mau muncul? Mau membuka luka lama gitu. Tapi aku sih pngenny papa sama jaehee balikan. Semoga papa selalu dekat malaikat trs malaikatnya membisikan biar papa bisa balikan lagi sma jaehee ..
    Hwaiting kak nis!!

  4. kimkaaaaaacrush says:

    Kak nisya~~~~ readers junhee masih galau ini ……. 😦 ngga tau deh gmna cerita junhee ini bakal berlanjut …… second chance please~~~~ buat junhee ….. tp tp waktu suho bawa irine itu rasanya mau tendang ke sungai han . Ga suka liat sikapdy yg kayak gitu kalo pun ntar ada kesempatan junhee balik lagi itu pasti irine masuk diantara mereka ..
    Pirath and sarah ……. duiuh jd mereka ini yg bikin ice princess jaehee …… /aaah ikutan galau/
    Kalau dipikir” lg semua pasti ad hikmahnya . Kejadian ini bikin hub. Jaehee X jaehee eomma makin deket . Pasti deh org rumah ttp jd tempat nyaman buat pulang.
    Jd minkyu kerja bareng jaehee …. harusnya jaehee jauh jauh dr antek antek lee jiho 😦

    Meski gt masih pengen masalah junhee bisa berakhir dgn happy ending jgn angst terus genrenya … u.u.u Junhee Fighting!!!!!

  5. kimkaaaaaacrush says:

    Kak nisya~~~~ readers junhee masih galau ini ……. 😦 ngga tau deh gmna cerita junhee ini bakal berlanjut …… second chance please~~~~ buat junhee ….. tp tp waktu suho bawa irine itu rasanya mau tendang ke sungai han . Ga suka liat sikapdy yg kayak gitu kalo pun ntar ada kesempatan junhee balik lagi itu pasti irine masuk diantara mereka ..
    Pirath and sarah ……. duiuh jd mereka ini yg bikin ice princess jaehee …… /aaah ikutan galau/
    Kalau dipikir” lg semua pasti ad hikmahnya . Kejadian ini bikin hub. Jaehee X jaehee eomma makin deket . Pasti deh org rumah ttp jd tempat nyaman buat pulang.
    Jd minkyu kerja bareng jaehee …. harusnya jaehee jauh jauh dr antek antek lee jiho 😦

    Meski gt masih pengen masalah junhee bisa berakhir dgn happy ending jgn angst terus genrenya … u.u.u Junhee Fighting!!!!

  6. Dana says:

    Jadi mantannya jaehee si pirath toh….AKU JUGA PASTI DEPRESI KALO DITINGGALIN SAMA PIRATH!!! Hahaha hawt banget gileeee~
    Nah kan jaehee berubah, nah kan nyesek sendiri kan si suho hayooo makanya gausah ngide cepet2 cari pacar baru..
    Jaehee pasti elegan banget deh jadi bos duhhh bye aja suho kehilangan jaehee
    Dan minkyu….entah kenapa jadi mulai suka sama doi hahaha tp feelingku sih minkyu bakalan jadi temen yg baik buat jaehee, yg selalu ada buat jaehee uuu~ (sotoy banget ye wkwk)
    Ayolahh junhee balikannnn, gak kasian sama member exo dan pacar yg kehilangan jaehee?? Gak kasian sama readers yg bacanya sambil ngomong “what?” “Kok??” “Demiapa putus???” Huahahaha makanya balikan aja yaaa plisplisplissss :’)
    Junhee hwaiting!!!

  7. FAWN says:

    Ya kan Chanyeol ngupload foto pas banget -_- Hadeuh ~

    Gk nyangka Jaehee punya masa lalu suram kayak gitu 😦 Hati junmyeom tidak tergerak-kah?

    Kak Neez udh ya? ya? Jgn buat pasangan ini makin jauh. Kalo kek gini kapan mereka balikan?

    Udh cukup liat bias pacaran sama biasnya *cough. DAN JUGA UDAH LIAT BIAS DAPAT KADO ULTAH SPECIAL DARI BIAS-NYA (*UHUKUHUK). Akhir-akhir ini makin sering aja Junmyeon dipairing sama ‘cewe’ itu.
    Mana Junmyeon udh makin eksis dgn jiwa fanboy-nya.
    Udah kit ati Kak. P l e a s e 😦 😦

    Really really wait for the next series! Hwaiting!
    [No comment for last pict but just wanna say… KIM JUNMYEON HOW DARE U WITH THAT SEXYABSFLALKDKSL]

  8. rinhorinhae says:

    ugh suhoooooooo kthuailahhh jaehee semenderita ituuu\~ knp masih keras kepala sih klo masih cintaaa… klian ber2 saling cinta uhhgg gemes deh sama suhooo..
    dan minkyu ada dsni wkwwk ap dia bkalan suka sama jaehee kak? wkwkw duh cinta segi 4 dong. dan kai bkalan gg ad saingan wkwkk jangan jgan deh. ckup kembalikan junhee yg dluuu hikz hikzzz. tp biarkan suho berjuang dpetin jaehee lg. kzl sib ggra suho gg mau dgerin pnjelasan jaehee. pdhl jaehee kan jg depresi ggra kasus jiho yg maen nyosor aja . ttp aku mau junhee balikaann huhu

  9. heeryaa says:

    kok jadi ada minkyu siih hahaha serius deh nanti jm nyangkain macem macem jaehee minkyu-_- gak kelar lagi galau nya hahahaha

    jm sadaaaar kek T_T masih ada hati juga sama jaehee zzz
    makin gak sabar updatan selanjutnya kayak apa T_T

  10. shantyjung says:

    aku penasarannnnn….. hueee…. 😥 papih suho ampun deh ngapain gandeng orang lain segala…. ihhh…. kan jadi sama sama patah hati…. aku mau balikan dong mrka… 😥 rujuk kek rujuk…. 😥

    minkyu wajahnya kyk apaan sih? 😀 si pirath cieee…. mike ehem… badannya… ampun… tp dri segi bahu kokohan papih… 😀

  11. tanianatashia says:

    Huwaa jaehee eoni kerrn banget bisa setenang itu bisa sekalem dan seanggun itu, walaupun tau pasti harus ngalamin proses yang panjang dulu. Tapi seengganya pelampiasan nya saat ini jauh lebih baik daripada dulu, dan minkyu! Astaga langsung berubah pandangan tentang dia hahaha
    kasian sama member exo yang kehilangan noonanya, ngabayangin muka cengo chanyeol baek sehun sama kai itu tuuuuh ckck

  12. it'sme Min2 says:

    masa lalu yg kelam ,,,, jaehee termasuk hebat loh masih bisa survive sampai skg tanpa terjerumus k’hal2 yg ngga baik ,,, see what you done suho-ssi aarrgggg !!!!!!

  13. hyunnie says:

    Yakaaaaaaaan mau jaehee ngga frustasi gimana mantannya seperfect gitu malah nyelingkuhin sampe hamil pulaaa kkk btw itu mike angelo ya ?? Hahahaha sumpah cakeeep banget /salahfokus/
    Sebenernya aku masih pengeeedeeen JunHee balikan lagi , seriusan thor ini kebawa galaunya 😭😭😭 suho pleaseee dong dengerin jaehee aja sekaliiii nah disitu diakan bisa berspekulasi sendiri 😭😭😭
    Oh atau buat suho tau kalau sebenernya jaehee dalam keadaan ngga baik sampe sampe dia mau bekerja di perusahaan ibunya T.T
    Ah gara gara jiho kampretooo JunHee jadi kaya ginikan huweeeeeee belum lagi si pirath nanti bakalan muncul aigooooooooo kuatkan hati saya untuk membaca series Junhee yang selanjutnyaaa 😭

  14. adindacynthia says:

    Masih tetep mau Jaehee balikan sama papa Suho kak.. Gak mau Jaehee sama yang lain..
    Kalo Jaehee sama Minkyu, Jongin yang paling seneng, Suho galau, dan Jiho pasti berantem dah tuh sama Minkyu.. Haahahaha.. 😀
    Penasaran sebenernya alasan yang buat mantannya Jaehee ngehamilin sahabatnya Jaehee..

  15. ciciliastfni says:

    Oh my God. Jujur aku gatau knp seneng sama jaehee yg sekarang, dr pada dia terus jatuh dalam penyesalan. Suho tuh msh cinta sama jaehee, tp gatau dia egois atau emg terlalu merasa skt hati ya. Pirath bakalan muncul lg? aaaa aku kasian sama jaehee nya

  16. Prihartini Khoirun Nissa says:

    Suho yang player, yang dia kira semua kekasihnya dia baik, setia dll, akhirnya terjebak kecuali sama jaehee suho mulai berubah deh kayaknya. Dan jaehee yang bersembunyi di balik wajah angkuh, tatapan tajam miliknya dan itulah yang membuat dia semakin rapuh. Aku juga ngak setuju kalo mereka breaakk, pliss jaehee itu orang yang ramah. Exo kelihangan noona mereka aku mau jaehee yang dulu, berharap banget sumpah mereka ngelesaian masalah mereka dulu lalu dipikirkan kelanjutannya mau lanjur apa enggak. Harus sama-sama korreksi diri sumpah. Pelisss eonni buat mereka baikan;(;(;);(;(;(;(;(

    xoxo

  17. Hyena says:

    Ahh nyesek nyesek. Knp jdi kekgini aaa. Mereka kayak ga pernah kenal sebelum nya. Suho kok diam aja sih, dengerin penjelasan jaehee dong biar bisa balikan lg huaahua

  18. winnurma says:

    unni tambah galauuuu
    kok jadi kaya.gini ya,,
    kasian jaehee dikhianati sama pacarnya sendiri pantesan sampe depresi gitu
    dimana.mana ada minkyu siii wkwkw
    balikan unn pliss
    tp kaya gini aja dulu seru kok

  19. Lisa says:

    Big no kak, big noooo!! Jae itu emang buat junmen aja kak mereka uda melengkapi banget kak mereka uda pas banget deh kak. Hueee balikkan dong kak merekanya:” jangan jadi gini jae nya jangan jadi jauh gini dong merekanya, ahh ngga suka jae balik ke ice princess lagi huee padahal kemarin dia uda manis banget hueee:” knapa mereka ngga balikan2 sih kak huee… knapa mereka makin jauh sih kak:”
    Mereka kan saling cinta kaka, satuin mereka lagi kakanya hueee:”
    Ditunggu ya kak asaaaappp. Semangaaaatttttt

  20. saasarangprincecloud says:

    Omo.. Pirath rawrrrr syekaleee.. Hahaha ntar ntaran aja sya balikannya. Seru kyk gini dulu. Biar galaunya makin dalam. heheee..

  21. nayatiara says:

    Omooo jaehee you rock girl, cause i know its not easy to standup again after a heartbreak
    and, junmyeon i know you’re sad, but i must say that its your fault to let her go, miss her now boy?
    And, seriously jaehee, how come you always got such a hot man as your boyfriends bzzzz
    Pirath is hot, like, really hot kekeke
    thankyou for the hardwork, waiting for the next one

  22. lunara says:

    Alu suka sekarang jaehee berubah jd dingin, padahal pengen liat klo jaehee nya balik jd depresi dan suho liat /evil laugh/ hahahaha

    oke oke walaupun suka tp pengen tetep ngeliat mereka balikan lagi T.T semoga mereka cepat sadar(?) Haha

  23. pamelamzdlfh says:

    kenapa harus Minkyu?? duh jangan sampe nanti Jaehee sama Minkyu please bgt. ini lagi Suho bukannya ngajak balikan malah diem aja ah Kzl sendiri bacanya. Semoga mereka bisa baikan

  24. Bubble Gum says:

    Joonmyeon udh jngan menyiksa hati sendiri, kalo masih suka coba buka pintu maaf dan terima penjelasan Jehee. Jd galau sendiri kan dicuekin Jehee.
    Eitss, jangan sampe minkyu juga suka sama Jehee bisa tambah ribet urusannya.
    Cepet baikannya dong, kasian suho-jaehee sama member exo, mereka kehilangan sosok noona.

  25. Kkamjong_FC says:

    huaaaaa… eonni ..
    hallo….trnyata crita couple ini seru jugaaaa…. *baru nyadar !! hhe
    slma ini aq trlalu fokus sma couplenya kaina… hiks..
    aq mau bca dri awal aaaahhhh…
    trus2…bkin jaehee sakit atau kcelakaan gtu yg bkin suho khawatir…trus suho nyesel deh udh ptusin jaehee…trus2 mreka balikan lgi deh …hhe

  26. kjmlady says:

    kaknisyaaa lg galau sama papa apa yaa? ini awal2 nyebutnya suho semuua aku aneh bacanya kkkk~

    tapi itu pic di ig nya chanyeol ngena bgt deh mukanya kaya galau gitu huhu
    eomma nya jaehee jd berubah ya bagus deh hrs ada kejadian dulu ya biar ada kaknisyaaa lg galau sama papa apa yaa? ini awal2 nyebutnya suho semuua aku aneh bacanya kkkk~

    tapi itu pic di ig nya chanyeol ngena bgt deh mukanya kaya galau gitu huhu
    eomma nya jaehee jd berubah ya bagus deh hrs ada kejadian dulu ya biar ada perubahan, biar sadar..

    minkyu tmnnya jiho? dunia sempit ngt deh.. ntar jd informan nya jiho dong ckck
    , biar sadar..

    minkyu jiho? tp minkyu kayanya be tmnnya neran profesional sih..
    ya sumpah jahat bgt junmyeon itu kembaran aku di php in gitu sih-_- udh irene sm songmino aja udh #shipperkumat

    awas aja nyesel junmyeon awas kalo nyesel pokoknya. zzzzz dasar manusia gajelas

    itu pirath kenapa sih mirip member yg telah menghilang *lebaykumat*

  27. blackangel (lollicino) says:

    GAKUAATT DRAMAA TISSUE MANA TISSUE😭😭😭😭 aduh tolong jangan biarkan junhee berpisah nononono❌❌❌ dan pirath juga cukup ekhm… Ganteng ya ehehehehhee😅😅😅 pokoknya whatever happens JunHee have to stay together.
    CANT WAIT FOR NEXT VEILED KAK

  28. Tari0993 says:

    Ahhh nisyaa mian baru sempet baca hehe

    Eumm tetep balikin jaehee Ke papa . .
    Sedih bacanya ga tega liat mereka begitu, please balikin balikin oh oh balikin ya ya ya ya

  29. sooyoungjjang says:

    Annyeong chingu..

    Aaaaaa aku baru abis baca semuanya n comment disini
    mian ga komen di tiap ffnya *bow*

    Suka banget sm ff exo yg ini.

    kok ngenes min ㅜ.ㅜ bikin mereka balikan plis

    thanks for the ff
    wait for the next veiled
    smg pas dipost langsung segunung kayak yang kmrn 😆

  30. nauliueo says:

    Makin pusing pala hamba ya Allah!

    Nis, cepet2 jadi script writer yaa! Hahahaha aamiin.
    Kedepannya, tolong jangan ada lagi adegan2 menguras hati kayak chapter ini dan kemaren. I cant take it anymoreeee huuwaaaa ><

  31. minna says:

    hueeeeeeew jangan ama minkyu chinguya,,balik lg aja ama suhio,,aigooooo
    meler2 baca yg part ini,,huhuhuhu😭😭
    suho ny si gg maw dengerin penjelasannya Jae-Hee,,,

  32. Raisa Amalia says:

    Done juga akhirnya.
    Miss oh, oke belum lama tamat nonton another miss oh, sekarang baca ff cast nya miss oh. wkwkwk

    salam untuk semua penghuni dan penikmat bacaan di blog ini. saya balik lagi setelah beberapa tahun terakhir hilang rasa sama dunia membaca ff. 😁

    masih inget banget sama Ririn,Haejin,Nara.
    tapi yang pertama di search itu Jinhaexy, karena itu url yang saya inget. hahaha

    saya curhat ya, gpp ya.. kalo bukan disini dimana lagi, hohohoho

    Baca JunHee, mulai dari gaya tulisan, model cerita, dialognya.. aaah rindu saya terbayar. saya rindu baca ff bagus dan pas di hati. ngena dan feel nya dapet.

    ini telat gak sih, aku ga liat2 ini di post di bulan apa dan tahun berapa.. mianhe. hihi

    overall aku suka. makasih untuk karyanya eonni..
    semangat menulis 😉😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s