.:JunHee Veiled:. Second Base Relationship

7846b13dgw1ep5guh64zwj20p00xd7ao

Seconde Base Relationship || JunHee Universe, Romance, Friendship || PG15 || Oneshot

Oh Jaehee / OC || EXO Suho / Kim Joonmyun || EXO Tao || Park Chanra

© neez

Terbangun dengan gadis yang paling kau cintai di dalam dekapanmu, mungkin adalah hal paling membahagiakan di dunia. Apalagi kalau ditambah morning kiss yang selalu bisa menyuntikkan semangatmu.

   Terbangun, berada di dalam kamar serba putih dan sedikit warna pastel. Berpenerangan redup, karena hanya sedikit bias-bias sinar matahari menelusup ke dalam kamar tersebut. Joonmyun berusaha membiasakan matanya dengan keadaan sekelilingnya, sambil menatap gadis yang nampak masih pulas, berbaring miring dengan kepala yang masih menempel dengan dadanya, serta satu tangan gadis itu yang masih berada pada pinggangnya.

   Oh Jaehee masih berada di alam mimpi. Gadis itu memang tidak akan pernah bisa bangun pagi, kekeh Joonmyun sambil perlahan melepaskan pelukan Jaehee dan menarik lengannya yang menjadi sandaran kepala gadis itu dan bantal empuknya. Joonmyun mengecup kening Jaehee perlahan dan bibir ranum gadis itu pelan.

   Jaehee sedikit bergerak dalam tidurnya dan tiba-tiba tubuh gadis itu berbalik hingga berbaring tengkurap dengan wajah menghadap kasur. Mengabaikan secuil rasa ’sakit’ di dalam dadanya Joonmyun memutuskan untuk bangun dan melakukan stretching.

   Iya, secuil rasa ’sakit’ yang semakin hari semakin di pendam oleh seorang Kim Joonmyun.

   Semenjak berbaikan, hingga saat ini, belum sekali pun ia berciuman dengan kekasihnya itu. Rasanya salah memang memikirkan ini, tetapi Joonmyun tidak bisa mengabaikannya! Sejak berkencan dengan Jaehee, meski awalnya mereka belum serius, mereka berdua adalah tipe pasangan kekasih yang sudah menyukai kontak fisik, seperti poppo. Dan semenjak mereka berjanji untuk membuka diri, kontak fisik yang mereka lakukan bertambah seiring dengan first base relationship mereka yang semakin maju. Bukan hanya sekedar poppo tetapi mulai dengan kiss hingga passionate kiss.

   Dan semenjak kejadian Jaehee merayunya kemarin dulu, Joonmyun percaya bahwa hubungan mereka akan melangkah ke second base relationship. Seiring dengan kedekatan mereka yang semakin intens, memiliki kekasih yang sejak kecil hingga remaja tumbuh di lingkungan ’barat’ tentu saja berbeda dengan memiliki kekasih yang dibesarkan dengan adat istiadat ’timur’. Dari semua mantan kekasihnya yang bahkan ia sendiri sudah lupa jumlahnya ada berapa, hanya Jaehee yang paling berani dalam kontak fisik, dan Joonmyun sama sekali tidak mengeluh memiliki kekasih yang ’berani’. Jaehee tidak pernah malu-malu memulai lebih dulu kontak fisik dengannya, terkadang malah ia yang sering kehilangan akal dan Jaehee yang lebih sering memimpin jika mereka tengah bermesraan.

   Kim Joonmyun bukanlah tipe laki-laki yang agresif, dan juga ’berani’ dalam melakukan kontak fisik, dan kerap kali Joonmyun merasa mantan-mantannya merasa kecewa padanya karena kekurangannya dalam hal ini. Tetapi bersama Jaehee, ia merasa lain. Ia merasa bahwa ia menemukan sisi gelap dirinya yang menunggu untuk dibangunkan, dan hanya gadis itu yang bisa membangunkannya. Ia tidak tahu bahwa ia bisa hilang kendali jika kekasihnya merayunya. Ia tidak tahu bahwa ia bisa lupa diri saat bermesraan dengan kekasihnya. Bahkan kerap kali ia lupa siapa dirinya jika tengah mencium kekasihnya. Dan ia kerap menemukan bahwa dirinya yang sekarang berbeda dengan dirinya yang dulu!

   Atau sebenarnya ia memang memiliki sisi maskulin yang tertidur, dan menunggu orang yang tepat untuk membangunkannya.

   Selama dua puluh lima tahun hidupnya, ia tidak pernah berani mengkhayalkan yang ’tidak-tidak’ soal perempuan, meski perempuan itu berstatus kekasihnya. Tetapi dengan Jaehee, jangankan mengkhayalkan, ia bahkan meminta Jaehee mengabulkan fantasinya yang ia anggap liar.

   Selama dua puluh lima tahun hidupnya, ia selalu menyukai gadis berpenampilan rapi, bersahaja, bertutur kata baik, layaknya putri bangsawan. Singkatnya, tipe idealnya mungkin mendekati Kate Middleton, istri Pangeran Charles. Tetapi begitu berkencan dengan Jaehee, ia tidak masalah melihat gadis yang menyukai pakaian super kelonggaran yang sering di padu padankan dengan hot pants super pendek yang kerap memamerkan paha dan kakinya. Ia pun merasa tidak masalah dengan kerah baju Jaehee yang sering sekali turun dan memamerkan pundak cokelat susunya.

   Selama dua puluh lima tahun hidupnya, ia selalu menyukai gadis berpendidikan dan mengutamakan pendidikan dan keluarganya. Masih seperti Kate Middleton. Tapi dengan Jaehee, ia bahkan tidak mau memaksa gadis itu untuk kembali kuliah jika memang gadis itu tidak mau. Ia pun tidak memaksa gadis yang cuek dengan keluarganya itu.

   Selama dua puluh lima tahun hidupnya, ia selalu meyakini prinsip dan ajaran keluarganya tentang hubungan yang sehat dan konservatif. Tetapi dengan Jaehee, rasanya sulit! Rasanya ia bisa lepas dan bebas menjadi apa yang ia inginkan bersama gadis itu.

   Mungkin, semua itu bukan karena dia dan prinsipnya. Semua itu karena gadis itu, hanya gadis itu yang bisa.

   Tetapi, kenapa sekarang gadis itu tidak seperti biasanya?

   Joonmyun merindukan saat-saat dimana ia bisa melepaskan semua kontrol dalam dirinya. Joonmyun merindukan saat-saat dimana ia bisa bebas, melupakan siapa dan apa statusnya. Dan terakhir, tentu Joonmyun merindukan Jaehee. Jaehee yang berani dan ekspresif.

   ”Pagi…”

   Tersentak dari lamunannya, Joonmyun menoleh. Gadis yang ia pikirkan tadi sudah berbaring miring menatapnya sayu dengan ekspresi mengantuk. Tapi ia cantik, tetap cantik, apalagi ketika sinar matahari menimpa wajahnya. ”Pagi, Sleeping Beauty~”

   ”Hmmhhh…” keluh Jaehee.

   Tidak biasanya Jaehee protes dengan panggilan Putri Tidur. Gadis itu memang suka tidur, bukan?  ”Nyenyak tidurnya?”

   ”Hmm.” Gumamnya sambil terus menggesekkan wajahnya pada bantal.

   ”Aku harus kembali ke dorm,” Joonmyun mengambil jaket dan mengenakannya sambil melihat jam dinding. ”Kau tidak mau ikut ke Music Bank hari ini?” tawarnya, karena kemarin seharian penuh Jaehee menemaninya recording M Countdown dan Inkigayo hingga pukul dua pagi. Gadis itu nampak kelelahan, jadi meski ingin ditemani, jika ia menolak, Joonmyun jelas tidak akan memaksanya. ”Kami akan langsung ke KBS. Mau ikut?”

   Jaehee menggeleng. ”Aku lelah sekali… lagipula sendirian, tidak ada yang ikut gadis-gadis lain.” Jawabnya mengantuk.

   ”Ya sudah di rumah saja kalau begitu,” Joonmyun tersenyum melihat Jaehee yang nampak sangat menggemaskan saat duduk di atas tempat tidur, rambut panjang Cheon Seongyi-nya mencuat ke segala arah, dan gadis itu buru-buru merapikan rambutnya.

   ”Kalau begitu aku pergi ya, nanti malam aku kesini lagi.” Joonmyun membereskan tasnya dan menyandangkannya di bahu sembari mengacak rambut kesayangan kekasihnya. Jaehee merengut, tetapi tidak ngomel. ”Tidak mau menciumku??” tawar Joonmyun dengan nada bercanda.

   Jaehee mengernyit dan meraih bantal di sampingnya untuk menutupi wajahnya, ”Baru bangun!” tolaknya.

   ”Kalau aku tunggu kau sikat gigi?” Joonmyun menaikkan alisnya usil.

   ”Kim Joonmyun!!!” tolak Jaehee sambil tertawa dan memukulkan bantal tersebut dengan main-main ke arah pinggul kekasihnya, ”Sudah sana berangkat! Aku nonton dari rumah saja oke?”

   ”Dasar jahat, pacarnya mau kerja tidak diberi vitamin c!” pura-pura merajuk, Joonmyun keluar dari kamar. Jaehee hanya terkekeh dan mengikuti Joonmyun ke arah pintu keluar.

   Cup!

   Joonmyun menyentuh pipinya, dimana Jaehee baru saja menempelkan bibirnya. ”Cuma di pipi?”

   ”Kenapa kau tambah mesum makin hari, Kim Joonmyun?”

   Kenapa jadi dia yang sekarang dianggap mesum? Pikir Joonmyun tidak terima. Merengut, ia terpaksa menerima sekali lagi perlakuan Jaehee yang semakin lama semakin ganjil. Melambai pada kekasihnya sebelum keluar dari dalam pintu apartemen, ingatan Joonmyun melayang pada pekan lalu ketika ia harus pergi meninggalkan Jaehee ke Vietnam.

   Biasanya, jika ada jadwal EXO keluar negeri dan keluar kota, tidak perlu ditanya, Jaehee pasti selalu ikut dengannya, sebagai fansite master dari membernya, lebih tepatnya EXO Lay. Tetapi, berhubung Lay pergi ke Cina untuk melakukan rekaman film layar lebar perdananya, Lay tidak bisa ikut jadwal EXO sejak SM Town di Taiwan hingga Music Bank di Hanoi, Jaehee tidak ikut pergi ke dua negara tersebut, meski Joonmyun terus mengajaknya.

   ”Kenapa tidak mau ikut?”

   ”Kau kan tahu kenapa! Hampir semua fans kalian mengenaliku. Untuk apa aku kesana kalau tidak ada Yixing kan dipikiran mereka?” dengan putus asa, Jaehee menjelaskan lagi alasan mengapa dia tidak bisa ikut jika tidak ada Yixing bersama EXO.

   Maksudnya, bukankah sudah jelas itu semua???

   ”Tapi kau pacar EXO Suho, Baby.”

   ”Panggil Baby sekali lagi!” ancam Jaehee sambil menggertakkan giginya, dan Joonmyun malah terkekeh.

   ”Intinya kau pacarnya EXO Suho!”

   ”Tapi, Suho-ssi, leader EXO yang kadang-kadang entah polos entah bodoh~” Jaehee waktu itu menjelaskan dengan nada seorang guru pre-school, ”Yang tahu kalau aku ini pacar dari leader EXO itu tidak banyak. Kau mau penggemar-penggemarmu yang brutal itu membunuhku kalau mereka tahu, hah?”

   Menghela napas kalah, pada waktu itu akhirnya Joonmyun terpaksa menyerah kalah pada keinginan membawa kekasihnya untuk ikut baik ke Taiwan atau pun ke Hanoi.

   ”Aku pergi ya~” pamit Joonmyun waktu itu.

    ”Keurae. Hati-hati, kalau sudah sampai kabari.” Jaehee mengelus lengannya pelan.

   Joonmyun berhenti di depan pintu setelah selesai mengenakan sepatunya, berbalik menatap Jaehee yang tersenyum polos di hadapannya. ”Aku tidak akan pulang dalam tiga hari.”

   ”Iya~ hati-hati.”

   ”Kau tidak akan rindu padaku?” tanya Joonmyun, sedikit jengkel karena kekasihnya ini tidak juga mengerti dengan sinyal-sinyal yang ia berikan. Ia hanya ingin mencium Jaehee!

   Jaehee memutar kedua matanya, ”Kalau aku rindu memangnya kau akan tinggal disini? Tidak, bukan? Tentu saja aku rindu padamu. Makanya sana, kerja… cari uang yang banyak, dan pulang bawa oleh-oleh, oke?”

   ”Kau benar-benar tidak mau melakukan sesuatu sebelum aku pergi?” tanpa bisa ditahan, rajukan itu kembali keluar tatkala Joonmyun sudah benar-benar frustasi dibuat oleh Jaehee.

   Kedua mata Jaehee melebar, menatap Joonmyun bingung. ”Mau apa dulu memangnya?”

   ”Ah sudahlah~ bye, love you~”

   ”Love you too~” dan Jaehee hanya melambaikan tangannya.

   Tidak ada kecupan, meski hanya di pipi! Padahal ia ingat begitu ia meninggalkan Jaehee ke India sekitar dua bulan lalu, gadis itu terlihat begitu enggan membiarkannya pergi, bahkan sebetulnya ingin ikut ke India. Mereka malah melakukan kontak fisik yang cukup intens di mobil sebelum Joonmyun berangkat ke India.

   Setelah bertengkar selama satu bulan, berbaikan di White Day kemarin, baru hari ini Jaehee menciumnya. Itu pun di pipi, bukan di bibir. Dan, seharusnya Joonmyun tidak mengeluh, karena ia bukan fans berat kontak fisik apalagi fans berat ciuman intens! Tetapi, dia merasa janggal karena mereka terbiasa melakukannya.

   Apakah karena selama ini ia menunggu gadis itu yang memulainya terlebih dahulu, sementara kekasihnya itu kini malah balik menunggu dia duluan yang memulai? Pikiran Joonmyun bercabang, tetapi ia akan mencoba untuk menjadi pihak yang lebih agresif. Tidak bisa munafik, dia laki-laki, dia sehat jasmani dan rohaninya.

*           *           *

Menghela napasnya dalam-dalam sembari menutup rapat-rapat kembali pintu apartemennya. Dipejamkannya kuat-kuat matanya, dengan tubuh masih terus menempel pada pintu, sekali lagi ia menghembuskan napasnya dengan berat. Segala pertahanan, yang ia bangun begitu tinggi, rasanya semakin merentangkan jaraknya dan kekasihnya itu.

   Ia tahu Joonmyun sudah kerap kali memberikannya sinyal untuk melakukan kontak fisik seperti bermesraan. Ia tahu Joonmyun terbiasa menerima ciuman selamat tidur dan ciuman selamat paginya. Dan ia tahu bahwa Joonmyun begitu merindukan mereka berdua yang ’dulu’. Tetapi, Jaehee tidak bisa melakukannya tanpa merasa malu dan merasa bersalah.

   Hanya butuh waktu untuk Joonmyun mengkonfrontasinya langsung mengenai perubahan sikapnya. Jaehee memang begitu bodoh menyangka Joonmyun tidak akan menyadari perubahan sikap yang ia lakukan, meski ia sudah membuatnya tidak begitu kentara. Bagaimana pun juga, ia memang terlalu bodoh menganggap Joonmyun tidak akan merasa kehilangan dengan sikapnya yang cenderung menghindari kontak fisik dalam bentuk intim.

   Kalau dalam keadaan biasa, jangan ditanyakan, Suho yang minta dicium itu jarang sekali terjadi. Selalu Jaehee yang memancing-mancing agar kekasihnya itu mau menciumnya, atau dia sendiri yang maju untuk mencium pria itu. Bukannya dia mengeluh, karena pria seperti Suho pun rupanya bisa punya fantasi yang begitu liar. Laki-laki tetaplah laki-laki!

   ”Haruskah aku jujur padanya?” gumam Jaehee sambil berjalan kembali ke ruang tengah.

   Sendirian di dalam rumah, rupanya tidak membawa mood-nya dalam keadaan baik juga. Apa boleh buat, Hana, Hanji, dan Nayeon tidak ada yang mau ikut ke Music Bank. Chanra? Mana mungkin dia pergi sementara kekasihnya sedang sakit. Dan dia mulai bosan di dalam rumah setelah sebulan penuh berkurung, dan kemudian beberapa hari belakangan ada pacarnya yang menemaninya.

   Duduk di depan televisi dan mengganti-ganti channel sambil menunggu Music Bank ditayangkan, menyilangkan kakinya, berpikir apa yang akan dia lakukan jika malam ini Joonmyun akan bertanya kenapa dia tidak mau mencium Joonmyun, saat ponselnya berdering.

   Mata Jaehee terpaku saat melihat sebuah nama yang sudah lama tidak ia lihat pada layar ponselnya. ”Masih berani dia menghubungiku?” desis Jaehee sebelum menggeser kursor reject dan memasukkan nomor Lee Jiho ke dalam kontak berlabel spam.

   Ponselnya berdering lagi.

   My Guardian.

   Menghela napas lega, digesernya kursor untuk menerima panggilan, ”Ya, Sayang?” tanya bisa dicegah, saking leganya Joonmyun yang menghubunginya, membuat seolah-olah Joonmyun yang menyelamatkannya dari terror seorang Lee Jiho, hingga ia yang tidak biasanya memanggil kekasihnya dengan sebutan sayang jadi keceplosan.

   ”Hmm? Kau pasti rindu padaku… sampai memanggilku Sayang. Ahahahaha…” seperti biasa, Kim Joonmyun, pikir Jaehee sambil memutar kedua matanya. ”Sayang, aku mau minta tolong~”

   ”Apa? Aku tidak mau ke KBS!”

   ”Tidaaaaak, aku tidak memintamu ke KBS, kok. Tao sendirian di rumah, aku khawatir dia belum makan obatnya karena tidur terus. Kau mau kesana dan melihat keadaannya? Pulang dari KBS aku akan menemuimu di dorm.”

   ”Tao sendiri di dorm?”

   ”Iya dia sendirian. Makanya aku minta tolong… Manajer yang lain sepertinya sedang kembali ke SM.”

   ”Ya sudah, aku kesana. Tapi kau jangan lama-lama. Aku kesana setelah melihat Music Bank saja, ya?”

   ”Iya, Sayang. Mau dibawakan apa?”

 ”Myeontokki berpita~” goda Jaehee

   Di dengarnya kekasihnya itu menghela napas, ”Kenapa gadis ini senang sekali menggangguku?”

   ”Ahahahaha, bonekanya lucu~ aku baru lihat!” kekeh Jaehee, tetapi mendengar napas Joonmyun yang tajam, ia menekap mulutnya lagi. ”Myeonie, jangan bilang kau mulai berpikir aneh-aneh lagi dengan permintaanku?”

   ”Mwoya~”

   ”Habisnyaaaaaaa, dibalik wajah polosmu itu tersimpan kemesuman yang tidak akan orang lain tahu, kecuali aku.” Kekeh Jaehee.

   ”Yak! Oh Jaehee!”

   Jaehee tertawa lepas. Mengganggu Joonmyun selalu bisa meredakan stressnya. ”Arasseo.”

   ”Hmm, bertemu disana ya, Sayang~ bye… i love you!”

   ”Love you too~” Jaehee memutuskan sambungan telepon masih sambil tertawa. Andai saja ia tidak dalam keadaan ’kotor’ karena sudah di cium oleh Jiho. Ketika Joonmyun kemarin mengatakan bahwa memiliki fantasi melihatnya merokok, pasti Jaehee sudah meloncat dan melakukan hal gila bersama pria itu!

   Music Bank selesai pukul setengah sembilan. Jaehee sudah mengganti pakaian rumahnya dengan jersey tee yang memiliki bahu transparan berwarna putih, celana jins pendek, dan membawa tasnya. Jadi begitu acara tersebut selesai, buru-buru Jaehee turun ke basement dan membawa Audi R8 Spyder hitamnya ke gedung apartemen yang jaraknya hanya bersebrangan dengan apartemennya.

   Menggunakan kartu yang diberikan Joonmyun untuk mengakses lantai apartemen mewah itu, Jaehee sampai di depan pintu berwarna cokelat, di lantai sepuluh. Ditekannya kombinasi angka yang sudah ia hapal diluar kepala, sebelum akhirnya di tariknya pintu itu terbuka.

   Lengang. Apa Tao tidur? Pikir Jaehee sambil melepaskan ankle boot beludru abu-abunya dan diambilnya sandal bulu pink yang dibelikan Joonmyun untuk ia pakai jika berkunjung ke apartemen, saat ia mendapati sneakers manis milik Park Chanra. Joonmyun tidak seharusnya khawatir, karena tidak perlu diminta, kekasih Tao pasti akan datang merawatnya.

   Melangkah masuk ke dalam apartemen, yang seperti biasa, tidak rapi tapi tidak juga semengerikan apartemennya kemarin. Tidak ada tanda-tanda kehidupan, karena tidak ada satu pun member. Jadi, apakah Tao dan Chanra sedang tidur?

   ”Haus,” gumam Jaehee meletakkan tasnya di atas sofa di ruang tengah, dan berjalan ke dapur. Melihat beberapa panci dan mangkuk, juga sumpit dan alat-alat memasak yang terlihat baru saja habis digunakan. ”Oh, Chanra pasti memasakkan Tao sesuatu… beruntungnya.” Gumamnya, seraya menarik terbuka lemari penyimpanan dan mengambil sebuah gelas dari dalamnya. ”Tapi kenapa sepi sekali?”

   Takut kalau dugaannya benar, bahwa Tao yang sakit sedang beristirahat, Jaehee akhirnya berjalan perlahan-lahan, takut membangunkan dua orang itu, menuju kamar ya ia tahu ditempati oleh Tao. Dibukanya pintu itu perlahan, bermaksud untuk hanya melongokkan kepalanya ke dalam, ketika pemandangan di hadapannya justru membuatnya tercengang.

   Mulutnya tidak bisa tertutup.

   Park Chanra sedang bertolak pinggang, ”…kan sudah kubilang. Gege yang rugi kalau tidak ikut comeback…” tapi yang membuat Jaehee kaget bukan itu! Bukan karena Chanra yang lagi-lagi menasehati Tao. Tetapi Chanra berdiri dengan polos! Po-los.

   Punggung putihnya yang polos menghadap ke arah Jaehee. Gadis itu hanya mengenakan celana dalam berwarna biru tua, dan gadis itu kemudian menunduk meraih bra-nya yang terletak di…

   Demi Tuhan, di lantai dan mengenakannya begitu saja di hadapan Huang Zitao yang polos! Tanpa atasan, dan bawahan yang entahlah dipakai atau tidak karena setengah tubuhnya masih tertutup oleh selimut. Astaga… Oh Jaehee, apa yang sedang kau saksikan?

   ”J-j-j…jaehee… noona?”

   Jaehee baru sadar bahwa saat tadi Chanra menunduk untuk mengambil pakaian dalamnya, dirinya terekspos oleh Tao yang duduk di atas ranjang. Dan kini Tao tengah terbata-bata menyadari kehadirannya.

   Chanra menolehkan wajahnya, dan matanya dipenuhi horror saat mendapati bahwa Jaehee menangkap basah affair yang ia lakukan dengan Tao. ”EONNIE!” jeritnya dengan dua tangan berusaha menutupi tubuhnya.

   Menelan ludahnya, Jaehee menutup pintu kamar tersebut rapat-rapat. Dan bersandar di daun pintu tersebut. Satu tangan mencengkram jantungnya yang berdetak hebat,

   ”Astaga… astaga… astaga… apa yang kusaksikan barusan?? Babo! Seharusnya ketuk pintu dahulu! Hueeee….” Jaehee menepuk dahinya sendiri dan menutupi kedua wajahnya yang mungkin sudah semerah warna celana dalam Superman. ”Eotokhe… aku pulang saja!” cepat-cepat Jaehee meraih tasnya, dan baru saja ia mau menuju pintu depan saat sebuah tangan merenggut lengannya dengan paksa.

   ”Eonnie! Eonnie jangan pulang dulu, jebal jebal jebal…” Chanra menarik Jaehee kembali ke dalam. Astaga, bahkan Jaehee tidak bisa melihat kedua mata Chanra. Gadis itu hanya mengenakan dalaman putih tipis, dan celana dalam. Serta Tao yang terseret-seret ikut keluar dari kamar, mengenakan celana pendek, dan kaus hitam.

   Keduanya menatap Jaehee dengan penuh permohonan. Seperti Candy!

   ”Eonnie, jebal… jangan bilang-bilang yang lain ya~” Chanra menggosokkan kedua tangannya, memohon setelah mendudukkan Jaehee di sofa, sementara ia berlutut di lantai.

   Tao juga mengikuti kekasihnya, tanpa berlutut, tentunya. ”Noona, jebal… jangan bilang Hyungdeul, apalagi Chanyeol Hyung~”

   Menghela napas, pasrah. Karena tidak mau membahas lebih lanjut aktivitas yang kedua insan ini lakukan. Jaehee terpaksa mengangguk. ”Aku tidak akan buka mulut. Aku tidak akan buka mulut.”

   ”Gomawo, Eonnie~” ”Gomawo, Noona~”

   Ponselnya berdering lagi sebelum Jaehee sempat menjawab dua orang di hadapannya itu. Yang membuat kaget, Hajin, ibu Hana lah yang menghubunginya. Mau tak mau Jaehee buru-buru mengangkatnya.

   ”Yeoboseyo, Eommoni…”

   ”Jaehee-ya? Syukurlah, kau mau mengangkat telepon Eomma… Nak, kau bisa tolong Eomma? Jiho sudah satu minggu ini sakit. Kau mau kan datang kesini… Eomma tidak bisa menjaganya malam ini karena sudah ada janji dengan rekan bisnis Eomma di Busan. Hana sedang sibuk ujian… Minkyu ada panggilan kerja… Eomma tidak tahu harus minta tolong siapa lagi. Keadaan Jiho cukup parah, Jiho tidak mau makan sejak kemarin…”

   Hati Jaehee mencelos. ”Ah…”

   ”Apa kau bisa? Tak apa kalau kau tidak bisa, Eomma akan cari orang lain…”

   ”Aku bisa, aku bisa, Eommoni. Aku kesana sekarang…” Hajin mengucapkan terima kasih, dan Jaehee buru-buru memutuskan sambungan. Ia menatap Chanra dan Tao yang memandangnya bingung. ”Aku kembali sebentar lagi. Kalau Joonmyun datang bilang aku keluar sebentar, oke?”

   ”Eonnie mau kemana?”

   Tapi Jaehee tidak menjawabnya dan keluar dari apartemen secepat yang ia bisa. Bukan karena ia mau cepat-cepat melihat keadaan Jiho. Lebih cepat urusan ini selesai, lebih cepat ia kembali pada Joonmyun!

-Keutt-

Next di protect… dan ekstra galau… just saying~

Advertisements

42 thoughts on “.:JunHee Veiled:. Second Base Relationship

  1. Lisa says:

    Yahh kak yahh knapa ibunya hana mesti nekfon jaehee sih? Yahh pasyi nanti bakal ribut dah ribut banget deh pasti:” dan demiii ahhh chanre sama tao antimainstrem banget mainnya ahh kaco parah hahaha
    Jadi kak? Nanti kalo junmen marah jaehee ketempat jiho gimanaa? Yahh jangan bikin mereka ribut lagi kaka hueee:””” ditunggu lanjutannya kak. Semangaaaaattttt
    Oiaa kalopun galau nanti ada sweet momentnya ya kak:3

  2. Kauramints says:

    Ohhhh jadi Jaehee berubah karena dia dicium sama Jiho waktu itu
    Kukira Junmen udah tau soal insiden itu
    Ada baiknya Jaehee cerita aja udah ke Junmen, mungkin Junmen bakal marah tapi lbh baik marah sekarang.. kalo makin lama ceritanya bisa makin emosi oppa satu ini

    Cepatlah kembali sweet dengan skinship kalian yang menggila ya JunHee :’)
    Kangen sweet moment dan skinship kalian
    Chapt ini aja udah bikin baper banget, apalagi pas Jaehee ngeiyain buat jagain Jiho.. adduuhhhhhh apa kata Junmen kalo tau nanti~
    Gemes, bete tapi mau gimana lagi juga
    Yang minta ibunya langsung sih 😥
    Ditunggu next chaptnya ya~
    xoxo

  3. Prihartini Khoirun Nissa says:

    Demi apapun baca yang ini pas awalnya sih okelah menikmati, pas partnya chanra, sempet berenti dan ngmbil napa buat baca lanjut lagi yatuhannn, park chanra bagaimana jiga chanyeol tau huweee apa yang akan terjadi. Jaehee eonni harus menyelesaikan masalahnya dengan jino cepat, biar kembali kayak jang dulu. Ditunggu kelanjutnyya.
    Oh ya eonni di twitter jarang on atau gimana ya soalnya kalo aku minta password suka lama gitu, apa mention aku ketutupan sama mention yang baru yaa?

    Xoxo

  4. adindacynthia says:

    Yah, kenapa mau diibikin galau lagi kak?
    Tapi sebenernya kalo Suho tau Jaehee dicium Jiho pasti Suho marahnya ke Jiho lan bukan ke Jaehee..
    Tapi semoga urusan mereka cepet kelar, biar Junhee bisa mesra lagi..
    Chanra-Tao astaga -_-

  5. Dana says:

    TAORA OEMJIIIIII MALU BANGET SUMPAH KETAUAN GITU 😂😂😂
    Duhhh jaehee aaaaaaa tidaaak jangan ke jiho ntar depresi lagi 😦
    Semoga cepetan clear deh masalahnya sama jiho terus jiho nyerah, dan semoga sama joonmyun baik2 aja abis ini aaaaaa balik jadi sweet couple lagi dongggg huhu

  6. baekmyeons says:

    Oh jadi ini yg bikin jaehee sikapnya beda ke junmyeon gara2 cam kiss wktu itu..
    Yahh jangan dibuat galau dong kak, dan emg kayakny jaehee harus jujur sma junmyeon oppa, ya walaupun junmyeon pasti marah tp marahnya gak akan ke jaehee, pasti ke jiho…
    Dih ibunya hanna pke nelepon jaehee mnta temenin jiho yg sakit, itu modus jiho buat ketemu jaehee
    Omo Tao-Chanra 😱

  7. winnurma says:

    ah gemes napa hajin mesti nelfon jaehee
    masalah lagi masalah lagi eonni hobi bgt bikin orang gregetan hihhhhh
    jaehee cerita aja ke junmyoon napa ah gemes sama mereka pokokknya masalahnya kudu cepat selesai ya eon.hehehe
    ampun demi apa pas baca bagiannya tao chanra mangap dan sempet berhenti baca maigat mereka tuh ya wkwkwk
    fighting eonni

  8. ciciliastfni says:

    Jaehee keliatan bgt lah berubah ke joonmyun nya. Cepet selesai lah masalahnya jaehee biar cepet kaya dulu lg sama joonmyun. Yaahhh itu ngapain minta jaehee ngerawat jiho? Semoga ga jd masalah

  9. heeryaa says:

    Chanra sama zitao…….. *salah fokus* haha
    mereka kegep T____T

    jiho sakit jaehee yang bakal rawat ya? jangan jangan nanti joonmyeon cemburu lagi hihihi
    bakal galau banget nih chap depan? XD XD

  10. kimkaaaaaacrush says:

    Jaehee sengaja banget menghindar bikin galau …u.u.u duuh segera kembali jadi jaehee yg dulu dong ya ya ya … kasihan papa dibikin mikir terus ttg perubahan jaehee ….
    Itu TAORA …. Aduuuuh apaan itu /tutup mata/ kkkk bisa-bisanya mereka ini …. hahaha

    Ibunya hana aduuuh kenapa sih ini pake acara telpon” segala … bakalan rumit ini kalo suho tau .. 😦
    Next chapter tetap ditunggu yaa kak nisya meski galau akut . ^^

    @deulight95 🙂

  11. bubblehun says:

    leader suho bisa dibikin agak liar sama jaehee uuu salut baru baca beberapa cerita jadi sedikit bingung tapi ceritanya keren mau baca dari awal oke lanjut ya eonn

  12. nayatiara says:

    hai chanra hai tao, kayaknya Jaehee ngiri tuh kekeke
    Jaehee apa bener-bener perlu nemuin jiho nih, takut joonmyeon salah paham 😦
    nanti kalo berantem lagi kan sedih bacanya, jangan berantem ya kalian kesayanganku 😦
    next update bakal galau berat ya…..siap siap dulu deh kalo gitu
    thank you for the hard work!!! waiting for the next one, fighting!

  13. Bubble Gum says:

    ooh jaehee berubah gara-gara insiden sama jiho, mendingan jujur aja deh kasian suho nya, ntar kalo tau belakangan pasti lebih marah.
    ya ampun tao-chanra, ini couple emang paling maju diantara semua couple #geleng-geleng kepala
    haduhh itu eomma hana malah minta jaehee jagain jiho, bisa ribet urusannya. oke yg terbaik untuk couple ini aja deh

  14. blackangel (lollicino) says:

    WTF TAORA 😱😱😱😱 OEMJI JAEHEE KAMU LIAT APA BARUSAN PARAH YA TAORA😱😱😱
    Wth sekali lah hari ini sedang hari ekhmekhm mungkin(?) *kemudian ditimpuk*
    Kasihan suho belum dapat asupan vitamin c sejak white day ckckckck, penasaran sama kelanjutan ketika jaehee mendatangi jiho.. Sesedih apakah ceritanya
    Im waiting for that! Hehehe love it

  15. LeeDaeShi says:

    Mungkin tingkat kemesuman suho memang naik ditambah dia udh terbiasa skinship sama jaehee. Perempuan memang susah kalo udh masuk ke ranah perasaan, logikanya aja ya cuma dicium sekali apalah artinya dengan apa yg udh dilakuin jaehee sama suho kan yaaa. Tp lagi2, perempuan sensitif kalo udh main perasaan apalagi ini dia smpe ngelakuin hal yg ga sesuai dgn norma yg dia percayai, kl dia dan tubuhnya hanya milik suho, tp org lain udh bkin dia ‘kotor’. Aku bs paham gimana rasa bersalahnya jaehee bkin dia segitunya ngerasa bersalah sama suho. Yg disygkan itu kenapa jaehee ga jujur aja sama suho. Sesakit apapun kejujuran, ketika kejujuran yg kita utamakan, pasti akan lebih baik drpd menimbulkan satu kebohongan, karna 1 kebohongan pasti akan diikuti sama kebohongan selanjutnya.
    Utk TaoRa, aku udh nebak nih pasti dorm sunyi senyap gt ada apa2 nya dan mmg bener kan huft. Pasangan ini masih kecil tapi udh bs ngelakuin aktivitas buat adk kecil ya -_- ckckck
    Ngezonk bgt krna ketauan sama jaehee. Utg jaehee, gimana kl ketauan sama hana atau chaerin. Bs meledaaaaak lol tp itu pula yg aku suka dr taora. Mereka polos diluar tp dewasa didalam lol
    Endingnya itu erghhhhh, maunya jiho enyah aja secepatnya dari junhee. Tp bagus deh jaehee memang harus segera ketemu sama jiho biar cepet selesai. Good luck jaehee!

  16. rinhorinhae says:

    ASTAGAAAAA CHANRAAA TAO >< *speechless
    duh jaehee knp nrima tawaran buat nememin jihoooooo . makin parahhh nih ntarr.
    akkkkk kak nisyaaaa akunya jd galauuuu sndri gini wkwkkwwk

  17. ohsandal says:

    ngeliat tao dan chanra disaat hubungan joon dan jaehee lagi puasa skinship jadi kasihan haha sebel jiho kiss efeknya pajang banget dan yang paling rugi itu suho /pukpuk/ dan jaehee bisanya nolak joom padahal udah dapat tawaran dan godaan gratis lol galau lagi part depan? ggpapa asalkan semua masalah ini beneran selesai. makasih udah update

  18. FAWN says:

    Kesian Junmyeon gak dapat asupan vit.C
    Kalo Jaehee gak kasih udah sama aku aj :’) /ditendang kak neez/

    Ujung-ujungnya dia lagi —_—
    Masih banyak cewe lain kenapa nesti Junhee yang ditelpon? Hello Ahjumma ~
    Kesel akut nih sama endingnya.
    Good job kak udah bikin aku pen banting hape ke muka Jiho (kalo ketemu).

    YAHALSLSJKALDJALLAJHSLAL
    TAORA ASTAGA TAORA ASTAGA 10000X
    Tidaaaaaaaaaak!! Fix mata Junhee gak polos lagi.

  19. Hyena says:

    Ahh suhoku makin lama makin mesum ya. Hahaha sabar aj mas suho entar berubah kok jaehee nya.
    Jiho tuh nyebelin bgt sih. Pengen tak pukul2 deh

  20. hyunnie says:

    Aiguuuuuu pas baca adegan chanra sama zitao *geleng”*
    Mata zaehee sudah ternodaiiiii kyaaaaaaaa bagaimana iniii ???? Kkkkkk
    Jiho kok nyebelin yaaaa , tunggu hana selesei aja kek atau siapa gitu -_____-
    Lagian jiho udah gedeee :3 mandiri lagi sakit kan bisa kaliii xoxoxo😐

    Kasian abang suho , jaeheenya jadi berubah 😟
    Yaaaa pacar mana yang ngga curiga kalau tiba tiba pacarnya jadi berubah sikapnya kkkkk yang tadinya suka memulai lebih dulu sekarang bahkan kaya yang enggak *poorjunappa* 😢

  21. hyunnie says:

    Aiguuuuuu pas baca adegan chanra sama zitao *geleng”*
    Mata zaehee sudah ternodaiiiii kyaaaaaaaa bagaimana iniii ???? Kkkkkk
    Jiho kok nyebelin yaaaa , tunggu hana selesei aja kek atau siapa gitu -_____-
    Lagian jiho udah gedeee :3 mandiri lagi sakit kan bisa kaliii xoxoxo😐

    Kasian abang suho , jaeheenya jadi berubah 😟
    Yaaaa pacar mana yang ngga curiga kalau tiba tiba pacarnya jadi berubah sikapnya kkkkk yang tadinya suka memulai lebih dulu sekarang bahkan kaya yang enggan *poorjunappa* 😢

  22. Tari0993 says:

    O.M.G papa makin makin yaaaaa haha

    Itu part taora kenapa begitu?? Kenapa?? Kasian mata jaehee jd ternodai :,( hahaha

    Huhh jiho minta di unyel unyel nihhh

  23. tanianatashia says:

    Aduh jiho kenapa lagi tuuuuh? Kenapa jadi jaehee eonni yang disuruh jagain? Gimana kalo suho tau? Ckck, dan….bener tuh suho kenapa makin ari makin mesum begitu coba ckck kelakuan nya yah emang

  24. kjmlady says:

    aku salah baca, malah baca yg give up duluan.. pantes kaya ada yg kelewat gitu..

    itu junmyeon kasian bgt kaya yg gadapet jatah dr istri wakakak

    apaan mau vitamin c? sini aku beliin vitacimin di apotek deket rumah-_- kebanyakan modus nig org lama2 ckck

    dan itu… yg tao-chanra.. huaaa lagi sakit juga yaampun, pantes pas baca di give up chanra aneh pas di tanyain junmyeon wkwkwk

  25. cloudy cho says:

    Idiiiihhh Jaehee dapat jackpot liat chandra sm tao. Huahhahaa.. astagaa mereka berdua hayo habis ngapain?? 😄
    Jaehee knp blm cerita sm Joonmyun?? Knp ga ngaku aja? Complicatednya hmm.. dan Jiho yg pake sakit segala.. aduh k’, jangan galau” dong ceritanya. Kan nyesekk hikss.. penasaran sm seri berikutnya

  26. Dee says:

    lah terus sekarang jaehee mau nemuin jiho? aduh jiho kok masih ada aja sih, annoying banget ah beteq, udh ah gamau focus ke tao chanra gilak mereka wkqk

  27. handayaniwidya0 says:

    oooo baru ngeh… ternyata jaehee ga mau poppo karena “itu”… wajar aja sih.. dan ternyata juga junmyeon belum tahu tho… heleh2.. siap2 aja nih jiho pasang tameng ntar kalo junmyeon tahu brabe nih. itu yang terakhir ibunya hana ngapain lagi hadeeeh…cusss lannjooot baca.

  28. Wulan says:

    Aduh itu tao ma chanra ngapain coba..ya ampun…pasti jaehee g enak bgt ngeliat y..hahhahah…
    Kaya y jaehee ma ngeberesin masalah ma jiho y biar g ngerasa salah lg..

  29. minna says:

    wkwkwkwk,,gtu juga jaeheeny kagak ketuk pintu😂😂
    iiih knap jaehe mw jg d suru pergi nungguin jiho??😞😞
    jaehee blm cerita k joonmyeon,,huhuhu galau galau dah yee,,

Leave a Reply to kjmlady Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s