. : JunHee Veiled : . Anywhere

junhee

Title : Anywhere

Author : N e e z ^ ^ (@suhofocus)

Genre : JunHee Universe, Romance,

Length : Ficlet

Rate : PG15

Cast :

  • Kim Junmyeon / Suho (EXO)
  • Oh Jaehee (OC) kindly read Oh Jaehee profile before you read this fiction as introduction ^^

SBS Inki…gayo!”

   ”Oke, cut!”

   Kwanghee, Lee Yoobi, Baekhyun, dan Suho menghela napas lega, setelah pengambilan gambar terakhir selesai di rekam. Hanya tinggal satu kali tampil lagi, bagian penutup acara musik yang bertempatan di stasiun televisi SBS. Sebetulnya tubuh Suho dan Baekhyun sudah merasa lelah dengan aktivitas tiada henti sepanjang minggu ini, namun ada liburan Chuseok selama dua hari yang merupakan kesempatan yang langka bagi mereka.

   ”Masih ada setengah jam lagi sebelum pengambilan gambar closing, kalian beristirahat saja dulu.” Ucap PD SBS Inkigayo.

   Mengikuti Kwanghee dan Lee Yoobi, Suho dan Baekhyun berjalan keluar dari studio menuju kamar ganti yang diperuntukan khusus bagi MC. Dalam perjalanan kesana, Baekhyun memperhatikan Suho yang nampak gelisah sambil terus mengutak-atik ponselnya. Kalau diperhatikan, sejak semalam, leader EXO ini sudah gelisah.

   ”Ada apa, Hyung?” tanya Baekhyun, akhirnya mengutarakan rasa penasarannya juga. ”Dari semalam cemas sekali kelihatannya…”

   Suho tersenyum tipis menanggapi pertanyaannya, namun tidak mengalihkan perhatiannya dari layar tipis Samsung Galaxy S5 hitamnya, sambil menjawab singkat, ”Jaehee tidak membalas pesan.”

   ”Oh, benarkah? Bukankah dia bersama kita? Maksudku, naik pesawat yang sama?” tanya Baekhyun lagi.

   ”Itulah, tapi tadi begitu turun aku sama sekali tidak melihatnya,”

   ”Hmm… kurasa tadi aku dengar Sehun bilang dia sempat lihat Jaehee Noona, karena katanya temannya ada yang lucu,” Baekhyun memutar matanya, mengingat reaksi dari jiwa muda maknae EXO tersebut. ”Tapi aku memang tidak melihatnya juga sih, Hyung.”

   Suho menyimpan ponselnya kembali, berusaha berpikir positif bahwa kekasihnya mungkin sedang sibuk, karena Chuseok. Dan orangtua Jaehee kan ingin bertemu dengan putrinya itu, mungkin saja Jaehee tengah terjebak dalam acara keluarga yang tidak memungkinkannya untuk membalas pesan.

Gwenchana, dia pasti menghubungimu, Hyung…” Baekhyun menepuk bahu Suho main-main. ”Apalagi sekarang sepertinya kalian tidak bisa menghabiskan waktu tanpa satu sama lain,” mata Baekhyun berkilat jail, sebelum Suho menjitak kepalanya main-main.

   Dan satu jam kemudian, setelah siaran langsung Inkigayo spesial Chuseok itu benar-benar berakhir, Suho mengganti pakaiannya bersama Baekhyun masih dengan wajah muram. Tadi, tepat setelah rekaman berakhir, tanpa bisa menahan dirinya lebih jauh, Suho buru-buru memeriksa ponselnya, berharap Jaehee membalas pesan atau teleponnya. Tapi, nihil.

   Yang ada malah Tao dan Sehun yang memberitahunya bahwa mereka sudah di depan gedung SBS untuk membawanya langsung ke bandara untuk terbang berlibur bersama mereka.

   ”Hai, Hyung~”

   ”Hyung… wassap!”

   Suho hanya tersenyum kecut, terkekeh menanggapi sapaan kedua maknae EXO tersebut dan duduk di kursi tengah van yang akan membawa mereka ke bandara, sementara Baekhyun akan diantar ke rumah kedua orangtuanya untuk menghabiskan liburan Chuseok selama tiga hari ke depan.

   ”Jadi, liburan ini untuk kita refreshing… semoga setelahnya kita segar, dan bisa menutup The Lost Planet Tour dengan indah.” Tao menggosok-gosokkan tangannya dengan bersemangat.

   Sehun menarik alisnya tinggi, ”Oh?”

   ”Hanya kau yang paling semangat di liburan ini, Tao-ya,” gumam Suho.

   ”Benar, benar…” Sehun menggumam setuju. ”Seingatku, tujuan liburan kita ke Hainan ini bukan untuk rekreasi, melainkan aku dan Suho Hyung dipaksa untuk menemani kau dan Chanra kencan.”

   Tao mengibas-ngibaskan tangannya, ”Sudahlah, jangan bahas dengan sudut pandang seperti itu. Kalian tahu, kan? Sambil menyelam, minum air… dan inilah yang kita lakukan. Kita berlibur, dan jadi segar…”

   ”Dan pacaran.” Tambahan Sehun.

   ”Ya! Bukan begitu…”

   ”Kau memintaku dan Suho Hyung untuk menemanimu kencan, atau seolah-olah kita bertiga liburan, dan kau sebetulnya mau pacaran tapi supaya tidak ketahuan, makanya kau membuat keadaan seolah-olah sebenarnya yang berlibur itu kita bertiga.”

   Suho terkekeh melihat wajah Tao yang sebal, dengan mulut setengah ternganga menatap Sehun. Sementara Sehun nyengir tak bersalah. Kalau ini dibiarkan mereka bisa perang hingga tiba di Hainan.

   ”Sudahlah, toh kita juga bisa menikmati, kan?” ucap Suho pada Sehun dengan sorot mata menegur, disertai senyum lembutnya.

   Tao memeletkan lidahnya, yang dibalas oleh Sehun.

   ”Lagipula mereka sedang honeymoon phase,” komentar Suho lagi, menyenggol bahu Tao main-main. ”Asal jangan honeymoon betulan ya, aku belum mau punya keponakan.”

   ”HYUNG!”

   Dan suara tawa Sehun adalah suara yang terdengar di sepanjang perjalanan menuju bandara.

   Gimpo, seperti biasa selalu ramai jika ada idol yang berlalu lalang, meski untuk kepentingan pribadi, dan bukan untuk aktivitas grup. Selama tidak mengintervensi privasi mereka, Suho harap. Berdiri berdampingan dengan Sehun dan Tao di pintu bagasi, Suho melihat Tao sedikit cemas karena Chanra tidak mungkin mendekat pada mereka, melihat betapa banyaknya fans yang datang mengantar mereka, sementara Chanra sendirian, tidak ada yang menemaninya di bandara ini. Sebentar-sebentar Tao melirik ponselnya, sigap jika Chanra memerlukannya.

   ”Hyung tidak telepon… ehem, Noona?” bisik Sehun, takut ada yang mendengar pembicaraan mereka.

   Suho pun memperhatikan keadaan sekitar, sebelum menjawab dengan nada rendah, ”Nanti saja di dalam, lebih cepat kita ke ruang tunggu lebih baik.”

   ”Sudah selesai, terima kasih.” Kata petugas yang menunggu di konter bagasi.

   ”Terima kasih banyak.” Sehun membungkuk, kemudian membawa Tao dan Suho buru-buru masuk ke dalam ruang tunggu. ”Kau bisa hubungi Chanra suruh cepat masuk juga.” Desisnya pada telinga Tao, yang buru-buru menekan layar ponselnya mengirimkan pesan untuk Chanra.

   Ruang ganti VIP tidak terlalu penuh tentunya, dan lebih terasa privasinya. Tidak sia-sia mereka membeli tiket sedikit lebih mahal, demi ya… privasi. Karena isinya rata-rata bisnismen atau pejabat yang tentunya tidak mau terganggu juga dengan kebisingan.

   Akhirnya Chanra berhasil masuk ruang tunggu, dengan penampilan kasual, yang tidak terlalu menarik perhatian, ia dan Tao berhasil duduk bersebelahan dan mengobrol tanpa perlu takut diketahui penggemar. Sementara Sehun memilih bermain game di ponsel, Suho kembali memerika ponselnya juga untuk memeriksa apakah kekasihnya membalas pesannya.

   Dan sekali lagi nihil, Suho melempar tubuhnya ke belakang dan meletakkan tangannya di atas matanya, frustasi. Gesturnya yang mendadak, dan sedikit keras tersebut membuat tiga orang pendampingnya menoleh cepat.

   ”Kenapa?” didengarnya, Chanra bertanya khawatir pada Tao.

   Tao menyahut, ”Tidak tahu.”

   ”Paling Noona,” sahut Sehun.

   Chanra menyentuh bahu Suho pelan, bertanya tak kalah pelannya, ”Oppa, kau tak apa-apa?”

   Suho melepaskan lengannya, mengatur napasnya. ”Gwenchana,”

   ”Ada apa sih, Hyung?” tanya Sehun heran.

   Suho kembali menegakkan dirinya pada sofa, ”Ani, Jaehee tidak bisa dihubungi sejak semalam. Ra-ya, kau kan semalam satu seat dengan Jaehee, kan? Jaehee tidak bilang apa-apa?”

   Chanra menggeleng. ”Ani, Oppa… Jaehee Eonnie tidak bilang apa-apa, semalam di pesawat kami langsung tidur.”

   ”Begitu tiba di Seoul, Jaehee bilang dia mau kemana?”

   ”Tidak ada, Eonnie hanya mengucapkan selamat berlibur ke Hainan, jaga diri baik-baik…”

   ”Oh?” Sehun memekik kaget. ”Tidak Noona banget bicara begitu…”

   ”Dan titip Oppa padaku…” Chanra meneruskan. ”Dia juga bilang maaf karena tidak bisa ikut berlibur…”

   Tao menatap Hyungnya khawatir, ”Memang Noona tidak menghubungi Hyung sama sekali?”

   ”Tidak sejak berpisah di bandara Jakarta,” jawab Suho.

   ”Telepon tidak diangkat?” tanya Chanra.

   Suho menggeleng lagi.

   ”Coba hubungi lagi, Hyung… mungkin Jaehee Noona memang sibuk, namanya juga sedang Chuseok,” saran Sehun.

   ”Iya, Jaehee memang bilang kalau dia mau bertemu orangtuanya… tapi, entahlah… aku hanya merasa ada yang aneh saja, tidak biasanya ia tidak membalas pesan dan teleponku.”

   Chanra dan Tao bertukar pandang.

   ”Mungkin karena sedang bersama orangtuanya, Hyung.”

   ”Ya, mungkin…”

*           *           *

Hainan

Minggu 7 September 2014

01.30 HST

”Aku mau langsung tidur,” Sehun merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur di kamar resort yang mereka sewa untuk beberapa hari ke depan. Tidak usah ditanya dimana Tao dan Chanra akan tidur, karena Sehun dan Suho harus berbagi kamar lagi malam ini.

   Suho ingin sekali ikut Sehun untuk langsung merebahkan dirinya di atas kasur putih empuk itu, tapi apa daya, rasa cemas lebih besar menguasai dirinya untuk saat ini. Maka dengan sisa-sisa harapan yang masih ada pada dirinya, Suho mengeluarkan ponselnya kembali, dan menekan speed dial untuk Jaehee.

   Tuut.

”Halo, ini Jaehee… saat ini saya sedang tidak bisa menjawab pesanmu, silakan tinggalkan pesan setelah nada, dan saya akan langsung kembali menghubungimu setelah menerima pesan ini. Gomawo…”

   Suho menggigit bibirnya, cemas. ”Ponselnya tidak aktif sekarang…”

*           *           *

Gangnam District

22nd Jangmi Ave

02.30 KST

Jaehee menelan ludahnya kuat-kuat menatap kosong ke depan kamarnya. Menatap lurus ponselnya, yang sudah mulai memberikan peringatan bahwa tenaganya sudah mulai melemah, hingga akhirnya benar-benar memberi peringatan terakhir, dan ponsel itu benar-benar mati.

   Jaehee mengedip pelan, ingat sebuah penggalan kalimat dari lirik Red, lagu milik Taylor Swift. Loving him is like trying to change your mind, once you’re already flying through the free fall..

   Dan mendadak, lagu Red itu terasa tepat baginya.

   Kenangan ketika pertama kali ia bertemu dengan Joonmyun mendadak menyeruak kembali pada ingatannya. Ketertarikan yang tak terelakan, dan pengakuan cinta Joonmyun yang seolah terburu-buru, tapi toh akhirnya membawa mereka dimana mereka berdiri sekarang.

   Hubungan yang dimulai oleh kerikil-kerikil kecil, hingga akhirnya berjalan mulus, semulus jalan tol, tanpa kerikil. Toh akhirnya harus berakhir seperti ini juga. Jaehee terbatuk lagi.

   Sudah berapa lama ia tidak minum?

   Dan perutnya bernyanyi.

   Sudah berapa lama sejak ia tidak makan?

   Air mata mulai bergumpal pada kedua matanya, merembes turun pada dua pipinya. Ia menolak mengalah, namun kini terasa bodoh. Ia harus bertahan, atau dia benar-benar kalah, dan hilanglah Joonmyun untuk selama-lamanya.

   Jaehee terbatuk lagi.

   ”Nona Muda…” bisik seorang pelayan wanita dari balik pintu, suara itu hendak menangis, karena tidak tega. ”Nona Muda tetap tidak mau makan? Nona Muda nanti sakit…”

   Jaehee terbatuk lagi. ”Tidak!” sahutnya.

   ”Atau minum, Nona…”

   ”Tidak! Ponselku atau aku tetap tidak mau makan dan minum!”

   ”Tapi Tuan dan Nyonya tidak mengizinkan…”

   ”Kalau begitu aku tidak mau makan dan minum!”

   ”Tapi, nanti Nona sakit…”

   ”Lalu? Mereka juga tidak akan ada di rumah kan kalau aku sakit?!” sahut Jaehee keras.

   Pelayan itu membungkuk.

   ”Ponselku!”

   ”Maafkan saya, Nona Jaehee, tidak bisa…”

   ”Izinkan aku mengirimkan satu pesan saja!”

   ”Tidak bisa, Nona, ini perintah Ayah dan Ibu Nona…”

   ”Kalau begitu aku tetap tidak mau makan dan minum… uhuk!”

   ”NONA!!! NONA JAEHEE!!!”

*           *           *

BRAK!
Suho terbangun, terengah-engah, sementara Sehun disampingnya geragapan mencari-cari kesekelilingnya. Begitu didapatinya Suho terengah-engah di sampingnya, Sehun menghela napas lega.

   ”Kukira ada apa… Hyung, kau tak apa-apa, kau mimpi buruk?”

   Suho menggosok matanya pelan, dan menarik rambutnya ke belakang dengan jari-jari tangannya, berusaha mengatur napasnya. ”Gwenchana… hanya… mimpi buruk…”

   ”Mimpi buruk? Sejak kapan Hyung bisa mimpi buruk?”

   ”Molla… Jaehee…”

   ”Ya ampun, Hyung. Kau cuma terlalu khawatir karena Noona tidak membalas pesanmu, sampai terbawa mimpi seperti itu… tenanglah, Noona pasti nanti membalas pesanmu.” Kata Sehun khawatir. ”Hyung tidur lagi, kau perlu istirahat, ayo Hyung.”

   Suho mengangguk dan merebahkan tubuhnya kembali. Sehun langsung tidur lagi, tapi tidak dengannya. Ia mendengar Jaehee memanggil namanya, seolah mau memberitahunya sesuatu. Tapi tidak bisa… dan perasaannya jadi tidak karuan! Ini hanya bunga tidur… atau firasat?

– END –

Advertisements

37 thoughts on “. : JunHee Veiled : . Anywhere

  1. elsacessara says:

    Kenapa endingnya gantung eon?!!! >< itu jaehee nya kenapa gak mau makan eon? Asli penasaran ini mah u,u buruan dilanjut ya eon

  2. Lisa says:

    Ini knapa ginikak? Knapa segininya galau? Huaaa… Ngga bolwh pisah pokonya ngga boleh galau:’ ditunggu masalah yang sebenernya keluarnya hihi, dan panjangan lagi ya kak hihi

  3. hyena lee says:

    Eon knapa ending nya kaya gini? Jaehee knapa? Dikurung sama orang tuanya kah? Disuruh putus sama suho oppa? Jadi galau niih eoon. Padahal aku kira lanjutan dari hongkong datenya.. gpp deh uda bersyukur kalo eonni uda update. Hehehe. Ditunggu nextnya ya eon

  4. it'sme Min2 says:

    Jaehee “disekap” gitu ama ortunya !!!! Ngga d’setujui hub mrk what the ckckckkk granpa cepet tlng jaehee sono

  5. galakto.galuh.gal says:

    kaaaaaakkk~~~~
    ini kakak ngambek ya sama papa Kim?? gara-gara rambut gak blonde lagi. ini kok pendeeek bangeet. T.T

    ~jiwaterbang~

    Jaehye sakit. dia ngambek gara-gara nggak boleh main hape lagi ya. gara-gara kebanyakan ngurus EXO. gara-gara kuliah terbengkalai. Gara-gara papa Kim rambutnya gak blonde lagii. /di tabok Suho/

    kasian Kak, Jaehyenya. kependekan kak serius. Ini pesek banget. sepesek hidung Kai /ini dari tadi ngajak ribut/

    ya uda kakak. cepetan di lanjutin yaa

    XOXO

    Gal

  6. galakto.galuh.gal says:

    kaaaaaakkk~~~~
    ini kakak ngambek ya sama papa Kim?? gara-gara rambut gak blonde lagi. ini kok pendeeek bangeet. T.T

    ~jiwaterbang~

    Jaehye sakit. dia ngambek gara-gara nggak boleh main hape lagi ya. gara-gara kebanyakan ngurus EXO. gara-gara kuliah terbengkalai. Gara-gara papa Kim rambutnya gak blonde lagii. /di tabok Suho/

    kasian Kak, Jaehyenya. kependekan kak serius. Ini pesek banget. sepesek hidung Kai /ini dari tadi ngajak ribut/

    ya uda kakak. cepetan di lanjutin yaa

    oya lupa mau bilang.
    ke suho : ciyee yang ada ikatan batin sama pacarnya. uhuuk!!

    XOXO

    Gal

  7. shantyjung says:

    ini pasangan berdua kenapa?? 😮 aaa…. penasaran… ada yg tdk beres kyknya…. 😮 ditunggu lanjutannya 🙂

  8. kaiminran~ says:

    eonniii….
    kependekan ceritanyaaaaaaaa…

    ending nya gantung gitu,, semiga mereka berdua bisa ketemu lagi.. percaya dengan adanya kekuatan cinta..**hehehehehe

    semangat eonniiiii…

  9. ohsandal says:

    sekarang suka telat tau kalau udah ada updatetan baru ;___;
    ini kenapa jadi galau gini? terus itu jaehee kenapa mogok makan dan minum?
    aduh suho balik kerambut hitam makin ganteng tapi jadi inget video di ig donghae ahhahha x’D Date HK update dong, penasaran. thank udah di update nisya^^

  10. Daeshi Lee says:

    Tao sama Chanra modus ya berarti pas liburan kemaren lol
    Kasian bgt ya Junmen galau gitu. Lagi manis2nya eh mendadak Jaehee hilang ga ada kabar -____-
    Sebenernya masih agak bingung, partnya Jaehee itu memang beneran apa mimpi buruknya Junmen ?
    Aku bingung 😢😢😢
    Tapi mau itu mimpi buruk atau nyata, feel galaunya dapet bgt 😢😢😢

  11. nayatiara says:

    duh duh duuuh modusnya tao sama chanra yaa :’)
    kasian tuh yang 2 suruh nemenin orang pacaran kekeke
    and whats going on with Jaehee family? it doesnt seem like they’re in the good terms
    well, hope for the best for both, going to read the next one kekeke

  12. kjmlady says:

    ini kayaknya orgtua nya jaehee marah gara” kuliah nya agak terbengkalai ya?
    yah gimana dong junmyeon smp khawatir kaya gitu… mana jaehee ga bisa ngasih kabar
    saking pengen ngasih kabar sampe ga mau makan, pingsan pula. aduh jaehee…

  13. sy_sagita says:

    Kasian junmyeon khawatir bngt ma jaehee,,mreka berlibur ber4,,coba ad jaehee,,ap jaehee disekap drmahnya ya sma ortunya,,knp handphone.nya pke disita jg,,pke dy gg mkan minum..ad salah ap sihh?????pnasaran??..junhee kontak batin,,disaat ad sesuatu yg bruk dng jaehee,suho bisa mrasakannya,,smoga jaehee gg knp2,,junmyeonie,,tlongin jaehee,,

  14. dyorawr12 says:

    okay galau series…. gimana junmen enggak uring-ruingan si pacar ngga ada kabar sebentar aja galau apalagi ini lama wkwkwk jaehee jangan kenapa2 doong 😦 kalo jaehee ikut junmen nih yg bisa2 honeymoon betulan emg member pda pingin jd om cepet2 juga apa duh junmen junmen wkwkwk

  15. yaengg says:

    Huaa pengen bilang banget ke joonmyun kalo ini beneran:( terus hubungan mereka kedepannya gimana dong? Kasian banget:( emang nggak dibolehin sama joonmyun ya? Chuseok yang buruk deh buat jaehee:( bahagia bangeg ya tao sama chanra wkwkwk

  16. Junmyunni says:

    Masternim memang hoolang kaya, wkwkwwk
    Btw, bisa ngerasa banget si suho, duh jodoh kali yaaaaaa, tapi aku masih gabtrima kalo ini nyata, hahahahahahha yaah gmana yaaaaaaaa

  17. ynii07 says:

    joonmyeon mau liburan ya,, tapi jaehee gak bisa dihubungi. orang tuanya gitu bgt sih, ngekang jaehee. semoga baik-baik aja hubungan mereka.

Leave a Reply to Lisa Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s