.:JunHee Veiled:. Reason

BoAhyzUCUAAY7it

Title : Reason

Author : N e e z ^ ^

Length : Oneshot

Genre : JunHee Veiled, Romance, Sad

Rate : PG

Cast :

  • Kim Junmyeon / Suho (EXO)
  • Oh Jaehee (OC) kindly read Oh Jaehee profile before you read this fiction as introduction ^^

 

Because if swords stabs on you, it will bleed on me

Oh Jaehee

Tik tok tik tok tik tok.

   Jaehee duduk di hadapan layar datar komputernya. Komputer berwarna putih itu tengah menampilkan gambar-gambar yang Jaehee ambil, setelah di koreksi dan tentu saja di touch up oleh tim fansite-nya tercinta. Foto-foto itu menampilkan wajah satu orang pria saja, dan Jaehee puas oleh hasil editan Miho, selalu.

   Kembali ia melirik jam dindingnya, menghela napas dan mengecek ponselnya lagi. Ponsel putih tipis itu tak pernah bisa diam sejak tadi pagi. Sebetulnya ia sama sekali tidak ingin menggubris baik pesan maupun panggilan yang masuk, tapi tidak mungkin.

   Jaehee menghela napasnya dalam-dalam. Baru setengah jam yang lalu, Sujin dijemput kekasihnya yang mirip Ahn Jaehyun, dan untungnya, pacarnya yang ganteng itu mau juga mengantarkan Yuri pulang. Keadaan keduanya tidak baik, begitu juga Miho, hanya saja Miho tidak bisa keluar hari ini, jika ia bisa, pasti ia kabur ke rumah Jaehee juga.

   Jujur, keadaan Jaehee pun tidak baik begitu mendengar kabar pecah pagi ini dari situs Sina mengenai tuntutan Wu Yifan kepada SM Entertainment. Sebagai salah satu dari fansite terbesar EXO Member, dan khususnya member EXO M pula, jujur Jaehee kaget bukan kepalang mendengar kabar ini. Begitu pula dengan tiga anggota timnya; Miho, Sujin, dan Yuri. Sujin dan Yuri bahkan sampai ingin mabuk begitu mendengar bias kedua setelah Yixing mereka hendak hengkang.

   Dan di lain tempat, Park Chanra. Jaehee baru mengenal gadis itu secara resmi ketika Hello Fan Meeting di Jepang sebulan lalu, dan mereka baru mulai dekat. Posisi Jaehee sebagai master fansite yang dianggap pasti tahu ada apa di balik semua ini pun, membuat para kekasih member EXO yang lain berlari dan mencari ketenangan kepadanya.

   Jaehee masih ingat raut wajah kecewa Chanra, melalui skype, yang berubah menjadi tangisan begitu ia dengan jujur berkata bahwa ia belum tahu situasi sebenarnya dari teman-temannya yang merupakan fansite master-nya Kris. Jaehee menghela napas dalam-dalam, jika Chanra yang kekasihnya saja tidak tahu, apalagi dia?

   Walau sebenarnya dia mendengar…

   Jaehee menggeleng-gelengkan kepalanya, meraih ponselnya. Dua grup chatting yang ia ikuti masih membahas kasus tadi pagi. Satu grup adalah grup chattingnya dan para pacar member EXO, yang masih berusaha menenangkan Chanra. Dan satu grup lagi adalah grup berisi para fansite master, yang juga masih berusaha mencari tahu ada apa yang terjadi dibalik kasus yang menyedihkan ini.

   Ada yang bilang SM salah… track record SM yang pernah mengalami kasus ini dianggap sebagian besar fans, adalah penyebab mengapa seorang Wu Yifan hendak mundur.

   Ada pula yang bilang Wu Yifan lebih memilih berkarier solo.

   Jaehee mengusap wajahnya dengan kedua tangannya. Otak, mata, dan hatinya lelah menghadapi semua pemberitaan ini. Ditambah lagi… kekasihnya, yang merupakan leader dari EXO, umma dari EXO, dimana Kris adalah sang Appa, tidak menghubunginya sejak pagi.

   ”Is he okay?” gumam Jaehee, khawatir, benar-benar khawatir. Tak pernah Joonmyun sekalipun pernah lupa menghubunginya. Yang ada, selalu dia yang lupa menghubungi Joonmyun. Joonmyun selalu berisik menanyakan kabarnya. Chat tidak dibalas dalam tiga puluh menit, Joonmyun pasti langsung menghubunginya jika ia tak ada jadwal, atau segera setelah jadwalnya selesai, ia pasti langsung menghubungi Jaehee.

   Tapi sejak pemberitaan tadi pagi, tak ada satu pun pesan masuk untuknya dari Joonmyun. Dan untuk pertama kalinya dalam sejarah, Jaehee duluan yang mencoba menghubungin Joonmyun.

            Baby, you’re okay?

   Bahkan Jaehee yang biasanya anti dan jijik memakai sapaan Baby, kini menggunakannya. Dan ketika Joonmyun membaca tapi tidak membalasnya, Jaehee semakin khawatir. Tayangan MNET M! Countdown tadi sore cukup menjadi faktor penambah kekhawatiran Jaehee.

   Joonmyun sendirian menunggu di panggung saat battle chart bersama A Pink, dan ketika menang lalu memberikan speech, Joonmyun berusaha tersenyum meski matanya tidak. Dan kali pertama, sejak berita pecah tadi pagi, air mata Jaehee tumpah.

   Melihat pria yang ia cintai berusaha tegar, mengucapkan speech-nya, berterima kasih pada membernya. Menyemangati penggemarnya, dan berjanji akan selalu memikirkan semuanya diatas kepentingannya. Jaehee tak berhenti menangis ketika menonton siaran itu.

   Joonmyun, dia memang leader, tapi biasanya tugasnya berbagi dengan Kris. Namun kali ini, Kris tak ada, dan beban itu hanya ada padanya. Jaehee tahu Joonmyun pasti bingung, terluka, dan sedih dengan sikap penuh rahasia Kris, hingga Joonmyun menyatakan di sebuah interview bersama situs berita Newsen, bahwa ia benar-benar kecewa dan menganggap Kris tidak betanggung jawab.

   Member lain bahkan tidak terlihat sejak MCD, hanya Joonmyun sendirian. Dan pemandangan Joonmyun yang menyanyi sendirian itu membuat Jaehee tidak bisa berhenti menangis di kamar mandi, dan tidak di depan Sujin dan Yuri yang juga bertangisan di depan televisinya.

   Jaehee menutup laman website-nya. Tak ada gunanya juga mengupload foto malam ini, semua seperti sedang berduka. Ia bahkan tidak mau lagi membuka internet melihat berita-berita yang berkembang dari tim pengacara Kris melawan SM Entertainment.

   Emailnya terus berbunyi, beberapa mengenai pembatalan proyek yang menyangkut Kris, dan beberapa mengenai pesanan lampu untuk konser. Hati Jaehee seperti di remas lagi.

   Konser…

   Joonmyun pasti langsung mempersiapkan rencana cadangan tanpa Kris untuk konser, dan dia pasti sibuk. Hati Jaehee semakin teriris-iris. Ia saja merasa hal ini sudah berat, bagaimana dengan Joonmyun? Ia pasti lebih terbebani.

   Icon Weibo-nya berkedip-kedip. Tao mengupdate Weibonya, untuk kedua kalinya menyuarakan kemarahannya atas keputusan Kris. Dan hati Jaehee semakin merosot turun ke bawah.

   Tao! Huang Zitao!

   Dia member yang paling lengket dengan Kris. Dia ’anak’ dari Suho Umma dan Kris Appa!

   Tao pasti juga sangat terpukul dan kaget atas pemberitaan ini.

   Ting. Tong.

   Jaehee kaget, ia melirik jam dindingnya. Pukul dua pagi! Siapa yang berani membunyikan bel jam segini?!

   Ia berdiri dari kursi komputernya dan melangkah menuju pintu, ia mengecek sebentar melalui lubang kecil, namun orang di luar mengenakan hoodie tertutup. Jaehee menarik gerendel kunci dan membuka pintu apartemennya perlahan-lahan, waspada.

   Orang di hadapannya mendongak, mata sayu itu…

   ”Hai~” sapanya lemah.

   Jaehee membuka pintunya lebar-lebar, mempersilakan Joonmyun masuk. Jujur ia terkejut melihat Joonmyun muncul, tapi tidak kaget melihatnya terlihat begitu berantakan. Meski begitu, senyum dan tatapan lembut itu tak pernah luput dari bibirnya, sembari Jaehee kembali mengunci pintu apartemennya.

   Joonmyun berjalan masuk ke ruang tengah, melepas hoodie-nya dan duduk di sofanya menatap televisi yang menayangkan siaran ulang We Got Married Jung Joonyoung dan Jung Yumi. ”Ah~ aku suka pasangan ini, mereka sangat lucu.” Komentar Joonmyun.

   Jaehee berdiri menatapnya nanar.

   ”Hei, kenapa?” Joonmyun mendongak menatap Jaehee, dengan senyum pada wajahnya. ”Kau seperti melihat hantu?” ia mengulurkan tangannya meraih remote televisi Jaehee dan mulai mengganti-ganti channel. ”Ada review film baru, kah? Kapan kita nonton bersama-sama lagi?”

   Jaehee menghela napasnya dalam-dalam sebelum akhirnya mengikuti Joonmyun saja, berusaha tidak terlihat ’kenapa-kenapa’ meski dadanya rasanya seperti hangus terbakar.

   ”Nonton lagi?” tanya Jaehee pelan. Ia duduk menghadap Joonmyun, dan Joonmyun duduk lurus menatap ke arah televisi, masih tidak mau menatap mata Jaehee.

   Jika dalam keadaan normal, hal ini berarti satu. Joonmyun ngambek, dan Jaehee tengah membujuknya. Tapi, kali ini lain… Joonmyun tersenyum seolah-olah tak terjadi apa-apa, sementara Jaehee menatapnya dengan wajah ingin menangis. Tapi, Jaehee menahannya. Tahan! Tahan! Ia harus kuat!

   ”Hmm…” Joonmyun mengangguk. ”Bioskop mobil sepertinya bagus, kita tidak perlu keluar. Tapi tidak bisa dalam waktu dekat, tak apa kan? Kami sedang mempersiapkan konser… oh iya, kau pasti senang mendengar ini. Yixing akan menyanyi solo lho… dia akan…”

   ”Joonmyunie…” potong Jaehee.

   Joonmyun diam. Bibirnya mengatup rapat, dan pandangan senangnya, bersemangatnya berubah. Tapi tetap kedua matanya menatap lurus ke arah televisi, tak mau menoleh.

   ”Joonmyunie…” panggil Jaehee, lebih lembut, lebih pelan, dan suaranya kini sudah bergetar. Jaehee mengulurkan tangannya, meraih tangan Joonmyun yang terletak pasrah pada pangkuannya, dan menggenggamnya erat. ”Joonmyunie… gwen…chana?”

   Joonmyun mendadak tersenyum, melirik singkat, namun tak lama. ”Apa sih? Kenapa kau jadi cengeng aku tidak apa-apa kok, aku baik-baik saja. Cuma lelah karena tadi ada perubahan formasi… tapi kami semua bisa kok, hanya harus bekerja lebih keras saja. Kami akan menampilkan EXO yang lebih baik bagi semua penggemar, dan percayalah kami tidak akan mengecewakan kalian… kami akan terus berusaha menampilkan yang terbaik, dan tidak akan…”

   Jaehee meraih Joonmyun dalam pelukannya, memeluknya erat-erat, dan rentetan kalimat panjang yang Joonmyun ucapkan mendadak berhenti. Jaehee memeluk Joonmyun kuat, kuaaaat sekali sehingga rasanya Joonmyun bisa remuk saking kuatnya pelukan Jaehee.

   Dan pertahanan Joonmyun pun runtah saat itu juga, ia membiarkan kepalanya terkulai pada ceruk leher kekasihnya, dan air matanya mengalir perlahan-lahan disudut matanya. Jaehee merasakaan bahunya mulai basah, semakin mengeratkan pelukannya, meski sudah erat. Ia tahu, Joonmyunnya hancur, ia tahu Joonmyunnya kini lemah dan merasa tak berdaya. Tapi, seperti yang Jaehee lakukan di hadapan adik-adiknya, ia yakin Joonmyun berusaha tegar dan kuat demi membernya.

   Joonmyun terisak, dan meletakkan kedua tangannya pada pinggang Jaehee. ”Wae… wae… kenapa semua ini terjadi, Jaehee-ya?” lirihnya. ”Apa salahku? Apa yang sudah kuperbuat sehingga aku pantas mendapatkan hal ini? Kenapa Kris melakukan hal ini padaku?”

   Jaehee diam, masih mengelus rambut kekasihnya pelan-pelan, dan punggungnya dengan gerakan yang menenangkan.

   ”Tidak ada yang salah! Kami baru showcase, Jaehee-ya, kami baru showcase! Tidak ada satu kata pun Kris katakan padaku soal ini dan tiba-tiba… kami harus konser Jaehee-ya…” lanjut Joonmyun masih dalam tangisnya. ”Chanyeol, Kai, Lay, Tao… semua dalam keadaan tidak terlalu prima! Dan dengan berita ini tiba-tiba… semuanya…”

   Jaehee tetap diam dan tidak menjawab apa-apa, ia hanya berusaha memberikan satu-satunya yang ia bisa. Tempat untuk mendengar, tempat untuk berbagi. Tempat untuk bersandar.

   ”Konser kami kurang dari satu minggu lagi, Jaehee-ya… satu minggu lagi…”

   Jaehee mengangguk, dan terus membelai kepala dan punggung Joonmyun perlahan-lahan. Joonmyun kemudian tak lagi mengeluarkan suara, selain tangisannya yang masih terus turun. Dan, Jaehee tidak melepaskan pelukannya sedikit pun, ia merasa, hanya ini hal kecil yang bisa ia lakukan demi menghibur kekasihnya.

   Tiba-tiba Joonmyun melepaskan pelukannya dan mencengkram kedua bahu Jaehee kuat-kuat, dengan matanya yang merah dan berair. ”Jaehee-ya, kau adalah fansite Master! Kau tahu apa yang terjadi di China, kau tahu sesuatu, iya kan? Beritahu aku! Apa yang direncanakan Wu Yifan disana! Kenapa dia melakukan ini? Kenapa?”

   Dan tangis Jaehee benar-benar pecah. Ia tidak tahan! Ia tidak kuat melihat Joonmyun seperti ini, dan sekali lagi ia menggeleng, seperti menjawab pertanyaan Chanra yang kurang lebih sama seperti pertanyaan Joonmyun barusan. Ia memeluk Joonmyun lagi.

   ”Aku tidak tahu apa-apa juga, Joonmyunie… aku tidak tahu apa-apa…”

   ”Jebal! Kau pasti tahu sesuatu dari fansite Kris, jebal Jaehee-ya… apa yang kau tahu, beritahu aku!”

   Jaehee menggeleng. ”Kalau aku tahu, aku pasti memberitahumu. Tapi kali ini, aku belum tahu…”

   ”Belum?”

   ”Aku akan mencari tahu, kalau aku sudah tahu, aku akan memberitahumu, ne?” jawab Jaehee menenggelamkan wajahnya pada leher Joonmyun.

   Joonmyun terdiam, kemudian bertanya lagi. ”Kau janji?”

   ”Asal kau janji satu hal… satu hal saja…” Jaehee melepaskan pelukannya. Kedua tangannya perlahan-lahan meraih wajah Joonmyun, menekapnya erat-erat dan membawa kedua pandangan mereka beradu.

   Mata cokelat teduh itu, biasanya selalu memberikan kehangatan, kelembutan, dan cinta. Tapi kali ini, tatapan mata itu menyimpan kekecewaan, luka, dan kesedihan mendalam. Bahkan irisnya basah digenangi air mata.

   Jaehee mengusap air mata yang turun.

   ”Jangan pendam semuanya sendiri ya… jangan bertindak seolah-olah kau tidak apa-apa padahal hatimu tidak, Joonmyunie. Aku benci itu! Aku benci itu! Aku tidak suka kau begitu, oke?” ia mengatakannya dengan sungguh-sungguh, matanya bertemu dengan mata Joonmyun.

   Joonmyun masih menatap irisnya.

   ”Janji?”

   Dan akhirnya, untuk pertamakalinya dalam malam ini, senyum Joonmyun yang benar-benar dari hatinya muncul, meski kecil dan hanya sepersekian detik. Ia mengangguk dan mencium kening Jaehee, turun ke hidung, dan kemudian pada bibirnya.

   ”Maaf, membuatmu khawatir.” Bisiknya.

   Jaehee menggeleng. ”Aku lebih khawatir kalau kau seperti tadi, seolah-olah tidak ada apa-apa.”

   ”Iya, aku tidak akan begitu lagi… aku janji.” Ia membelai-beli pipi basah Jaehee. ”Dan kau akan cari tahu soal… Kris, kan?”

   Jaehee mengangguk. ”Iya. Aku janji.” Dan kali ini Jaehee mengulurkan tangannya untuk memeluk Joonmyun lagi. ”Sekarang kau istirahat ya, Joonmyunie.”

-Keutt-

Everything happens for a reason. Don’t judge if you don’t know the truth… truth will come no matter how deep it is 🙂

56 thoughts on “.:JunHee Veiled:. Reason

  1. Junmyunni says:

    Jadi inget2 jaman overdose, di mnet, mereka menang terus yg muncul cuma suho doang, muka kliatan banget kalo senyumnya fake, memberikan ga kliatan satupun, terus heboh juga di sm building, sumpah geregetaaaaaaan

  2. ynii07 says:

    jadi flashback pas kris keluar dari exo, aku sedih T_T.. jaehee yeojachingu yang pengertian bagus deh.
    bang suho beruntungnya punya jaehee

  3. Richfams06 says:

    ketika baca yang ini jadi keinget gimana dulu memang suho oppa kaya gitu, ya dia bahkan berusaha kuat padahal dalam hatinya dia juga bingung dan sedih, hhhh keren banget ini, cuma pengen jujur, kok ffnya kaya beneran banget jadinya ya wkwk jangan jangan eoni ngintip exo sama junmyeon

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s