[YiChan Récit] My Missing Bones

my missing bones

Title     : My Missing Bones

Author : Ra (@datudecps)

Casts   : Wu Yifan (Kris), Park Chanra (@ladychanra), OC

Please Read Park Chanra’s profile, before read this story~

Enjoy :)

© INDAYLee Staffs

“Dia adalah potongan tulang rusukku yang selama ini menghilang entah kemana dan sekarang aku telah menemukannya”

***My Missing Bones***

-Canada 31th march 2013 04.00 PM- Airport

Chanra menggeliatkan badannya ke segala arah menghilangkan pegal-pegal yang ia rasakan selama berjam-jam duduk di kursi pesawat yang menurutnya sangat kurang nyaman. Ia lalu kembali menggeret kopernya perlahan menuju pintu keluar bandara.

Setelah sampai diluar, Chanra tampak akan mengeluarkan ponselnya ketika seseorang merangkul pinggangnya dan langsung menariknya masuk kedalam taxi yang sudah tersedia dihadapan mereka.

“baru saja mau kutelfon” Ujar Chanra pada orang yang merangkulnya itu. Kris tersenyum. Ia lalu melepas topi dan kacamata yang ia kenakan lalu menyisir rambutnya menggunakan jari tangan kirinya.

“tidak usah repot-repot. Aku pasti menemukanmu kok”

“Eiyyyy, pede sekali kau” Chanra tampak meninju perut Kris pelan sambil tertawa. Kris  merangkul pinggang Chanra lagi lalu menariknya mendekat dengannya dan  membiarkan Chanra bersandar di dadanya yang bidang.

Chanra memejamkan matanya sejenak dan menghirup aroma khas Kris yang sudah lama tidak Chanra cium. Sudah cukup lama Chanra tidak bertemu dengan Kris. Jadwal Kris dan Chanra yang sama padatnya membuat mereka tidak bisa saling bertatap muka satu sama lain meskipun hanya beberapa menit saja.

“terima kasih sudah mengajakku kesini” bisik Chanra pelan. “Apa managermu tidak melarangmu cuti berhari-hari seperti ini?” lanjutnya.

Kris menggelengkan kepalanya. “Tidak. Kami memang diberi jatah cuti kok. Selama ini aku belum mengambil jatah cuti-ku. Dan aku mengambilnya sekarang. Dan juga, menghabiskan waktu bersamamu, apa manager hyung tega melihatku gila karena tidak pernah bertemu denganmu?”

Chanra hanya tertawa mendengar jawaban dari Kris. Beberapa hari yang lalu, tiba-tiba Kris datang ke apartement Chanra dan menyuruh Chanra untuk mengemasi pakaiannya untuk pergi dengannya ke Canada untuk menghabiskan waktu cuti dan merayakan hari jadi satu tahun mereka disana. Dan disinilah mereka, Canada, tempat seorang Wu Yifan dilahirkan.

***

Chanra dan Kris berjalan berdampingan menuju pintu masuk sebuah rumah yang cukup mewah dengan taman yang sangat indah di halaman rumah itu. Rumah itu terlihat semakin indah dengan cat putih polos dan ukiran-ukiran indah di tembok yang menghiasinya. Rumah keluarga Wu memang terlihat sangat mempesona dimata Chanra.

I’m home~” Begitu masuk kedalam rumah, Kris langsung disambut oleh 2 pelayan yang tersenyum lebar kearah Kris dan membungkuk padanya. “Selamat datang, Mr.Wu”

“tolong bawa koper ini ke kamarku dan koper nona ini ke kamar sebelah ya. Dia akan menjadi penghuni di rumah ini selama beberapa hari ini” ujar Kris sambil menunjuk Chanra. Chanra tersenyum dan membungkuk pada pelayan itu.

“mohon bantuannya-“

“Yifan? Kau sudah sampai?” terdengar sebuah suara lembut jauh dari dalam rumah Kris dan suara langkah kaki perlahan-lahan mendekat kearah mereka. Chanra lalu terpana melihat orang itu. Tinggi,dan garis lekuk wajahnya benar-benar mirip dengan lelaki-nya. Orang itu sudah pasti adalah Ibu Kris.

Kris lalu segera berjalan menghampiri ibunya dan memeluknya erat “Miss you so much,mom

I know, I Know” Ibu Kris menepuk-nepuk punggung Kris pelan dan sesekali mengelus puncak kepala anak kesayangannya itu. Lalu manik matanya dengan cepat bergerak dan menatap dengan pandangan –siapa dia- kea rah Chanra.

“Siapa dia, Yifan? Tidak kau kenalkan pada ibu?” Tanya Ibunya seraya melepaskan pelukan Kris. Kris lalu berjalan kea rah Chanra dan menariknya agar mendekat pada ibu Kris. Kris lalu merangkul pundak Chanra sambil tersenyum.

“dia kekasihku, mom. Perkenalkan, dia Park Chanra. Dan Ra, dia Ibuku” Chanra lalu tersenyum dan membungkuk dalam pada Ibu Kris. Jantungnya berdebar-debar bertemu Ibu Kris. Ia takut bila Ibu Kris tidak suka padanya. Takut bila Ibu Kris tidak menyetujui hubungan mereka ini.

“Saya Park Chanra, mohon bantuannya”

Ibu Kris lalu mendekat pada Chanra dan mengangkat badan Chanra yang masih membungkuk. Ibu Kris tersenyum dan tanpa diduga mencubit pipi Chanra pelan.

“Kau cantik sekali. Bagaimana bisa seorang Wu Yifan yang manja dan jelek seperti itu bisa mendapatkan gadis sepertimu?”

mom!!” teriak Kris tidak terima dengan perkataan ibunya itu. Sedangkan Chanra hanya tertawa pelan dan lega karena hal-hal negative yang ia pikirkan tidak terjadi.

“Aku pikir selera anakku itu yang seperti tante-tante dan penuh make-up seperti mantannya yang dulu. Untung aku tidak setuju dengan hubungan mereka. Akhirnya kau mendapatkan yang lebih baik ‘kan, Yifan? Mom told you” ujar Nyonya Wu panjang lebar. Kedua pipi Kris bersemu merah dan bibirnya ia majukan beberapa centi kedepan. Imut. Baru kali ini Chanra melihat Kris seperti itu.

mom sudahlah~ . Kita baru saja tiba, Chanra pasti mengalami jet lag. Biarkan dia istirahat,ya? Besok pagi kau bisa berbicara dengannya sepuasmu. Okay mom?” Tanya Kris. Ibu Kris hanya menganggukkan kepalanya mengerti dan tersenyum.

“sana istirahat. Besok pagi akan aku buatkan sarapan yang enak untuk kalian”

Chanra tersenyum dan membungkukkan badannya lagi. “terimakasih” lalu Kris mengajak Chanra menuju ke kamarnya.

“hah~” Chanra menghembuskan nafasnya lega. Kris menatap Chanra sambil tersenyum menggoda. “lega, miss Park?” Tanya Kris menerka.

“yah begitulah. Kufikir Ibumu tidak akan suka padaku dan mengusirku dari rumahmu. Ternyata tidak. Hehehe” jawab Chanra. Kris merangkul pinggang Chanra lagi dan berbisik pada Chanra. “tidak akan. Karena kau adalah pilihan terbaikku” ujar Kris. Chanra terdiam mendengar ucapan dari Kris sampai akhirnya mereka tiba didepan kamar yang akan ditempati Chanra.

“Ini kamarmu. Kamarku tepat disebelah kamarmu ini. Kamar mandi ada didalam kamar. Kau bisa menggunakannya sepuasmu. Anggaplah ini rumahmu sendiri. Mandilah. Setelah mandi, aku ingin kau kekamarku. Mengerti?” Chanra menganggukkan kepalanya mengerti. Lalu Kris mencium pipi Chanra singkat “aku tunggu”

***

Chanra mengetuk pintu kamar Kris pelan. Lalu terdengar suara Kris yang menyuruh Chanra masuk kedalam kamar. Setelah masuk, Chanra langsung terpukau dengan isi kamar Kris. Interior yang sangat indah dengan pemandangan diluar jendela yang sangat memukau Chanra. Malam di Canda. Sangat Indah ditambah dengan Kris yang hanya mengenakan bawahan celana pendek dan badan bagian atas yang ia biarkan terbuka sehingga menampakkan sisi maskulin dari Kris.

Chanra berjalan menghampiri Kris sambil menutup kedua pipinya yang bersemu merah dengan kedua tangannya. Chanra dan Kris saling bertatapan dan tersenyum. Mereka lalu melihat pemandangan diluar jendela.

“Indah sekali” Ujar Chanra. Kris hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya setuju. “Satu hal yang sangat aku suka ketika aku pulang, selain bertemu dengan orang tuaku, adalah pemandangan yang ditampakkan dari luar jendelaku”

yeah well, if I were you, I’ll said exactly like you said” Mereka berdua lalu tertawa bersama dan menikmati pemandangan malam Canada ini dalam diam.

Chanra lalu tiba-tiba teringat dengan sesuatu yang berhubungan dengan Negara Canada ini. Sesuatu yang membuatnya kembali ke masa lalu dan mengingat hal-hal pedih yang ia rasakan.

‘suatu saat aku akan membawamu ke Canada,Ra. Aku akan memperkenalkanku pada keluargaku. Yah meskipun kau sudah kenal dengan Whitney, kau harus bertemu dengan ayahku, ‘kan?’

‘kalian baru menjadi kekasih selama 3 tahun dan kau sudah berani mengajaknya kesini, Henry-’

“kau memikirkan sesuatu?” Tanya Kris tiba-tiba membuyarkan lamunan Chanra. Chanra lalu cepat-cepat menggelengkan kepalanya. Kris tidak menanggapinya tetapi ia malah mendekati Chanra dan tiba-tiba menggendongnya dan mendudukinya di bingkai jendela yang cukup luas untuk diduduki.

Posisi mereka kini saling berhadapan dengan Kris yang berdiri hanya beberapa puluh centi dari Chanra yang duduk. Kris menggenggam kedua tangan Chanra lalu menundukkan kepalanya untuk memandang kedua tangan Chanra dan cincin yang tersemat di jari manis kiri Chanra.

“Terima kasih, Ra-ya” ujar Kris sedikit berbisik.

“untuk?”

“Terima kasih karena masih mau menjadi satu-satunya gadis yang kuinginkan untuk kumiliki. Terima kasih karena kau masih menunjukkan kepada dunia kalau kau hanya milikku seorang.” Chanra tertawa mendengar perkataan Kris. Ia lalu melepas genggaman tangan Kris lalu memegang kedua pipi Kris.

“dengarkan aku-“

“tidak perlu cincin ini agar aku mau menjadi satu-satunya gadis yang kau inginkan , Tak perlu cincin indah ini untuk menunjukkan bahwa aku milikmu. Karena, tanpa cincin inipun, Aku hanya ingin menjadi milikmu, aku pasti akan menunjukkan pada dunia bahwa aku ini hanya milikmu. Karena, kau selalu ada. Disini” Chanra menunjuk dadanya sendiri sambil tersenyum “Dan itu lebih penting daripada cincin yang aku pakai ini”

“Oh jinjja. Apa yang baru aku kata-“ belum selesai berucap, Kris tiba-tiba mengecup bibir Chanra lembut. Setelah beberapa lama, Kris lalu melepas kecupan itu dan memeluk Chanra erat. Chanra membalas pelukan itu dengan erat juga.

“terima kasih, Sayang. Terima kasih. Now, I want you to hear my words and keep it in your mind. I wont, never , ever , leave you, losing you,hurt you or something that make you hate me. I’ll be here, with you, in your mind, forever. Keep my promise

Chanra hanya menganggukkan kepalanya dalam pelukan Kris. Ia benar-benar menikmati saat-saat seperti ini. Berdua dengan namja-nya, menghabiskan waktu bersama, bahkan berhari-hari. Hal yang sangat langka dilakukan jika berpacaran dengan idol baru semacam Kris –menurut Chanra.

Sangat lama mereka berpelukan, Kris lalu mengendurkan pelukan mereka dan saling bertatap. Kris lalu memainkan rambut Chanra yang terurai dengan tangan kanannya. “Kau harus istirahat. Istirahat disini saja. Bagaimana?” Tawar Kris.

“Disini? Bersamamu? Kau gila?” Tanya Chanra. Yang benar saja. Mereka ada di kediaman keluarga Wu. Dan Kris mengajak Chanra untuk tidur di kamar yang sama? Bisa-bisa Chanra didepak keluar dari rumah ini dan tidak diijinkan untuk berpacaran dengan Kris.

“tidak apa-apa kok. Eomma malah yang menyuruhku untuk mengajakmu tidur bersamaku.“

“apa-“

“ Tenang saja. Aku tidak akan macam-macam padamu, sayang”

Chanra mendengus kesal. Ia benar-benar tidak percaya bahwa malah eomma-nya yang menyuruh Kris untuk mengajaknya tidur bersamanya. Well, Chanra juga tahu kalau Kris tidak akan macam-macam padanya. Tetapi, Ia hanya takut jika citra-nya sebagai wanita dipandang buruk oleh keluarga Kris. Ia takut jika ia tidak diterima oleh keluarga Kris. Tapi, jika yang menyuruh Kris adalah ibunya sendiri, tidak masalah, ‘kan?

“b-baiklah” jawab Chanra ragu-ragu. Kris lalu tanpa ba-bi-bu langsung menggendong Chanra di pundaknya dan membawanya ke kasur berukuran cukup besar milik Kris. Ia menjatuhkan dirinya dan Chanra bersama-sama dan menarik bed cover untuk menutupi badan mereka berdua.

“besok siap-siap diwawancarai oleh eomma ya. Dan jangan dengarkan bila dia mulai mengoceh tentang masa kecilku” wanti-wanti Kris pada Chanra. Chanra hanya tersenyum. Chanra mendekatkan badannya ke Kris lalu Ia memeluk Kris dari samping dan menyenderkan kepalanya pada lengan Kris yang terbentang.

“apa salahnya sih mengetahui masa kecil kekasihnya sendiri?”

“ya- aku hanya tak mau kau tertawa mendengar cerita masa kecilku” Jawab Kris seadanya. “aigooo. Tenang saja, aku tak akan tertawa, Wu Yifan. Aku janji” balas Chanra. Kris hanya mendengus kesal mendengar perkataan Chanra.

“istirahatlah” Kris lalu mencium kening Chanra lembut beberapa detik lalu melepasnya. “Selamat tidur, sayang” Chanra menganggukkan kepalanya, lalu memejamkan matanya sambil mengeratkan pelukannya pada Kris.

“Selamat tidur, Wu Yifan”

***

-Canada, 1st April 2013 09.00 AM – Wu’s Home

“Jadi, sudah berapa lama kalian berpacaran?” Tanya eomma Kris. Chanra,Kris,dan kedua orang tua Kris kini sedang menikmati sajian teh hangat di tengah-tengah kebun belakang yang sama indahnya dengan kebun dihalaman depan rumah mereka.

“hari ini, tepat satu tahun kami berpacaran,mom” Jawab Kris santai. Sedangkan Chanra? Chanra hanya tersenyum kaku dan sesekali menggaruk kupingnya yang tak gatal karena gugup. Ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan. Sejak ia dan keluarga Kris kumpul disini, tatapan mata Ayah Kris selalu tertuju pada Chanra. Meneliti setiap inch bagian tubuh Chanra, memastikan tidak ada bagian cacat setitik-pun dari Chanra.

“yang benar? Woah kalian ini kenapa tidak bilang sih? Kalian kesini mau liburan ‘kan? Menghabiskan waktu berdua merayakan hari jadi kalian? Sekarang kalian sana pergi kemanapun kalian mau, eomma tak akan menghalangi kalian berdua-“

“sebenarnya mom,dad…”potong Kris pelan. “Aku kemari karena ingin mengatakan sesuatu” Chanra dan kedua orang tua Kris menatap Kris bingung. Chanra tidak tahu sama sekali apa yang akan dikatakan oleh Kris. Chanra benar-benar tidak mengerti.

“Mungkin hubungan kami baru berjalan satu tahun…”Kris lalu menggenggam tangan Chanra dan ia letakkan di pangkuannya. “Tapi aku rasa keputusanku ini tidak salah dan aku harap mom and dad bisa menyetujuinya.

Chanra semakin tidak mengerti maksud Kris. Ia terus menatap kris dengan pandangan ‘ada-apa-ini’ tetapi kedua mata Kris masih tetap terfokus menatap mata kedua orang tuanya yang juga memandang Kris dengan bingung.

Mom,Dad, Will you two, allow me to marry her?” Chanra terpaku. Kedua matanya membulat sempurna mendengarkan kalimat yang Kris lontarkan barusan. Chanra tidak percaya Kris mengatakan kalimat itu.

“Karena menurutku, dia adalah potongan tulang rusukku yang selama ini menghilang entah kemana dan sekarang aku telah menemukannya. Dan aku ingin menjaga bagian itu agar tidak menghilang lagi selamanya.” Kris tersenyum. Ia berharap kedua orang tuanya mengerti maksud dari apa yang ia katakan tadi.

“kau-“ ucap Ibu Kris sambil menutup mulutnya tidak percaya. “kau meminta izin untuk menikahinya, Yifan?” Ia tidak percaya bahwa anaknya bisa berkata seperti itu. Bisa meminta ijin dengan kata-kata seindah itu. Karena seingatnya, Kris adalah orang yang sangat tidak bisa menyusun kata-kata indah.

“Iya, mom. Aku harap kau mengizinkannya” Jawab Kris. Ibu Kris lalu berdiri dari duduknya dan berjalan kearah kris. Ia memberdirikan Kris seraya memeluknya dengan lembut dan erat.

“Tentu saja, nak. Ibu mendukung semua yang kau lakukan. Ibu harap kau benar-benar bisa menjaga tulang rusukmu itu.” Kata Ibu Kris. “pasti,mom. Aku pasti akan menjaganya”

Lalu Ibu Kris melepas pelukannya dan beralih ke Chanra. Ia juga memeluk Chanra dan mengelus puncak kepalanya. “Tolong jaga Yifan baik-baik,ya. Mulai sekarang kau adalah bagian dari keluarga kami.panggil aku mom

Chanra membalas pelukan Ibu Kris. “Terima kasih.Terima kasih telah mempercayaiku. Aku pasti akan menjaganya,mom”

Ibu Kris lalu melepas pelukannya pada Chanra dan menengokkan kepalanya kepada ayah Kris. “bagaimana, Ayah? Kenapa ayah diam saja?”

Deg

Deg

Deg

Chanra merasa jantungnya berdebar kencang. Chanra benar-benar takut bila ayah Kris tidak menyetujuinya dan hubungan Chanra dan Kris tidak berjalan lancar lagi –atau bahkan tidak bisa berlanjut lagi. Chanra tidak tahu ap yang akan ia lakukan bila hal itu benar-benar terjadi…

Dad?” Tanya Kris yang sama takutnya dengan Chanra. Ia tak bisa memprediksi apa yang akan dikatakan oleh ayahnya. Ayah Kris adalah tipe orang yang tidak bisa ditebak. Bisa mengambil keputusan yang sangat tak diduga. Termasuk keputusan mengizinkan anaknya menikah ini.

“hahaha! Kenapa kalian tegang begitu sih? Ayah macam apa aku tidak mengizinkan anaknya mendapatkan kebahagiaan?” Chanra dan Kris menghembuskan nafasnya lega dan tersenyum.

“Aku melihat kalian saling mencintai. Saling menjaga dan saling menyayangi juga. Kau selalu ada untuk Yifan, dan Yifan juga selalu ada untukmu. Jadi, aku mengizinkannya”

thank you, dad” Kris menghampiri ayahnya dan memeluknya.

“ah iya. Aku ingin Chanra menyelesaikan sekolahnya dulu dan mengembangkan kariernya, baru setelah kalian menikah. Aku tak ingin kalian menikah terlalu cepat. Got it?” Kris menganggukkan kepalanya semangat. “Alright,Captain!”

***

“Kenapa kau tidak bilang,sih?” Tanya Chanra pada Kris. Kris tersenyum. Ia mengeratkan pelukan belakangnya yang sejak tadi ia lakukan didepan jendela kamar Kris. Mereka berdua kembali menikmati indahnya pemandangan Canada dari jendela.

Kris mendekatkan bibirnya pada daun telinga Chanra dan berbisik. “It’s a surprise for our anniversary,Sayang”

“surprise apanya? Kau membuatku merasa hampir mati kau tahu? Berhadapan dengan kedua orang tuamu saat kau meminta izin untuk menikahiku tanpa sepengetahuanku. Kau gila? Bagaimana jika kedua orang tuamu bertanya apa aku tahu rencana ini?” celoteh Chanra.

they won’t” bisik Kris lagi. Chanra lalu melepas pelukan Kris dan membalikkan badannya sehingga ia bertatap wajah dengan Kris.

“dan kau. Lancang sekali kau meminta izin orang tuamu untuk menikahiku tanpa bertanya padaku dulu apakah aku mau menikahimu atau tidak” ujar Chanra sambil memanyunkan bibirnya kesal.

“Aku tidak perlu bertanya. Karena cincin yang kau kenakan ini adalah tanda bahwa kau milikku, dan kau menggunakannya, itu berarti kau mau menikahiku” Jawab Kris dengan percaya diri. Chanra menggelengkan kepalanya tidak percaya. “really? That’s it?”

“kau tidak mau menikahiku?” Tanya Kris tidak percaya. “menurutmu?” Balas Chanra. Chanra melipat kedua tangannya didepan dadanya. Kesal dengan Kris. Apa maksud Kris berlaku seperti itu?

“Hey..hey dengarkan aku,sayang. Aku punya sebuah cerita untukmu” Ucap Kris tiba-tiba. Mau mengalihkan perhatian? Batin Chanra.

“Di Italia, Ada seorang pelukis bernama Carlotti. Suatu hari ia mendefisikan arti keindahan. Ia berkata bahwa Keindahan itu adalah penjumlahan dari bagian-bagian yang bekerja sama sedemikian rupa dan tidak perlu untuk ditambahkan,diambil,atau diubah” Kris mengambil kedua tangan Chanra yang terlipat lalu menggenggamnya erat.

“Dan di mataku, keindahan itu adalah kau, Éliane Park. Satu-satunya wanita yang selalu aku lihat setiap saat. Selalu ada difikiranku disetiap aku bernafas. Keindahan abadi yang akan aku ingat bahkan sampai aku tak bisa mengingat hal lain.”

“dan karena itulah saat ini aku akan berlutut dihadapanmu-“ Kris lalu menekuk kakinya dan menumpu semua berat badannya di lutut kirinya yang menempel di lantai kamar. “dan memintamu untuk menikahiku. I don’t have any good words for this. But Miss Éliane Park, voulez-vous m’épouser*?”

Chanra tersenyum sangat lebar.Kris, selalu bisa membuat Chanra tersenyum dengan kata-kata romantic yang  dilontarkan dari mulut kecil itu. Dan Chanra tak percaya Kris memintanya untuk menikah dengannya. Well, mereka mungkin akan menikah masih beberapa tahun kedepan lagi. Tapi, tak ada salahnya untuk memintanya ‘kan?

Chanra menganggukkan kepalanya cepat. “Si, mr. Wu Yifan” Jawab Chanra akhirnya. Kris lalu berdiri dan langsung memeluk Chanra erat. “terima kasih, sayang. Terima kasih”

anytime, Wu Yifan” balas Chanra. Chanra tiba-tiba tersontak lalu reflek melepas pelukan Kris. Kris kaget dan menatap Chanra heran. “Ada apa, sayang?”

“Ada satu hal yang harus kau lakukan, Wu Yifan. Dan kau tak bisa main-main soal hal ini.” Ujar Chanra dengan wajah yang sangat serius.

“Ada apa? Apa yang harus aku lakukan?” Tanya Kris penasaran sekaligus bingung.

“kau-“

“Harus meminta izin pada orang tuaku juga. You have to meet my dad

***My Missing Bones-End***

*voulez-vous m’épouser = would you marry me?

 Syelamat malammmmm!!! Anyeonghaseo readersku tercintahhhh :* Apa kabar? ga kerasa hampir 2 bulanan aku ga post Yichan hehehe anyone miss mehhh? /plakk . miaaan banget aku ga post Yichan selama itu. Ra sibuk bangettt ;__; ga ada waktu buat duduk berjam-jam didepan laptop buat curahin ide di word ;__; miannnn

Daaan ff iniiiii aku persembahin untuk ngerayain 1ST YEAR ANNIVERSARY YICHAAAN!!!! YEAY! ONE YEAR SAUDARA-SAUDARA /apa ini/ sebenernya tanggal 1 kemaren anniversary-nya. tapi berhubung Ra waktu tanggal 1 itu ke Bali dan melupakan Yichan jadi baru aku buat 2 hari kemaren hehehe._.V

mungkin kalian bakal ngerasa beda sama yichan ini, yaa itu efek udah lama ga ngetik T_T dan aku kehilangan sense of skinship dan romance waktu nulis ini. miaaaan lagi /hug/

MUTTYYYYYYY thank you so much bebbb bantuannya. sangat sangat sangat sangat membantu dalam pembuatan FF ini 🙂 /ciumcium/

terimakasih sudah membaca dan komennya~~~~ /ngacir/

Advertisements

20 thoughts on “[YiChan Récit] My Missing Bones

  1. Ayoona says:

    first?
    aigoo~tdi mata udah tinggal 5 watt skrng jdi melek lagi gara” senyum GaJe pas baca nie FF 🙂
    hahahaha 😀 kris so sweat amat 😀
    keep writing thor 😉

  2. rizmela says:

    Aaaaaaaa kris romantisss:3 yichan couplenya mesra bangetsih, bikin enpii!! Ga sabar baca yichan recit selanjutnya(>̯͡⌣<̯͡) ditungggguuuuu ya thor:*♥

  3. jin jihye says:

    whoaaaa~ sekali muncul recit, kriseu langsung romantis dsini..
    ga nyangka klo dy bakal ngelamar chanra di depan orangtuanya sendiri..
    lucu bangt pas nunggu respon papany kris..duh duh, disitu ikut deg2an juga soalnya dan yeah, tinggal izin ke ortu nya chanra nih..disetujuin ga yaaa? kekeke =D

    ahh, tnyata ad nyinggung hub chanra sama henry dlu ya? jdi mreka putus gara2 ga disetujuin ama papany henry bgitu? doohhh >_<

  4. widyaJ says:

    Aaaaa…HAPPYY 1ST YEAR ANNIVERSARY YICHAAAN! (っ˘з(˘⌣˘`)♡ …
    Y ampunn kris unyuuu sangat ♥(>̯┌┐<)•° …
    Aaaa, aku juga jadi pengen dilamar… #geretJaejoong dihadapan Ortu. #plakk.abaikan.
    Manisnya merekaaaa (`˘зε˘`). Kekeke~
    Ditunggu cerita Yichan lainnya saeng… Hwaiting (♥▿♥ʃƪ)

  5. HCV_1 says:

    takjub sama apa yang di lakuin kris , dia minta nikah sama emak bapak nya ? O_O
    romantis banget sih kris , ah jadi pengen deh 😀
    keep writing author and fighting !!!! ^^

  6. selvi says:

    nylesain baca smua ff yg ada di indayleeplanet dalam 1 hri dan akhirnya bsa comment dii ff ini
    suka ama yichan couple krna mrka plng bnyak skinship nya apalgipas part ini di bagian kris ngelamar chanra
    kluarganya kris jga baik bnget ama chanra
    di tunggu next part nya ya

  7. Ama Cho says:

    aaahhhh sweet..
    akhirnya kris melamar chanra jga…
    ngiri sumpah.. ngiriiiii….
    >…<
    ah, tinggal ketemu dan minta izin sama orang tua chanra lagi yaa…
    Fighting…
    jjang ^^

  8. sy_sagita says:

    Happy 1st anniversary..kris so sweet..gg mnyangka kris ngelamar chanra di dpan orgtua kris. Smpet berpkir ayah kris menentang,,god syukur deh mereka mnerima, ak jg stuju untuk jng married dulu dehh chanra masih muda bingit,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s