[YiChan Récit] Behind the Kiss

Behind the Kiss

Title     : Behind the Kiss

Author : Ra (@datudecps)

Casts   : Wu Yifan (Kris), Park Chanra (@ladychanra), EXO-M

Please Read Park Chanra’s profile, before read this story~

Enjoy :)

© INDAYLee Staffs

“Aku percaya. Bahwa dibalik sebuah kecupan, selalu terhimpun sebuah cerita, tentang rasa, dan cinta” -Kris

***Behind the Kiss***

31st December 2012,01.00 pm CST – EXO M dormitory

“ugh. Aku bosan sekali” Chanra membolak-balikan buku tebal milik Kris yang sengaja Kris tinggalkan di kamarnya untuk Chanra baca. Chanra meletakkan buku itu dan berdecak pinggang.

Self-improving ? yo gotta be kidding me, Wu Yifan”cerca Chanra. Ia menghembuskan nafasnya. “aku heran kenapa dia bisa tahan berjam-jam membaca buku membosankan seperti itu. Aishh” Chanra lalu berkeliling melihat dan mencari sesuatu yang menarik dari kamar dorm Kris.

Chanra tersenyum ketika melihat sebuah bingkai foto besar berisi foto mereka berdua dan selca Chanra dan Kris terpampang tepat didepan ranjang  Kris. Chanra mendekati foto itu dan menyentuh foto mereka berdua. Foto itu adalah foto pertama mereka saat di showcase China. Hari dimana Kris meminta Chanra untuk menjadi kekasihnya.

Perhatian Chanra teralihkan dengan sebuah kertas yang diselipkan di ujung bingkai foto mereka. Penasaran, Chanra mengambil kertas selipan itu dan membuka kertas itu. Chanra tertawa geli. Kertas itu kertas yang Chanra berikan pada Kris saat Chanra memberikan note untuk Kris ketika Chanra pergi meninggalkan Kris sendirian di dorm EXO di Korea untuk membelikan Kris plester demam di apotek.

‘Can I be yours? Can I be your angel? Can I love you?’

Chanra terdiam begitu melihat sebuah tulisan kecil yang ditulis oleh seseorang dibawah note itu. Itu bukan tulisan Chanra. Itu tulisan Kris. Ya, itu tulisan Kris. Tulisan latin yang tidak begitu rapi dan tidak terlalu ditekan, tidak ada member EXO yang tulisannya seperti Kris.

“k..kapan dia menulis ini?” Tanya Chanra pada dirinya sendiri. Chanra tidak berpikir panjang kertas ini dan kembali menyelipkan kertas itu pada bingkai foto yang Chanra buat untuk Kris. Chanra lalu melirik ke meja yang berada tepat disebelah kasur Kris. Di meja itu berdiri sebuah desk calendar dan sebuah jam beker berwarna silver yang Chanra yakin dapat membangunkan Kris yang sangat susah dibangunkan. Serta ada juga sebuah bingkai foto kecil yang berisi photo box mereka ketika mereka sedang di lotte world saat perayaan 220 hari jadi mereka dan ulang tahun Kris.

Chanra lalu berbaring di ranjang Kris dan mengambil boneka kesayangan Kris dan memeluknya erat. “Ace,appa-mu itu…kenapa selalu bersikap romantic didepanku? Kenapa dia selalu memperlakukanku dengan lembut seperti aku adalah orang yang paling fragile di dunia?” Chanra mengelus puncak kepala Ace lembut. Chanra juga memiliki boneka Alpaca seperti itu, Kris yang membelikannya. Katanya sebagai pengganti Kris ketika mereka sedang jauh -,-

***

Kris memutar gagang pintu masuk dorm mereka dan mendapati ke-5 membernya sedang bersenda gurau di sofa ruang tengah. Setelah masuk, Kris baru ingat bahwa Chanra masih ada di dorm mereka setelah malam natal kemarin dan enggan keluar dari dorm mereka. ‘Malas’ kata Chanra.

“Chanra dimana?” Tanya Kris ketika mendapati bahwa Chanra tidak ikut bergabung dengan member yang lain. Tumben.

“dikamarmu, ge. Dia tertidur. Tadi aku mengajaknya makan siang, tapi dia tertidur. Aku tak tega membangunkannya.” Jawab Tao. “Tapi tadi akhirnya Lay ge membangunkannya dan dia tidak mau bangun. Aku khawatir dengan maag-nya ge” Lanjutnya.

“dia belum makan siang?” Tanya Kris menyelidik. Tao menganggukkan kepalany takut. Takut kalau Kris akan memarahinya. “yasudah. Aku akan membangunkannya dan mengajaknya makan diluar” Tao menghembuskan nafasnya lega. Tumben sekali Kris tidak marah karena membiarkan Chanra tidak makan siang. Seingatnya, dulu-sekali- waktu Chanra ke China dia membiarkan Chanra tidak makan siang,Kris memarahinya dengan membabi buta -.-

Kris membuka pintu kamarnya dan tersenyum melihat Chanra terlelap di kasurnya sambil memeluk Ace. Imut. Batin Kris dalam hati. Kris lalu mendekati Chanra dan duduk disampingnya, mengelus lembut kepala Chanra perlahan sampai akhirnya Kris menunduk dan mendekatkan bibirnya pada daun telinga Chanra

“bangun,sayang” bisik Kris dengan suara menggoda. Ingin mengerjai Chanra. Chanra menggeliat. Kris menjauhkan kepalanya dari Chanra dan tertawa geli tanpa suara. Lalu Kris kembali mendekati Chanra dan menggigit daun telinga Chanra dengan ujung bibirnya. Membuat Chanra merasakan sensasi geli di telinganya tapi Chanra masih enggan membuka matanya.

“ada apa, Wu Yifan? Berhenti menggangguku” gumam Chanra pelan.

“sayang, ini sudah jam 7 malam dan kau belum makan siang. Cepat bangun” bisik Kris lagi. Chanra hanya mengerang malas lalu menutup kepalanya dengan boneka Ace. Kris lalu dengan paksa menarik Ace dan melemparnya ke sisi kasur yang lain dan menarik lengan Chanra sehingga Chanra mau tak mau bangun dari tidurnya.

“Ayo makan dulu. Kau ini asihh jinjja. Lihat! Bibirmu sudah pucat begini. Perutmu tak sakit?” Kris menyentuh bibir Chanra yang memucat karena zat asam lambungnya mulai melukai lambung Chanra yang kosong.

Chanra menggeleng. Matanya masih terpejam rapat dan dahinya ia tempelkan pada pundak Kris. “Aku mengantuk dan pusing, Wu Yifan. Lambungku tak akan rewel sampai besok. Percaya padaku” Kris merubah posisinya menjadi menghadap Chanra sehingga Kris bisa merengkuh Chanra dan mengelus kepala Chanra lembut, hal yang paling Kris sukai.

I know,Ra. Tapi bagaimana jika lambungmu rewel kali ini? Ditambah udara sangat dingin malam ini. Kau tak mau menginap dirumah sakit lagi,’kan?” Chanra mengangguk pelan. “makan dulu,ya? baru setelah itu kau tidur.” lanjut Kris. Chanra mengangguk lagi. Ia mengangkat kepalanya dan membuka kedua matanya . Kris tersenyum lembut lalu mengecup kening Chanra lembut dan penuh kasih sayang.

***

“Sudah bangun?” tanya Lay begitu melihat Chanra dan Kris keluar dari kamar. Chanra hanya tersenyum kikuk sedangkan Kris menganggukkan kepalanya bangga. “butuh sedikit sentuhan special untuk membangunkannya,Yixing” jawab Kris sambil tersenyum bangga.

Chanra mendengus kesal lalu memukul perut Kris dengan punggung tangannya. “sentuhan special mwoya? Itu namanya mengganggu,Wu Yifan” Lay dan member yang lainnya tertawa cukup keras melihat kejadian itu. Kris-Leader mereka hanya bisa takluk pada gadis korea setinggi 168cm itu.

“maafkan aku, ge. Aku tidak bermaksud tidak bangun saat kau membangunkanku.Aku ingin bangun,jinjja. Tapi tadi aku sangat lelah dan ingin tidur saja. Maafkan aku~” Lay menganggukkan kepalanya mengerti. Ia tersenyum. “gwenchana. Aku tahu kok”

“seharusnya aku tadi bangun saja ya saat kau membangunkanku. Daripada-“ Chanra melirik ke Kris yang ada disebelahnya. “dibangunkan oleh orang ini”.

Kris yang sedang membuka iPhone-nya sadar dan mendelik ke Chanra. “What did you say?” Tanya Kris galak. Chanra hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya. “ngg…it’s…nothing. Ah! Kau mau mengajakku makan diluar kan? Ayo” Chanra mengalihkan pembicaraan dan menggandeng lengan Kris.

Kris menghembuskan nafasnya dan mengambil topi berbulu dan memasangkannya pada Chanra. “diluar akan sangat dingin. Aku tak mau asma-mu kambuh” Chanra hanya menganggukkan kepalanya mengerti “gomawo”

“kalian yakin akan keluar? Didepan apartment banyak sekali fans yang menunggu kita keluar dari dorm” ujar Luhan mengingatkan Chanra dan Kris. “benarkah?” Tanya Chanra. Luhan menganggukkan kepalanya.Chanra menepuk pipinya. Sebal. “Ah tidak apa-apa. Mereka tidak akan mengenali-“

“kita makan di sini saja ya, Wu Yifan?” Chanra melepas topi yang tadi Kris pakaikan padanya dan tersenyum. Kris menatap Chanra dengan pandangan penuh tanya. “Aku tak mau mengambil resiko ketahuan oleh fans dan media. Disamping itu kau juga lelah kan?” lanjut Chanra.

Kris tahu. Kris sangat tahu Chanra sangat-sangat anti dengan media dan fans. Chanra benar-benar tak mau wajahnya dan wajah Kris bertebaran di Internet dan berita-berita yang tak enak didengar oleh Chanra. Bukan karena apa-apa, tapi Chanra hanya tak ingin reputasi Kris berantakan karena hubungan mereka.

Kris mengacak-ngacak rambut Chanra dan tersenyum. “baiklah kalau itu maumu. Ayo kita masak sesuatu yang enak” Kris lalu menggandeng Chanra dan membawa Chanra ke dapur untuk memasakkan sesuatu.

“well, kalian juga mau? Aku akan masakkan sesuatu yang enak” tanya Chanra. Member yang lain memandang Chanra dengan mata berbinar-binar. Tentu saja mereka mau.

“akhirnya! Masakkan rumah!”

“ah! Park Chanra kau daebak!”

no more junk food!

***

Lay memperhatikan Chanra dan Kris di dapur. Mereka berdua tampak bahagia menyiapkan masakkan untuk mereka semua. Sesekali Chanra menyuapi Kris kuah masakkan yang Chanra buat untuk mencicipinya. Lalu tampak Kris merangkul pinggang Chanra dan memperhatikan Chanra yang sedang serius mencampur bahan-bahan masakkan ke dalam panci dan mengelus kepala Chanra.

“kau tidak apa ge?” pertanyaan Tao membuyarkan perhatian Lay dan membuat Lay menengok kearah Tao yang duduk disebelahnya. “memang ada apa?” Tanya Lay. Tao lalu menengadahkan kepalanya menunjuk Chanra dan Kris di dapur.

“kau memperhatikan mereka sejak tadi, ge” jawab Tao. Lay menggaruk kepalanya sambil tersenyum kikuk. Merasa bahwa dirinya ketahuan telah memperhatikan pasangan itu dari tadi. “ah, itu-“

“apa kau menyesal, ge?” Lay melongo. Ia kaget mendengar pertanyaan yang dilontarkan oleh si magnae EXO M itu. “menyesal bagaimana?” Tanya Lay gugup.

“apa kau menyesal? Membiarkan Yifan ge memiliki Chanra? Maksudku, apa kau menyesal telah melepas Chanra?” Jelas Tao. Tao tau semua. Tau semua hal yang terjadi antara Chanra,Kris, dan Lay. Dan Lay jelas-jelas menyesal telah melepas Chanra-menurutnya.

“bicara apa kau” Lay menyenggol Tao dengan sikutnya sambil tertawa. “tidak. Aku tidak menyesal. Aku senang ia bahagia dengan Yifan ge.”

“tapi dari caramu melihat-“

“Aku senang kalau dia senang, Zitao. Lagipula kami masih bisa berinteraksi ‘kan? Biarkan seperti ini saja. Aku bahagia,kok. Tenang saja”

Tidak apa. Lay bahagia. Lay bahagia melihat Chanra tersenyum dan tertawa bersama Kris. Meskipun dalam lubuk hatinya yang paling dalam Lay masih berharap bahwa pria yang selalu ada disamping Chanra adalah dirinya. Pria yang selalu melindungi Chanra adalah dirinya –bukan Kris. Ia memilih memendam perasaan ini dalam-dalam demi kebahagiaan Chanra. Well, cinta tak harus memiliki,’kan?

***

Setelah menikmati makan malam yang penuh dengan canda dan tawa, Kris mengajak Chanra masuk ke kamar Kris. Setelah masuk dan duduk di kasur, Kris lalu membaringkan tubuhnya dan menggunakan kaki Chanra sebagai bantalnya. Chanra tersipu.

“ada apa,hm?” tanya Chanra sambil mengelus kepala Kris perlahan. Kris menggeleng. “tidak ada apa-apa. Aku hanya ingin tanyakan sesuatu padamu” jawab Kris pelan. ia memejamkan matanya berusaha mengistirahatkan dirinya yang lelah setelah acara di korea tadi malam.

“tanya apa?” Chanra mengerutkan dahinya. Have-no-idea dengan apa yang akan Kris tanyakan padanya. Kris membuka matanya lalu mengangkat badannya dan duduk disebelah Chanra. Ia mengambil iPhone-nya dan membuka aplikasi gallery dan mencari sebuah foto. Setelah menemukannya, Kris menunjukkan fotonya pada Chanra.

“foto ini” ujar Kris. “bisa kau menjelaskannya?” lanjutnya. Chanra melotot melihat foto yang Kris tunjukkan padanya. Tidak percaya dengan foto yang dilihat oleh kedua matanya saat ini.

wh-where did you get this?

Hanji gave it to me last night. She said that she got it from tumblr. I don’t know, Ra. But-

tumblr?” Tanya Chanra tak percaya. Kris mengangguk.

Foto itu. Sebuah foto Chanra berambut pendek dan seorang pria yang Chanra kenali sebagai teman sekolah Chanra saat mereka masih di tingkat Junior. Bukan. Foto itu bukan foto mereka berduaan di sebuah ruangan atau apa. Tapi foto itu memperlihatkan gambar namja itu tengah mengecup ujung bibir Chanra.

“ini-foto ini-temanku-aku-“Kris memegang kedua tangan Chanra dan mengajak Chanra untuk menatap mata Kris. Kris ingin mencari kebenaran dalam mata Chanra. Kedua mata indah bulat Chanra berair, siap untuk menetskannya dan membuat pipi Chanra basah. Kris memegang kedua pipi Chanra.

“Aku tidak ingin kejadian seperti yang lalu terulang, Chanra-ya.Aku yakin kau juga tak mau, ’kan?” Chanra menggigit bibir bagian bawahnya. Ia menahan air matanya agar tak keluar. “Aku hanya ingin mendengar penjelasanmu tentang foto ini. Aku tidak akan marah padamu”

“Apa ini fotomu dengan foto pacarmu dulu?” Chanra menggeleng.

“ini..foto waktu aku dikerjai oleh teman-temanku . teman-temanku memberikanku soju dan membuatku mabuk, lalu-“

“maafkan aku” Chanra merasa dirinya telah melukai Kris. Melukai orang yang paling Chanra cintai dengan foto ini. Air matanya mulai mengalir. Kris langsung mengusap air mata Chanra dengan jempolnya. “kenapa minta maaf? Bukan salahmu ‘kan? Lalu apa yang terjadi,sayang?” Tanya Kris lembut.

“Aku tidak tahu. Yang aku ingat adalah dia-“ Chanra menunjuk ke foto namja itu “dia dan yang lain telah melakukan sesuatu padaku” Chanra menunduk. Ia bahkan tak tahu apa yang telah teman-temannya lakukan saat itu. “Aku bahkan tak tahu kalau foto ini ada. Aku tak tahu kalau mereka mengambil foto ini”

“Lalu apa yang terjadi? Kau terluka saat itu?” Tanya Kris lagi. Chanra menggeleng. “saat aku sadar aku sudah ada di rumah dengan Chan oppa. Oppa bilang teman-temanku bilang kalau mereka menemukanku di warung pinggir jalan dan tertidur” Air mata Chanra masih mengalir dan membasahi pipi dan tangan Kris yang masih setia menempel di pipinya dan mengusap bulir-bulir air mata Chanra.

“maafkan aku, Wu Yifa-“

“ssh.. tidak perlu minta maaf, Ra-ya. Aku mengerti kok. Ini bukan salahmu. Tidak usah minta maaf” Kris terenyuh melihat Chanra menangis seperti itu. Ia tak tega. Ia tak tega melihat gadisnya menjadi orang yang rapuh. Melihatnya menangis seperti itu..membuat Kris berfikir ia telah gagal melindungi Chanra.

“ge, maaf mengganggu-” Tao membuka pintu kamar Kris dan terdiam begitu melihat Chanra berlinangan air mata dan tangan Kris yang memegang kedua pipi Chanra.

“ada apa?” Tanya Kris. “kita akan berangkat rehearshal. Tapi kalau kau mau, kau bisa menyusul,ge” lanjut Tao. Kris hanya menganggukkan kepalanya mengerti.

“kami tunggu diluar ge” Tao lalu kembali menutup pintu kamar Kris dan meninggalkan Chanra dan Kris yang masih terdiam. Saling menatap satu sama lain.

“pergilah. Member yang lain sudah menunggumu” Chanra memegang tangan Kris yang masih memegang pipi Chanra. Mengelus punggung tangannya perlahan. Kris menggelengkan kepalanya. “tapi kau-“

“Aku tidak apa-apa. Aku tak ingin karena aku jadwalmu jadi berantakan.” Potong Chanra. “terutama karena kesalahanku” lanjutnya lagi. Kris tersenyum. Ia lalu memeluk Chanra erat sebentar lalu melepasnya, dan sedetik kemudian mendekatkan bibirnya pada daun telinga Chanra.

“bukan kesalahanmu,sayang. Itu masa lalumu dan tidak ada hubungannya denganmu saat ini. ara?” Kris mengecup daun telinga Chanra sebelum akhirnya ia mendaratkan bibirnya pada bibir Chanra lembut dan perlahan. Cukup lama hingga akhirnya Chanra mendorong Kris menjauh dari Chanra.

“sudah cukup” Chanra dan Kris tertawa bersama. “Aku tak mau member yang lain membenciku karena telah memonopoly-mu, Wu Yifan.” Kris mengangguk lalu berdiri dan berjalan keluar kamarnya. Tapi sedetik kemudian ia berbalik menghampiri Chanra lalu mengecup dahi Chanra beberapa detik dan berlari keluar kamar.

I’ll see ya later, Sweety

***

Drrt..drrt..

Getaran ponsel Chanra membuat Chanra berhenti memainkan game where’s my water kesukaan Chanra dan meletakkan iPadnya di meja lalu mengambil ponselnya dan mengerinyit melihat nomor ponsel oppa-nya terpampang di layar sentuh ponsel Chanra itu.

“ada apa oppa?” Tanya Chanra begitu menempelkan ponselnya pada telinganya.

‘kau baik-baik saja? Sesuatu terjadi padamu?’

“ne? aku baik-baik saja oppa. Ada apa?” Tanya Chanra bingung karena tiba-tiba saja oppanya menelpon dan menanyakan keadaan Chanra.

kau yakin tidak apa-apa? Tadi Tao menelponku dan bilang kalau kau tadi menangis dengan Yifan hyung

“ah itu. Tidak apa-apa oppa. Hanya masalah kecil saja”

jinjja? Tapi kau kan jarang mena-

“oppa. Aku tidak apa-apa. Kau bisa tanyakan ini pada Wu Yifan. Percayalah padaku” Chanra berusaha menenangkan Chanyeol yang khawatir. Chanra tau, Chanyeol pasti menyuruh member yang lain untuk mengawasi Chanra jika terjadi sesuatu pada Chanra.

“tidak usah khawatir”

Aish. Baiklah kalau begitu’ suara berat Chanyeol memelan lalu kemudian ia berdehem.

ah iya Chanra-ya. apa kau tahu appa mengunjungi eomma kemarin natal?

“tentu saja aku tahu, oppa. Aku bertemu dengan appa waktu itu”

jinjja? Kalian bertemu dimana?

“di China, oppa. Appa sedang menghadiri acara fashion show

ah begitu.. tadi aku juga bertemu dengan appa. Dia bertanya kenapa kau tak pulang ke korea saat ini. Ia ridu padamu, Ra-ya

“Aku juga rindu dengannya, oppa. Tapi aku sudah janji dengan Wu Yifan akan disini sampai besok”

Ah kau ini. yasudah kalau begitu. Aku akan menunggumu di sini, Ra-ya. Aku mau pergi dulu. Annyeong’ Chanra lalu meletakkan ponselnya di meja dan kembali memainkan iPad-nya sambil menunggu kedatangan para member EXO M dari acara tahun baru mereka.

***

31st December 2012,11.55 pm CST – EXO M dormitory

“kami pulaaaang~!” Chanra segera berlari keluar kamar dan mendapati semua member EXO M memasuki dorm mereka dengan memasang wajah lesu. Mereka lelah.

“lelah? Kalian mau aku buatkan minum atau makan, mungkin?” tawar Chanra. Para member lalu menggelengkan kepalanya. “tidak usah, Chanra-ya. kami hanya ingin tiduur~” Luhan menguap lalu melewati Chanra begitu saja masuk kekamarnya. Tunggu, sepertinya ada yang salah. Mereka hanya berlima. Kemana satu orang lagi?

“mana Wu Yifan?” Tanya Chanra begitu menyadari kekasihnya tak ada diantara para member EXO M. Lay-yang sedang duduk di sofa ruang tengah menggeleng. “molla. Tadi dia ikut di van lalu dia turun ditengah jalan. Katanya dia ingin membeli sesuatu untuk merayakan ula-merayakan tahun baru” Chanra mengerinyit.

“tahun baru? Memang kalian mau merayakan tahun baru? Kalian tidak lelah?” Tanya Chanra heran.

“bukan merayakan Tahun baru, tapi merayakanmu, Ra-ya” suara berat Kris membuat Chanra terdiam. Ia tidak tahu apa maksud Kris. Chanra berbalik dan terkejut melihat semua member EXO M minus Lay yang berada dibelakang Chanra berdiri sebaris dibelakang Kris yang membawa sebuah cake tart berwarna soft pink dan hiasan-hiasan bunga dan lilin yang membuat cake itu menjadi indah.

Kris berjalan mendekati Chanra sambil tersenyum sedangkan Chanra hanya bisa menatap Kris dengan tidak percaya. “Ada apa?” Tanya Chanra.

“haruskah aku mengingatkanmu tentang ini, Ra-ya?” Tanya Kris dengan wajah yang tampak seperti,well, orang konyol?

“dengarkan aku” Kris lalu memajukan tangannya dan menunjukkan cake-nya pada Chanra. “cake ini, mencerminkan dirimu” lanjut Kris.

“warna soft pink pada cake ini menunjukkan kalau kau adalah orang yang lembut dan feminim. Kau tidak bisa melukai hati orang lain. Lalu daun-daun berwarna orange kecoklatan ini melambangkan sifatmu yang seperti musim gugur. Li Qiu. Remember that?” Chanra tersenyum dan menganggukkan kepalanya mengerti. “lalu..lilin ini, melambangkan umurmu, Chanra-ya. kau sudah berumur 18 tahun sekarang” Chanra mengangkat kepalanya dan memandang Kris. Ini ulang tahunnya?

Happy birthday, Park Chanra” Kris tersenyum. Ia menaikkan cake di tangannya, menyuruh Chanra untuk meniup lilin berbentuk angka satu dan delapan itu. “make a wish” Chanra memejamkan matanya untuk membuat wish untuk ulang tahunnya dan tahun baru ini lalu setelahnya ia meniup kedua lilin tersebut dan disambut dengan tepuk tangan yang meriah oleh member EXO M yang lain.

Kris lalu meletakkan kue itu diatas meja lalu memeluk Chanra erat. Chanra membalasnya dan membenamkan kepalanya pada dada bidang Kris. Ia sangat berterima kasih pada Kris yang selalu membawakan Chanra kebahagiaan selama ini dan selalu melindungi Chanra dari apapun. Dan yang pasti, selalu mencintai Chanra apa adanya.

and happy 8 month anniversary, Ra-ya. I love you, always and forever” Kris membisikkan kalimat itu tepat di telinga Chanra. Kedua pipi Chanra merah merona. Oh God, Wu Yifan is a perfect man for Chanra.

***

“Wu Yifan, bolehkah aku bertanya sesuatu?” Chanra menghampiri Kris yang sedang membaca buku self-improving yang belum sempat ia selesaikan karena jadwal mereka yang cukup padat. Kris menaruh bukunya di meja samping kasurnya.

“tanya apa,sayang?kemari” Kris menarik Chanra untuk ikut duduk disampingnya. Setelah duduk disampingnya, Chanra menyenderkan kepalanya pada bahu Kris. Keras, tapi nyaman bagi Chanra.

“ah itu…kenapa kau selalu seperti ini?” Tanya Chanra pelan tapi Kris masih mendengarnya. “seperti ini apa, sayang?” Tanya Kris tidak mengerti pertanyaan yang Chanra ajukan tadi.

“ya..seperti ini.selalu melakukan hal-hal yang membuatku senang, selalu membuatku menjadi malu karena sikapmu, dan..selalu membuatku merasa menjadi gadis paling beruntung di dunia” Kris tertawa mendengarkan penjelasan Chanra. Sedangkan Chanra? Chanra sudah menunduk karena malu menjelaskan pertanyaannya dengan sedetail-detailnya. Benar, ‘kan? Kris selalu membuat Chanra tersipu malu.

“kenapa ya?” Kris tampak berfikir menjawab pertanyaan Chanra padahal Kris sudah tau jawaban apa yang akan ia lontarkan pada Chanra. Ia ingin menggoda Chanra.

“Ayolah Wu Yifan~ jangan membuatku mati penasaran” Chanra menengok kearah Kris dengan wajah aegyo-nya. Semakin membuat Kris ingin menggoda Chanra.

“karena…”

“karena?”

“biarkan aku berfikir sejenak-“

“Ah Wu Yifan tidak seru! Tidak jadi bertanya, deh” Chanra segera bangun dari kasur ketika kris tiba-tiba menariknya dan membuat Chanra terjatuh tepat diatas Kris. Untung,kedua tangan Chanra berhasil menopang tubuh Chanra.

“Karena kau.” Jawab Kris sambil tersenyum. “karena aku sangat suka ketika kedua pipimu merah merona” Kris memegang kedua pipi Chanra yang merah merona dan mengelusnya lembut. “dan juga karena aku suka ketika jantungmu berdebar-debar saat aku peluk” Kris menunjuk dada Chanra yang bisa Kris pastikan juga sedang berdegup kencang.

Kris menyentuh ujung bibir Chanra dengan ibu jarinya dan mengusapnya pelan. “Aku suka ketika melihat ujung kedua bibir ini tertarik keatas dan membuat gadis yang paling aku cintai ini menjadi lebih indah dihadapanku”

Kris lalu meletakkan tangannya di leher belakang Chanra dan menarik kepala Chanra agar mendekat dengannya.

“dan-“ Kris lalu menyentuh ujung bibir Chanra lagi. “Aku percaya. Bahwa dibalik sebuah kecupan, selalu terhimpun sebuah cerita, tentang rasa, dan cinta” Chanra tertawa mendengar kalimat yang Kris ucapkan. Chanra benar-benar beruntung bisa memiliki seseorang seperti Kris.

“jadi?” Tanya Chanra minta penjelasan lebih tentang ucapan Kris tadi.

“Jadi, yang boleh mengecup bibir indahmu hanya aku seorang. Agar cerita itu hanya milik kita berdua. Selamanya”

“saranghae”Lalu sedetik kemudian Kris menempelkan bibirnya pada bibir mungil chanra lembut. Kedua tangan Kris menempel di kedua pipi Chanra dan sesekali menarik Chanra semakin menempel dengannya.Chanra akhirnya terjatuh dan duduk diatas perut Kris. Kedua tangannya malah memegang leher Kris mengikuti irama gerakan Kris. Chanra benar-benar tak tahu apa yang telah dilakukannya.

cklek

“Hey kalia- APA YANG KALIAN BERDUA LAKUKAN HEH?!?!?!??!?!”

***Behind the Kiss-end***

nyahahahahahaha /ketawa dulu/ /plak/halo semuaaaa annyeonghasseooo~ Selamat tahun baru 2013 yaaaaa^^ semoga tahun ’13 ini membawa berkah buat kita semua dan blog tercinta kita ini /amiiiiiin/ dan mari kita ucapkan selamat ulang tahun pada Lady Park Chanraaa~ yeah, dia udah umur 18 taun ;_; jauuuuh sama umur Ra sendiri wkwkwk dan happy anniv 8 month YiChaaan!!! kekekeke ga kerasa udah 8 bulan aku menaungi YiChan ini. aku sayang kalian ;_; /peluk/ /apa ini/

lanjut ke ff ini- kyaaa bagaimana pendapat kalian? pas bikin ini, kalian tau? aku kena WB wahahaha entah kenapa idl lagi pada terjangkit virus wb -__- yah semoga saja wb-nya ga jadi alias ilaang~ hohoho. oh iya, jadi maafin yah kalo di salah satu adegan di ff ini ga ada feel-nya. mungkin aku ngetik itu lagi kena wb -.- maaf yaaa 😀

pada penasaran ga sama apa yang terjadi sama Kris-Chanra-Lay? wkwkwkwkwk

the one and only my rock onnie, Mai onn!! ah Mai onnnnnn terimakasih sangaaat karena onnie selalu ngebantuin Ra. ai lap yu onn :* dan untuk anak2 INDAYLee tercinta-ku, Aku cinta kalian({}). neomu neomu neomu saranghaeeee :***

daan terimakasih sudah mau baca dan komen yaaaaa, i appreciate that. gomawooo makasih and thankyouuuu~ xoxoxoxo

-Ra

Advertisements

29 thoughts on “[YiChan Récit] Behind the Kiss

  1. SongRi says:

    Happy New Year 2013, hope INDAYLee many readers and more crowded ^^ Happy Birtday to you Chanra \(^.^)/ *umur kita sama hoho* longlast ya YiChan ♥ sweet….. always! couple is always sweet, make me envy >.<

  2. jin jihye says:

    pertama2 mw ngucapin juga HNY 2013 bwt INDAYLee, HBD jg bwt Chanra, keep longlast ya YiChan u,u
    dan what? Lay pernah suka jg sama Chanra? O___O dan yg tau cm tao doank? koq kasian banget ya pasangan TaoLay ini, sama2 bertepuk sebelah tangan cintanya, sama2 ama si leader EXO pula pasangannya >< /puk2 TaoLay/
    duh, sirik deh sama skinship couple ini. romantisnya duh, pake banget..envyy~~~
    tapi tapi, itu siapa y yg treak di akhir? penasaran deh..kekeke =D

  3. babygyu says:

    Ah parah nih, kapan ya gue bisa punya pacara yang sejenis sama kris? Karakter kris disini berasa perfect bgt ;_; jdi envy parah sama chanra!
    Aigooo yichan mesra bgt sih. Kalo chanyeol tau apa yg dikerjakan si chanra di china *ciuman dikamar sama kris, misalnya*, bisa2 chanyeol nya kena serangan jantung kali ya-_- wkwk
    Semoga langgeng deh perangko couple(?) ini:3

  4. gamechology says:

    yichan sewat bngt sih kalian><

    Happy new year yaaa buat all authors!!
    Jadi penasaran cerita awal mereka bertiga.
    Saran aku, gimana kalau di buat prequel gitu??? sama cerita chanra sama henry juga!! makasih yaaa

  5. kartika sari (@kartikawaii) says:

    met taon baru thor^^
    tetep lah ya kalo yichan pasti akan slalu beraksi dimana2
    jdi mikir yg ia2 nih hahaha
    ia, q jg jadi penasaran sama kisahnya lay. tao udah ketauan pasti. trus ini si lay kenapa lagi??
    request dong. bikinin pasangan buat lay jg dong, tao juga, xiumin juga, chen juga, baekhyun juga, chanyeol juga
    kasian kan mreka ngejomblo terus#meluk member EXO yg jomblo satu2#plakkkkkkkk
    yah segitu saja, ditunggu lagi yadongannya hahahaha

  6. evitakipson says:

    Jangan bilang yang buka pintu itu Tao lagi…. hahaha-_-v
    Aaaaa skinship kapel ini memang selalu…. /isisendiri/ haha /blush/
    Punya oppa kayak Chanyeol bener – bener bikin envy *-* mau bangettttttt! >.<
    Lay ge, daripada terus terusan </3 mendingan move on… ;;) /winkwinkwink/ kkkk–v

  7. nanda says:

    So sweet banget, mumumumu 😀
    ada apa dengan Lay?? #kepo
    chanyeol lebay, dikit-dikit ngawatirin Chanra. Jangan bilang kalu yang buka pintu itu Tao -_-,
    tapi berharap Luhan aja yang buka pintu, hehehehe 😀

  8. aesong says:

    hiuuu agak gak mudeng bagian pas ama lay, tapi yasudah lah. masa lalu biarlah berlalu gausah diungkit ungkit buahahaha
    aahh kenapa harus begitu posenya pas ending!!!! gak bisa bayanggiin ueee T.T *padahal udah bayangin*
    isshh ditunggu ff selanjutnya deh thorr. bye byeee

  9. rizmela says:

    Sumpah thor ini skinshipnya badai yak(ʃ⌣ƪ) sampe ada bagian gigit-gigitan(?) uaaahh~ terus itu siapa thor yang di bagian endingnya-_-? Terus ada apa di antara chanra&lay??ditunggu thor~
    And Happy Birthday for Chanra eonni^^ longlast with yifan gege♥ iloveyouuuu~

  10. Zein says:

    hahaha nugu ??
    siapa yg liat momen kris sma chanra ??
    wah malu bgt pasti mreka b’2 ….
    ckck kris aisss apa itu gk brlebihan ??

    ASSA ….FIGHTING EON !!

  11. iekafatma says:

    so sweet ceritanya 🙂 gak kalah sama cerita member yg lainnya hahaha
    sejujurnya sih aku blm pernah baca ff dengan cast utama kris tapi bagus kok

  12. adindacynthia says:

    Wah ini mah bukan cuma Chanra aja yang makin jatuh hati sama Kris, tapi yang baca juga. 😀
    Penasaran sama kisahnya Kris-Chanra-Lay, ada apa sebenarnya?
    Part terakhirnya itu… Heh.. 😀

  13. sy_sagita says:

    Kris bikin klepek-klepek..baru tau lay jga suka sma chanra..ceritanya makin seru…sdikit prihatin dan ketawa melihat mereka selalu di interupsi setiap kiss..hihiihih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s