[Another YiChan] One Bedroom (H-8)

one bedroom

 

Title     : ONE BEDROOM

Author : Ra (@datudecps)

Casts   : Wu Yifan (Kris), Park Chanra , OC

This is NOT YiChan Récit, the casts is still YiChan & idl but this is not ‘like-real’ story

nb: poster hopeless T.T

Enjoy 🙂

© INDAYLee Staffs

Two people live in the same apartement, sleep in the same bed even just in 2 weeks, it’s called marriage -Kris

***One Bedroom (H-8)***

Chanra berkali-kali menguap dan menghapus air matanya yang keluar akibat dirinya yang mengantuk. Tidurnya sangat-sangat tidak menenangkan. Sekali-kali ia membalikkan bacon yang sedang ia tumis(?) sebagai sarapan pagi mereka berdua.

Mereka? Berdua? Yap. Chanra tak tinggal sendirian. Ia tinggal bersama salah seorang teman kampusnya di sebuah apartement yang terbilang cukup mewah. Chanra sangat tak suka ia harus tinggal bersama dengan teman kampusnya itu dan harus membuatkannya makanan.

“Sudah jadi,sayang?hmm..baunya enak sekali”Chanra tersontak kaget mendengar seseorang berbicara di telinganya dan menjatuhkan spatula yang ia pegang ke lantai. Chanra berbalik menghadap orang yang mengagetkannya tadi.

“berapa kali aku harus bilang padamu? Jangan pernah mengagetkanku dan stop calling me sayang” cerca Chanra. Ia lalu berbalik lagi mematikan kompor dan meletakkan bacon yang masih berasap itu keatas kedua piring yang sudah terisi dengan scrambled eggs dan fries yang sudah ia buat sebelumnya.

Please meet Wu Yifan a.k.a Kris. Dialah ‘teman kampus’ Chanra yang tinggal satu apartement dengan Chanra. Wajah dan postur tubuhnya sangat sempurna. Bossy, egois,selalu memaksakan kehendaknya, suka berlaku seenaknya sendiri.

oh come on! We live in the same apartment-even in the same room! Kenapa aku tak bisa memanggilmu sayang?” Kris mengambil kedua piring yang berisi sarapan untuk mereka berdua dan membawanya ke meja makan. Chanra yang masih didapur mencuci tangannya lalu melepas celemeknya dan ikut bejalan menuju meja makan.

“karena kau bukan kekasihku. And remember this, Wu Yifan. We live in the same apartement because of some reason. Kita tinggal bersama karena tantangan itu. Okay? So I wont let you call me honey,chagi,or sayang. Got it?” Chanra duduk di kursi meja makan yang berhadapan langsung dengan kursi yang Kris duduki.

Chanra tak habis pikir. Kenapa Ri-Ah –sahabatnya- dengan teganya menerima tantangan yang membuat kehidupan Chanra,Nayeon,Jaehye,Hana,Hanji, dan Ri-Ah sendiri menjadi seperti neraka. Seperti dunia sudah terbelah menjadi dua. Totally messed up. Ri-Ah dengan tanpa bertanya menyetujui tantangan untuk ‘tinggal bersama’ yang diajukan oleh Chanyeol, salah satu sahabat merka yang sangat kaya raya. tantangannya tidak main-main.

Mereka ditantang untuk tinggal bersama dengan namja yang telah Chanyeol tentukan selama dua minggu. Dan selama kurun waktu 2 minggu tersebut Chanyeol menantang siapa yang akan bertahan tanpa melakukan ‘sesuatu’ dengan lawan jenisnya dalam appartement yang mereka tinggali. Well, melakukan ‘sesuatu’.

Dan jika mereka bisa berhasil, Chanyeol akan mengajak mereka liburan ke Hawaii secara gratis tanpa perlu mengeluarkan uang sepeser-pun. Dan jika salah satu dari mereka gagal, orang yang ‘gagal’ tersebut harus mentraktir liburannya.

Mentarktir keenam sahabatnya plus orang yang tinggal bersama dengan mereka? Hell no. Chanra tak sekaya sahabatnya itu. Dan lagi, bisa-bisa ia di bunuh oleh ayahnya karena harus mentraktir orang sebanyak itu ke Hawaii. Bisa-bisa ayah dan ibunya sakit jantung seketika-_-

I don’t care about the challenge. The things that I care is : you’ll live with me in 2 weeks. Two people live in the same apartement, sleep in the same bed even just in 2 weeks, it’s called marriage. What’s marriage without calling my wife ‘sayang’? the differences is, we’ll get divorce after 2 weeks” elak Kris. “ah, kau lupa mengambil minum” cerca Kris begitu ia mendapati gelas yang ada disamping piringnya masih kosong.

marriage? Are you kidding?” Chanra bangkit dari kursi sambil memasang wajah masam dan berjalan menuju kulkas yang berada tak jauh dari meja makan. “milk or juice?” tawar Chanra.

milk,please”Chanra lalu mengambil susu dari kulkasnya dan menuangkan susu-nya pada gelas Kris dan gelasnya sendiri. Chanra lalu kembali duduk di kursinya dan kembali menikmati sarapan paginya.

“Apa kau akan pergi ke kampus?” tanya Kris mengganti topic pembicaraan mereka tadi. Chanra menganggukkan kepalanya malas. “kau ada mata kuliah?” tanya Kris lagi. Chanra mengangguk.

“Hari ini aku ada latihan vocal dengan Kim seonsaengnim. Mengingat minggu depan ada ujian praktek vocal. Dan setelah itu aku ada kelas dance. Kau? Apa kau akan pergi ke kampus?” tanya Chanra balik pada Kris. Well, hubungan Chanra dan Kris tidak terlalu parah. Chanra hanya terganggu dengan cara Kris memanggil dirinya dengan sebutan ‘sayang’. Kris masih menghargai Chanra sebagai seorang perempuan dan tidak bertindak macam-macam pada Chanra meskipun kadang-kadang sifat Kris yang menyebalkan keluar.

Jauh dengan Ri-Ah yang sangat-sangat terganggu dengan sikap Oh Sehun-pria yang tinggal dengan Ri-Ah- yang ‘katanya’ selalu menggoda Ri-Ah dan bahkan suka menciumi Ri-Ah-___- baru 4 hari tinggal bersama dan pria yang tinggal dengn Ri-Ah sudah berani mencium Ri-Ah? Jika Chanra menjadi Ri-Ah, Chanra tak akan segan-segan memukuli pria itu._.

“Aku ada latihan basket di kampus. Minggu depan aku ada pertandingan antar universitas” jawab Kris santai. Chanra hanya meng-oh kan jawaban Kris dan segera menyelesaikan makannya menyusul Kris yang sudah selesai makan.

“Aku akan bersiap-siap sekarang” Chanra lalu berdiri mengambil piringnya dan piring Kris dan meletakannya di mesin pencuci piring. Lalu Chanra meninggalkan Kris yang belum beranjak dari duduknya.

***

Chanra sedang menata rambutnya ketika Kris keluar dari kamar mandi hanya dengan selembar handuk yang menutupi bagian pinggang kebawah Kris. Chanra menjerit melihat Kris yang half-naked itu.

ARE YOU CRAZY?PUT YOUR CLOTHES ON KRIS!” jerit Chanra sambil menutupi kedua matanya. Kris terbahak melihat reaksi Chanra seperti itu. Well, sepertinya Kris tergoda untuk menjahili Chanra.

Kris berjalan mendekati Chanra dan berhenti tepat dibelakang Chanra. Kris lalu menarik kedua tangan Chanra yang menutupi kedua matanya lalu memeluk Chanra dari belakang dan menempelkan dagunya di pundak Chanra.

“Kau harus terbiasa. I’m you husband for 2 weeks, miss Park” bisik Kris tepat ditelinga Chanra dan membuat Chanra merinding seketika. Setelah membisikkan Chanra. Kris lalu mengeluarkan smirk-nya lalu dengan gerakan perlahan ia mengangkat dagunya dari pundak Chanra lalu mencium pundak Chanra yang tertutup dengan kaos yang Chanra kenakan selama beberapa detik. Lalu Kris pergi keluar kamar meninggalkan Chanra yang masih terbalut dengan rasa kaget.

I’ll get you in the car” ucap Kris santai sebelum ia benar-benar keluar dari kamar.

Chanra masih kaget dengan perlakuan kris tadi. Chanra bisa mencium bau sabun mandi yang Kris pakai yang bercampur dengan aroma khas Kris dengan jelas. Bahkan, Chanra bisa merasakan hembusan nafas Kris di tengkuknya. Dan yang lebih parah, Chanra bisa merasakan bibir Kris, bibir Kris di bahunya.

wake up miss Éliane Park!” Chanra menepuk pipinya dengan cukup keras. “What are you thinking abaout? Are you crazy?” ucap Chanra sambil melihat bayangan dirinya di kaca.

oh God, ini baru 6 hari. Bagaimana dengan hari-hari kedepannya?” Chanra memejamkan matanya merenungi bagaimana nasibnya selama 8 hari kedepan. Chanra lalu membuka matanya dan menghembuskan nafasnya keras-keras.

you can do it, Park Chanra! Yes, you can!

 

***

Chanra segera masuk kedalam mobil Audi putih milik Kris dan memasang sabuk pengamannya.

“sudah siap?” tanya Kris. Chanra menganggukkan kepalanya malas. Kris lalu melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Itulah Kris. Terkenal dengan gaya menyetirnya yang kecepatannya diluar batas normal. Beruntung, Chanra terbiasa dengan menaiki mobil yang berkecepatan tinggi.

I don’t get it.” Gumam Chanra. “Aku punya mobil sendiri dan aku bisa berangkat ke kampus sendiri. Kenapa aku harus berangkat bersamamu?” Tanya Chanra kesal. Kris tertawa mendengar pertanyaan Chanra.

“simple saja. Kau istriku, aku suamimu. Pasangan mana yang berangkat ke tujuan yang sama dengan naik mobil sendiri-sendiri?” tanya Kris sambil terus tertawa.

“berhenti menyebut kau suamiku dan aku istrimu. Dan jika kau bertanya pasangan mana yang berangkat ke tujuan yang sama dengan naik mobil sendiri-sendiri? Aku akan menjawab pasangan yang belum pernah mengikat janji di altar dan akan segera berpisah dalam waktu…8 hari?” Chanra menggunakan tangannya untuk menghitung berapa lama lagi mereka berdua akan berpisah dan tidak tinggal dan tidak tidur dalam apartement dan kamar yang sama.

“ck…sudahlah Park Chanra-ssi, nikmati saja hari-harimu-eh. Hari-hari kita bersama selama 8 hari kedepan.” Kris tersenyum puas melihat reaksi Chanra setelah mendengar kalimat dari Kris. Chanra memanyunkan bibirnya lalu mengeluarkan iPhone-nya dan memilih untuk ber-line ria dengan teman-temannya hingga tanpa sadar mereka sudah sampai di area parkir kampus mereka.

Chanra segera keluar dari mobil dan berjalan lebih dulu meninggalkan Kris yang baru saja mematikan mesin mobilnya. Chanra sadar bahwa saat ini dirinya sedang dilihat oleh beratus-ratus pasang mata yang heran melihat Chanra keluar dari mobil milik Kris.

Siapa yang tak tahu Chanra dan Kris?. ‘Lady’ Chanra yang terkenal dengan tegas-namun-lembutnya serta badan atletis  dan wajahnya yang –kata- semua orang dikampus tidak ada yang menandinginya.Chanra juga mahir dalam dance dan menyanyi. Serta Kris sang ‘Angel’ idola semua wanita di kampus ini. Pintar di setiap bidang olah raga, memiliki badan atletis, wajah sempurna dan memiliki senyum yang menawan.

Dan orang-orang yang melihat Chanra itu semakin dibuat bingung karena tiba-tiba kris berlari mengejar Chanra lalu merangkul pundak Chanra dan berjalan bersama. Chanra tak bisa berbuat apa-apa. Ia tak mungkin berteriak lalu memukuli Kris didepan umum. Bisa-bisa ia mati ditangan fans-fans sejati Kris yang selalu setia membututi Kris kemanapun dia pergi-.-

are you crazy? what are you doing?” bisik Chanra pada Kris. Sekali-kali Chanra tersenyum canggung kepada orang-orang yang melihat mereka dengan tatapan aneh.

“hanya ingin tahu apa reaksi mereka melihat kita seperti ini. Ikuti saja Lady chanra-ssi, it’s gonna be fun” Kris semakin merekatkan dirinya pada Chanra dan sekali-kali bertingkah seperti sedang berbisik mesra pada Chanra. Chanra-pun ikut berlagak tersenyum setelah kris ‘berbisik’ pada Chanra. Dalam hati Chanra berjanji setelah sampai di apartement nanti, Chanra tidak akan membuatkan makanan untuk Kris meskipun Kris merengek-rengek minta makan. Chanra tidak akan memaafkan Kris karena membuat Chanra malu didepan umum.

“kau harus tanggung jawab bila setelah ini aku dibantai oleh fans-fans sejatimu, Wu Yifan-ssi”

“mereka tidak akan membantaimu. Jika mereka membantaimu, itu berarti mereka membantaiku juga“ kata-kata Kris membuat Chanra tercengang. Apa maksud ucapan Kris?

‘Jika mereka membantaimu, itu berarti mereka membantaiku juga’

***

“Baiklah, Kalian boleh istirahat dan melanjutkan ke kelas berikutnya.” Kim seonsaengnim akhirnya berjalan keluar kelas dan diikuti oleh beberapa mahasiswa yang berniat untuk pergi ke kantin ataupun yang akan pergi ke kelas berikutnya. Sedangkan sebagian lainnya sedang membereskan kertas-kertas yang berserakan di meja mereka termasuk Chanra yang dengan terburu-buru membereskan mejanya.Setelah itu Chanra segera keluar dari kelas vocal dan berjalan cepat-cepat seperti orang yang dikejar sesuatu atau tidak mau bertemu dengan seseorang. Dan yah, chanra memang tak mau bertemu dengan seseorang

“Chanra-ya!” Chanra berhenti dan terpaku mendengar seseorang memanggil Chanra. Chanra sangat mengenal suara itu dan saat ini Chanra tidak sedang ingin bertemu dengan si pemilik suara itu. Tapi bodohnya, Chanra malah berbalik dan tersenyum melihat orang itu. Sedangkan orang itu menatap Chanra dengan pandangan yang sangat-sangat tidak ramah.

“Annyeong, Henry oppa” sapa Chanra kepada orang itu. Henry adalah salah satu teman Chanra yang masuk dalam top list ‘orang yang tak mau dilihat’ milik Chanra. Kenapa? Pertama, Jika Henry melihat Chanra meskipun dalam sepersekian detik, Henry pasti akan mengikuti Chanra kemanapun Chanra pergi. Kedua,Henry adalah mantan kekasih Chanra yang masih berharap pada Chanra dan percaya Chanra masih memiliki rasa yang sama dengan yang Henry rasakan.

“bisa aku bicara denganmu?” Tanya Henry to the point. Chanra sudah tau dengan pasti apa yang akan Henry bicarakan dengannya. “hanya sebentar” tambah Henry.

“err..aku tak bisa oppa. Aku..aku harus segera pergi ke practice room”Chanra berbohong. Padahal ia berniat akan pergi ke kantin bertemu dengan sahabat-sahabatnya. “i’m sorry” Chanra lalu berbalik dan akan melangkahkan kakinya lebar-lebar ketika lengannya ditarik keras oleh Henry membuat Chanra terjungkal kebelakang.

“AH!”Chanra menjerit dan menjerit bukanlah hal biasa yang dilakukan oleh Chanra sehingga membuat semua orang memberhentikan aktivitasnya dan melihat Chanra yang terduduk di lantai kampus dengan tangan yang masih dipegang oleh Henry. Chanra malu setengah mati dan dengan cepat berdiri dan membersihkan badannya.

“kau tak apa? ada apa?” sebuah suara berat muncul dari belakang Chanra dan membuat Chanra menghembuskan nafas lega. Meskipun Chanra membenci orang ini, tapi hanya orang ini yang bisa membuat Chanra pergi dari hadapan Henry.gotcha!

“gwenchanayo,Wu Yifan. Apa yang kau lakukan disini? Bukannya kau sedang latihan?” tanya Chanra pada Kris. Chanra terdiam melihat Kris yang berada tepat didepannya. Keringat yang mengucur di seluruh tubuhnya dan rambutnya yang berantakan dan basah akibat keringat. Kris terlihat sangat-sangat menawan.

“Aku sedang istirahat. Aku menunggumu di kantin tapi kau tak muncul juga. Ternyata karena ini” Kris melirik Henry yang-ternyata- melihat Kris dengan mata yang berapi-api.

oh, I’m sorry. Can we go now?” Ajak Chanra pada Kris.kris menganggukkan kepalanya “Anytime,Lady”Kris tersenyum lembut lalu segera merai tangan Chanra dan melewati Henry yang masih menatap Chanra dan Kris dengan tidak percaya.

thank you” bisik Chanra pada Kris begitu mereka tak bisa melihat Henry lagi. Kris menganggukkan kepalanya.

“untung tadi aku lewat. Sebenarnya aku akan bertemu dengan Sehun. Aku melihatmu terjatuh dan ada Henry disitu. Ada seorang Henry dan kau terjatuh. Definetly you’re in a trouble” jawab Kris. “dan mengingat apa yang aku lakukan tadi pagi, aku tak mungkin hanya melewatimu begitu saja” Chanra hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti.

Setelah sampai kantin, Chanra tak menemukan semua sahabatnya di penjuru kantin manapun. Chanra menepuk kepalanya. Ia lupa bahwa hari ini ia lonely di kampus. Semua sahabatnya tidak ada jadwal hari ini.

“heish, pabo” gumam Chanra. Istirahat masih 30 menit lagi dan Chanra benar-benar have-no-idea akan pergi kemana. Makan? Chanra sedang malas makan. Ke practice room dulu? Chanra yakin Lee seonsaengnim belum ada di practice room  dan itu berarti practice room masih dikunci.

“mau melihatku bermain basket?” tawar Kris. Chanra tertawa mendengar ajakan Kris. Chanra tak mengira Kris akan mengajak Chanra untuk melihat Kris bermain basket.

“tidak terimakasih. Akan banyak wanita disitu dan menjerit-jerit heboh melihat kau dan yang lainnya bermain. I don’t like their voice. so,no thanks” tolak Chanra. Tapi sepertinya Kris pura-pura tidak mendengar tolakan Chanra karena saat ini Chanra sedang ditarik tangannya oleh Kris menuju lapangan basket indoor kampus mereka.

“tak akan ada wanita disini, Park Chanra-ssi. Tak ada yang tahu kami berlatih disini. So. Enjoy this play, sayang” Kris segera menjauh dari Chanra sebelum mendengarkan ceramah Chanra lagi mengenai kata ‘sayang’.

Chanra duduk bersandar di kursi penonton dan melihat Kris dan teman-temannya bermain basket dengan penuh tawa dan canda. Chanra tertawa terbahak-bahak melihat Chanyeol tersungkur akibat ulah Kyungsoo yang mendorong Chanyeol saat Chanyeol akan men-shot bola ke ring. Tapi tiba-tiba kedua bola mata Chanra menangkap seseorang yang –dari pandangan Chanra- sangat-sangat mengagumkan. Orang itu melambai pada Chanra sambil tersenyum lebar dan menampakkan sederetan gigi yang sangat rata dan bersih. Headband yang orang itu gunakan untuk mem’blok’ rambut-rambut yang mengganggunya saat bermain basket membuat pria itu tampak semakin mengagumkan. Tapi yang membuat Chanra terpana adalah…

Orang itu adalah seorang Wu Yifan…

Setelah mencoba kembali sadar, Chanra tersenyum kikuk dan membalas lambaian tangan Kris. Lalu Kris melanjutkan aktifitas bermain basketnya dan meninggalkan Chanra yang masih terpana pada Kris. Chanra menggelengkan kepalanya menyadarkan dirinya (lagi). Chanra lalu mengecek jam tangannya. Masih ada waktu 15 menit lagi sebelum ia latihan dance. Sepertinya lebih baik Chanra mengistirahatkan mata dan pikirannya sejenak sebelum ia kembali.

 

***

“ng..” Chanra menggeliatkan badannya yang terasa sedikit pegal. Lalu Chanra menggulingkan badannya ke sisi kiri dan melanjutkan tidurnya. Tapi tunggu, ada yang salah. Chanra seharusnya tidur dalam posisi duduk dan Chanra tidak mungkin bisa menggulingkan badannya ke samping. Dan lagi…Chanra seharusnya kepala Chanra tidak menyandar kemanapun. Tetapi Chanra sedang bersandar pada sesuatu yang empuk dan hangat.

“sudah bangun?”Suara berat itu sukses membuat Chanra membuka matanya lebar-lebar dan mendapati sebuah…perut tepat ada didepan matanya. Chanra lalu melirik kekanan dan mendapati Kris-dengan jepit yang bertengger dikepalanya- menatap Chanra dengan wajah yang juga mengantuk. Chanra terkaget dan langsung bangkit duduk dan membenarkan rambutnya.

“ada apa ini? Jam berapa ini? Ini….di….mobil?” tanya Chanra begitu melihat dirinya berada dalam sebuah mobil. Mobil milik Kris. Kris dan Chanra berada di kursi belakang mobil Kris. Chanra mengecek jam tangannya lagi.

you missed your dance practice” ucap Kris datar. Chanra melongo. Ini sudah jam 9 malam. Langit diluar sudah sangat gelap.

“oh God! Setelah ini aku akan dibunuh oleh Lee seonsaengnim” Chanra menepuk dahinya keras. Karena Lee seonsaengnim sudah mewanti-wanti jika Chanra tidak ikut dance practice maka Lee seonsaengnim akan mengurangi nilainya.

“tenang saja. Aku sudah izin pada Lee seonsaengnim kalau kau sakit dan harus pulang cepat. Kau harus berterima kasih padaku” bangga Kris. ”dan akulah yang menggendongmu dengan susah payah dan meminjamkanmu kedua pahaku ini sebagai bantalmu”lanjut kris.

Chanra mendengus kesal dan memukul lengan Kris keras. “seharusnya kau membangunkanku bukannya membiarkanku tidur. How stupid you are!!” Chanra terus memukul Kris terus menerus hingga akhirnya Chanra capek sendiri dan akhirnya melipat tangannya didepan dadanya._.

but thank you. Kau seharusnya tak usah serepot ini. Dan maaf membuatmu menunggu sangat lama.” Ucap Chanra akhirnya. Kris menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.

“your welcome. Should we go home now?” Kris mengeluarkan kunci mobilnya dari kantong celananya dengan tangan kanannya. Chanra menganggukkan kepalanya. “yes. I’m gonna cook something for us” Chanra dan Kris lalu saling menatap dan tertawa bersama-sama.

 

***

Chanra keluar dari kamar mandi dengan pakaian tidurnya sambil menggeliat berusaha menghilangkan lelah yang dirasakan tubuhnya. Lalu Chanra berjalan ke arah kasur dan mendapati Kris -dengan kaos dalam dan celana pendek- sudah memejamkan matanya tapi dengan kedua tangan yang menumpu kepalanya. Chanra lalu duduk di samping kasur membelakangi Kris dan mengecek iPhone-nya lagi.

Setelah meletakkan iPhone-nya pada meja, Chanra mematikan lampu kamar dan lampu tidurnya dan bersiap untuk berbaring ketika sebuah tangan dingin meraih pinggangnya dan memeluknya erat dan membuat Chanra merinding. Beberapat detik kemudian Chanra bisa merasakan hembusan nafas tak beraturan di tengkuknya. Kris memeluk Chanra dari belakang lagi.

“a..ada apa?”tanya Chanra takut. Kris tidak menjawab pertanyaan Chanra sama sekali. Hamper 5 menit mereka terdiam dalam posisi seperti itu. Chanra merasa tubuhnya lemas Karena jantungnya berdebar terus menerus karena sikap Kris yang seperti ini.  Chanra semakin dibuat lemas karena tiba-tiba ia merasakan sebuah bibir mendarat perlahan tepat dibawah telinga Chanra. Cukup lama hingga akhirnya Kris mengangkat kepalanya lagi dan berbisik

I love you, Ra”

 

***One Bedroom (H-8)-end***

Kyaaaaaaa! Halo semuaaaaa!/hug/ kali ini Ra ngepost bukan YiChan Récit. tapi cerita lain tentang YiChan hehehe jadi Kris Wu Yifan dan Park Chanra dan mereka sama2 masih mahasiswa^^ kenapa bikin another yichan? karena… Kesenggol Maii onn buat bikin ini ff XDD gara2 Maii onn buat ff ini Ra jadi pingin ikut berpartisipasi wehehehehe maafin Ra yak._.V /kabur/ Ini nyambung yaa sama SeRi Story :p terimakasih sudah mau baca san komen. saranghae saranghae saranghae <3<3<3 /lemparin Ace/ -Ra

Advertisements

23 thoughts on “[Another YiChan] One Bedroom (H-8)

  1. EvitaKipson says:

    Yaampun.___. SeRi begitu, YiChan begini…. Gimana HanJi SuJae KaiNa dan yang lain >.< Kyaaaaaaaaa! /faint/
    So, Kris fall for Chanra already? I got it thor, I got it! ㅋㅋㅋ

  2. WidyaJ says:

    Aaaaaaaaa….
    Ini versi kris dan chanra…. ♥(>̯┌┐<)•°
    Nyambung kok. (Y)
    Hoaaaa…… Sukaaaa..m
    Aishh, klo kaya gini, apakah pasangan yg lainnya juga ada? Hoaaa, ga sabar menunggu psngan yg lainnya #sotoy. Xixix
    Ah , satu pertanyaan yg msh mengganjal, kemana smua orangtua mereka sampe mereka berdua bisa tinggal bersama? Apa mereka smua tinggal sendirian dikorea?

    Suka dengan tulisannya, ane terkesan dgn blog dsni, dimana hampir smuanya saling berhubungan, heii author disini pada kompak smua. Xixixi.

    Ditgu karya-karya selanjutnya saeng…
    Hwaiting ┌ ( ˘̶̀▽˘̶́ )9

  3. Maii says:

    Kok minta maaf._. Ra sayanggg ini krisnya agmgptpagmgtjpg sweet bgt ;A; jadi kapan ini lanjutannya kapaaaan xD yeah. Nanya lagi deh syalalala kenapa dipotong disitu, hah? *tendang kris*

  4. rizmela says:

    Aku baru ngerti, pantesan di sini ko chanranya ama kris belom pacaran. Ternyata beda yak-_- tapi ffnya daebak ko thor! Romantis gimana gituuu~ keep writing thor^^

  5. YiYoung126 says:

    Boleh teriak ga? Boleh banting meja? Ini sweet banget!!!!!!!!!!!!

    Demi dewa bujana, astaga Tuhan………. Kris-nya minta digigit. Fix.
    Chanra~ oh Gosh~ how lucky you are xD

    Keep writing and I’ll wait for next chapter :3

  6. jin jihye says:

    hoaaaa, kenapa kris bgitu tampan *eh* mksdnya romantissss..huweee, serasa sirik pgn jd chanra deh, dihug2 ama abang kriseu trz bilang cinta..kyaaa~ *mendadak histeris*
    fiuhhh, dtunggu lanjutannya nih ^^

  7. Ama Cho says:

    Aahhhhhhh iri, cemburu, envy..
    kenapa kris harus romantis sih…
    kan gw envy jadinyaaaaa #abaikan

    ah daebak..
    jangan-jangan ntar mereka kalah tauhannya??
    gara-gara itu tuuuu #abaikan lagi
    argh gara-gara gw envy jadi gak rebes ni otak..
    next read aja deh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s