[YiChan Récit] Only One Day

Title     : Only One Day

Author : Ra (@datudecps)

Casts   : Wu Yifan (Kris), Park Chanra (@ladychanra), EXO

Please Read Park Chanra’s profile, before read this story–

Enjoy 🙂

© INDAYLee Staffs

****

Drrt..drrt

Chanra mengerjapkan matanya dengan cepat berusaha menyesuaikan cahaya matahari yang masuk melewati jendela kamarnya, lalu mengambil ponselnya yang bergetar di meja samping kasurnya.

From : Angel :3

Morning lady~ sudah bangun? Sudah siap untuk hari ini?

Chanra tersenyum membaca sms dari Kris dan segera membalas pesan dari kekasihnya itu. Chanra ingin menggoda kekasihnya.

To: Angel :3

Morning Angel 🙂 baru saja aku bangun ._. memang ada apa dengan hari ini, Wu Yifan?

From : Angel :3

Kau lupa dengan hari ini? Yang benar saja Lady -__-. Baru semalam kita membicarakan hal ini -_-

To: Angel :3

Aku bercanda Wu Yifaaan~~~~ Happy 220 days 🙂 220 days with you is fantastic :3

Chanra bangkit dari kasurnya dan segera berjalan kea rah dapur dengan masih menggunakan baby doll dan rambut yang masih berantakan, kedua matanya pun masih belum terbuka sepenuhnya. Ia membuat scrambled egg dan sandwich sebagai sarapannya hari ini. Saat sedang asik membuat sandwish, ponselnya bergetar. Kris menelponnya.

“Ada apa?” Tanya Chanra langsung. Ia tak senang bila diganggu bila sedang mempersiapkan makanan untuknya.

‘kau sedang buat sarapan,sayang? aku mengganggumu?’ Tanya Kris di seberang sana. Ia tahu Chanra merasa terganggu dengan telponnya.

“hmm..nanti aku telpon kau kembali ya?” Tanya Chanra.

‘tidak usah, kita ketemu saja nanti, oke? Ah iya, Happy 220 days sayaang. Semoga kita bisa selamanya seperti ini. Ne?’ Chanra tersenyum mendengar ucapan Kris. Hari ini tepat 220 hari jadi mereka, dan hari ini mereka berencana untuk kencan layaknya kekasih biasa. Kris sedang free, Chanra sedang libur. Tidak ada salahnya ‘kan?

“ah iya!” Chanra teringat akan sesuatu.

happy birthday Angel..happy birthday Angel…happy birthday happy birthday..happy birthday Angel

“saengil chukkae Wu Yifan!” ucap Chanra tulus.

thank you lady-ya. you know? This is a perfect day. I won’t make this day bad for two of us.’

Love you Park Chanra’ kata terakhir dari Kris membuat Chanra tersipu malu dan ingin berteriak sekencang-kencangnya. Terakhir kali Kris bilang seperti itu, pada saat Kris meminta Chanra untuk menjadi kekasihnya.

‘a..aku tau itu kok’ jawab Chanra malu. Ia terlalu malu untuk membalas ucapan Kris tadi meski hanya lewat telpon. Kris tertawa mendengar reaksi Chanra.

‘baiklah, sampai ketemu nanti sayang’

Klekk

Chanra memegang kedua pipinya yang memerah akibat malu. Ia tak terbiasa dengan kata yang tadi Kris ucapkan. Selama berpacaran, Kris tak pernah mengatakan hal seperti itu.

Well, mungkin karena hari ini special?

***

Dengan mengenakan kaos abu-abu dan celana hot pants berwarna biru dan kemeja kotak-katak biru yang panjangnya hingga menutupi hot pants-nya, Chanra memasuki SM building sambil tersenyum ramah kepada setiap staff SM yang berpapasan dengannya. Begitu akan sampai di tempat dimana ia dan Kris akan bertemu, Chanra berpapasan dengan seseorang yang membuat Chanra berhenti berjalan. Orang itu juga ikutan berhenti begitu melihat Chanra.

“oh..hai Chanra-ya” sapa orang itu sambil tersenyum. Orang itu mendekati Chanra. Chanra-yang sedari tadi diam- langsung tersenyum kepada orang itu.

“hai, Henry oppa” balas Chanra. Chanra langsung teringat sesuatu. “ah iya oppa, Happy birthday, ne? maaf aku terlambat mengatakannya. Hehehe” Chanra mengangkat tangannya untuk bersalaman dengan Henry. Entah kenapa, ketika bersalaman, ia langsung kembali mengingat kejadian beberapa tahun lalu. Well, saat mereka –Chanra dan Henry- masih berstatus sebagai sepasang kekasih. Saat saat menyenangkan, saat saat mereka mengakhiri hubungan mereka dengan pertengkaran.

“keundae…terimakasih ucapannya. Tidak masalah kok meskipun terlambat. Aku masih menghargainya. Kupikir kau lupa padaku” jawab Henry sambil tersenyum. Chanra tertegun.

“eh? Melupakan-“

“Chanra-ya!” Kris-yang baru saja keluar dari ruangan- melihat Chanra dan langsung memanggilnya. Ia hampir terlonjak ketika melihat Chanra bersama seorang pria yang bisa ia pastikan bahwa pria itu adalah Henry Lau, mantan kekasih Chanra. Mantan kekasih.

Chanra langsung menengok kearah Kris dan tersenyum melihat kekasihnya itu. “ah! Wu Yifan!” panggil Chanra. Pandangan Chanra lalu kembali ke Henry dan tersenyum.

“keundae..oppa..aku..harus pergi” jawab Chanra sambil menunjuk Kris yang sudah menunggu Chanra. Henry tersenyum.

“arra. Terimakasih Chanra-ya, sampai ketemu lagi” jawab Henry. Chanra lalu meninggalkan Henry yang pandangannya masih tak lepas dari Chanra bahkan sampai Chanra sampai pada tempat Kris dan mereka bergandengan tangan dan berjalan bersama.

well, she’s moving on” gumam Henry  perlahan sambil tersenyum miris pada Chanra dan Kris.

Sementara itu, Chanra dan Kris berjalan sambil bergandengan tangan menuju practice room SM building untuk menemani Kris mengambil perlengkapannya untuk kencan nanti.

“bertemu Henry hyung ya?” Tanya Kris membuka pembicaraan. Chanra melirik Kris sekilas memastikan mimic wajah Kris tidak cemberut. Chanra hanya menggumam menjawab pertanyaan Kris.

“hmm”

“bicara apa saja?” Tanya Kris menyelidik. Bukannya ia cemburu, tapi ia hanya penasaran apa saja yang mereka berdua bicarakan.

“aku hanya mengucapkan ulang tahun kepadanya. Wae? Kau cemburu?” Tanya Chanra sambil tersenyum geli melihat Kris. Ia suka sekali menggoda Kris. Kris menggeleng

“tidak. Untuk apa aku cemburu? Aku yakin kau tidak akan berpaling kepada orang lain meskipun orang itu adalah masa lalumu. Aku yakin dan percaya kalau aku selalu ada di hatimu dan kau tak akan menyakitiku. Iya kan?” Senyum jahil Chanra berganti menjadi senyum menahan malu. Berkali kali Chanra dibuat malu oleh kata-kata Kris yang sangat romantis hari ini. Chanra menduga bahwa hari ini Kris akan sangat-sangat romantic pada Chanra._.

“oh dongsaengku sayaaaang~~~~~” Chanyeol langsung berlari kearah Chanra yang baru saja masuk kedalam practice room tempat seluruh member EXO berkumpul. Chanra langsung bergidik ngeri begitu melihat oppanya berlari kearahnya dengan posisi siap memeluk. Bukannya Chanra tak mau dipeluk oleh Chanyeol, tapi ia tak mau keringat-keringat hasil latihan dance Chanyeol menempel ke badannya yang wangi dan siap untuk pergi dengan Kris.

“oppa sto-OPPAA TURUNKAN AKU SEKARAAANG! OPPA BAU TAHU!TURUNKAN AKU OPPA~~~~!” rengek Chanra begitu Chanyeol langsung memeluknya dan mengangkatnya sehingga kaki Chanra tak menyentuh tanah sama sekali.

“aku rindu~~~ sekali denganmu. Lama sekali kita tak bertemu. kau tak rindu padaku Ra-ya?” Tanya Chanyeol sambil masih terus memeluk dongsaengnya itu. Chanra memukul punggung Chanyeol keras agar bisa lepas dari pelukan Chanyeol. Chanyeol langsung melepas pelukannya dan meringis kesakitan.

“ya! jadi begitu ya? bukannya rindu padaku kau malah memukulku begitu?” Tanya Chanyeol tak terima. Chanra menjulurkan lidahnya pada Chanyeol.

“aku akan memeluk oppa kalau oppa bersih dan wangi. Mehrong~” jawab Chanra santai. Kris dan juga member lainnya tertawa mendengar jawaban Chanra. Duo ‘chan’ ini memang sangat-sangat lucu.

“Chanyeol-ah, aku pinjam adikmu hari ini ya. aku akan kencan dengannya” ucap Kris to the point. Ia tak mau membuang waktu banyak. Chanyeol melongo mendengar ucapan Kris tadi. Chanyeol seketika berada di posisi akan menarik Chanra menjauh dari Kris agar tidak dibawa kabur. Namun Chanyeol terlambat. Kedua tangan Chanyeol sudah dipegang oleh Tao dan Kyungsoo. Menahannya agar tidak menarik Chanra. Sedangkan Chanra segera merapat ke Kris dan bersiap melarikan diri.

“hey kalian berdua! Lepaskan aku sekarang jugaa! Aku harus menarik Chanra agar tak kencan dengan Yifan Hyung! Ya ya ya! kenapa kalian menarikku? Lepaskan akuuuu” Chanyeol memberontak ketika dirinya ditarik menjauh dari Chanra dan kris.

“oppa, aku tak akan lama. Bye oppa~” ucap Chanra lalu segera keluar dari practice room bersama Kris. Chanyeol terus berusaha melepaskan pegangan Tao dan Kyungsoo agar bisa mengejar chanra dan menarik Chanra pulang.

“hyung, biarkan saja mereka” ucap Kai yang duduk di pojok practice room sambil menikmati air mineralnya. “hari ini hari jadi mereka yang ke 220 dan ulang tahun Kris hyung ‘kan?” lanjut Kai santai. Chanyeol menganga kedua bola matanya yang besar semakin besar.

“220 hari mereka?” Tanya Chanyeol. Kai hanya mengangguk menjawab pertanyaan Chanyeol. “sudah 220 hari, ya?” Tanya Chanyeol tak percaya. Ia lalu tersenyum lebar

“kenapa mereka tak bilang sih?”

***

Chanra membuka timeline twitter-nya dan memeriksa timeline beberapa fanbase EXO dan EXO-M memastikan bahwa tak ada yang mengetahui bahwa Kris sudah keluar dari SM building dan akan pergi ke sebuah tempat yang sampai sekarang Chanra tidak ketahui. Mereka menggunakan mobil Chanra, karena menghindari jika-jika ada fans atau netizen yang tau mobil yang dibawa oleh Kris.

well, sepertinya aman” Kata Chanra sambil tersenyum puas. Kris mengangguk sambil terus memperhatikan jalan yang mereka lalui. “tentu saja, aku kan pandai menyamar.” Jawab kris sombong.

“kita mau kemana sih?” Tanya Chanra penasaran,mengganti topic pembicaraan mereka.

“kau penasaran?” Tanya Kris. Chanra menganggukkan kepalanya dengan mantap. “tentu saja. Kau tahu? Officially, ini baru pertama kalinya kita kencan” cerocos Chanra.Kris berfikir,benar juga. Baru kali ini mereka pergi berdua, biasanya, mereka akan pergi dengan member lainnya dan juga dengan Nayeon dan Hana. Dan itupun mereka pasti akan pergi ke tempat yang private dan tak bisa sembarang orang masuk ke tempat itu-_-

“benar juga. Karena hari ini special, Ra-ya” jawab Kris sambil menatap Chanra sekilas. Chanra tersenyum dan mengangguk.

“tapi..apakah tidak apa-apa kau pergi berdua saja denganku? Aku takut jika tiba-tiba ada yang mengenalimu dan melihat kita berdua” Tanya Chanra khawatir. Kris menggelengkan kepalanya.

“tentu saja tidak apa-apa. Aku bukan buronan Ra-ya. jika ada orang yang mengenaliku mereka hanya akan minta aku berfoto dan tanda tangan bukan? Paling mereka hanya bertanya-tanya siapa gadis yang beruntung yang bisa pergi denganku. Dan mereka bisa mengira bahwa kau adalah saudaraku yang datang dari luar negeri. Wajahmu itu wajah foreign Ra-ya. tenang saja, ne? dan satu lagi, anggap aku ini orang biasa. Aku adalah Wu Yifan. Bukan EXO-M Kris. Okey Lady?” Dengan sebelah tangannya, Kris mengelus pucak kepala Chanra lembut. Menenangkan kekasihnya yang gampang khawatir dengan media.

“baiklah. aku percaya padamu. Untuk kali ini Wu Yifan, aku tak apa bila kita berdua tertangkap oleh media. Untuk hari ini saja.” Jawab Chanra. Hari ini, Chanra akan menikmati kecannya deng Kris, ia tak akan segan-segan menggandeng lengan Kris dan menempel padanya. Ia bertekad tak akan peduli dengan fans atau netizen yang tiba-tiba muncul dihadapan mereka dan meng’ekspos’ mereka. Chanra yakin Kris akan melindunginya. Ia benar-benar percaya pada Wu Yifan.

“eh..Lotte World?” Tanya Chanra takjub begitu melihat bangunan bangunan Khas ala negeri dongeng terpampang jelas didepan mata Chanra. Chanra tak menyangka Kris akan mengajaknya pergi ke sini.

“hmm. Kau suka? Aku ingin mengajakmu kesini karena..well, sepasang kekasih memang biasa kencan disini ‘kan?” Kris memarkirkan mobilnya dan segera keluar dari mobil. Setelah keluar dari mobil, Kris –tanpa segan-segan- langsung menggandeng tangan Chanra erat dan menarik Chanra agar berjalan disamping kiri Kris. Chanra tersenyum. Park Chanra, He’s not EXO-M’s Kris. He’s Wu Yifan,your beloved boyfriend!

Setelah masuk kedalam Lotte World, Chanra dan Kris benar-benar seperti seorang kekasih biasa. Jalan bergandengan, makan ice cream bersama,dan naik wahana bersama-sama. Mereka berdua benar-benar menikmati hari ini.

“mau foto?” tawar Kris sambil menunjuk sebuah Photo box yang terletak bersebrangan dengan tempat mereka berdiri saat ini. Chanra mengangguk. “aku tak punya foto kita berdua di dompet,tahu?” Chanra tertawa geli menyadari bahwa didalam dompetnya tak ada fotonya dan Kris bersama-sama. Kris tersenyum.

“Kajja”Kris dan Chanra langsung menuju ke Photo box tersebut dan masuk kedalamnya. Didalam, Kris melepas semua atribut penyamarannya dan merapikan rambutnya. Setelah itu, mereka segera berpose untuk siap difoto.

Chanra dan Kris hanya duduk berdampingan dan tersenyum lebar. Pose kedua, Kris memegang kepala Chanra dan menarik kepala Chanra agar menyender di bahu Kris. Kris tersenyum dan Chanra nyengir lebar kearah kamera. Sedangkan pose ketiga Kris terlihat seperti akan mencium pipi Chanra sedangkan Chanra memasang wajah kaget seakan ia tak mau dicium oleh Kris. Dan pose terakhir, Chanra menghadap kekamera dan tersenyum dengan v-sign yang dibentuk tangan kirinya sedangkan Kris menghadapkan wajahnya ke Chanra dan tersenyum melihat gadisnya itu.

***

“Ra-ya”

“ya?” Chanra mengangkat kepalanya yang menyender ke bahu Kris dan menatap Kris menyimak. Mereka saat ini sedang menikmati waktu berdua dengan duduk dibangku yang sepi dan jalannya tak dilewati banyak orang.

will you do something for me?” Tanya Kris memastikan. “if you don’t mind

well, It’s your birthday, it’s our 220th day. I’ll do anything for you” jawab Chanra ringan. Kris menggenggam tangan Chanra erat. “what do you want?” Tanya Chanra.

let’s play a game” jawab Kris sambil mengerling.Chanra mengerinyitkan matanya bingung. baru kali ini Kris mengajaknya bermain game.

a..game?” Tanya Chanra. Kris menganggukkan kepalanya dengan yakin dan mantap. “it’s easy

“dalam satu jam, kita harus bisa menemukan kado yang pas untukmu dan aku. Gampang ‘kan?”Jelas Kris. Chanra menganggukkan kepalanya mengerti.

“jadi aku harus membelikanmu kado yang pas untukmu begitu?” Tanya Chanra. Kris mengangguk. Lalu mengusap puncak kepala Chanra lembut “tak perlu yang aneh-aneh, ne?” Chanra dan Kris lalu sama-sama bangkit dari kursi dan bersiap untuk mencari kado.

“ingat. Hanya satu jam dan kita kembali bertemu disini. Jika ada apa-apa hubungi aku, ya?” Kris-yang masih menggandeng lengan Chanra menasehati Chanra layaknya anak kecil yang akan pergi jauh sendirian. Chanra tertawa.

“harusnya yang khawatir itu aku,Wu Yifan. Jika kau ketahuan fans, beritahu aku ya?” ucap Chanra sambil tersenyum. “see you in an hour Angel” Kris tersenyum dan mengangguk.

Mereka berdua akhirnya berpencar dan mencari hadiah yang pas untuk pasangan mereka. Chanra berdecak pinggang sambil memandangi sebuah toko yang akan ia masuki.

“yang pas untuk Wu Yifan…yang pas….” Chanra bergumam sambil menunjuk barang yang dipajang di etalase toko tersebut.

“arghhh jinjja, aku tidak tau hadiah apa yang pas untuk Wu Yifan. Dia butuh apa? Pakaian? Jas? Celana? Aku yakin ia tak membutuhkan itu semua. Cincin? Kalung? Andwae! Kalau sampai aku memberikannya hadiah seperti itu dan fans mengetahuinya bisa-bisa mati aku” Chanra berjalan sambil memilih-milih dimana ia akan membeli hadiah untuk Kris. Setelah menemukannya, Chanra masuk kedalam toko tersebut dan segera memilih hadiah karena waktu satu jam sebentar lagi akan selesai.

“Ah! Kurasa barang ini cocok untuk dirinya!”

***

07.00 pm KST

“kemana tiang listrik itu heh?” Chanra mengecek jam tangannya berkali-kali memastikan bahwa bukan Chanra-lah yang salah sudah kembali ke tempat pertemuan mereka. Chanra tidak salah, memang seharusnya mereka bertemu lagi saat ini.

Chanra mengambil ponselnya dan akan menelpon Kris begitu melihat seorang manusia yang tingginya terlihat kontras dengan orang yang ada disekitarnya berlari mendekati Chanra sambil tersenyum senang.

“Siapa yang menyuruh kita untuk tepat waktu?” Sindir Chanra begitu Kris sampai didepannya dengan nafas yang tersengal-sengal. Kris mengelap keringat yang bercucuran di dahinya.

“maafkan aku” Kris menggenggam tangan Chanra sebagai permohonan maaf.”Hadiah ini dibuat membutuhkan waktu yang lama” Lanjutnya. Chanra mengerinyit heran.

“memang apa hadiahnya?” Tanya Chanra penasaran. Chanra akan menyaut kotak yang dibawa Kris dengan tangan yang tidak digunakan untuk menggenggam tangannya ketika Kris langsung menyembunyikan kotak yang ia bawa.

Eits. Let me see your present first” Syarat Kris. Chanra tersenyum malu. “Why me?” Tanya Chanra tak terima.

“Bukannya lebih baik jika pria dulu yang memberikan hadiahnya pada gadisnya?”

Ladies first, Lady-ya. I’m a gentleman

Chanra memanyunkan bibirnya. Ia tak bisa mengelak pernyataan yang dilontarkan oleh Kris. “ara..ara.. aku akan memberikan hadiahku dulu.” Ujar Chanra mengalah. Kris tersenyum dan membelai pipi Chanra lembut.

“pejamkan matamu, Wu Yifan”

“maaf jika kata-kataku tidak romantic,Wu Yifan.”

“Keundae… aku tahu hadiah ini tidak romantic dan tidak membutuhkan biaya banyak.. hadiah ini juga tidak mengandung arti atau makna apapun. Aku memberikan hadiah ini padamu karena aku yakin, kau membutuhkan hadiah ini. Dan, aku juga tahu kalau kau akan benci motif yang ada di benda ini” Chanra dan Kris tertawa sebentar.

“Tapi aku harap kau mau menyimpan benda ini dan menggunakannya saat kau membutuhkan benda ini. Happy 220th and Happy birthday, My Angel. 220 day with you is very wonderful” Chanra memasangkan hadiah yang ia belikan pada kedua mata Kris. Kris yang kaget matanya diberi sesuatu, reflek langsung melepas benda tersebut.

“ini..kacamata tidur?” Kris tampak terkejut melihat hadiah yang Chanra berikan kepadanya. Sebuah kacamata tidur bermotif Hello Kitty pink, sekali lagi, Hello Kitty pink yang sangat tidak cocok untuk untuk seorang pria terutama seorang pria dewasa bertubuh tinggi, Sexy dan kekar seperti Kris.

“hehehe. Maafkan aku, Wu Yifan. Sebenarnya aku ingin membelikanmu yang ber-motif Angry Birds. Tapi yang tersiksa hanya motif Hello Kitty ini. Dan aku sudah tak punya waktu lagi untuk mencari yamg ber-motif Angry Birds di toko-“

‘CUP’

Kris tiba-tiba mencium pipi kanan Chanra cepat dan membuat Chanra terdiam kaku. Chanra terkejut bukan karena ciuman itu. Chanra kaget karena Kris melakukannya di tempat umum. Apa yang dia pikirkan? Apa dia tak berpikir bahwa hal seperti itu akan menarik banyak perhatian?

“Wu Yif-“Kris memeluk Chanra erat dan meletakkan bibirnya tepat disamping telinga Chanra.

“Jangan bertanya kenapa aku melakukannya disini. Now, I want you to  listen to my words” bisik Kris tepat ditelinga Chanra.

Thank you, miss Éliane Park

Thank you. Thank you so much my beautiful Lady, My very precious lady. Thank you for letting me to standing beside you, Thank you for coming into my whole world,for coloring my life. Thank you, for everything. I’ll keep this with me forever in my life. You know? You’re my best gift ever in my birthday

I love you, Park Chanra. I’ll never let you go from my side even in just a second” Chanra tersipu malu mendengar ucapan dari Kris. Ia semakin mengeratkan pelukannya pada Kris.

Thank you so much” Chanra dan Kris berpelukan cukup lama hingga akhirnya mereka kehabisan nafas dan saling melepas pelukannya. Mereka berdua saling menatap mata masing-masing dan tersenyum.

now it’s my turn. Close your eyes” Chanra menutup matanya beberapa detik dan merasakan sesuatu yang dingin dan panjang menyentuh permukaan kulit lehernya.

“okay. Sekarang buka matamu, Lady-ya” Chanra membuka matanya dan mendapati sebuah kalung bertengger manis di leher jenjangnya. Sebuah kalung berwarna silver dan berbandul huruf ‘C’ ukuran sedang yang terlihat sangat indah dimata Chanra.

“ini…”

“kalung inisial C? Ya! kau tidak kreatif Wu Yifan!-_-” Chanra meninju lengan Kris pelan.

“Yeah. Aku memang tidak kreatif, dan kebetulan sekali aku sedang tidak memegang uang untuk saat ini, Lady-ya” ujar Kris jujur. Chanra menganga parah mendengar penjelasan Kris tadi. Kris terlalu jujur untuk mengatakan semuanya-_-

“tapi..ini indah. Terimakasih Wu Yifan” Chanra tersenyum tulus kepada Kris. Kris-yang ternyata- sedari tadi memperhatikan bandul ‘C’ yang tergantung di leher Chanra tidak mendengarkan ucapan Chanra.

“Wu Yifan! Kau ini-“

“Tapi, aku baru menyadarinya. Aku baru menyadari bahwa dibalik makna ‘C’ yang merupakan namamu itu.  tersembunyi makna lain untukmu, dan aku” Kris menggenggam tangan Chanra lagi. Chanra memandang wajah Kris bingung.

“kau tahu kata Confiance?”

Confiance? Kepercayaan?” Tanya Chanra bingung. memang ada apa dengan kata yang berarti kepercayaan itu?

“mm. Aku percaya bahwa kau, Park Chanra, sisi yang selalu melengkapi seluruh kehidupanku, Terlahir memang untuk mengisi sebuah kekosongan di dalam hatiku. Dan aku benar-benar percaya padamu, karena aku sudah menitipkan seluruh jiwaku pada dirimu. Mempercayakan seluruh ragaku pada dirimu, Park Chanra.”

“dan, meskipun sampai kalung itu menguning dan berkarat karena termakan oleh waktu, kalung itu akan tetap ada dan bandul itu masih membentuk huruf ‘C’ dan kepercayaanku padamu masih ada, selamanya. Aku percaya, bahwa teoriku ini tetap berlaku untukmu, dan untukku. Selamanya” Chanra tersipu malu. Ia menarik tubuh Kris dan membenamkan wajahnya pada dada bidang Kris dan memejamkan matanya. Kris memeluk Chanra erat.

“Terimakasih, Wu Yifan. Terimakasih” ucap Chanra sambil tetap membenamkan wajahnya pada Kris. “I’ll keep this with me. Seperti nyawaku. Aku tak akan menghilangkannya.” Chanra langsung melepas pelukannya pada Kris dan mengecek jam tangannya. Ia teringat akan satu hal.

“ah iya. Film-nya sebentar lagi akan dimulai. Ayo kita pergi” ajak Chanra lalu menarik tangan Kris yang sedari tadi setia menggenggam tangan Chanra erat. Enggan melepasnya.

***

Chanra menonton film yang ia dan Kris tonton sambil menikmati pop corn yang mereka beli tadi sebelum masuk kedalam bioskop ini. Kris menyandarkan kepalanya dibahu Chanra. Kris masih lelah setelah latihan untuk comeback mereka yang akan datang. Ditambah lagi dengan kegiatan yang seharian ini Kris dan Chanra lakukan.

Ia berniat untuk menikmati film ini sambil bersandar pada bahu Chanra. tapi apa mau dikata, Kris benar-benar lelah dan akhirnya tertidur di bahu Chanra-yang asyik menonton film- sebelum film selesai diputar.

Setelah sekian lama, Akhirnya Chanra sadar bahwa beban di bahu-nya terasa semakin berat dan merosot. Ia melirik kesamping dan mendapati Kris tertidur nyenyak dibahunya. Chanra tersenyum dan membenarkan posisinya dan mendorong Kris agar ia menempel pada kursi dan tetap menyandar pada bahu Chanra.

“kau pasti lelah. Aku tahu seharusnya aku tidak menyetujui rencana hari ini. Seharusnya aku menyuruhmu beristirahat di dorm saja,bukannya bersenang-senang denganku dan membuat lelahmu semakin bertambah” Chanra berbicara kepada Kris -yang entah masih bisa mendengar perkataan Chanra atau tidak-.

but, I’m happy we can do this. Just two of us, enjoy this beautiful one day

Sleep well My Angel. Thank you for today.

“saranghae” Chanra dengan ragu mendekat pada Kris dan dengan perlahan tapi pasti, mencium kening Kris dengan penuh kasih sayang dan takut jika akan membangunkan Kris. Baru kali ini, Chanra mencium kening Kris. Biasanya, kris-lah yang mencium kening Chanra. Chanra tersenyum dan melanjutkan menikmati film yang diputar.

***

“kau yakin mau ke dorm dulu, Lady-ya? ini sudah jam 11 malam” Tanya Kris sambil terus menyetir mobilnya. Chanra menganggukkan kepalanya yakin.

“iya. Aku mau minta maaf pada Chan oppa karena tadi aku menyuruh Tao oppa dan Soo oppa menahannya agar tidak menarikku dengannya. Aku sebenarnya tak tega. Tapi mau bagaimana lagi. Salah sendiri oppa begitu”

“tapi, kalau kau tak meminta Chanyeol ditahan mungkin kita tak akan bisa kencan seperti tadi, ne?” Kris mengerling dan tertawa mendengar pertanyaannya sendiri. Memikirkan apa yang mereka lakukan selama seharian ini.

“betul juga. Mungkin sekarang aku masih terperangkap di apartement dan diceramahi oleh Chan oppa habis habisan.” Chanra juga berfikir bagaimana jadinya bila ia benar-benar tak meminta bantuan Tao dan Kyungsoo. Chanra akan menangis seharian karena acara specialnya ini batal karena oppa-nya.

Setelah sampai dorm, Chanra dan Kris langsung masuk ke dorm dan mendapati dorm dalam keadaan gelap dan sepi.

“mati lampu ya?” gumam Kris begitu ia mencoba menyalakan lampu dorm tapi tak berhasil. “yang lain kemana ? sudah pada tidur?” Chanra menggandeng lengan Kris karena ia tak bisa melihat apa-apa dan takut tersandung dan terjelembab kedepan. Chanra meraba-raba kedepan dan akhirnya menemukan sofa ruang tengah lalu duduk disitu bersama Kris.

“Ya sudah. Kita tunggu disini saja sampai listriknya menyala kembali. Aku malas membangunkan yang lainnya.” Ujar Kris.

Keduanya terdiam dan sunyi. Kris –yang bingung harus melakukan apa- meraih pinggang Chanra dengan tangan kirinya dan menarik Chanra mendekat kepadanya. Chanra –yang daritadi diam- kaget dan menatap Kris samar-samar.

“ada apa?” Tanya Chanra bingung. Kris yakin Chanra tidak akan marah padanya. Karena suasana dorm sepi dan dalam gelap. Tak mungkin ada orang yang melihatnya.

Kris mendekatkan bibirnya pada bibir Chanra dengan perlahan. Chanra memejamkan matanya. Ia malu jika melihat Kris dari jarak yang sangat dekat. Bahkan tidak ada jaraknya. Dengan tangan kananya yang bebas, kris menggenggam tangan kiri Chanra erat. Akhirnya, bibir mereka menempel satu sama lain.

“SURPRISE~~~~~!!!!!!!!!”

“EH?”

“SUDAH KUDUGA!!!!!!!”

“YA!!!! NONA PARK APA YANG KAU LAKUKAN HEH?”

Kris dan Chanra yang kaget langsung melepaskan diri masing-masing dan menganga melihat semua member EXO plus Nayeon dan Hana membawa peralatan pesta dan mengenakan topi ulang tahun. Tapi yang membuat Chanra tambah menganga adalah, Nayeon –bukannya membawa peralatan pesta- malah membawa SLR dan siap memotret seseorang dan seseorang itu –yang Chanra yakin- adalah Chanra dan Kris

“YA! LEE NAYEON!!!!!!!” jerit Chanra begitu sadar bahwa Nayeon sudah memotreti dirinya dan Kris yang masih dalam kedaan…well, setengah berpelukan?-_____-

“Lady-ya tenanglah…”

“PARK CHANRA! AKU SUDAH BILANG PADAMU JANGAN MELAKUKAN HAL SEPERTI ITU! KAU MERUSAK NAMA BAIK KELUARGA TAHU!”

“YA ONNIE-YA! AKU BELUM MENDAPATKAN FOTOMU DAN KRIS OPPA! CEPAT ULANGI LAGI! AKU MAU MENGABADIKANNYAAAA”

“LEE NAYEON!!!!”

***

Ra’s note : Holaaaa~ Ra is back! hahaha akhirnya bisa post YiChan Récit  juga setelah sekian lama-___- . kali ini, Ra ngepost ff tentang perayaan 220 hari mereka sama hari ultahnya uri lider KRIS~~~~~~~ Ra minta maap ye kalo ceritanya agak aneh sama maksa banget. itu karena…Ra lupa kalo tanggal 6 november ultahnya Kris wkwkwkwk jadi ffnya agak weirdos gitu ya wkwk terimakasih sudah mau baca apalagi mengkomentari YiChan Récit kali ini~ hehehehe. oh iya, buat into your worldnya sabar dikit ya, lagi tahap pengerjaan. gamsahamnidaaa^^

Advertisements

22 thoughts on “[YiChan Récit] Only One Day

  1. jin jihye says:

    kyaaaa~ finally yichan is back back back *BGS: shinee sherlock* #eh
    ya Tuhan, bacanya ini bikin senyum2 eon dari awal aplg bagian akhirnya, as always selalu bakal seperti itu..hahaha aigoo~ kriseu romantis abis deh, belum lagi kata2nya itu duhhhh~ bikin melayang2 jadinya. krisnya bwt eon aja gmn? #plak *digamparbolakbaliksamachanra* ^^v
    tapi ga ngeduga klo chanra itu dulunya mantan henry *sdikit syok* tapi gpp denk, yg pnting kn skg sama kriseu..critanya jg ga weird koq, keren malah..astaga, bikin melting ><
    baikla, disudahi bacotan panjang eon ini..dtunggu yichan recit lainnya..
    fighting~ ^^

  2. prada says:

    enak pun jd chanra u,u di-romantis-in kris mulu. kapan coba dpt pacar kyk gitu? #curcol 😀
    akhirnyaaa YiChan kembali!! lama nih nunggunya -___- tp gpp semuanya udh terobti dgn cerita yg penuh keromantisan kris ini

  3. Lim Neulrin says:

    first~ uaaaa saengil chukae kriseu oppa
    semoga langgeng sama chanra nya.. eh telatkah? hehe gapapa kok cuman telat 1 hari ini haha XD

    hadduh bener bener YiChan ini suka bener sama skinship ya~ ahirnya mereka selalu aja ciuman,,, haha XD
    NICE aku suka ceritanya

    ditunggu karya selanjutnya
    oh iya selamat 220 harian(?) ya 🙂

  4. YiYoung126 says:

    Hey, I’m new reader here.
    Actually not that new, but yaaah baru bisa komen sekarang…

    Park Chanra-ssi, u make me more fall to Kris kkkkk~
    And Chan siblings so cute~ I really want to have a brother like Chanyeol xD

    Soal penerimaan author, aku terlambat melihat ;-; padahal I want to join in this planet hehehe~

    Happy 220 days YiChan xD

  5. orizuruzen says:

    Well, Ra~akhirnya aku bisa baca juga ._.
    Woaaaaah, aku ngakak loh baca ini dikelas XD, Yi Fan romantis beuh!!!

    Aaiih, ga ada yang bisa ngalahin ketabahan Kris :/ endingnya ga keduga-_- itu udah second kisseukan? Wkwkwk

    Fighting Ra!!!! Lanjut Yichan recit berikutnyaaa~~saranghaeee.

    Regards,

    Orizuruzen

  6. it'sme Min2 says:

    Tuan Wu manis banget tai sumpah ucapan yeolie itu loh “PARK CHANRA! AKU SUDAH BILANG PADAMU JANGAN MELAKUKAN HAL SEPERTI ITU! KAU MERUSAK NAMA BAIK KELUARGA TAHU!” LOL banget

  7. ririna says:

    waw, romantis bgt tuh :3
    untung juga ga ada fans yg mergokin..
    bagus juga ide permainan game ny, kali aja sewaku2 bisa dicoba 😀
    kkk
    daebak eon

  8. sy_sagita says:

    Wu yi fan,,so sweet..romantis ya..happy b’day n anniversary 220 day..spertinya critanya bersinambungan,,ak bru baca 2 chapter,,agak kebingungan sih,,tapi mencoba cri alurnya..menarik,,melihat kris yg cool bnget aslinya disini romantis..next chapter

Leave a Reply to dessy Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s