{Author Competition} [HunHyo] The First Meeting

Title: The First Meeting

Author: Choi Luna

Main Cast:

-Kim Hyomin (OC)

-Oh Sehun (EXO-K)

– Xi Lu Han (EXO-M)

Other Cast: Cari sendiri ya ‘o’)/

Genre: Teen Romance, School, Angst, AU

Length: Oneshoot

Rating: PG13

Disclaimer: Cast(s) ex. Hyomin not mine, storyline + cover purely mine B)

WARNING! This FF is remain to the Author that writes this FF! DO NOT POST ANYWHERE WITHOUT ANY PERMISSION. And after read, please give comment^^

Seorang yeoja duduk di taman seraya memegang segelas karton coffe panas. Yeoja itu menyesap coffe-nya sambil menikmati suasana sore di taman kota yang agak ramai itu. Pikiran yeoja itu melayang kemana-mana.

Kim Hyomin, nama yeoja cantik itu. Ia adalah magnae dari Girlband Super Girl, girlband asuhan SM Entertaiment. Hyomin merenggangkan tubuhnya yang capek dan lelah. Kenapa? Karna, ia dan member Super Girl baru saja pulang setelah 7 bulan lebih berada di Jepang untuk mengurus promosi album kedua mereka.

Baru saja pulang. Ya, maksud dari perkataan itu adalah, ia dan anggota yang lain baru tiba di korea sejak sejam lalu. Hyomin meng‘kabur’kan diri dari tugasnya bersih-bersih di dorm karna ingin menikmati waktu senggang sebelum melakukan berbagai hal untuk comeback mereka.

“Haih~”, gumam Hyomin sambil meneguk coffee-nya lagi.

“Xi Li Wei-ah!”, sebuah suara yang menyapanya membuat Hyomin refleks menoleh dan merapatkan kacamatanya yang sebagai alat penyamaran. Ia mengernyit melihat seorang namja berlari ke arahnya. Ia menatap ke arah namja itu bingung. Tak ada yang mengetahui nama Cina-nya kecuali kelurganya dan……

“Li Wei-ah! Annyeong!”, sapa namja itu ketika tiba-tiba saja duduk di samping Hyomin dan menatap Hyomin, membuat jarak wajah di antara mereka hanya beberapa senti saja. Hyomin mengerjapkan matanya lalu bengong .__.)! “Li Wei-ah? Hallo? Apakah Li Wei diculik alien?”, oceh namja imut berwajah Chinese itu.

PLETAK!

Tiba-tiba, Hyomin menjitak kepala namja itu dan melemparkan pandangan tajamnya yang mematikan. “Junho oppa, kenapa kau disini, hm? Bukankah seharusnya di Cina?”, tanya Hyomin bertubi-tubi.

Namja yang dipanggil Junho itu segera menyentil dahi Hyomin gemas. “YA!! Apa kau lupa aku akan melakukan comeback album kedua, uh? Apa kesibukanmu membuatmu lupa kepadaku? Jahat sekali kau Xi Li Wei!”, sungut Junho sebal.

“Ya-ya-ya! Mianata..”, ucap Hyomin memeluk lengan Junho manja. “Aku baru saja tiba sejam yang lalu, pikiranku masih kacau, oppa. Mian, ne?”

Junho melirik Hyomin yang melancarkan serangan puppy eyes-nya itu. “Haish! Ne-ne! Sekarang berhentilah menatapku begitu! Dasar curang!”

“Hehehe.. by the way, chukkae ya oppa. Walau telat beberapa…..”, Hyomin diam sejenak, menghitung sejak boyband Junho debut. “….bulan, hehe”

Junho menatap Hyomin sadis. “Haish! Ne, aku terima ucapan selamatmu. Sekarang ayo kita pulang ke rumah. Aku ingin mengambil barang-barangku untuk dibawa ke dorm”, ajak Junho yang langsung di setujui Hyomin.

“By the way, Li Wei-ah, panggil aku Luhan saja, oke?”

“Oke, tapi panggil aku Hyomin”

~~~~~~~’-‘)/

-Dorm EXO-

Semua member EXO kecuali Luhan, berkumpul di ruang televisi bersama tiga orang yeoja.

“Ya! Baekhyun-ah, Chanyeol-ah, berhentilah bernyanyi!”, teriak Suho yang tak konsen menonton acara tv di depannya.

“Lee Nayeon! Bisakah kau berhenti jahil sebentar?”, tanya D.O sadis. Tetapi, yeoja di sebelahnya hanya tersenyum tak bersalah.

“Hana-ya, kau ceroboh sekali”, walau Kai terkesan memarahi Hana, yeoja yang notabene adalah yeojachingu-nya, Kai tetap membersihkan luka di dengkul kaki kiri Hana.

Dan masih banyak lagi yang membuat dorm EXO heboh dikarenakan ke 14 orang itu.

TING TONG!

Suara bel dorm membuat suasana seketika sunyi. Tak ada yang bergerak walau bel terus berbunyi.

“Chanyeol-ah, kau yang buka sana”, suruh Suho sambil tetap menatap ke arah pintu, begitu juga yang lain.

Chanyeol dengan ogah-ogahan bergerak berjalan kearah pintu. Sebelum benar-benar membuka pintu, semua mendengar suara orang terjatuh dan disusul benda-benda yang sampai terdengar di dalam ruangan.

“Xi Li Wei! Bantu aku!”, terdengar suara yang khas banget ditelinga ke empat belas orang tersebut.

“Aish! Kim Junho! Kau manja sekali!”, kali ini terdengar suara yeoja yang halus tetapi bersungut(?).

Kim Junho?. Penasaran. Itu perasaan yang menyerang ke empat belas itu. Chen melempar bantal sofa, menyuruh Chanyeol untuk cepat-cepat membuka pintu. Chanyeol membuka pintu lebar-lebar, membuat semua yang ada di dalam dapat melihat apa yang terjadi tepat di depan dorm EXO.

Semua menganga melihat Luhan yang sedang membawa banyak barang…. dan dia bersama yeoja! Diulangi, bersama YEOJA! Yeoja cantik yang sedang memegang sebuah koper berukuran sedang menatap Luhan tajam.

“Ah, annyeong”, sapa yeoja itu lalu tersenyum manis, ketika menyadari bahwa pintu telah dibuka.

“A-annyeong”, Chanyeol menatap ke arah belakangnya, dimana keempat belas orang masih melongo dan bengong .__.

“Minggir!”, gertak Luhan pada Chanyeol yang berdiri menutupi sebagian jalan masuk. “Ayo masuk, Li Wei-ah”, ajak Luhan yang tak kuat lagi membawa barang-barang itu barang sedetik aja .___. Hyomin mengikuti Luhan memasuki ruang dorm EXO itu.

Luhan menghilang ke arah kamar-nya membuat Hyomin bingung untuk berkenalan dengan empat belas mata didepannya. Maklum, ia tidak dekat, dan bahkan sewaktu EXO debut, semua member Super Girl sudah berada di Jepang. Dan lagi, yang membuat Hyomin canggung adalah reaksi keempat belas orang itu ketika ia membuka perlengkapan menyamarnya ( “.__.)/|.

“Dia Kim Hyomin..”, terdengar suara Luhan bersamaan dengan suara terbukanya pintu dimana Luhan tadi menghilang .__. “Magnae Super Girl yang debut setahun lalu”, jelas Luhan membuat Hyomin bersyukur karna tak perlu memikirkan kata-kata perkenalan yang bagus (._.).

“Aah! Girl band yang selama tujuh bulan di Jepang-kah?”, tebak seorang yeoja berwajah polos yang duduk di antara…. Hyomin lupa namanya. Entah, mungkin Koi dan Leo? (-_-).

Hyomin mengangguk sekilas. Masih bingung dan mencoba menghafal nama-nama sebelas namja yang ia tahu dari message Luhan mengenai nama-nama member EXO. Lalu, Hyomin melemparkan pandangan bertanya kearah tiga yeoja yang tidak dikenalnya.

Tiba-tiba seorang yeoja dengan sigap ‘menangkap’ Hyomin dengan mata berbinar. “Annyeong, Lee Nayeon imnida. Bangapta”, kata yeoja itu memperkenalkan diri.

Hyomin yang kaget refleks menjawab, “Kim Hyomin imnida” dengan ekspresi bengong (o__o).

“Nayeon-ah, kau membuatnya kaget..”, ucap seorang namja unyu(?) dengan wajah gemas menatap yeoja yang sekarang sedikit mengguncang Hyomin.

“Ah, Hyomin-ah, apa kau mengenal kami semua?”, tanya namja yang Hyomin tau itu adalah leader boyband EXO. Hanya saja, Hyomin tak tau namanya (-_-). Hyomin menggeleng polos.

“Ah, Kris imnida, Pangapseungmida”, Kris menjabat tangan Hyomin, sedangkan Hyomin hanya mengangguk. “Ini Chen, Xiumin, Chanyeol, Baekhyun, Tao dan Sehun. Sementara yang disana itu, Lay, Suho, D.O dan Kai”, jelas Kris menunjuk satu-satu member EXO.

Hyomin mengangangguk dan menjoba menghafal nama-nama baru yang berjumlah banyak itu (.__.). “Lalu? Siapa dua yeoja yang disana?”, tanya Hyomin menunjuk ke arah yeoja yang duduk diantara dua namja––yang ternyata bernama Kai dan Lay (-_-) juga yeoja yang duduk disebelah D.O dengan wajah polos.

GREP(?)! Kedua yeoja itu tiba-tiba muncul disebelah yeoja bernama Nayeon.

“Annyeong, Park Chanra imnida”, ucap yeoja yang tadi duduk disebelah D.O dengan wajah sumringah.

“Lee Hana imnida”, kata yeoja yang duduk di antara Kai dan Lay menjabat tangan Hyomin.

Hyomin hanya kaku, kaget dan canggung. Tak tau apa yang harus dilakukannya sekarang.

“Ya-ya~ Nayeon-ah, Chanra-ya, uri dongsaeng-ah! Jangan begitu, lihat, Hyomin terkaget tuh!”, ujar Luhan yang duduk disebelah Sehun.

“Ah mianhae, kami bertiga hanya sedang senang karna akhirnya Luhan membawa seorang yeoja kesini dan berarti kami mendapat teman baru!”, sahut Chanra cepat.

“Um.. begitu.. hehe”, Hyomin mengusap pipi-nya yang tidak gatal.

“Ayo duduk, Hyomin-ah”, ajak Hana seraya kembali ke tempatnya semula. Chanra dan Nayeon pun duduk lagi ditempat tadi.

Hyomin yang bingung ingin duduk dimana, ia memutuskan untuk duduk di sebelah Luhan.

“By the way, Hyomin-ah, ah, boleh kusapa begitu kan? Kenapa kau berada di Korea? Bukankah seharusnya di Jepang?”, tanya Xiumin.

“Aku tiba di sini sekitar satu setengah jam yang lalu karna pekerjaan kami di Jepang sudah selesai”, jelas Hyomin membuat semua mengangguk.

“Hyomin-ah, kau bersekolah dimana?”, tanya Nayeon dengan wajah berharap. Mungkinkah akan satu sekolah?

“Um, aku bersekolah di School of Performing Arts, unnie”

“A-jinjja? Waa kita satu sekolah!”, pekik Nayeon heboh.

“Tenanglah Hyomin-ah, disini memang heboh apalagi karna ketiga yeoja itu”, jelas Luhan membuat Hyomin mengerti.

“Hyomin-ah, kau kelahiran tahun berapa?”, tanya Hana. Hilang sudah semua informasi mengenai artis SM Entertaiment yang ia cari dikepalanya.

“Um… 1995”, jawab Hyomin polos membuat semua disekelilingnya terdiam.

“Kita se-angkatan!”, teriak Chanra histeris (._____.).

“Bulan?”, tanya Hana lagi.

“Mei”, jawab Hyomin. Lagi-lagi semua terdiam. Luhan yang ada disebelah Hyomin hanya menahan tawa. Hebat juga Hyomin bisa membuat seisi dorm diam dan ramai kembali, batinnya.

“Huah! Hyomin-ah, kau yang termuda disini!”, Baekhyun bertepuk tangan.

“Aaa kenapa Hyomin harus paling muda sih~ Aku kan pengen yang termuda”, gumam Hana polos mendapat jitakan dari Kai.

“Tak selamanya yang termuda bakalan termuda, Han-ah”, jelas Kai gemas.

“Hyomin-ah, kau kenal Luhan darimana?”, tanya Tao membuat semua pasang mata menatap Hyomin dan Luhan, meminta penjelasan.

“Ah, itu––“, kata-kata Hyomin terputus ketika terdengar suara nada dering ponselnya. “Mianata”, Hyomin segera merogoh kedalam tasnya. Kemudian, dikeluarkannya I-phone keluaran terbaru dari dalam tas.

Hyomin mengernyit ketika layar menampilkan nama seseorang yang sangat-amat-dirindukannya keempat setelah orangtua-nya. Key oppa.

“Yeobboseo? Waeyo, oppa?”, sapa Hyomin membuat sekelilingnya diam. Mereka penasaran dengan siapa magnae itu berbicara.

“Ah, aku berada di Korea mungkin satu setengah jam yang lalu”

“Ne~ Mwo? Aku berada di dorm EXO sekarang”

“………………”

“Ya! Oppa-ya! Apa Evil unnie yang bilang aku kabur dari dorm, huh? Aku engga kabur! Hanya meloloskan diri dari tugas bersih-bersih dorm!”

Luhan yang mendengarkan penjelasan Hyomin segera menjitak kepala Hyomin gemas. “Sama aja, babo!” katanya pelan membuat Hyomin mendelik.

“Itu tidak sama, Kim Junho! Kabur dengan lolos itu berbeda kata dan huruf!”, bela Hyomin pelan.

Baekhyun dan Chanyeol terkikik mendengar pertengkaran mereka. Sementara yang lain hanya menatap Hyomin penasaran.

“Hyomin-ah, siapa itu?”, tanya Sehun yang daritadi diam.

“Dia––ah! Mianhae oppa, sedang berbicara dengan member EXO”, lagi-lagi perkataan Hyomin terpotong akibat suara proters diseberang.

“Oppa-ya, nan gwenchana, oppa sendiri apa kabar, huh?”

“……………………”

“Iya-iya, aku akan kesana jika oppa menjemputku kesini”, kata Hyomin manja, mengeluarkan puppy eyes yang seharusnya untuk oarng di seberang, tetapi, karna orang diseberang sana tak bisa melihat aegyo Hyomin, jadinya yang berada di ruang TV-lah yang menjadi korbannya. Mereka terpana melihat sikap manja Hyomin.

“Okee~ Hyomin tunggu~ Oiya, jangan lupa memasak ya oppa, aku rindu masakanmu, oppa”

“Sip~ By the way, Key oppa~ saranghae~ Kekeke”, Luhan terkikik mendengar kata-kata Hyomin ketika gadis itu menutup telepon. Dia tahu benar bahwa orang diseberang itu pasti langsung mengamuk.

“Hyomin-ah, siapa tadi? Key oppa? Nugu? Key SHINee?”, tanya Chanra bertubi-tubi dengan pandangan berharap.

“Ne, Key oppa SHINee. Dia oppa kandungku, unnie-ya”, sahut Hyomin membuat semua melongo parah. Hyomin dan Key SHINee kakak adik?

“APA?!”, teriak semua kompak kecuali Hyomin dan Luhan, of course.

Hyomin mengerjapkan matanya cepat. Telinganya terasa sakit mendapat serangan teriakan dari empat belas orang itu. “Ne, Key oppa adalah oppa kandungku. Memang hubungan kami tidak dipublikasikan karena appa melarang kami memberitahu publik”, jelas Hyomin polos.

“Aa~ Key itu idolaku, Hyomin-ah. Bisakah kau memintakan tanda tangan dan beberapa foto eksklusif untukku?”, pinta Chanra.

Kris secepat kilat menoleh ke arah yeoja yang sekarang nyengir dengan polosnya.

“Tentu saja bisa. Apalagi aku dan Ji Hyun unnie membuat proyek untuk menjual beberapa foto eksklusif para member SHINee. Tapi, Ji Hyun unnie tak menjual foto-foto Taemin oppa. Dia tak mau foto-foto namjachingu-nya dijual. Cih, curang sekali dia”, sungut Hyomin.

Lagi-lagi, ruangan itu sepi.

“APA? JIHYUN SUPER GIRL? BERPACARAN DENGAN TAEMIN SHINEE?”, kali ini Luhan ikut berteriak saking terkejutnya.

“Sekali lagi berteriak, aku akan bersikap dingin pada kalian semua”, ancam Hyomin kesal. Telinganya benar-benar nyeri.

“Mian-mian”, semua menatapnya bersalah.

Hyomin menghela nafas. “Iya, Ji Hyun unnie dan Taemin oppa berpacaran sejak kami debut pertama kali, dulu”, jelas Hyomin cepat. Hyomin kemudian meminta air minum dan suho mengambilkannya untuk Hyomin /\’-‘).

“Mwo? Kenapa aku engga pernah tau? Setahuku Taemin oppa tidak pernah punya pacar”, ungkap Hana.

“Jinjja? Hebat sekali mereka menyembunyikan hubungan mereka”, gumam Hyomin takjub.

“Ah, unniedeul, apa kalian melihat SWC beberapa bulan lalu?”, tanya Hyomin polos sambil mengeluarkan i-Pad-nya.

“Nonton dong!”, jawab ketiga yeoja itu kompak.

“Jinjja? Apa kalian melihat adegan Jonghyun oppa dan Taemin oppa berciuman?”, tanya Hyomin lagi, membuat Luhan, Kris, D.O dan Kai menoleh cepat kearah Hyomin. Sementara Nayeon, Chanra dan Hana menggeleng cepat. Seperti berharap sesuatu.

Hyomin mengeluarkan evil smile-nya yang sangat dikenal Luhan. “Unnie-ya, kalian harus tau, aku punya video adegan itu”, kata Hyomin pelan, padat dan singkat. “Apa kalian mau lihat?”, tawarnya.

“YA! KIM HYOMIN!” teriak D.O cepat.

Nayeon yang seperti mendapat sebuah keberuntungan secepat kilat mengirimkan pesan pada Chanra dan Hana yang dekat dengan posisi duduk Hyomin. Chanra segera berdiri dan menarik Hyomin yang memegang ponsel dan i-Pad-nya berlari cepat memasuki sebuah kamar terdekat diikuti Hana dan Nayeon.

Kai yang tersadar cepat-cepat berlari ke arah kamar itu. Namun, ia kalah cepat karena pintu itu sudah terkunci dari dalam. Kris dan D.O segera menyusul dimana Kai berdiri.

“YA!! LEE NAYEON! BUKA PINTUNYA!!”, teriak D.O mengetok cepat pintunya.

“LEE HANA, KAU AKAN MATI JIKA TIDAK CEPAT KELUAR!!”, teriak Kai gemas.

“PARK CHANRA! KAU TIDAK BOLEH MELIHAT VIDEO ITU! KAU MASIH KECIL!!”, teriak Kris mengingatkan.

“KIM HYOMIN! JANGAN PUTAR VIDEONYA ATAU KAU AKAN MATI!!!”, pekik mereka berbarengan.

Sementara kesembilan namja yang menonton hanya bengong lalu tertawa terbahak-bahak.

“Aih~ Suasana baru~~”, ucap Suho senang. Diikuti anggukan kedelapan namja lainnya.

“KIM HYOMIIIIN!! JANGAN PUTAR VIDEONYAAA!!”

-END-

Alasan mau bergabung dengan INDAYLee Planet : Ingin berbagi cerita mengenai HunHyo couple /\’-‘)

Thankyou for joining Author Competition in INDAYLee Planet^^

Advertisements

3 thoughts on “{Author Competition} [HunHyo] The First Meeting

  1. jin jihye says:

    hahahaha..suasana barunya keren tuh, dorm EXO bakal makin rame saja..
    tapi penasaran kenapa luhan brubah nama jd kim junho..kekeke

  2. it'sme Min2 says:

    wkwkkwkkk dorm penuh sesak bnyk penghuni’a LOL ,, mana itu mrk pada mau liat adegan kisseu’a Taem sama JJong wkwkwkwkkk

Leave a Reply to jin jihye Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s