[ YiChan Récit ] Into Your World {1st Story}

Title : Into Your World {1st Story}

Author : Ra (@datudecps)

Recomended Song : EXO-M Into Your World (Angel)

Maaf yaa posternya seadanya. Ra lupa bikin poster XDDD

***

China, EXO M’s Recording

“kau sudah siap, Wu Yifan?” Kris menengokkan kepalanya dan mendapati Chanra sedang berjalan kearahnya membawa tas yang berisi berbagai macam perlengkapan yang Kris butuhkan untuk recording Varshow hari ini. Kris tersenyum dan berjalan menghampiri Chanra.

“tentu saja siap,ada kau disini” kata Kris sambil tersenyum lebar. Kris mengambil alih tas yang Chanra bawa dengan tangan kirinya lalu merangkul pundak Chanra dengan tangan kanannya dan mengajak Chanra berjalan kearah waiting room EXO-M.

“Wu Yifan. Kau tak takut ketawan pers kalau kau merangkul seseorang? Ini tempat umum kau tahu?” Kris menggelengkan kepalanya tegas. “untuk apa takut? Ketahuan pun tidak masalah ‘kan? kita tidak berbuat salah ‘kan? mereka tahu kalau aku punya pacar juga tak masalah kok”

“kalau begitu aku harus merelakanmu mati ditangan Yeol oppa dan Mi onnie dan kau harus rela aku mati ditangan EXOtic terutama KRISmosphere” Chanra tertawa menjawab perkataan Kris. Begitu juga dengan Kris. Ia tertawa mendengar jawaban dari Chanra.

“tak akan. Mereka tak akan se-tega itu, nona Park” Kris melepas rangkulannya dari Chanra lalu membuka pintu waiting room EXO-M dan membiarkan Chanra masuk pertama. Chanra langsung disambut gembira oleh para member EXO-M

“kau datang, Chanra-ya?”

“waaaah, kau daebak! Jauh-jauh dari Seoul hanya untuk menonton recording hari ini!”

“keundae..aku sedang berlibur. Daripada aku bosan dirumah lebih baik aku ikut kalian saja” jawab Chanra sambil tersenyum.

“bilang saja kau ingin bertemu dengan Kris hy-auww!” celutuk Chen yang langsung menerima pukulan dikepala oleh Kris. Semua member EXO-M termasuk Chanra kecuali Chen tertawa keras melihat Chen yang meringis kesakitan.

“jangan bicara macam-maca-“

“EXO-M bersiap. 5 menit lagi kita mulai recording” seseorang tiba-tiba masuk keadalam waiting room EXO-M dan membuat semua member EXO-M termasuk Chanra kelabakan merapikan pakaian dan menata rambut para member EXO-M.

“kau mau ikut keluar,Ra-ya?” Tanya Kris saat semua member akan keluar dari waiting room. Chanra menggelengkan kepalanya.

“aku tunggu disini saja. Aku ingin istirahat dulu sebentar. Nanti aku menyusul” Kris mengganggukkan kepalanya paham lalu segera keluar dari waiting room. Chanra membaringkan dirinya di sofa yang terletak diujung waiting room EXO-M. ia mengeluarkan headset dan iPad-nya dan mulai memainkan jarinya diatas iPad-nya.

Yeah exo-m exo-k~~

Ms. Na             : Park Chanra-sii~ kau dimana eh? Aku ke apartmentmu dan kau tidak ada disitu  -_-

Ms. Ra             : Aku di Chinaa~ kekekekeke. Mencoba berlibur dengan cara menemani Wu Yifan recording ._.

Ms. Na             : ya! tega sekali kau tak mengajakku w-_-w eh? Recording apaan?

Ms. Ra             : aku kira kau ingin bermesraan dengan Do Kyungsoo selama liburan ini hahahaha XD. Eh? Aku lupa nama show-nya -___- pokoknya ada All Out All Out-nya gitu lah XD

Ms. Na             : bermesraan dengan orang itu? Lebih baik aku masuk ke Neraka paling dalam daripada bermesraan dengan lelaki bantet itu -_- Going All Out? Ah aku tahu acara itu XD tapi Chanra-ya…kau sudah mewanti-wanti orang yang selalu line belakang?

Ms. Ra             : jangan bilang begitu. Jangan2 kau benar-benar bermesraan dengan Soo oppa? Kekeke 😛 . he? Mewanti-wanti apa? Agar dia berhati-hati saat recording?

Ms. Na             : TENTU SAJA TIDAK! Aishh kau ini Ra-ya -___- kau tidak membaca info-info tentang acara itu? kau harus membacanya! Jangan sakit jantung kalau sudah tau siapa orang-orang yang ada di acara itu 😛

Ms. Ra             : memang siapa sih?

Ms. Na             : Ms. Na sent you a picture!

Chanra membuka foto yang dikirim Nayeon dan langsung terlonjak melihat foto yang Nayeon kirim. 4 orang gadis dengan pakaian yang super seksi dan dibawahnya tertulis. ‘MCs for EXO-M’s next Variety Show ’

“ya ampun…” Chanra mengucek matanya dan melihat foto itu sekali lagi. Setelah benar-benar yakin dengan foto itu, Chanra langsung keluar dari waiting room EXO-M dan berlari kearah tempat EXO-M sedang recording saat ini. Setelah sampai, Chanra langsung melongo melihat pemandangan yang Chanra lihat tepat didepan matanya

Seorang Wu Yifan berjalan dengan seorang gadis yang pakaiannya hanya mencapai atas perut dan sedang bercanda bersama-sama dan terlihat sangat…akrab

“Oh my….” Chanra menutup mulutnya dengan tak percaya. Ingin rasanya saat itu juga Chanra datang menghampiri kedua orang itu dan langsung berteriak keras pada Kris. Tapi tak mungkin. Mereka berdua sedang berada ditengah-tengah proses recording. Jadinya, Chanra hanya terus memandangi Kris dengan tatapan sinis sambil melipat kedua tangannya. Wajahnya tak menampakkan senyum sama sekali. Chanra benar-benar murka

Setelah selesai kegiatan, Kris kembali bersama para member EXO-M dan duduk disebelah Luhan. Luhan yang sedari tadi sadar bahwa ada Chanra diseberang dan menatap Kris dengan murka, langsung berbisik kepada Kris

“Ge, kau sadar tidak?”

“Eh? Sadar apa?” Tanya Kris bingung.

“Chanra menatapmu dengan pandangan sinis. Kau tidak menyadarinya? Dia ada diseberang daritadi kau tahu?”

“Ha?” Kris langsung melihat seberang dan mendapati Chanra masih menatap dirinya dengan pandangan sinis. Kris bergidik ngeri melihat wajah Chanra yang seperti itu. Lalu Kris bertanya kepada Chanra menggunakan gerakan mulut tanpa suara.

‘Kenapa?’ Bukannya menjawab, Chanra malah menggembungkan pipinya. Sebel sama kekasih-nya itu. Chanra lalu mengeluarkan ponselnya dan menunjukkannya pada Kris.

‘Bawa ponsel?’ Kris menggelengkan kepalanya. Kris lalu menunjuk manager-nya yang ada disampingnya persis.

‘Dibawa manager’ jawab Kris. Chanra mendengus kesal lalu memasukkan ponselnya kembali. Kris akan melambaikan tangannya pada Chanra ketika wanita yang tadi recording bersamanya mendekati Kris. Wajah Chanra murka lagi.

“Hai” sapa wanita itu. Kris menganggukkan kepalanya.

“Hai. Ada perlu apa?” Tanya Kris seperlunya karena ia tahu Chanra kembali menatap Kris dengan sinis.

“Tidak apa-apa. Aku hanya ingin mengobrol denganmu. Ah iya, apa aku boleh meminta nomor ponselmu?”

“Apa?” Tanya Kris tidak percaya. Meminta apa? Nomor ponsel?

Kris langsung menatap Chanra -yang masih tetap berdiri disitu- dengan pandangan bingung. Chanra yang tiba-tiba diliatin Kris juga bingung.

Hampir satu menit mereka bertatap-tatapan bingung. Sampai akhirnya wanita itu menyadarkan Kris.

“Jadi, bagaimana?” Tanya wanita itu. Kris menganggukkan kepalanya lalu meminta ponselnya pada managernya. Setelah bertukar nomor ponsel, Kris mengirimkan sms pada Chanra.

To : Lady Elaine^^

Lady~ ada apa? Jangan marah padaku, ya? Gadis itu yang mendekatiku~

From : Lady Elaine^^

AKU MARAH PADAMU!

To : Lady Elaine^^

Tolong jangan maraah. Aku juga tak tahu kenapa aku bisa dipasangkan dengan gadis itu Lady-ya… Jangan maraaah

***

From : Angel Wu :3

Tolong jangan maraah. Aku juga tak tahu kenapa aku bisa dipasangkan dengan gadis itu Lady-ya… Jangan maraaah

Chanra menggembungkan pipinya sebal. Ia sama sekali tak berniat membalas pesan Kris. Ia memasukkan ponselnya kesaku celananya dan menjauh dari tempat recording dan kembali ke waiting room.

***

Kris segera berjalan dengan langkah lebar-lebar menuju waiting room. Sedari tadi selama recording dirinya tak bisa berhenti berpikir tentang Chanra. Apa Chanra benar-benar marah? Apa yang harus ia lakukan jika Chanra marah?

Kris akan membuka pintu waiting room ketika tiba-tiba seseorang menepuk pundaknya dari belakang.

“Bisa kita bicara sebentar?” Tanya gadis yang ternyata adalah model yang menjadi pasangan Kris. Kris menganggukkan kepalanya pelan.

“Disini saja” ucap Kris tegas. Karena Kris sebenarnya ingin langsung bertemu Chanra. Tetapi ia juga tak enak bila menolak ajakan gadis itu.

“Jadi…begini Wu Yifan. Aku berfikir dari tadi…”

“Berfikir apa?” Tanya Kris tak sabar.

“Mungkin..kita bisa tetap saling berhubungan setelah acara ini?maksudku, kita sudah bertukar nomor telfon, tapi aku..berharap kita bisa stay in touch setiap hari.” Kris melongo mendengar ucapan gadis itu. Ada apa dengan gadis itu? Apa gadis itu mendekati Kris.

“Ah..begini..aku-”

“Bagus sekali Wu Yifan” Kris dan gadis itu langsung menengok pada sumber suara,Luhan. Luhan melipat kedua tangannya didepan dan bersandar di pintu waiting room.

“akan aku laporkan kau pada Chanyeol.” Kata Luhan dan membuat Kris kaget setengah mati.

“Dia didalam dengan perasaan kacau balau dan kau malah diluar?”

“Apa maksudmu?” Tanya Kris tak percaya. Luhan marah padanya?.

“Aku akan mengantar Chanra kembali ke hotel. Kau..selesaikan urusanmu dulu” Luhan kembali masuk ke waiting room dan beberapa saat kemudian keluar lagi bersama dengan Chanra yang sudah mengenakan topi dan hoodie biru-nya. Luhan merangkul pundak Chanra yang menundukkan kepalanya dalam. Enggan melihat namja-nya.

“Lady-ya..” Kris memanggil Chanra pelan tapi tak digubris Chanra sama sekali.

“Siapa dia? Pacar Luhan?” Tanya gadis yang sedari tadi memperhatikan situasi saat ini. Kris menggelengkan kepalanya.

“Bukan. Dia pacarku” kata Kris tegas. Gadis itu kaget.

“Maafkan aku.” Kata Kris lalu masuk kedalam waiting room meninggalkan rekan recording-nya itu. Setelah masuk kedalam, tampak semua member sedang membereskan barang2 bersiap untuk kembali ke dorm.

“Ah hyung, barang-barangmu sudah kubereskan. Kau ganti pakaian dulu saja” kata Chen yang melihat kedatangan Kris.

“Chanra…”

“Sudah jangan dipikirkan,hyung. Chanra hanya cemburu saja.” Kata Lay menenangkan Kris.

“Setelah ini kau ke hotelnya saja,hyung. Luhan hanya mengantarnya didalam mobil” Kris menganggukkan kepalanya paham. Jujur, baru kali ini Chanra cemburu padanya. Karena, orang yang biasanya cemburu adalah Kris karena melihat Chanra terlalu dekat dengan sahabat namja-nya.

***

Kris melajukan mobilnya -yang ia pinjam dari managernya- dengan kecepatan tinggi menuju hotel tempat Chanra menginap. Setelah sampai, ia melihat mobil yang Luhan gunakan untuk mengantar Chanra dan mendapati Luhan ada didalam mobil itu. Kris datang menghampiri Luhan.

“Bagaimana? Apa dia sangat marah padaku?” Luhan hanya menanggukkan kepalanya menjawab pertanyaan Kris.

“Kau harus meminta maaf padanya”Luhan menepuk pundak Kris. “Berikan dia sesuatu yang spesial” lanjutnya.

“Bantu aku untuk melakukannya”

***

‘Ting tong’

Chanra yang sedang mengeringkan rambutnya dengan hairdryer -karena habis mandi untuk menenangkan diri- berdiri dan mengecek siapa orang yang ada didepan pintu kamarnya. Dan Chanra berharap orang itu bukan Kris. Dirinya belum siap bertemu dengan Kris.

Chanra menghembuskan nafas lega karena orang yang ada didepan pintu kamar hotelnya adalah Luhan -dengan membawa Macbook ditangannya-. Bukan namja-nya.

“Ada apa, ge?” Tanya Chanra begitu membukakan pintu untuk Luhan. Luhan menggelengkan kepalanya sambil tersenyum imut.

“Tidak apa-apa. Aku hanya ingin menemanimu disini” Luhan masuk kedalam kamar Chanra dan langsung duduk di kursi dan meletakkan Macbook-nya di meja yang tepat terletak didepan kasur. Chanra menyusul Luhan kesana.

“Bagaimana caramu masuk kesini,ge? Orang-orang tak curiga padamu kenapa kau kesini?” Tanya Chanra penasaran. Karena Chanra yakin, Orang-orang pasti tau kalau orang itu adalah Xi Luhan, member dari EXO-M. Yang ditanyai hanya menggelengkan kepalanya sambil terus bermain dengan Macbook-nya itu. Chanra hanya meng-oh-kan jawaban dari Luhan. Malas membahas itu lagi. Chanra menarik sebuah kursi dan duduk disebelah Luhan. Penasaran dengan apa yang Luhan buka.

“Lihat apa sih?” Tanya Chanra penasaran. “Biasa. Skype . Daripada bosan. Ya kan? Hahaha” Jawab Luhan.

“Skype-an sama siapa?”

“Emm…molla.tapi aku hanya ingin membuka skype saja.” Luhan menggelengkan kepalanya. Tapi pandangan matanya tetap tertuju pada Macbook-nya itu.

“Ah iya ge…”

“Ada apa?” Chanra menghembuskan nafasnya berat. Dia masih kepikiran sama masalahnya dengan Kris tadi.

“Kepikiran sama yang tadi,ya?” Tebak Luhan. Chanra menganggukkan kepalanya lemas.

“Aku salah nggak sih, ge?” Tanya Chanra. Ia bingung apa yang dia lakukan itu benar atau  salah.

“Salah nggak, bener juga nggak sih.”

“Eh?”

“Chanra-ya. Seorang pacar yang melihat pacarnya dengan orang lain cemburu, itu wajar Ra-ya. Kalau nggak cemburu justru aneh ‘kan?” Luhan memandang Chanra yang menundukkan kepalanya dalam. Tangan Luhan segera bergerak memegang kepala Chanra dan mengangkat kepala Chanra. Memaksa mata Chanra menatap mata Luhan.

“Hey. Percaya padaku. Bagi Wu Yifan, hanya ada kau, Ra-ya. Meskipun ada wanita yang lebih cantik daripada kau-”

“Jadi kau pikir aku tak cantik,ge?” Chanra memotong pembicaraan Luhan.

“Dengar dulu. Meskipun ada wanita yang lebih cantik daripada kau,Park Chanra, dongsaengku, Wu Yifan tidak akan menyukainya. Percaya padaku, Ra-ya” Luhan tersenyum tulus pada Chanra dan mengusap pipi Chanra lembut.

“Ge..tapi aku-”

I’m eternally love~‘ tiba-tiba ponsel Luhan berbunyi. Luhan membukanya dan langsung bangkit dari duduknya.

“Ah! Aku dipanggil manager. Aku duluan ya, Ra-ya” kata Luhan lalu menepuk puncak kepala Chanra pelan.

“Lho? Laptopnya,ge?” Tanya Chanra bingung karena Luhan langsung pergi keluar dari kamar hotel tanpa membawa macbook-nya.

“Aku titip dulu. Manager dibawah kok. Jangan tutup Skype-nya ya, Ra-ya. Aku akan kembali”

‘BLAM’

Chanra hanya mengedikkan pundaknya. Bingung kenapa Luhan buru-buru seperti itu. Chanra lalu merebahkan dirinya dikasur dan menyalakan ponselnya yang ia -sengaja- matikan. Begitu menyala langsung muncul walpaper yang merupakan foto dirinya dan Kris berdua sedang berpose wajah lucu didepan kamera. Foto itu diambil tepat saat dirinya dan Kris mulai berpacaran.

3 bulan berlalu…banyak sekali hal-hal yang ia lakukan bersama dengan Wu YiFan. Saat-saat sedih, senang, bahagia dilalui bersama namja-nya itu selama 3 bulan. Bukan waktu yang lama, tapi cukup untuk membuat hati mereka semakin dekat.

“Angel bodoh…”

Siapa yang bodoh?‘ Chanra terlonjak kaget dan mencari dimana orang yang mengeluarkan pertanyaan itu. Chanra mematung begitu melihat wajah Kris muncul di layar Macbook milik Luhan.

“A..Apa yang kau lakukan?” Tanya Chanra kaget. Kaget karena Wu Yifan tibai-tiba muncul di layar. Apa selama ini Wu Yifan disitu dan mendengarkan pembicaraannya dengan Luhan?

Ra-ya. Bisa tolong aku? Sekarang tolong naiklah ke lantai paling atas gedung hotel ini. Aku mau berbicara padamu

“Ne?”

Sudahlah, datang saja ke lantai atas sekarang, ya? Tak usah ganti pakaian. Langsung saja‘ Chanra -yang masih syok- hanya menganggukkan kepalanya dan menuruti perintah Kris. Dengan pakaian tidur seadanya dan rambut yang masih setengah basah, Chanra keluar dari kamar Hotel dan langsung menuju ke lantai paling atas hotel ini.

Begitu sampai, Chanra langsung dikagetkan dengan jejeran-jejeran lilin yang menghiasi koridor hotel tersebut. Chanra lalu berjalan menuju kolam renang yang terletak dibalik pintu diujung koridor penuh lilin itu. Begitu sampai, Chanra langsung membuka pintu itu.

“Hǎo xiàng shén me dōu bù dǒng de yī gè hái zǐ yī yàng chún zhēn (Like a child who doesn’t understand anything)”

Chanra menutup mulutnya rapat-rapat dengan kedua tangannya. Tak percaya dengan apa yang dia lihat didepan matanya saat ini.

“Chong shēng nà gè měi lì de shùn jiān (The rebirth of that beautiful moment)”

Seorang Wu Yifan bermain piano sambil melantunkan lagu Angel oleh EXO-M dan dengan background kolam renang yang dihias begitu cantik dengan bunga dan lilin yang membuat suasana menjadi sangat romantis.

“shuāng yǎn bì shàng yòu zhēng kāi hài pà zhè yī qiē zhǐ shì mèng (With both eyes closing and opening, scared that it’s all a dream)”

Chanra masih terdiam ditempat. Tak mengira bahwa Kris akan melakukan hal ini.

“Liú liàn wǒ jiù zhēn chéng zhàn zài nǐ miàn qián kě wàng dé dào nǐ shì xiàn (Missing you, I stand before you, hoping for your attention)”

Meskipun tak bisa bahasa china, Chanra sangat mengerti apa arti dari setiap lirik lagu Angel ini. Karena Wu Yifan mengajari Chanra bernyanyi lagu ini dalam bahasa China.

“Zhǐ shì xiǎng hé nǐ yī qǐ zǒu liǎng gè rén yòng tóng yàng de bù diào xié zòu (I just want to walk together with you, without skipping beat)”

“Yī cì jiù zú gòu (Just once is enough)”

“Dāng wǒ chéng zuò zhe fēng zài nǐ de shì jiè jiàng luò  (As I ride the wind ,I descend upon your world)”

Bái sè de fēng zài nǐ shēn biān huán rào zhe (The white wind ,surrounding only you)”

Tiba-tiba Wu Yifan menghentikan permainan piano-nya. Ia lalu bangkit dan berjalan kearah Chanra -yang masih terdiam ditempat- sambil tersenyum lebar. Luhan -yang tiba-tiba berada disitu- langsung mengambil alih memainkan piano-nya.

“Nǐ wèn wǒ lái zì nǎ lǐ xiào zhe huí dá shì mì mì (You ask where I come from, I say “it’s a secret” with a smile)

“Zhǐ yào shì nǐ hé wǒ yī qǐ zǒu xià qù (As long as you’re with me)

 “Tiān táng zài suí shí hé suí dì(Heaven is anytime, anywhere)

Kris -yang sudah berada didepan Chanra- menggandeng kedua tangan Chanra dan menatap mata Chanra dalam. Mata Chanra berkaca-kaca dan siap untuk meluncurkan air mata-nya

“Duì wǒ lái shuō nǐ bǐ tiān shǐ hái càn làn yào yǎn (To me you’re more illuminating than an angel)

Rú guǒ yǒu shuí duì nǐ bù yì wǒ yī dìng bù yǔn xǔ(If anyone wills any ill towards you, I won’t let it happen)”

Fǎng fú dì yī cì jìn rù yī diàn yuán de tǎn tè bù ān rang wǒ (Nervous as if I’m stepping into Eden for the first time)”

 měi tiān zhǐ shì wàng zhe nǐ xīn lǐ yī zhí xiǎng zhe nǐ (I want to look at you everyday, think of you everyday)”

Kris menghapus air mata Chanra yang menetes perlahan sambil terus melanjutkan kegiatan bernyanyinya

Suǒ suì de chén āi hé shā lì wǒ bù huì ràng nà xiē shāng hài kào jìn nǐ(The endless sand and dust, I won’t let any of it hurt you or near you)”

Yǒng yuǎn shǒu hù nǐ I’m eternally Love (Guarding you forever, I’m eternally in love)”

Wèi nǐ dǎng xià kuáng fēng shēn wèi nǐ de shǒu hù zhě (Blocking the gusts for you .I am your guardian)”

Yǒng yuǎn yǒu wǒ jiù suàn shì jiè dōu lěng mò(You’ll always have me even if the whole world turns cold)”

Měi cì nǐ tòng kǔ wěi qū wèi nǐ huì bǎ lèi cā qù (Anytime you are hurt or sad, I will wipe away those tears)”

Rú guǒ shì nǐ hé wǒ bù guǎn zài nǎ lǐ(As long as you’re with me, no matter where)”

Tiān táng shì suí shí hé suí dì(Heaven is anytime, anywhere)”

Ài shàng nǐ de wǒ zài yě méi yǒu dì fāng kě huí tóu(When I fell in love, there’s no turning back)”

Chì bǎng yǐ jīng bù zài yōng yǒu yǒng héng de shēng mìng bèi duó zǒu Oh No (My wings were lost, my eternal life stripped away, oh no)”

Kě wǒ yī rán gǎn jué xìng fú wéi yī de lǐ yóu (But my one and only reason for my happiness)”

Yīn wèi wǒ de yǒng héng xiàn zài jiù shì nǐ Eternally Love(Right now my eternity is you, eternally in love)”

Dāng wǒ chéng zuò zhe fēng zài nǐ de shì jiè jiàng luò(As I ride the wind.I descend upon your world)”

Bái sè de fēng zài nǐ shēn biān huán rào zhe from you (The white wind .surrounding only you oh you)”

Nǐ wèn wǒ lái zì nǎ lǐ xiào zhe huí dá shì mì mì ( You ask where I come from .I say it’s a secret with a smile)”

Zhǐ yào shì nǐ hé wǒ yī qǐ zǒu xià qù (As long as you’re with me)”

Tiān táng zài suí shí hé suí dì(Heaven can be anytime, anywhere)”

“Wu Yifan…” air Mata chanra benar benar tak bisa ditahan lagi. air Mata chanra mengalir dengan lancarnya. Kris langsung mengusap air mata Chanra dengan kedua tangannya.

“jangan menangis, Ra-ya” Chanra menundukkan kepalanya. tak berani menatap wajah namja-nya secara langsung

“Wu Yifan…hiks…maafkan aku…” Kris mengangkat kepala Chanra. memaksa Chanra untuk menatap mata Kris secara langsung. Air mata Chanra masih tetap mengalir.

“kenapa kau yang minta maaf? seharusnya aku yang memi.ta maaf padamu,Ra-ya….aku yang salah… tidak seharusnya aku menanggapi gadis itu..”

“tapi aku-”

“tidak ada tapi tapian. tolong maafkan aku, Chanra-ya, aku tak bermaksud untuk membuatmu cemburu.

chanra menggelengkan kepalanya cepat. “aniyo. aku yang salah, sifatku masih seperti anak anak. seharusnya aku sadar diri. untuk apamarah padamu? wajar saja kau mau membalasnya. dia cantik,anggun,da-”

“kau tahu, Chanra-ya?” kris memotong pembicaraan chanra. dan menatap mata kekasihnya itu.

“kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakan, bukan pada bentuk tubuh atau cara dia menyisir rambutnya.” Chanra menatap Kris dengan wajah blank. Tidak mengerti maksud Kris.

“kecantikan wakita itu berada pada mata. cara dia memandang dunia. karena dimatanya terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, dimana cinta dapat berkembang” Kris tersenyum tulus kepada Chanra yang masih menatap Kris dengan pandangan tak mengerti.

” kecantikan wanita juga bukan pada kehalusan wajah. tetapi pada kecantikan yang murni. terpancar pada jiwanya, yang dengan penuh kasih memberikan perhatian dan cinta yang dia berikan.”

“dan aku, bersyukur telah menemukan wanita itu” Kris melangkah mendekati Chanra. mengurangi jarak antara mereka berdua. Kris mengelus puncek kepala Chanra. lalu tangan Kris berhenti di pipi kanan Chanra. mengusap air mata gadisnya yang semakin menjadi.

“yang berada didepanku saat ini dan menjadi bagian hidupku selamanya.” Kris langsung memeluk Chanra yang tak bisa berkata kata. Chanra membalas pelukan Kris dan terus menumpahkan air matanya di dada Kris. sampai akhirnya Chanra berhenti menangis dan melepas pelukannya.

“are you happy,lady?” tanya Kris. Chanra menganggukkan kepalanya sambil tersenyum . tunggu,sepertinya ada yang salah. bibir Chanra pucat dan nafasnya tersengal sengal.Kris memegang kedua pundak Chanra.

“ada apa, Chanra-ya?kau sakit?”

“hhh..molla….na..hhh…fasku….hhh”

“HYUNG!!!ASMANYA!!!”

[ YiChan Récit ] Into Your World {1st Story} – End

Haloooo~ apa kabar semuanyaa? akhirnya, setelah sekian lama, Ra bisa post ff Yichaan~ ada yang nunggu ff Yichan? baiklah pertama tamaa, Ra secara pribadi minta maaaaf sebesar-besarnya karena Ra jarang atau bahkan ga pernah post ff di indaylee planet ini. bukan karena Ra apa-apa temen temeen~. tapi Ra kemaren kemaren itu sibuk sama yang namanya UPACARA 17-an -,,- dan sibuknya pun bahkan bikin Ra ga bisa pegang laptop dan akhirnya membuat pembuatan ff di pending -___- ada yang ikut paskibra? pasti tau sibuknya kayak gimana .__. Ra janji deh, mulai sekarang, bakalan aktif post ff di indaylee~ maaf yaaa ceritanya gaje -________-

Advertisements

33 thoughts on “[ YiChan Récit ] Into Your World {1st Story}

  1. jung hyun mi says:

    Hahhahaha kocakk itu c chanra XD
    Bagus thorr ff nya ini ff pertama yichan couple yang aku tunggu2 😀
    Seneng dehh lanjutin ya thor ff yichannya
    Eh iya thor itu skinshipnya kurang bukannya yichan couple terkenal akan skinship nya kan ?? Heheh
    Maksudnya harus ada kiss kiss nya gituu
    Heheheh #otakyadong XD
    Hehehe terus berkarya thorr
    Fighting !!! \(^.^)/

  2. prada says:

    finally, ff YiChan keluar juga 😀 udah ampir lumutan nungguinnya -__-
    Ya ampun Tuhan, romantis bangeeeeet!! hebat!!
    oiya, saya jg ikut pakib jd ngerti banget gmn rasanya klo sdh menjelang 17-an. Kita digenjot tanpa ampun!! ckckck, chingu rajin2 ngepost ya 🙂

  3. miaqua says:

    author itu ff nya belum ending kn? ra~ya kenapa itu thor?
    akhirnya ada juga ff yichan… #sujudsyukur
    kris so sweet bgd pantes ra~ya jatuh hati… tapi masih kurang thor skinshipnya… 🙂
    author q tunggu ff yichan couple selanjutnya… ^^

  4. jin jihye says:

    akhirnya yichan couple ad jg ff tersendiri, chukkae ^^
    aigooo~ awal2 gini kris uda so cuit banget, ga tanggung2 malah ngaku chanra itu kekasihnya. uda gitu kesan coolnya kris kayanya ga mempan klo uda depan chanra, berubah jd namja romance..pantesan aja chanra suka..hihihi =D eh, critanya ini lgs end? ato msh bersambung gitu? sepertinya endingnya kaya msh ngegantung yg chanra tiba2 kena asma..yichan couple fighting~

  5. dhisardhisa says:

    akhirnya yichan couple muncul juga
    eh iya tuh aku juga sebel sama cewek yang ada di going all out itu
    duelnya sama kris mulu -,-
    ternyata chanra bisa cemburu juga ya padahal kayaknya nyantai
    ohiya mana nih skinshipnya? tambah~~ xD
    dan kenapa pas romantis-romantisnya si asma malah kambek? -___-
    habis dipeluk kris malah gitu
    lanjutin dong~~

  6. jun2dAra says:

    yeaa, YiChan akhirnya muncul jg seutuhnya *?* :3
    Uwaaaa, Kris masa’ iya nyanyi Angel pake suaranya yg super bass ituuu, melting nyaaa~
    YiChan hwaiting ^^b

  7. babygyu says:

    akhirnyaaaa muncul juga ff yichan ini haha
    Udah ditungguin bgt loh thor hehe
    Dari ketiga couple, emng yichan yg keliatan normal dan mesra seperti sewajarnya orang pacaran-_- kalo kaya KaiNa mah boro boro kan._.v *dibakar author ima*
    Next yichan selalu dinantiiii~

  8. Lim Neulrin says:

    Kyaaaaaaaaaaaaaaa!!! how sweet!
    mereka selalu so sweet euuuh gereget
    oh iya asma? chanra punya asma?
    aduuuh gimana? gimana?
    Lanjut thor, lanjuut
    NICE

  9. miauw says:

    hai author-nim /lambai tangan/
    kenalkan namaku miauw~
    XD
    pertama aku mau minta maaf sebesar-besarnya karena baru bisa comment sekarang. padahal bacanya udah lama banget XD
    mianhaeyo /suguhin bacon/
    dan akhirnya muncul juga first story dari yichan. oalah aku tak sanggup berkata-kata saat membacanya, author-nim *abaikan*
    XD
    ini kelewat romance. scene di saat kris nyanyi rasanya tuh kayak ngalamin sendiri /plak/
    tapi sumpah demi xiumin (?), aku senyum-senyum sendiri XD
    ya ampun… romantic banget mereka ini. jadi ngebayangin gimana rasanya punya pacar kayak kris XD
    pasalnya kris kan selalu bersikap ‘stay cool’ dalam kondisi apapun XD (kecuali pas nangis saat dapet award XD)
    alur ceritanya pas banget. kayak dosis obat, semuanya tepat, gak kurang dan gak lebih 😀
    feelnya ngena dan itu bener-bener ngebuat aku senyum dan ketawa-ketawa sendiri. bahkan eomma-ku aja sampai ngeri ngeliatku XD #curcol
    author-nim, recit yichan-nya di banyakin, ya. aku tunggu loh /kedip-kedip/
    oke deh, sampai sini saja ocehanku XD
    maaf kepanjangan, saranghanda author-nim

    김혜히

  10. kaisooday says:

    Wahh debak..
    Walau aq bkan new reader dsn tp ini pertama kalinya aku bca ff kris….
    Keren abis deh.. Suka bgt aku sma critany
    ~michell~
    xie xie ^.~

  11. ririna says:

    :3 ff yichan pertama yg ak baca…
    wah, romantisnya kris, sesuai ama muka #kaga nyambung
    nice ff thor

  12. sy_sagita says:

    Hay..saya reader baru,,salam kenal.. Pertama kali baca fictionnya menarik,,chanra adiknya chanyeol,pcar kris..pengen baca next chapter.nya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s