[INDAYLee Tales] KaiSooRis Getting Envy~ [Last Part—Tragedy]

Author : Ima, Zi, Ra ( © INDAYLee staff)

Casts :

Kai, Kyungsoo, Kris

Lee Hana, Lee Nayeon, Park Chanra

EXO Members

Enjoy~

 

[INDAYLee Tales] KaiSooRis Getting Envy~

“Mau?”

Suara yang sangat Nayeon kenali, mebuat dia menoleh. Dihadapannya, Do Kyungsoo menawarkan segelas kecil plastik dan terlihat asap masih mengepul diatasnya.

Lemon Tea. Aku tau kau tidak suka kopi. Jadi ambilah.”

Nayeon mengangguk pelan dan menyambut gelas itu. Setelah menerimanya, Kyungsoo ikutan duduk disebelah Nayeon diroda putar, mainan untuk anak kecil yang disediakan di taman dekat dorm mereka. Yeah, sekarang mereka sedang di taman. Berdua.

Nayeon menyeruput Lemon Tea-nya pelan. Membiarkan minuman manis dan kecoklatan itu membasahi tenggorokan-nya untuk saat ini. Kyungsoo juga melakukan hal yang sama dengan kekasihnya, menutupi… rasa canggungnya mungkin?

“Kau mau apa membawaku kemari?”

Kyungsoo tersenyum kecil. Senang karena sifat asli kekasihnya sudah keluar, “Menyelesaikan masalah ini,” jawabnya singkat sebelum meletakan gelas Black Coffee-nya.

“Loh? Bukannya sudah selesai tadi?”

Mau tak mau mata Kyungsoo memutar kesal. Haish. Kekasihnya ini. Jika sifat aslinya keluar maka dia akan seenaknya sendiri (-_-)

Kyungsoo berkilat kesal kepada Nayeon yang balik menatapnya polos, seakan tidak mempunyai kesalahan, “Secepat itu? Kita harus menyelesaikan beberapa masalah Lee Nayeon.”

“Baiklah,” jawab Nayeon sedikit tidak ikhlas, karena permasalahan ini sepertinya akan tambah panjang. Dia memposisikan tubuhnya menegak, bersiap mendengarkan apa saja yang keluar dari bibir kekasihnya.

“Pertama—,” Kyungsoo menjeda kalimatnya dengan mengambil nafas pelan, “Kau sewaktu di SWC tadi.. Kenapa bisa rindu dengan mantan kekasih-mu?” tanya Kyungsoo, memberi penekanan pada kata-kata mantan kekasih dengan tajam.

Terlihat dari ekspresi wajah-nya, sepertinya dia akan jujur untuk saat ini. “Aku.. Aku tidak tahu.”

Kyungsoo sedikit kaget dengan jawaban Nayeon, dia memperhatikan wajah Nayeon. Namun sepertinya dia terlihat jujur, “Kau tidak tahu?”

“Yep,” Nayeon mengangguk kecil, menyetujui, “Aku saja tidak tau kenapa aku bisa rindu dengganya,” Jujur… Nayeon juga tidak tahu mengapa tiba-tiba sewaktu SWC dia ‘sedikit’ merindukkan mantan kekasihnya yang hanya diketahui oleh Kyungsoo. Dia tidak mempunyai alasan spesifik untuk alasan tadi.

“Jadi hanya perasaan sementara begitu?”

“Mungkin bisa dikatakan seperti itu.”

“Jadi mungkin saja bisa hilang nanti?”

“Yah… Aku berharap seperti itu.”

“Ambigu sekali jawabanmu, Lee Nayeon sayang.”

Nayeon menggaruk pipinya kikuk, sedangkan Kyungsoo meminum Black Coffee-nya singkat. Memang, jawabannya terdengar sangat ambigu, tidak jelas. Apalagi Kyungsoo selalu dapat membaca pikirannya dengan cepat.

“Jadi aku harus menjawab apa Do Kyungsoo agar tidak terlihat ambigu?”

“Jawab dengan sejujurnya.”

“Baik. Baik,” Nayeon mengalah. Gadis itu menghela nafasnya lagi, dia fokuskan matanya mengarah ke gelas lemon tea-nya, takut memandang mata bulat hitam yang menatapnya dengan intens saat ini, “Entah kenapa sewaktu aku kesana.. Ada ikatan seakan masih ingin mendukungnya Domonie.. Tap-tapi,” Alis Kyungsoo menaut bingung karena Nayeon tergagap panik memotong ucapannya sendiri.

“Tapi itu hanya perasaan sebagai teman kok Do Kyungsoo. Jangan salah sangka.”

“Benarkah?” tanya Kyungsoo membuat Nayeon mengangguk kecil terus menerus, “Kau bisa memegang kata-kataku,” tambahnya serius.

Kyungsoo tersenyum kecil, sedikit mempercayai ucapan kekasihnya. Namun sayangnya, bukti fisik sebelumnya membuat Kyungsoo agak sedikit berkecil –ralat banyak sakit hati.

“Matamu menisyaratkan kerinduan pada-nya Na-ya. Matamu tidak bisa berbohong kepadaku.”

‘SKAK MAT’

Jawaban Kyungsoo membuat Nayeon terdiam seribu kata. Tidak tahu akan menjawab apa. Apakah… tatapan matanya sekarang gampang sekali diartikan oleh-nya?

Kyungsoo menggaruk kepalanya resah. Berarti benar kan? Sekarang tugasnya sekarang adalah membuat gadis yang ia cintai melupakan Lee Jinki dan hanya melihat seorang Do Kyungsoo seorang.

Kalian boleh mengatakan bahwa dirinya egois. Yah untuk masalah menyangkut seorang Lee Nayeon dia bisa sangat menjadi egois sekali. Entah kenapa rasanya dia ingin selalu menjaga gadis yang masih mematung itu. Karena.. karena dia percaya gadis itu yang menjadi ‘Masa Depan’nya. Kyungsoo sangat mempercayai itu.

Do Kyungsoo harus membuat Nayeon percaya padanya.

“Ah… Capella!”

“Apa?” Nayeon mengadah ke langit yang memang pada malam ini dipenuhi oleh bintang, arah Kyungsoo tiba-tiba menunjuk dengan telunjuknya. Kyungsoo menunjuk ke arah bintang yang paling terang diantara yang lainnya. Sekarang dia bingung karena tidak pernah mendengar istilah itu, ‘Capella?’ Apakah itu nama makanan? (-__-)

“Capella, bintang yang paling terang di Rasi Auriga. Kau tidak tahu?”

Kyungsoo melongo tidak percaya karena Nayeon menggeleng polos, tidak tahu. Ya Ampun.. Apa yang dipelajari kekasihnya disekolah jika dia hal dasar Astronomi ternyata tidak tahu? Dia disekolah belajar apa? Nu’est? (=_=)

“Kau benar tidak tahu?”

“Ah—,” Nayeon menggaruk kepalanya, kikuk. Tidak tahu akan menjawab apa.

“Haish. Aku saja yang sudah lulus masih hapal dengan nama-nama Rasi Bintang. Masa kau yang masih sekolah tidak tahu? Makanya pikiranmu selalu lelet Lee Na— Ya! Sakit!” Kyungsoo melenguh kesakitan karena sepatu sneakers Nayeon melayang dan mendarat tepat di kepala-nya.

Nayeon sudah berlagak pinggang, matanya berkilat kesal, “Aku tidak suka pelajaran Astronomi, Do Kyungsoo. Dan untuk kau ketahui aku akan angkat kaki dari sini jika ternyata aku harus mendengarkan ceramahan-mu tentang Bintang!”

“Ya! Ya! Baik-baik! Duduklah sebentar!” Kyungsoo memaksa Nayeon untuk duduk kembali disampingnya.

“Paling tidak dengarkanlah sebentar, Lee Nayeon,” bujuk Kyungsoo,  namun Nayeon menggembungkan pipinya, kesal.

“Kau harus tahu bahwa Capella merupakan bintang paling cemerlang dalam rasi Auriga, rasi dalam Belahan Utara. Namun sayangnya, banyak orang yang tidak tahu bahwa Capella tenyata bintang ganda. Mereka kira Bintang Capella hanya satu.”

“Kenapa mereka tidak tahu?” Mau tak mau Kyungsoo sedikit tersenyum kecil karena Nayeon menanyainnya dengan nada penasaran. Dilihat dari mimik mukannya sekarang dia sepertinya tertarik.

“Yah.. karena pasangan bintang Capella itu lebih kecil daripada bintang yang utama dan terkadang sering tidak terlihat jika lewat teleskop.”

Nayeon mengangguk mengerti. “Jadi apa hubungannya?”

“Haish, dengarkan dulu ini belum selesai Lee Nayeon!”

“Terkadang bintang yang paling kecil menghilang karena periode waktunya habis. Namun mereka selalu bergerak di orbitnya bersama-sama dan menerangi bersama-sama secara terang.”

“Oh,” Nayeon meng’Oh’ pelan sedangkan Kyungsoo berdeham sedikit sebelum dia menatap bola mata cokelat kesukaanya secara intens sampai-sampai Nayeon mengedipkan matanya cepat-cepat, tidak percaya.

Ditambah lagi jantungnya sudah berdegup cepat karena terpana dengan tatapan mata itu.

“Bintang Capella adalah cerminan dari kita.”

Kyungsoo beralih menunjuk ke Bintang Capella lagi.

“Kau adalah bintang utama,” ucap Kyungsoo sambil menunjuk Bintang Capella yang paling terang, berganti dengan bintang yang lebih kecil disebelah Bintang utama Capella dan juga yang tidak terlalu terang, “Aku adalah bintang yang paling kecil.”

“Kenapa begitu?” tanya Kyungsoo kepada Nayeon untuk membuat gadis itu berbicara. Namun sepertinya usaha-nya sia-sia karena Nayeon terbisu.

“Karena meskipun seorang Do Kyungsoo terkadang menghilang dari kehidupan gadis bernama Lee Nayeon karena alasan kesibukannya. Namun tetap saja dia akan selalu kembali ke gadis itu. Kenapa? Karena mereka berdua mempunyai ikatan yang kuat seperti Bintang Capella. Jika bintang Capella adalah ikatan gravitasi namun ikatan antara Do Kyungsoo dan Lee Nayeon adalah sebuah ikatan bernama ikatan cinta. Dan dengan ikatan itulah mereka dapat mengelilingi orbit kehidupan secara bersama-sama tanpa tidak ada yang dapat melepaskannya. Dan akan selalu bersama-sama sehingga membuat kehidupan kita cerah, berwarna.”

“Aku harap Lee Nayeon—,” Tangan Kyungsoo mengelus kepala Nayeon pelan sekaligus memberikan senyum tulusnya agar membuat gadis itu percaya padanya.

“Aku harap kita berdua dapat mengarungi kehidupan ini secara bersama-sama. Meskipun aku tahu akan banyak masalah yang akan kita hadapi. Aku tahu bahwa kita dapat menjalani-nya karena kau adalah gadis yang kupercayai sebagai pendamping hidup di masa depannku.”

***

11.10 PM KST

Kris mengusap tengkuknya dengan ragu. Kedua matanya menatap gemas pada sosok Chanra yang asyik mengobrol heboh dengan Hana –mengenai konser tadi. Ia melihat Kai sudah geleng-geleng kepala, tidak sanggup lagi memperingatkan Hana agar tidak membicarakan tentang konser SWC lagi. Kris mendecakkan lidah kesal lalu segera menarik tangan gadisnya berdiri dari sofa. Membawa Chanra ke balkon dorm EXO K, yang berhadapan dengan jalanan –yang sudah sangat sepi mengingat sudah lebih dari jam 11 malam.

“Jangan bicarakan konser itu lagi,” protes Kris seraya sedikit menutup pintu kaca yang berhubungan dengan balkon itu.

“Aku harus menanyakan hal ini. Kenapa kau malah memelukku tadi, Wu Yifan?! Kapan lagi aku bisa lihat abs sebagus itu 0.0!!” seru Chanra –yang tadi secara tiba-tiba ditarik ke balkon lalu meninju lengan Kris kesal.

“Kau masih kecil, sama seperti Hana dan Nayeon, Park Chanra,” jawab Kris sabar. Ia tak mau meluapkan emosinya lagi di depan Chanra seperti saat kejadian Sehun beberapa waktu lalu.

“Aku sudah 18 tahun. Daaan!! Tadi itu tempat umum, banyak orang dan media. Aku takut hubungan kita ketahuan, tahu?” Chanra menghembuskan nafasnya berat. Ia benar-benar takut jika hubungannya dengan Kris ketahuan. Sebagai adik Chanyeol saja ia tak mau ketahuan. Apalagi sebagai pacar Kris?

“Tempat konsernya gelap, Chanra-ya. Mereka tidak tahu aku memelukmu tadi,” jawab Kris seraya menggenggam kedua tangan Chanra, berusaha meyakinkan gadis itu.

Chanra menggelengkan kepalanya, “Tapi aku takut, Wu Yifan. Netizen itu lebih jeli dari apapun. Mereka saja bisa tahu kau mempunyai tato.”

Kris tersenyum penuh arti pada Chanra. Gadisnya ini, benar-benar anti dengan media.

“Hanya tato kan? Mereka tidak akan tahu hubungan kita. Kau harus percaya padaku.”

“Aku takut. EXO baru debut 100 hari. Apa jadinya kalau fans kalian tahu hubungan kita hah? Bagaimana nasibku nanti diantara fans EXO?” Chanra melepaskan genggaman tangan Kris lalu menyenderkan tubuhnya di pagar pembatas balkon. Badannya lemas membayangkan bagaimana jadinya jika hubungan mereka benar-benar ketahuan. Ia sangat-sangat tak siap.

“Tidak usah takut, Chanra-ya. Aku akan selalu menjagamu,” Kris berdiri tepat didepan Chanra. Bibir Chanra yang biasanya ditarik ke atas itu kini ditarik kebawah. Kris tersenyum melihat wajah Chanra yang seperti itu. Cemberut. Tapi terlihat lucu.

“Jinjja? Kau yakin bisa menjagaku? Kita selalu terpisah jarak antara China-Korea, Wu Yifan. Bagaimana kau bisa menjamin hal itu?” Chanra menatap bola mata Kris dalam. Mencari jawaban atas ucapan Kris tadi.

“Aku akan selalu menjagamu lewat ini, Chanra-ya,” jawab laki-laki itu seraya mengangkat tangannya menyentuh bagian dada. Kata-kata Kris itu sukses membuat kedua pipi Chanra memerah. Memang keduanya —Kris dan Chanra itu sering disebut sebagai skinship couple. Tapi, jarang sekali Kris bisa berbicara se’romantis’ itu.

“Bagaimana caramu menjagaku lewat hati?” tanya Chanra sambil masih tetap tersipu malu, “Buktikan jika kau akan dan bisa menjagaku.”

Kris tiba-tiba tersenyum sangat lebar. Laki-laki itu semakin mendekatkan wajahnya, mengeliminasi jaraknya dengan gadis itu. Menatap sepasang manik mata berwarna cokelat gadisnya dengan penuh keyakinan.

“Keurae. Akan aku buktikan sekarang juga.”

Chanra tidak sempat membalas kata-kata Kris ketika merasakan sesuatu yang hangat menyentuh bibirnya. Kedua matanya membesar secara otomatis. Ia melihat kedua mata Kris sudah menutup sempurna, seolah menikmat ciuman –pertama mereka setelah berpacaran selama 111 hari itu sekaligus ciuman pertama Chanra seumur hidupnya.

Dan Chanra baru menyadari bahwa hari itu adalah hari dimana mereka tepat 111 hari berpacaran. Angka yang sangat unik dan patut dirayakan.

Chanra melangkah mundur ke belakang ketika Kris semakin menekan bibirnya. Membuat tubuhnya semakin bersandar pada pagar pembatas balkon dan tangan Kris memeluk tubuhnya agar tidak terjungkal ke belakang. Gadis itu mulai melingkarkan tangannya ke belakang leher Kris dan mulai membalas ciuman mereka yang mulai bergerak. Ia sudah tidak peduli lagi pada kenyataan bahwa ia masih 18 tahun –dan termasuk kecil sama seperti Hana dan Nayeon.

Angin yang berhembus cukup kencang, berhasil membuka perlahan pintu kaca yang berhubungan dengan balkon itu. Pintu balkon yang terbuka itu menampilkan sosok Kris yang membelakangi –13 orang lainnya yang tengah duduk di ruang tengah.

“Kami pulang!”

Pintu ruang depan terbuka dan nampak Kyungsoo masuk dengan wajah sumringah diikuti Nayeon dengan pipinya yang memerah padam. Nayeon menunduk lalu tersenyum geli, setelah mata cokelatnya menangkap tangan kanannya tergenggam erat oleh Kyungsoo. Aliran perasaan hangat langsung menyelubungi tubuhnya. Apalagi ditambah perasaan yang membuncah, dikarenakan perkataan tulus yang diucapkan Kyungsoo mengenai Bintang Capela –yang sudah dia resmikan menjadi salah satu benda favoritnya. Membuat dirinya bertambah senang.

‘DUUK’

“Sakit— Do Kyungsoo kenapa berhenti eh?” Nayeon sedikit mengerang setelah kepalanya terantuk pundak Kyungsoo dengan cukup keras. Entah kenapa tubuh Kyungsoo langsung berhenti mendadak.

“Eung?” Nayeon mengangkat alisnya, menyadari bahwa sekitarnya terdiam. Bergeming. Bukannya biasanya keadaan dorm selalu ramai? Kenapa sepi lagi seperti terakhir dia bersama Kyungsoo berpel— ah tidak, ‘tidak sengaja berpelukan’. Memang sepertinya akhir-akhir ini keadaan dorm sangat aneh. Apakah ada Hantu baru yang bergentayangan di dorm ini sekarang eh? (-___-)

“Domonie, kenapa semua menjadi sepi begini?”

Tapi Kyungsoo yang ditanya tidak menjawab. Membuat Nayeon berdecak gemas sendiri. Ditatapnya wajah kekasihnya. Dan Nayeon hanya dapat mengambil 2 keputusan yang dapat ia tangkap dari ekspresi Kyungsoo. Kosong dan.. syok? Hey.. Apa yang sedang terjadi disini?

Dengan penuh rasa penasaran, Nayeon menggoyang-goyangkan tubuh Kyungsoo dengan keras, “Domonie.. Kena—.”

Sebelum Nayeon menyelasaikan pertanyaannya, sang lead Vocal EXO-K itu langsung menunjuk ke arah balkon. Mau tidak mau Nayeon mengikuti arah yang ditunjukan Kyungsoo. Sedetik kemudian dia ikut terdiam, mengerti apa yang menjadi pusat tontonan untuk saat ini.

Kris dan Chanra berciuman di balkon

Oke. Sebenarnya Nayeon tau bahwa ‘tontonan’ dihadapannya itu adalah hal illegal untuknya, karena ia sendiri belum cukup umur untuk menontonnya. Dan Nayeon sebenarnya tidak terlalu kaget karena sudah menduga bahwa pasangan dihadapanya yang akan paling cepat melakukan hal-yang-mereka-sedang-lakukan-sekarang. Mengingat bahwa mereka selalu melakukan ‘skinship’ jika bersama. Tapi tetap saja, Nayeon tidak bisa mempercayainya bisa terjadi secepat ini.

Dan moment seperti ini seharusnya diabadikan kan?

Langsung saja Nayeon menengok dengan tidak sabar. Berusaha mencari kamera SLR Hana yang dibawa sewaktu SWC tadi. Menurutnya masih tertinggal didorm ini.

BINGO!

Kamera SLR diletakkan di meja dekat Hana. Dan untung saja pandangan mata Hana terfokus ke arah pasangan yang masih asyik melakukan ‘itu’. Nayeon merasa Dewi Fortuna sedang sangat sayang dengannya, karena Tao juga duduk di dekat meja. Bisa dibilang Nayeon merasa beruntung karena Tao ada didekat sana.

Kenapa? Pertama, Tao itu bisa dibilang adalah partner Nayeon dalam membantu menyebar kejahilan ke anak EXO maupun yang lainnya. Dan Alasan utama adalah, Tao sangat dekat dengan Kris. Sama dengan Nayeon dan Chanra. Jika mereka berhasil –dan untuk kali ini harus berhasil—, mereka berdua bisa mempermalukan Chanra dan Kris dengan foto yang mereka ambil.

Ide hebat kan?

Menjalankan ‘misi-nya’, Nayeon pelan-pelan melepas genggaman tangan Kyungsoo. Helaan lega terdengar saat Nayeon sukses melepaskan genggaman Kyungsoo. Gadis itu tambah lega karena Kyungsoo tidak menyadarinya.

Sebelum dia berjalan kea rah Tao, Nayeon harus berusaha menahan tawanya setelah melihat jalur yang akan dia tempuh untuk bisa ke Tao. Kai, Hana, Junmyun Oppa dan Xiu Min Oppa. Nayeon menutup mulutnya seraya terkekeh geli. Sangat mudah.

Sangat pelan dan luwes dalam 20 detik, Nayeon berhasil melewati mereka semua. Masih menahan napas, ia segera mencolek tubuh Tao. Nayeon tersenyum mengejek saat Tao sedikit berjengit setelah menoleh ke arahnya.

“Huangie..” panggil Nayeon jahil, matanya berkilat nakal dan melirik kamera sebentar sebelum matanya fokus kepada lelaki yang dipanggil ‘Huangie’  olehnya.

“Kau tau apa yang kupikirkan kan?” tanya Nayeon langsung ke inti, namun tidak dijawab oleh Tao. Tao melirik kamera sebelum senyumnya merekah, sampai Nayeon agak sedikit ngeri jika kalau mulut Tao bisa robek saking lebar senyumannya.

Tapi malah Nayeon ikutan tersenyum lebar saat menyadari mata Tao juga berkilat nakal.

“Kau yang mengambil gambar Huangie, aku akan melindungimu,” bisik Nayeon kecil. Ada alasan mengapa Nayeon meminta Tao yang menggambil gambar. Karena Tao punya keuntungan memiliki badan yang besar. Jadi menurutnya jika Tao tertangkap sangat sulit untuk ditarik, tidak seperti Nayeon yang berbadan kecil.

Langsung saja Tao mengangguk paham lalu menggambil kamera dan berjalan pelan ke arah balkon. Nayeon mengikutinya dari belakang dan sempat memberikan tepukan pelan dibahu Tao, memberinya semangat dibalas dengan senyum gembira Tao.

Tao tanpa menunggu lama lagi, menyalakan dan langsung mengarahkan kamera ke objek yang dituju. Difokuskannya sebentar sebelum dia menekan shootter camera.

‘CKLICK’

‘CKLICK’

(……..)

Nayeon hanya tersenyum tidak bersalah saat menyadari bahwa sekarang semua orang yang ada di ruangan itu menatapnya beku. Posisi Nayeon sekarang adalah memungunggi Tao, seakan melindunginya. Sedangkan Tao masih sibuk mengambil gambar ‘panas’ Kris dan Chanra.

“Ah… Maaf menggangu sebentar,” Nayeon nyengir setelah ia mengucapkan permintaan maaf dengan nada sama sekali tidak bersalah.

“Sedang dilakukan pengambilan gambar untuk menjadi kenang-kenangan yang sangat berharga. Maafkan kami~,” agar aktingnya lebih bagus, Nayeon sengaja membungkukan badanya 90 derajat. Namun semuanya masih membukatkan mata. Syok.

“Nayeon-ah~, bisa geser sedikit? Sedang bagian seru-serunya…”

“Ya! Lee Nayeon! Minggirlah! Aku masih mau lihat! Aku harus belajar…”

(……)

Sekarang semua mata menatap tidak percaya ke arah suara yang tadi memerintah untuk memaksa Nayeon agar minggir. Dan mereka tahu betul suara itu keluar dari, kedua 94 liners EXO, Kai dan Sehun (.___.)

Hawa didorm langsung berubah tidak enak

“YAA! OH SEHUN PIKIRANMU!”

“KIM JONGIN! PIKIRANMU KOTOR SEKALI!!”

“AMANKAN MEREKA BERDUA AMANKAAN!”

Secepat kilat Luhan langsung menutup mata Sehun lalu bergerak melingkar ke tubuh Sehun dan menariknya dengan sekuat tenaga. Luhan tidak menyangka maknae kesayangannya ini sudah berbicara seperti itu (.__.). Apa yang diajarkan oleh anak EXO-K selama Luhan ke China dan membuat pikiran Oh Sehun menjadi liar eh? Baru setengah jalan Luhan menyeret tubuh jangkung Sehun ke arah kamar yang paling dekat, ia sudah terengah-engah karena Sehun mulai bergerak-gerak liar. Minta untuk dilepaskan.

“YA! YA! OH SEHUN! KAU INI MASIH KECIL! –WAAA TANGANKU!” teriak Luhan kencang saat gigi Sehun sudah mengigit dengan keras tangannya. Tapi demi pikiran bersih maknae kesayangannya, Luhan mengaibaikan rasa sakit itu. Berusaha menarik lagi namun Sehun tambah bergerak liar.

“LUHAN HYUUUNG! MAKANYA KARENA AKU MASIH KECIL, AKU HARUS BELAJAR BANYAK!”

“NANTI SAJA! NANTI KAU BISA BELAJAR DENGAN HYUNG! SEKARANG PIKIRANMU HANYA BOLEH DIISI OLEH BUBBLE TEA, SEHUN-AH!! MINSEOK-AH BANTU AKUU!”

Xiu Min dengan sigap langsung membantu Luhan, dia memegang kaki Sehun dan menyeretnya ke kamar terdekat.

Masalah Sehun selesai.Untuk saat ini (.__.)

Hana mengerjap matanya lalu memperhatikan Kai yang sudah menggaruk belakang kepalanya dan balas nyengir tidak bersalah kepada hyung-hyungnya yang menatapnya tidak percaya.

Kkamjong. Tadi kau bilang apa?” tanya Hana hampir berbisik. Kai menoleh kepadanya dan lalu menyungging senyum polosnya.

“Ah… Aku hanya ingin lebih banyak melihat langsung untuk belajar agar bisa dipraktikan dengan baik.”

Hana menganga tidak percaya dengan jawaban polos Kai. Hana bisa memaklumi jika Kai melihat hal seperti ‘itu’ karena memang sekarang adalah masa-masanya Kai selalu penasaran dan ingin tahu segala hal. Apalagi fakta dia adalah Laki-laki. Tapi yang membuat pikiran Hana tiba-tiba ‘blank’ adalah, Hana merasa Kai akan belajar untuk mempraktikan dengan…. Dirinya sendiri?

Tolong seseorang sadarkan Hana, sekarang.

“SERET KIM JONGIN! MASUKAN DIA KE KAMAR SEKARANG!”

“Hana! Hana! Sadarlah!”

HYUUNG! AKU SALAH APA! HIYAAA!”

Kai langsung memukul-mukul sembarang arah sambil berteriak-teriak tidak jelas. Membuat 3 orang yang ingin mengurusinya –Baekhyun, Lay dan Suho harus menjaga jarak agar tidak terkena pukulan Kai yang brutal.

Tapi sedetik kemudian Suho mengambil jalan keluar untuk ‘mengamankan’ Hana terlebih dahulu karena Hana adalah dongsaeng yang paling ia sayangi. Apalagi Suho sudah bergidik ngeri karena ekspresi Hana yang masih ‘blank’. Suho takut jika pikiran Hana sudah mulai kemana-mana.

“Hana.. Hana-ya!” panggil Suho sedikit panik. Dia menepuk pelan pipi Hana berusaha membuat gadis itu terfokus kembali. Tapi sepertinya tidak berhasil.

Hana masih terdiam. Kosong.

Suho mendesah panik. Akhirnya dia tarik tangan Hana dan ia lingkarkan tangan kecil itu di lehernya. Dengan pelan dia mengangkat tubuh Hana dan menuntunnya pelan. Dipikiran Suho hanyalah, ‘Amankan Hana sekarang!’

“Suho hyung, mau dibawa kemana Han— YA! SUHO HYUNG MAU KAU BAWA KEMANA HANA-KU! YA! JUN MA HAO! WAAAA!”

Saking terfokusnya Kai dengan kekasihnya yang sudah dibawa pergi oleh Suho ke arah kamar, dan membuat pikiran Kai sudah mengada-ada dengan imajinasi yang mengerikan (-_-). Kai tidak menyadari bahwa posisinya itu sangatlah lemah dan membuat Baekhyun serta Lay langsung mendorong tubuhnya dengan mudah. Sekarang Kai berguling-guling berusaha melepaskan diri dari kedua hyung yang menduduki tubuhnya sekarang (-___-)

“BYUN BAEKHYUN! ZHANG YIXING! JIKA KALIAN BERANI MENYENTUHKU, MAKA AKU TIDAK SEGAN-SEGAN AKAN— WAAA TANGANKU!”

“Yixing hyung, jangan pedulikan dia! Cepat kunci tangannya sekarang!” Lay mengangguk paham dan langsung mengunci tangan Kai dengan kasar. Membuat Kai berteriak keras dan kesakitan. Setelah memastikan Lay sudah mengunci tangan Kai, Baekhyun yang memegang kendali kaki Kai menahan nafas. Mengumpulkan energi untuk mengangkat Kai, karena ia tahu bahwa laki-laki itu tidak dapat dikategorikan ringan.

“Hitungan ke 3 kita angkat bersama-sama, hyung! 1..2..3!” secara bersamaan Baekhyun dan Lay mengangkat tubuh berat Kai dengan sekuat tenaga ke arah kamar yang dituju Suho dan Hana tadi. Bagaimana dengan keadaan Kai sendiri? Kai tetap mengeliat-geliat meskipun ia tahu bahwa itu hal yang akan sia-sia untuknya (.__.)

Masalah Kai dan Hana selesai (.___.) Bagaimana dengan yang lainnya yang masih di balkon?

Rupanya Chanyeol tadi sudah mengamuk-amuk dan mengucapkan kata serapah dengan cepat setelah sekitar satu setengah menit adik perempuan kesayangannya, mencium lelaki yang menjadi partner rappnya di balkon.

Sebenarnya bisa saja Chanyeol sekarang sudah di balkon, mengacak-acak Kris menjadi tidak berbentuk dan mungkin bisa tidak dapat didefinisikan lagi bentuknya (-_-). Tapi sayangnya lelaki yang bertinggi sekitar 186 cm itu terhalang oleh gadis yang tengah memasang muka tenang. Yang membuat Chanyeol kesal lagi adalah, mengapa ia harus takut untuk melewati dengan gadis yang tingginya berselisih sekitar 15 cm dengannya? Padahal dengan satu dorongan saja dia sudah dapat menyingkirkan tubuh kecil itu.

Nayeon melipat kedua tangan di dadanya. Senyum kemenangan sudah tersungging di wajah cantiknya. Nayeon tahu bahwa meskipun Chanyeol sudah meledak-ledak, tapi tetap saja seorang Park Chanyeol tidak bisa memperlakukan perempuan dengan kasar. Dan itu menjadi keuntungan sendiri untuknya.

“Minggir,” meskipun gertakan itu terdengar penuh amarah di telinga Nayeon, gadis itu tetap memasang wajah tenangnya. Malah ia sudah memiringkan wajahnya. Seakan mengejek.

“Ayolah Park Chanyeol. Biarkan adikmu itu melakukan hal yang paling diinginkan oleh banyak gadis seusianya. Berikanlah dia waktu.”

Chanyeol mengertakan bibirnya, tidak terima, “Mwoya?”

“Begini saja…” putus Nayeon dan mengerling ke Chanyeol, “Aku akan memberikan jalan kepadamu jika Huangie sudah selesai mengambil gambar. Huangie~, sudah selesai?” Nayeon tersenyum karena merasakan Tao menggeleng dibelakangnya.

“Kau lihat itu, Yeoli? Huangie bilang dia belum— YAA! APA-APAAN INI!” Nayeon menjerit keras saat dia merasa tubuhnya terangkat dan perutnya terantuk benda yang sangat keras. Pundak Chanyeol. Seorang Lee Nayeon diangkat oleh Park Chanyeol.

Diulang, Park Chanyeol yang tidak mempunyai hubungan khusus dan lebih dengannya.

“YAA! TURUNKAN! PARK CHANYEOL AKU BILANG TURUN! YAA! KAU DENGAR TIDAK SIH?” merasa perintahnya tidak dijalankan, Nayeon langsung memukul dan menendang tubuh Chanyeol. Tapi anehnya Chanyeol tetap bergeming dan berjalan ke Kyungsoo yang menatapnya syok.

“Amankan dia,” pesan Chanyeol terakhir setelah menurunkan Nayeon dihadapan Kyungsoo. Tanpa menunggu jawaban, lelaki jangkung itu kembali ke balkon lagi.

“Lelaki itu— akan kubunuh hari ini!” Nayeon berdesis kejam, seakan kata-katanya seakan benar terjadi. Nayeon pun langsung mengambil langkah besar-besar untuk kembali ke arah Chanyeol dengan cepat. Namun baru saja dia mengambil 2 langkah, seseorang sudah menarik pinganggnya dan tentu saja membuat Nayeon makin naik darah lagi.

“Kyungsoo. Lepaskan aku jika kau tidak mau menjadi korbanku selain Park Chanyeol,” ancam Nayeon setelah menyadari bahwa tangan yang memegang pingganya adalah tangan kekasihnya.

“Do Kyungsoo kuperingatkan— YA! JANGAN TARIK YAA!” Kyungsoo tetap saja menarik Nayeon, menjalankan titah Chanyeol yang diberikan padanya. Apalagi ditambah ia tidak mau membuat Nayeon tidak terlalu banyak adegan yang seharusnya-tidak-boleh-ia-lihat.

“Na-ya, apakah aku harus menciummu agar kau mau berhenti berteriak tidak jelas hah?” putus Kyungsoo akhirnya setelah Nayeon makin menjadi-jadi. Benar saja. Nayeon langsung terdiam dan sedetik kemudian Kyungsoo bersumpah itu adalah suara yang paling mengerikan dan kejam yang pernah Kyungsoo dengar.

“Kau bilang apa?”

Kyungsoo menelan ludahnya pelan sebelum dia memutuskan untuk melepas pelukannya pada Nayeon. Dia tersenyum kikuk saat Nayeon sudah melempar pandangan dingginya, “Yeah mungkin saja cara itu berhasil membuat tenang. Kalau kau tenang aku juga ikut tenang— HUWAA AMPUN AMPUUN!”

Kyungsoo sudah merunduk dan menutupi perutnya karena Nayeon tidak segan-segan mencubiti semua bagian yang dapat ia jangkau.

“Jongdae hyung, bantu aku!” pinta Kyungsoo kepada member yang melihat adegan Kyungsoo dan Nayeon bertengkar.

Chen menggaruk tengguknya, “Bisa saja sih aku membantumu tapi kau harus memenuhi permin—.”

HYUNG! TERSERAH KAU MINTA APA NANTI KUKABULKAN!”

Jawaban Kyungsoo yang tentu saja tanpa Chen pikirkan terlebih dahulu membuat laki-laki itu mengganguk setuju, “Oke! Jam tangan, Sepatu—,” bisik Chen tentang hal yang ia inginkan sebelum dia membekap mulut Nayeon dan menariknya kebelakang. Diputuskannya untuk mendekap mulut Nayeon karena dia tahu bahwa gadis itu akan berteriak dan mengoceh tanpa henti (-_-)

“Akhirnya hyung— Cepat kita amankan dia!” lalu Kyungsoo mengangkat kaki Nayeon dan mengangkatnya menuju kamar terdekat untuk diamankan.

Tao menghentikan kegiatan memotretnya ketika mendengar suara rusuh di dalam dorm tiba-tiba menjadi sepi. Ia menoleh ke belakang kemudian berjengit kaget karena sosok Chanyeol sudah berdiri di hadapannya dengan tatapan tajam –seolah sepasang mata itu bisa mengeluarkan laser hijau seperti superman. Dan Tao sadar bahwa ia berada di dalam masalah besar sekarang. Karena Nayeon sudah menghilang dari pandangannya.

Hyung, annyeong,” Tao melebarkan senyum polosnya seraya melambai singkat pada Chanyeol sebelum bergeser dari tempatnya berdiri.

“HAPUS FOTONYA SEKARANG, ZI TAO HUANG!! DAN KALIAN, YA! YIFAN HYUNG, PARK CHANRA!”

Chanyeol masih berusaha menarik kamera itu dari tangan Tao, dengan kedua mata yang tidak lepas memperhatikan Kris dan adiknya. Keduanya bahkan –masih tidak melepaskan ciuman itu walaupun keadaan dorm yang rusuh dan teriakannya. Benar kata orang-orang. Cinta itu buta. Bisa membutakan keadaan sekitar dan merasa bahwa dunia hanya milik mereka berdua saja.

“Tao Huang!!” seru Chanyeol seraya menarik kamera SLR Hana dengan cepat. Hingga ia belum sempat memegang dengan sempurna dan kamera itu terjatuh begitu saja ke lantai. Terpecah belah.

Dan suara pecah belah itu berhasil membuat Kris menghentikan ciuman itu lalu berbalik. Menatap jengah pada suara-suara yang menganggu ‘kegiatannya’ itu. Kedua matanya membulat sempurna, ia ikut menatap kaget pada pecahan kamera SLR Hana yang sudah tidak berbentuk lagi itu.

YA! Kalian berisik sekali sih?! Apa yang kalian lakukan?!” teriak Chanra.

Dan Chanyeol menganga parah karena hal itu. Ia tidak tahu kenapa malah Chanra yang marah –dan bukan dirinya. Yang jelas-jelas melihat adiknya berciuman dengan laki-laki di hadapannya. Berciuman.

“Kenapa malah kau yang marah, hah?!” tanya Chanyeol tidak mengerti.

“Karena kalian mengganggu, tahu?!” Chanra mengerucutkan bibir sebal seraya melangkah meninggalkan Kris –menghampiri kakaknya.

“Chanra-ya, kita—.”

“Jangan ikut! Ini masalahku dengan Chanyeol oppa,” potong Chanra cepat, membuat Kris kembali menutup mulutnya.

Molla! Kau harusnya yang aku marahi karena berciuman di depan umum, Ra-ya!” balas Chanyeol tidak mau kalah.

“Umum? Ini di dorm, oppa. Tidak ada yang melihat kita.”

Jinjja? Lalu 13 pasang mata yang sedang duduk di ruang tengah itu apa? Itu sudah termasuk umum.”

Tao tidak menghiraukan teriakan-teriakan antara Chanyeol dan Chanra itu. Ia hanya menatap iba pada pecahan kamera di depannya. Ia benar-benar akan mati setelah ini. Mati. Ia sudah memecahkan kamera Hana –dan otomatis menghilangkan isinya yang sudah susah payah mengabadikan momen Kris dan Chanra tadi. Kepalanya sontak menoleh dengan cepat ke arah pintu kamar yang terbuka. Melihat Nayeon dan Hana berlomba berjalan cepat ke tempat mereka.

“YA! Jangan marah-marah padaku, Park Chanra! Yifan hyung, kau harus tanggung jawab juga! Adikku masih kecil!” Chanyeol bersiap melangkah mendekati Kris ketika melihat Nayeon tiba-tiba berdiri di hadapannya –sembari merentangkan tangan.

“Jangan pergi! Ada urusan yang belum kita selesaikan!” Nayeon mendorong tubuh Chanyeol sedikit mundur ke belakang. Ia memutar bola mata kesal lalu mendecak lidah.

“Kau tahu apa yang kau lakukan tadi, Park Chanyeol?” tanya Nayeon, dengan nada sangat sinis. Merasa bahwa kegiatan ‘dokumentasi’ nya terhenti karena Chanyeol. Secara tidak langsung. Karena ia bertugas mengamankan Tao saja dari serangan anak-anak EXO.

“Menggendongmu, wae?” tanya Chanyeol, ikut bernada sinis.

MWOYA! Kita ini tidak ada hubungan apapun, Chanyeol! Kau juga menghancurkan semua rencanaku!”

“YA!! KAMERAKU!” teriakan Hana itu mampu menarik perhatian semua orang yang berada di dorm itu. Hana segera berlutut dan memandangi pecahan kameranya yang sudah tidak berbentuk lagi.

“Kau mengambil gambarku dengan Yifan?” tanya Chanra bingung. Tao tersenyum polos seraya menggaruk bagian belakang kepalanya.

Mian, tapi tadi Nay –HANA-YA! ASTAGA! RAMBUTKU BISA BOTAK.”

“Ganti rugi! Kau harus menggantinya!!!!” seru Hana –masih sambil terus menjambak rambut Tao.

Demi apapun. Virus iblis Nayeon kini bahkan mulai menyebar pada Hana –yang notabene selalu bersikap polos. (.__.)

“YA! Jangan menjambak Tao, Hana-ya. Dia partnerku! Kita masih bisa selamatkan fotonya!” ujar Nayeon, membela laki-laki dengan panggilan ‘panda’ itu.

“Kameraku internal memory, eonni,” balas Hana. Dengan kedua tangan yang masih menarik rambut hitam Tao. Seluruh fotonya yang ada di dalam kamera itu akan terhapus jika memasuki service center nanti. Dan ia tidak tahu bagaimana nasib foto-foto –yang sebagian besar berisi foto Kai itu di dalamnya. Termasuk foto Kris dan Chanra yang tengah berciuman tadi, “ZI TAO!”

Nayeon segera membantu Hana melepaskan jambakan pada rambut Tao. Ia tetap harus melindungi partnernya bukan?

“Kau yang memecahkan kamera Hana, ya?” tanya Nayeon penuh selidik pada Chanyeol –yang masih beradu mulut dengan Chanra.

Sontak Chanyeol menoleh lalu tersenyum polos. Memamerkan deretan giginya –yang sangat putih bersih dan rapi itu pada Nayeon. Dan Nayeon menyadari bahwa ada yang tidak beres.

“BAGAIMANA FOTONYA, AAAAH!!” Nayeon mengerang frustasi seraya menggigit jarinya sendiri karena gemas.

“Kau jahat, oppa!” Chanra berteriak keras, memukul lengan Chanyeol kemudian berlari keluar dorm EXO.

Chanyeol mendesah napas pelan. Selalu saja seperti itu ketika adiknya sedang marah. Berlari keluar ketika masalah mereka bahkan belum selesai.

“Ra-ya!” panggil Kris seraya berlari menyusul Chanra. Dan otak Chanyeol bekerja dengan cepat saat itu. Karena bisa dipastikan keduanya –masih bisa meneruskan kegiatan yang-membuat-dorm-sangat-rusuh itu di luar sana.

“Park Chanyeol! Kau akan mati hari ini!” Nayeon bersiap melangkah mendekati Chanyeol –dan mengacak-acak laki-laki itu, ketika melihat Chanyeol ikut berlari keluar. Menyusul adiknya dan Kris.

“Chanyeol oppa!! Kau harus ikut ganti rugi kameraku!”

“YA! PARK CHANYEOL! KAU MAU KEMANA?! URUSAN KITA BELUM SELESAI! YA!!”

[INDAYLee Tales END]

A/N ehm ehm.. ada banyak sedikit yang harus kalian baca nih

Sebenernya maksud kita bikin wp INDAYLee, biar semua couple EXO ini ngumpul di satu blog dan kalian gampang nyarinya. Dan aku secara pribadi -Ima minta readers semuanya, entah itu KaiNa shipper, Sooyeon shipper, atau Yichan shipper untuk ngga ngebanding-bandingin couple ini -atau bahkan ngerendahin dan saling mendukung couple yang lain juga. Kalau kalian emang nge-ship salah satunya di dalam cerita INDAYLee ini, tolong banget kalian komennya sebagai pembaca ketiga couple ini juga. Pendapat kalian tentang ketiga couple ini dan bukan salah satunya aja.

Tolong ya^^

Regards Ima

Advertisements

54 thoughts on “[INDAYLee Tales] KaiSooRis Getting Envy~ [Last Part—Tragedy]

  1. jin jihye says:

    sooyeon couple, kalian itu mmg sering bgt bertengkar tapi astaga itu kata2 kyungsoo tentang bintang capella bener2 so cuit deh. awalny sempet mikir bintang utama itu d.o ternyata..itu dr sudut pandang d.o terhadap nayeon. c’mon nayeon, jgn lagi berpaling dr DO. dy tu uda bener2 jatuh hati sm kamu, liat gmn watirnya DO klo2 nayeon msh ad perasaan sama jinki~
    yichannn~ omg omg omg..bener2 angka unik banget tuh. walau belum ada ff tersendiri tapi skinship couple is reallll~ how can you two do it in front of them? ckckck..cinta itu mmg buta, suara gaduh berisik gaje aja msh tetep lanjut. kasian itu chanyeol yg stres akut gara2 itu. smoga aja nasib kris aman sentosa (?) ga ancur gara2 yeolie~
    kaina kaina, kalian ini bener2 pasangan yg super antik deh. yg 1 tampang polos tapi pikirannya uda mulai ke arah yadong *gaswat* trus omongan asalnya yg bikin hana terbengong2 smpe harus diamanin suho~

    part ini bener2 bikin senyam senyum sendiri, kocak, banyak adegan tak terduga disini. untung uda checkup persiapan sblm spot jantung ini bacanya. hehehe~
    sooyeon uda mulai ke arah romatis nih, kaina kapan menyusul? jgn mau kalah jg..hihihi 😀
    daebak deh ceritanya, keren bwt author-nim ImaZiRa b(^-^)d

    • indaylee says:

      iri ya ama sooyeon 0__0 kaya iblis duaduanya tapi sekalinya romantis yaampun –”
      bikin orang orang envy semua 😀
      jangan sampe lah nayeon berpaling, d.o. udah cukup kok wakakak

      kan cinta itu buta.__. kalo lagi seru ampe ga nyadar suasana rusuh ama keadaan sekitar nyahaha begitulah yichan couple.. jangan aneh deh XD
      Mau ngga mau Kai harus belajar lah dari Yichan. nanti kalau praktekin ama hana gimana? /PLAK/
      kapan-kapan aja deh kainanya nyahaha
      gomawoyo~

      Regards Ima

  2. ahjeong says:

    kyaaaaa, do kyungsoo kata-katamu………………bikin meleleh

    kris-chanra………….apa yg harus dikomenin ya ini? isinya kissing doang 🙂

    wahahahaha kai… polos tapi bikin orang was-was hahaha hati-hati ya hana.. 🙂

    park chanyeol, bikin rusuh…. si baby chan harus dikasih pasangan juga itu… /lempar byunbaek

    • indaylee says:

      emang banget.__. aku aja melting beneran bacanya /diinjekZi*
      sabar sabar, yichan bakalan keluar sebentar lagi nyahahaha
      tunggu aja sodara-sodara 😀
      hana nya harus diamanin dulu nih sementara
      jauh jauh dari Kai haha

      gomawoyo~
      Regards Ima

  3. gitapinasti says:

    kok rasanya nge
    gantung yah ceritanya.
    Sooyeon makin romantis
    aja nih, yichan parah lah
    skinship nya harus di
    kurangi yah, takut jadi
    yadong nih, kaina hadoh
    di sini kurang banget,
    aku lagi rindu sma kaina
    T.T
    AKHIR KATA SEMANGAT
    YAH BIKIN CERITA LAGI DAN SALAM OLAH RAGA
    (pake caps supaya
    makin semangat) -abaikan-
    ak sempet liat twitter hana, dia lagi ngomongin kamera. Oh ternyata kameranya yang pecah hadoh

    • indaylee says:

      emang sengaja dibikin gantung lagi
      biar seru haha /dibom readers/
      tenang tenang, parahnya cuma disini aja sih haha
      biar bikin anak EXO heboh 😀
      gapapalah, Kaina kan udah sering 😀 ini kan juga cerita bertiga, jadi harus dibagi adil ^^
      SALAM OLAHRAGA!! WE ARE ONE 🙂

      Gomawoyo~
      Regards Ima

  4. aliyar19 says:

    Ohmygod!! kyungsoo romantis benjeee.. Mengibaratkan mereka -sooyeon couple- sebagai binta capella romantis abis! ituituituitu kissing!! kyaaaaa kris hebat banget berani ngelakuinnya! beruntung banget jadi chanra *eh. ya ampun itu kameranya aaah sayang banget. foto2nya gimana tuh. abs nya jjong ilang juga dong yaaaahhh 😦 authooorr kaina gak dapet bagian T.T kenapa?? padahal penasaran sama apa yg bakal dilakuin kaina pas kai ngajak ke kamar ._. hueee kainanya thoooorr ㅠ.ㅠ great ff!!!

    • indaylee says:

      yuu, romantis benjje dieee 😀
      iya ya, sayangnya ga kissing sekalian haha
      mukanya kris kan penuh nafsu (?) jadi kepikiran buat bikin dia kaya gini 😀
      fotofotonya di selamatin ngga ya? haha
      silakan baca twitternya hana ^^
      dibagi adiil ceritanya ya 🙂
      nanti deh di KaiNa piece selanjutnya hehe

      Gomawoyo~
      Regards Ima

  5. miaqua says:

    y tuhan itu dorm langsung jadi rame kayak pasar gara” yichan couple…
    mereka enak”an ciuman g sadar d dorm sedang terjadi pengamanan member… #liriksehunandkai
    maklum lagi kasmaran dunia serasa milik berdua…

    kai n sehun g yangka y ini maknae ternyata begitu…
    bisa”nya dgn tampang polos bilang mw belajar dari adegan langsungnya yichan couple…
    bener” perlu diamakan itu 2 maknae… bisa bahaya itu kai deket” hana…
    bisa dipraktekin langsung ntr hasil pembelajarannya…

    sooyeon couple selalu romantis… lihat bintang berduaan…
    kyungsoo g tahan sama kata” u… so sweet bgd…
    nayeon jailnya g kira” masak adegan ilegal begitu mw difoto… kn malu ntr yichan couple…

    chanyeoli q kasihan sekali kena amukan chanra…
    udah gitu kena marah nayeon n nara pula gara” pecahnya kamera hana,,, #poorchanyeoli

    author yg baik hati buat ff lanjutannya lagi y yg lebih seru n heboh…
    kalo bisa bikin heboh satu SM ent sekalian… jgn hanya bikin heboh satu dorm…
    #dicekekkakeksooman
    q suka semua couple di sini… karena mereka semua berbeda n g bisa dibandingin…
    kaina, sooyeon, yichan fighting… 😀

    • indaylee says:

      tukang ngerusuh nya makin rusuuh nyahaha XD
      yop, cinta itu buta kalau udah kaya gitu 😀
      maknae muka polos tapi hati dewasa (?)
      gapapa kali Kai biar belajar nyahaha
      liat bintang, terus mestinya ‘sesuatu’ tuh /PLAK/
      nayeon kan ratunya iblis.__.
      satu sment? bisa ngga ya? gatau deh haha

      Gomawoyo~ ^^
      Regards Ima

  6. atta says:

    cerita’a kok segitu sihh??tp keren kok..

    Nayeon ma Kyungso romantis bgt, kata”a tadi keren..

    Chanra ma Kris ya ampunn ga kebayang deh Kris ampe begitu.

    Kai ma Hana kok bisa pikiran’a sama sih ntn hal gituan buat belajar, tp kasian td Kai di kepung ma Lay n Bacon..

    • indaylee says:

      emang cuma segini haha
      selanjutnya nanti ada lagi tenang aja 😀

      sooyeon emang selalu romantis lagi, walaupun banyak berantemnya juga 😀
      maaf ya, kris ternodai disini 😀 abis mukanya dia mesum (?) sih nyahaha
      Kai yang belajar lagi.__. hana kan masih polos /ditimpuk zi ra/

      gomawoyo~

      Regards Ima

  7. prada says:

    Oh tidaaaaaaak!! kris dan chanra?! Wae?! ckckck.. kyungsoo-nayoen so sweet bangeeeet. kai-hana :sumpah kai serius pingin belajar kyk gitu? *gelenggeleng* waaah, totally daebak!! bagus banget!! sering2 bikin ff KaiSoRis ya 🙂

    • indaylee says:

      maaf ya ternodai krisnya nyahaha
      gausah ditanya sooyeon mah deh
      so sweetan mereka daripada yichan juga 😀 /apalagi Kaina/
      serius lagi, siapa tahu bisa praktekin ama hana hohoho

      ne~
      gomawoyo~

      Regards Ima

  8. miauw says:

    mwo? the end? aaahhhh… kurang panjang. perlu lanjutannyaaaa =3=
    ㅋㅋㅋ
    aigo jeongnal… sooyeon makin akur ya. ㅋㅋㅋ makin romantis juga. lucu deh, kyungsoo nya jg bisa bgt nyari kata” seromantis itu. aaahh selalu suka sama mereka. apalagi kalau udh berantem. mau kaya gitu sama bacon :3 *gak nyambung* ehehehehe
    ommo ommo ommo! mwoya ige? /tutup mata/
    yichaaaannnn!!! tak kusangka! ommoooooo!!! ㅋㅋㅋ suka bgt aku sama scene ini /plak/ ehehehe. sudah kuduga pasti yichan bakal ada scene first kiss, eh ternyata ada di tale ini. romantis deh, di tengah pancaran sinar bintang Capella, ada dua insan manusia sedang memadukan cintanya (?) *abaikan* wuaahh… gimana ya rasanya di cium kris :3
    ㅋㅋㅋ
    author-nim… kaina nya dikit =3=
    tapi gak apa”, dan aku juga sempat ternganga karena si kkamjong menyatakan hal yg entah-apa-maksudnya itu. ㅋㅋㅋ
    pantes aja hana nya cengo. kkamjong, ingat nak, jangan terburu-buru. yg paling penting jgn gengsi kalau sama hana. pasti mau kan kayak yichan? ㅋㅋㅋ

    aaahhh… johasseo. ceritanya bagus, lucu, romantis, tapi kurang panjang huwehehehehe. aku butuh lanjutannya!!! alurnya pas bgt. apalagi setting tempatnya yg ngedukung scene romantis yichan dan sooyeon. di tunggu tale selanjutnya. maaf commentnya kepanjangan ㅋㅋㅋ

    김혜히

    • indaylee says:

      iya, nanti ada lanjutannya lagi kok nyahaha
      sooyeon emang selalu romantis lagi o.o
      bikin envy couple lainnya gitu haha
      kalau yichan bukan romantis, tapi skinship couple
      /masuk romantis ga sih?/ nyahaha
      kaina gausah ditanya deh O.O
      mereka entah kapan bisa romantis
      makanya Kai belajar dulu ohoho

      gomawoyo~
      aku seneng baca komen kamu yang panjang 😀

      Regards Ima~^^

  9. Mysteryoasis says:

    Wwkwk aku ngakak banget bacanya
    Kris chanra tetep betah aja pdhl dorm udah rame banget gara2 kai sama sehun wkwkwkwkwkwkwk
    Masa udah end gini? Padahal pingin baca waktu chanyeol dihakimi huahahahaha
    Bikin lanjutannya dong.. 🙂

  10. dhisardhisa says:

    hahahaha aku ga shock loh /plak plak plak/
    akhirnya yichan udah kisseu xD
    dan herannya kenapa mereka sama sekali ga keganggu sama keriuhan dorm sih? -.-a
    padahal seisi dorm exo ekspresinya udah kayak D____O
    berati tinggal kaina sama sooyeon nih :p
    nayeon ternyata masih aja iblis kirain udah tobat -.-
    dan hana….kasian sekali kamu tertular virus iblisnya nayeon *dicekek nayeon* *pergi ah*
    ditunggu cerita indaylee lainnya ya~~

    • indaylee says:

      haduuh, bahaya inih
      harus bikin yg lebih heboh berarti /PAL/
      kan cinta buta haha gapeduli ama sekitar kalo udh kaya gitu nyahaha
      tunggu aja sooyeon paling bentar lagi /ditimpuk Zi/
      hana emang patut dikasianin itu
      ketularan nayeon T.T
      hohoho

      gomawoyo~

      Regards Ima~^^

  11. orizuruzen says:

    YAAA!! Semua coupleeee favoritkuiuiuiiu. Terutama KaiNa :3
    Ima unn, kalau boleh aku mau join di IndayLee dong unn .-. Mau ngisi couple-an sama Xi Luhan. Boleh gak? Kalau engga ga papa sih.

    Btw, back to comment. Aku tersepona banget waktu Kyungsoo jelasin tetang capella. Sejujurnya rasi bintang gitu emang gak pernah di jelasin disekolah sih ._. Aigoooooo rame banget dorm. Binggung mau comen apa lagi. KaiSooRis LANJUT!!! JJANG!!!

    Gamsahamnida – -)/

    • indaylee says:

      asiik suka semuanya nyahaha
      gomawo^^
      yang ga terpesona berarti aneh
      orang eon aja klepek-klepek bacanya /PLAK/
      sama aku juga gangerti haha

      Nanti kalau kita buka recruitment buat couple EXO lagi dikasitau kok hehe
      untuk sekarang kita masih fokusin INDAYLee dulu ^^

      gomawoyo~
      Regards Ima~^^

  12. desicho says:

    smiling like idiot wkwkwkwk
    hahaha ksian gitu chan chan, akhir” malah d salhin… puk puk
    ya ampunn kris n chanra…. lololol
    kai n sehuna. OMO >< ngakak bner dah hahahah
    d tunggu ff yg lain

  13. taemfairy says:

    Ahhhhh lucu bgttt cie chanra sama kris uda main cium aja :p wkwkwkwk sooyrin sosweet bgt :3 tapi sayang kaina nya dikit bgt hehehehe :p aku suka sama part ini ^^ heboh bgt hahahhaa apalagi pas kaihun itu lol bedon bgt XD di tunggu other story ^^ hwaiting

  14. gamechology says:

    ceritanya lucu thor…
    Sooyeon romantis
    Kaina moment dikit thor 😦
    Yichan? kayaknya kissingnya lama banget ya._.
    dari member exo liatin terus, sehun sama kai di kurung gitu. belum lagi masalah kamera-.\ itu berapa lama ciumannya #berpikirkeras
    Keep writting thor!!!

  15. Lim Neulrin says:

    Joaaa~ huaaa dio-ya so sweet aku juga mau digituin sama sehun,,,
    aduuh apa itu? kris? chanra? ciuman?
    Sehun? mau belajar? sini aku bantu praktekin, haha XD
    Hana sampe cengo gitu pas kai ngebahas ciuman,, jadi jadi… kapan ? 2 couple berikutnya? ciuman? haha XD
    NICE

  16. baekyu says:

    waahhh jadi kacau + heboh gitu,hahaha
    itu si dio bener-bener ya pacarnya kabur gk berasa saking terseponanya sma adegan itu,kekeke
    bgus thor critanya, apalagi sooyeon bner2 deh ya tuh couple kagak ada yang bres,hahaha
    di tunggu sooyeon story yg laen thor.. fighting!! 😀

  17. KaiZalia says:

    ceritanya nggak imbang antara cerita sooyeon, kaina, sama yichan. Lebih banyak nyeritain SooYeon ketimbang KaiNa sama YiChan.

  18. KaiZalia says:

    ceritanya nggak imbang antara cerita sooyeon, kaina, sama yichan. Lebih banyak nyeritain SooYeon ketimbang KaiNa sama YiChan. Terus juga sedikit membingungkan pas nayeon sama tao.
    Udah gitu aja kritiknya, mian kalo kebanyakan^^. nice lah!

  19. Zein says:

    kyaaaa hanya krn gara2 kiss scene smua’a jadi rusuh n’ gk trkendali …
    bisa2 semua’a jadi hancur dan anarkis haha #salahkn kris+chanra
    sumpah kocak banget
    n’ D.O oppa waw daebak tiba2 aja punya kata2 seromantis itu ??
    itu pelajaran kelas brpa eoni ??/capella star/ aq jg bru denger heheh
    t’nyata lbih seru kalo semua couple ini jd satu ych …
    bner2 gk terkendali ⊙▽⊙

  20. kaisooday says:

    lucu bgt….
    dsn hana jdi evil bener2 beda, tp cerita kaina knp dikit sekali ya?? padahal aku seneng bgt sm crita tntang mereka tapi gpp ff ini sngat menghibur… keren 2 jempol deh buat ffni ^^ xie2

  21. Ama Cho says:

    huahahaha…
    Kris ternodai.. ya park chanyeol, adikmu sudah terkena virus kris.. jaga adikmu baik-baik.. #plak
    kyungsoo romantis.. gara-gara kyungsoo ngomongin soal bintang, jadi suka sama bintang.. apalgi aquarius 😀 romantis banget.. kau beruntung nayeon.. aku iri padamu #mukaevil
    Kai danger.. bagaimana bisa belajar dari kris dan chanra?? dasar.. hati-hati Hana, jangan terlalu dekat dengan kai.. berbahaya..
    Tao yang paling kasihan.. masa dia yang disuruh ambil fotonya.. kan kasihan tao-ku yang kena imbas nya 😦
    park chanyeol perusak suasana.. biarin dah si chanra kiss sama kris.. #plak tadi nolak mentah-mentah kris kiss sama chanra sekarang dukung…
    kkkk~
    Sehun sama dengan kai.. untung luhan segera menyelamatkan sehun.. kalau tidak.. aigoooo >.<
    Hana hanya bisa bengong.. ditambah lagi kameranya rusak.. yang sabar ya Hana 🙂

    benar-benar suka sama ketiga couple ini..
    Daebak..
    Jjang ^^
    Fighting ^^

  22. iea says:

    haduh..haduh..knp akhirnya jd rusuh smw y..aku paling suka bagian kai sama sehun waktu lg d amankan..tnyata pasangan kris-chanra agak membahayakan..kai-hana masih polos..sooyeon malah berantem..heboh kayanya gara-gara 1 pasangan..

  23. ririna says:

    😀 part ini super konyol, ngakak bacanya…
    semua cewe di part ini jd beringas semua, kekeke…
    omongan sehun kai waktu lihat live kiss, LOL LOL

  24. hasna nabilah says:

    waaaaa akhirnya jadi ribut2 juga gegara chanra sama kris ciuman hahahahahaha ngakak banget pas liat kai sehun pada diamanin ckck itu jg tao yang di jambak sama hana kasian bangettttttt kkkkk ngakak baca ff ini

  25. Bubble Gum says:

    diawali dengan romantis dan diakhiri dengan kerusuhan, hahaha Chanyeol yg jadi korban. moment kai hana nya sedikit, T.T tapi lucu pas kai bilang mau belajar dari kegiatan chanra sama yifan, hahahah
    pasangan kyungsoo-nayeon & yifan-chanra di chapter ini so sweet bingittt

  26. sy_sagita says:

    Fiction ini bener2 ok bingit,,bikin ngakak,,dri kyungsoo yg romantis bngt,,dilanjutkan adegan yichan kissing, tingkah nayeon n tao,,tingkah konyol kai,sehun,,dn terakhir chanyeol,,sumpahh ngakak abis,,author bener2 keren,,

  27. Wulan says:

    Sibuk amankan anak2 yg msh d bwh umur hahahaha…aduh itu kris-chanra bikin d dorm heboh…smua ngeliat first kiss mereka…

  28. Nona Novi says:

    Ini acara apaan sih??? Cerita ff apa tawuran masaa? 😂😂😂, gila sumvahh ngakak sampek nangis aku 😂😂😂, kris sma chanra jg msih aja ciuman padahal di dorm uda amboeradoel kayak abis tawuran, 😂😂😂 kasiian chanyeol yg jd korban utk eps ini padahal kan dia niatnya baik 😂😂😂 tp aku penasaran sma ceritanya yg sehun abs itu dimna ya unie??? Jongin, sehun konyol bgt uda mulai byuntae 😱

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s